This Author published in this journals
All Journal Jurnal Demokrasi Microbiology Indonesia Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika (JITEKI) JURNAL PETERNAKAN Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Gema Publica : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Sawala : Jurnal Administrasi Negara Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) Jurnal Ilmu Administrasi Publik (JIAP) Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Jurnal Basicedu Journal of Moral and Civic Education Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik (JDKP) Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara) Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Journal of Social and Policy Issues Journal of Educational Administration and Leadership (JEAL) Jurnal Ranah Publik Indonesia Kontemporer (Rapik) Journal of Innovation Research and Knowledge LEBAH Jurnal Basicedu e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Justice Voice Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi (JIEE) JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Andalasian Livestock e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Sultra Journal of Mechanical Engineering
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PETERNAKAN

Optimalisasi Performa Produksi Broiler yang Dipelihara dalam Kondisi Heat Stress Menggunakan Antioksidan Alami ‘Kalincuang’ Akhis Soleh Ismail; Yose Rizal; Armenia Armenia; Anwar Kasim
Jurnal Peternakan Vol 19, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v19i1.15051

Abstract

ABSTRAK. ‘Kalincuang’ adalah limbah cair yang dihasilkan dari proses pembuatan gambir (Uncaria gambir). Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran ‘kalincuang’ sebagai antioksidan alami untuk mengoptimalkan performa produksi broiler yang dipelihara dalam kondisi heat stress. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan terdiri dari P1: 0 ppm ‘kalincuang’ (kontrol negatif), P2: 250 ppm vitamin C (kontrol positif), P3, P4, P5, dan P6 adalah pemberian ‘kalincuang’ dengan kadar 125, 250, 500, dan 1000 ppm. Ayam yang digunakan adalah broiler pejantan CP 707 berumur 21 hari. Ayam dipelihara dalam kandang baterai yang terbuat dari besi dan seng. Untuk membuat kondisi heat stress digunakan suhu kandang 36oC selama 8 jam/hari. Pakan dan air minum diberikan secara adlibitum dan pemberian ‘kalincuang’ maupun vitamin C dilakukan melalui air minum. Ayam dipelihara selama 2 minggu (21-35 hari). Mingu pertama adalah masa adaptasi dan minggu kedua adalah masa koleksi. Parameter yang diamati terdiri atas konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan berat badan (PBB), FCR (Feed convertion ratio), berat hidup, dan mortalitas. Rataan berat badan umur 35 hari tertinggi pada P5 sebesar 1602,5 g, PBB tertinggi pada P5 sebesar 375 g, total konsumsi pakan tertinggi pada P3 sebesar 863 g, konsumsi air minum terendah pada P6 sebesar 241 mL, FCR terendah pada P6 sebesar 1,95 dan mortalitas terendah terdapat pada P2, P5 dan P6 dengan mortalitas sebesar 0%. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa ‘kalincuang’ dapat digunakan untuk mengoptimalkan performa produksi broiler yang dipelihara dalam kondisi heat stress dengan kadar pemberian 500 ppm.Kata kunci: Antioksidan, broiler, gambir, heat stress, ‘kalincuang’, performaOptimization of Broiler Production Performance Reared Under Heat Stress Conditions Using Natural Antioxidants 'Kalincuang' ABSTRACT. 'Kalincuang' is a liquid by-product from the process of making gambier (Uncaria gambir). This study aims to look at the role of 'kalincuang' as a natural antioxidant to optimize the production performance of broilers maintained in heat stress conditions. The design used is a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 repeats. The treatment used consisting of P1: 0 ppm 'kalincuang' (negative control), P2: 250 ppm vitamin C (positive control), P3, P4, P5, and P6 is the administration of 'kalincuang' with levels of 125, 250, 500, and 1000 ppm. The chicken used is a 21-day-old CP 707 male broiler. Broilers are kept in battery cages made of iron and zinc. To make heat stress conditions used cage temperature 36oC for 8 hours/day. Feed and drinking water are given ad-libitum and the administration of 'kalincuang' and vitamin C is done through drinking water. Broilers are kept for 2 weeks (21-35 days). The first week is the adaptation period and the second week is the collection time. The observed parameters consisted of feed consumption, drinking water consumption, weight gain, Feed conversion ratio (FCR), life weight, and mortality. The highest average body weight at 35 days of age was at P5 at 1602.5 g, the highest PBB was at P5 at 375 g, the highest total feed intake was at P3 at 863 g, the lowest water intake at P6 was 241 mL, the lowest FCR at P6 was 1, 95 and the lowest mortality was in P2, P5 and P6 with a mortality of 0%. These results it can be concluded that 'kalincuang' can be used to optimize the production performance of broilers maintained in heat stress conditions with a given level of 1000 ppm.
Pemanfaatan Kalincuang (By-product dari Uncaria gambir) Melalui Air Minum untuk Memperbaiki Profil Lipid Serum Darah Ayam Petelur Andre Zubir; Yose Rizal; Maria Endo Mahata
Jurnal Peternakan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v20i2.23321

Abstract

ABSTRAK. Kalincuang merupakan hasil proses pembuatan gambir. Jumlah limbah cair ini yaitu sekitar 4% dari gambir yang dihasilkan. Kalincuang oleh sebagian petani gambir belum dimanfaatkan dan hanya dibuang begitu saja, sedangkan oleh sebagian petani lainnya, kalincuang digunakan sebagai campuran air dalam proses pemasakan gambir selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan berat masa dari gambir yang dihasilkan. Namun, sebagai dampak negatif yaitu menurunkan kualitas gambir yang dihasilkan. Kalincuang masih mengandung senyawa aktif seperti katekin sebesar 0,27% dan tanin 0,0081%. Kalincuang yang telah difraksinasi menggunakan etil asetat mengandung total fenol sebesar 74,89% dan proantosianidin (tannin terkondensasi) 17,4 mg Eq. katekin/mL. Senyawa-senyawa ini diketahui dapat digunakan sebagai antioksidan maupun untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh. Dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kalincuang dalam air minum terhadap profil lipid serum darah pada ayam petelur periode bertelur, dan untuk mendapatkan konsentrasi yang sesuai. Materi yang digunakan yaitu limbah cair gambir (kalincuang) dan 200 ekor ayam petelur periode bertelur. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi kalincuang (0, 500, 1000, 1500, dan 2000 ppm) yang diberikan melalui air minum dengan 4 ulangan, Peubah yang diamati profil lipid [kolestrol total, trigliserida, dan low density lipoprotein (LDL)] serum darah ayam petelur. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian kalincuang dalam air minum berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kolesterol total, trigliserida dan LDL serum darah ayam petelur periode bertelur. Pemberian kalincuang sampai 1500 ppm menurunkan total kolesterol, pemberian sampai 1000 ppm menurunkan trigliserida dan pemberian sampai 2000 ppm menurunkan LDL serum darah. Pemberian kalincuang dalam air minum sampai konsentrasi 2000 ppm berpengaruh terhadap profil lipid serum darah ayam petelur periode bertelur.Kata kunci: Kalincuang, kolesterol, trigliserida, low density lipoprotein, ayam petelurUtilization of Kalincuang (Uncaria gambir By-product) through Drinking Water to Improve the Blood Serum Lipid Profile of Laying HensABSTRACT. Kalincuang is the result of the gambier making process in the form of gambier liquid by-product. The amount of gambier liquid by-product (kalincuang) is about 4% of the gambier produced. Kalincuang by some gambier farmers has not been used and is just thrown away, while by some other farmers, kalincuang is used as a mixture of water in the next gambier cooking process. This is done to increase the mass weight of the gambier produced. Kalincuang still contains active compounds such as 0.27% catechins and 0.0081% tannins. Kalincuang which has been fractionated using ethyl acetate contains 74.89% total phenol and 17.4 mg Eq catechins/ml of proanthocyanidins (condensed tannins). These compounds are known to be used as antioxidants and to lower cholesterol in the body. For this reason, a study was conducted to determine the effect of administrating kalincuang in drinking water to laying hens. The materials to be used are gambier liquid waste (kalincuang) and 200 laying hens. The design of experiment was a completely randomized design (CRD) with 5 concentrations (0, 500, 1000, 1500, and 2000 ppm kalincuang) administered via drinking water with 4 replicates. The observed variables were lipid profiles [total cholesterol, triglyceride, and low density lipoprotein (LDL)]. The results of experiment showed that the administration of kalincuang in drinking water had a very significant effect (P<0.01) on the total cholesterol, triglyceride, and LDL of laying hens. The administrating of 1500 ppm decreased the total cholesterol, 1000 ppm reduced triglyceride, and 2000 ppm lowered LDL of blood serum. It is conclude that the administration of kalincuang in drinking water to laying hens up to the concentration of 2000 ppm influenced the blood serum lipid profile of laying hens.
Co-Authors Abdi Dharma Agus Nurofik Ahyani, Tanthowi Jauhari Akhis Soleh Ismail Andre Zubir Anwar Kasim Aprizal Aprizal Aranzi Eriza Arwin Arwin Arya Azra Leswara Asrinaldi Asrinaldi Aulia Putri, Anisa Cecilya Asmarani Oka Putri Cinditha Fianda Dachi, Theofilus Desna Aromatica Dessy Trismiyanti Dhea Yosfika Difatria Nurdin Dwiputra, Rayhan Arif Erien Sri Wahyuni Eriza, Aranzi Erlina Erlina Firdausi, Fakhri Ahmad Firmanto Firmanto Hadiyanto Hadiyanto HAFIL ABBAS Hanoselina, Yulia Harni, Harni Hasan Sazali Hatika, Rindi Hendra Hendra Hendra Hendra Hermiyetti Hernadewita, Hernadewita Hs, Putri Hidayah Hutabian, Edwin I PUTU KOMPIANG Iip Permana Indra Jaya Juwita, Della Kadran Fajrona Kadri, Hanif Al Krismena Tovalini Laksana, Wanda Mabrukah Tomimi, Zahran Madeleine Cania MARIA ENDO MAHATA Marlinda Marlinda Melati Sukma Miftahul Syafira Mirnawati Mirnawati Muh Ajri Halim Muhammad Umar Maya Putra Naufal Azmi “Chan Nazar, Armenia Nellitawati Nellitawati Nila Wahyuni Ningsih, Dina Gustia Nini, Nini Pebriyanto S Prianka, Marselia Febi Purwo Subekti Putra, Trimardi Jaya Putri, Cecilya Asmarani Oka Rahmadhona Fitri Helmi Rahman, Jhoni Rahmi, Ulfia Retno Kus Setyowati Ridwan , Muhammad Rifma Rifma Rizka Khairunnisa Roni Ekha Putera Rr. Endang Sri Sulasih Rusdianto, Nur S, Pebriyanto Sintya Trifira Sintya Trifira Siti Rizka Mulyani Sohibun -, Sohibun Sufyarma Marsidin Sulastri Sulastri Suripto, Heri Sutiyem, Sutiyem Taufani Ahmad Tirza Haqia Purnama Tovalini, Krismena Vovi Ratna Qori Wahyuni, Erien Sri Weni Artitantia Wewen Kusumi Rahayu Wike Yuliana Wizna Wizna Yessie Aldriani Yolani Utami Yulia Hanoselina Yulivestra, Malse