Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Aktivitas Fisik, Pola Makan, Dan Status Gizi Dengan Kejadian Premenstrual Syndrom Pada Remaja Putri Di SMAS Kristen Elim Makassar Adhar, Siti Khadijah; Suarnianti, Suarnianti; Fajriansi, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1573

Abstract

Premenstrual syndrom adalah kumpulan gejala fisik, psikologis, emosional yang dialami banyak wanita setelah ovulasi dan sebelum dimulainya periode atau dapat dikatakan premenstrual syndrom adalah kumpulan gejala fisik, psikologis, dan emosi yang terkait dengan dengan siklus menstruasi wanita. Menstruasi merupakan peristiwa penting yang terjadi pada remaja putri pada masa pubertas sebagai penanda biologis. Menstruasi biasanya terjadi pada usia 12-15 tahun dan akan berhenti pada usia 40-50 tahun. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian premenstrual syndrom antara lain faktor hormon, kimiawi, psikologi, genetik, makanan, gaya hidup, usia menarche, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, pola makan, dan status gizi dengan kejadian premenstrual syndrom. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 120 siswi. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan dianalisa menggunakan uji spearman’s rho. Hasil uji spearman’s rho menunjukkan nilai sig = 0,037 untuk variabel aktivitas fisik, nilai sig = 0,029 untuk variabel pola makan, dan nilai sig = 0,042 untuk variabel status gizi karena nilai signifikansi ketiga variabel tersebut < 0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan dari penelitian ini terdapat hubungan antara aktivitas fisik, pola makan, dan status gizi dengan kejadian premenstrual syndrom pada remaja putri di smas kristen elim makassar.
Hubungan Gaya Hidup Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja UPT Blud Puskesmas Bajoe Kab.Bone Mustika, Mustika; Suarnianti, Suarnianti; Fajriansih, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1574

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pancreas tidak mampu lagi memproduksi insulin atau ketika tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang dihasilkannya. Ketidakmampuan penderita diabetes dalam memperbaiki gaya hidup dapat mempengaruhi kualitas hidup dari segi kesehatan fisik, kesejahtraan psikologis, hubungan sosial, dan hubungan lingkugan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan gaya hidup dengan kualitas hidup pada penderita Diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kab. Bone.  Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Probability Sampling dengan menggunakan simple random sampling, jumlah populasi 400 orang dan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada Hubungan Gaya Hidup Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan nilai ρ=0,001. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Ada Hubungan Gaya Hidup Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kabupaten Bone.
Pengaruh Pengaruh Self Management Dan Sedentary Life Style Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Sa'pang Paembonan, Angeline Priscyllia; Suarnianti, Suarnianti; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1620

Abstract

Menurut World Health Organization, hipertensi merupakan penyakit yang menimbulkan kesakitan dan kematian diseluruh dunia. Hipertensi sering mengakibatkan keadaan yang berbahaya karena keberadaannya yang sering kali tidak disadari dan kerap tidak menimbulkan keluhan yang berarti, sampai suatu waktu terjadi komplikasi jantung, otak, ginjal, mata, pembuluh darah, atau organ-organ vital lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self management dan sedentary life style terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analitik melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Antang, poluasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang berada diwilayah kerja Puskesmas Antang dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji dengan uji Chi-Square pengaruh self management terhadap tekanan darah pasien hipertensi 0,003 < 0,05 dan pengaruh sedentary life-style terhadap tekanan darah pasien hipertensi 0,004 < 0,05. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat pengaruh self management dan sedentary life style terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar.
Hubungan Kulitas Tidur Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Jumrana, Jumrana; Suarnianti, Suarnianti; Reski Anisa, Nurul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1624

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolime kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Kuantitatif dengan rancangan melalui pendekatan Cross Secsational study. Penelitian dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar Populasi sebanyak 112 dengan Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 responden yang dipilih berdasarkan teknik pengambilan menggunakan. Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi dan dianalisi menggunakan uji Chis-quare diperoleh nilai p=0,0001. Kesimpulan hasil penelitian menujukkan terdapat hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya kota Makassar.
Hubungan Jenis Makanan Dan Frekuensi Makan Dengan Kejadian Gastritris Pada Siswa Siswi SMA Negeri 23 Makassar Panggalo, Trivena Nova; Suarnianti, Suarnianti; Fajriansih, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v5i3.1920

Abstract

Gastritis merupakan salah satu gangguan pada sistem pencernaan khususnya pada lambung dimana terjadinya peradangan pada dinding lambung, dapat disebabkan karena jenis makanan serta frekuesi makan yang kurang baik. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan jenis makanan dan frekuensi makan dengan kejadian gastritis pada siswa-siswi SMA Negeri 23 Makassar. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 23 Makassar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif, Desain deskriftip dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposif sampling, didapatkan 72 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengelolaan data dengan menggunakan SPSS. Analisis yang digunakan adalah Analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square (ρ <0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan jenis makanan dengan kejadian gastritis (ρ=0,000), dan adanya hubungan frekuensi makan dengan kejadian gastritis (ρ=0,000). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan jenis makanan dan frekuesnsi makan dengan kejadian gastritis pada siswa-siswi SMA Negeri 23 Makassar.  
Stigmatization and the Impacts for Indigenous People with HIV/AIDS: A Scoping Review Suarnianti, Suarnianti; BN, Indah Restika; Suhartatik, Suhartatik; Kadrianti, Erna
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4933

Abstract

The global substantial evidence highlights that HIV/AIDS-related stigma is a barrier to HIV prevention programs, treatment, and support services. Overcoming stigma and discrimination is the main guiding principle in HIV prevention and control programs. Such overcoming is crucial, especially for indigenous people with HIV/AIDS because they are often marginalized. Based on this background, this scoping review aims to explore the HIV/AIDS stigma and its impact, especially experienced by indigenous people. : This scoping review was conducted from November 2022 to March 2023 by searching for manuscripts on PubMed, Science Direct, Cochrane Library, Wiley, Directory of Open Access Journals, ProQuest, GARUDA, and Gray Literature databases to identify HIV/AIDS stigma and its impact in indigenous people. Three reviewers independently screened the results. The extracted data were then mapped, categorized, and summarized. This study has identified that HIV/AIDS stigma in indigenous people includes curses, divine vengeance, and infectious diseases. Various impacts arising from stigmatization include concealment, discrimination, powerlessness, unequal life opportunities, and social rejection/isolation. Moreover, the stigma impacts the service system and health service providers. It is necessary to have a complex strategy supported by the involvement of health authorities, health workers, and indigenous communities to overcome the problems of HIV/AIDS stigma and to understand the culture of indigenous people to prevent and treat HIV/AIDS.
The Relationship Between Family Support and Family Stress in Pulmonary Tuberculosis Patients Suarnianti, Suarnianti; Haskas, Yusran; BN, Indah Restika
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.1912

Abstract

Pulmonary tuberculosis is the third most prevalent disease worldwide. It is a contagious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, a bacterium characterized by dimensions of 0,5-4µ x 0,3-0,6µ and an outer thick layer composed of lipids that are resistant to chemical penetration. Family support is one of the factors influencing the treatment of pulmonary tuberculosis, where both main and extended family serve as a support system for their affected members. The primary function of a family is to provide healthcare. The objective of this study is to investigate the relationship between family support and family stress among pulmonary tuberculosis patients at Tamalanrea Primary Health Center. This study employed a quantitative cross-sectional research design and utilized a total sampling approach with a sample size of 32 patients. Data were collected through questionnaires and analyzed using Fisher’s Exact test. The results of the study revealed a significant relationship between family support and family stress in tuberculosis patients, with a p-value of 0,018. In conclusion, this study established a correlation between family support and family stress among pulmonary tuberculosis patients at Tamalanrea Primary Health Center. It is suggested that future researchers use larger sample sizes to explore additional factors that impact family support and family stress among tuberculosis patients.
Relationship Between Role Family and Independence of The Elderly in Daily in The Health Center Suarnianti, Suarnianti; Aisyah, Reski Nur; Annisa, Nurul Rezki
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i2.6665

Abstract

The elderly are an age group that is vulnerable to a decline in physical and mental abilities, so they need help with daily activities. The role of the family is important in helping the elderly stay healthy. The aim of this research is to determine the relationship between the role of the family and the independence of the elderly in fulfilling daily activities (ADL) in the UPT BLUD Bajoe Health Center, Bone Regency. The design of this study was quantitative research with a Cross Sectional, the method of taking samples using Purposive Sampling and Cluster Sampling, as many 147 respondents, collected through questionnaires. The results of the research show that there is a relationship between the role of the family and the independence of the elderly in fulfilling daily activities (ADL), with a result of ρ=0.004, then Ha is accepted. The conclusions and suggestions in this research show that there is a relationship between the role of the family and the independence of the elderly in fulfilling daily activities (ADL) in the Working Area of UPT BLUD Bajoe Health Center, Bone Regency. It is hoped that this research can provide information for health workers and families to pay more attention to the elderly in fulfilling their daily activities.