Claim Missing Document
Check
Articles

E-Learning Development with the ICARE Learning Flow in the Learning Materials Development Course in the Educational Technology Study Program, Ganesha University of Education Alexander Hamonangan Simamora; I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika; I Kadek Suartama
Journal of Educational Studies Vol. 4 No. 2 (2026): July
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v4i2.3186

Abstract

Digital transformation in higher education requires innovation in electronic learning content (e-learning) so that it is not just administrative or monotonous that triggers digital fatigue. This research aims to develop and test the feasibility and effectiveness of e-learning content based on the ICARE (Introduction, Connect, Apply, Reflect, Extend) flow in the Teaching Material Development course at the Educational Technology Study Program of FIP Undiksha. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The feasibility of the product is tested through expert review and user trials, while its effectiveness is analyzed using the one sample t-test after meeting the prerequisite tests for normality and homogeneity. The results of the validity test showed that the product was categorized as very good in the media (96%), material (91.42%), and individual trials (92.6%), as well as in the good category in the design (82.5%) and small group tests (85.5%). The data on student learning outcomes were declared to be distributed normally (Sig. 0.114 > 0.05) and homogeneous (Sig. 0.560 > 0.05). The results of the analysis of the one sample t-test obtained a significance value of 0.001 (< 0.05), which proves that there is a significant increase in student learning outcomes compared to the reference value of 75 after utilizing the integrated e-learning ICARE flow. The advantage of this model lies in the Apply and Extend phases which successfully trigger students' emotional, cognitive, and creative thinking skills through social constructivism-based problem-solving. This study concludes that ICARE-based e-learning is feasible and effective to be used as a prototype of interactive and adaptive digital learning content in higher education.
Web “I Know English” sebagai Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Zefania Bago; Alexander Hamonangan Simamora; I Kadek Suartama
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 5 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v5i2.93041

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar seringkali kurang efektif akibat tidak digunakannya media pembelajaran yang inovatif. Hal ini berdampak pada kesulitan siswa dalam memahami materi dan rendahnya hasil belajar mereka. Tidak digunakannya media pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran bahasa inggris berdampak pada siswa yang kesulitan dalam memahami pembelajaran yang memicu rendahnya hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan web pembelajaran I Know English pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa web pembelajaran I Know English memenuhi kriteria dengan kualifikasi sangat baik berdasarkan hasil uji ahli isi/materi pelajaran sebesar 100%, uji ahli desain pembelajaran sebesar 94%, uji ahli media pembelajaran sebesar 92%, uji coba perorangan sebesar 100%, dan uji coba kelompok kecil sebesar 99%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan web pembelajaran 'I Know English' dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam bahasa Inggris. Namun, penelitian ini memiliki batasan pada sampel yang relatif kecil dan hanya mencakup satu sekolah dasar. Berdasarkan hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa web pembelajaran I Know English layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja Guru dalam Penanganan Masalah Bullying dan Pengembangan Media Berbasis Collaborative Augmented Reality I Nyoman Jampel; Alexander Hamonangan Simamora; Anak Agung Gede Agung
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i1.85224

Abstract

Rendahnya kompetensi dan keterampilan guru menjadi hambatan utama dalam perubahan metode pengajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan pembelajaran inovatif serta menganalisis masalah bullying di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media Collaborative Augmented Reality (CAR) sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan meningkatkan partisipasi mereka dalam pencegahannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Subjek yang terlibat sebanyak 50 orang guru. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi kuesioner yang dilakukan sebelum dan sesudah penggunaan media CAR, serta wawancara dengan siswa dan guru. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap siswa terkait bullying. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk menilai perubahan dalam pemahaman dan sikap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media CAR secara signifikan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang bullying dan empati terhadap korban, serta mengurangi insiden bullying di sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa media berbasis CAR merupakan alat yang efektif untuk menangani masalah bullying, dengan potensi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini signifikan bagi praktik pendidikan dasar. Penggunaan media CAR tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih menarik dan interaktif tetapi juga mendukung pembelajaran kolaboratif di kelas.
Menumbuhkan Curiosity dan Lifelong Learning dalam Ekosistem Pendidikan Adaptif untuk Meningkatkan Literasi Kritis dan Ketahanan Masyarakat pada Disrupsi Digital Made Dharma Susena Suyasa; Kadek Yogi Parta Lesmana; Alexander Hamonangan Simamora; Putu Lanny Kristina Putri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.104332

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital yang merupakan wilayah pinggiran dengan keterbatasan sarana teknologi, rendahnya kesiapan sosial masyarakat, serta minimnya kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan ketimpangan digital yang berdampak pada kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan utama pengabdian ini adalah meningkatkan literasi digital guru, siswa, dan orang tua melalui pelatihan terpadu, penerapan modul ajar digital, serta pembentukan forum komunikasi berbasis teknologi. Kegiatan ini menggunakan desain pengabdian berbasis pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Subjek yang terlibat terdiri atas guru, siswa, dan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa tes literasi digital dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil utama kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi digital siswa dengan 80% peserta mengalami kenaikan skor. Sebanyak 85% guru berhasil meningkatkan kompetensi dalam merancang dan menerapkan modul ajar digital berbasis literasi kritis. Orang tua menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif melalui forum komunikasi digital yang dibentuk. Simpulan pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis pelatihan dan pendampingan efektif memperkuat ekosistem literasi digital. Implikasinya, model pengabdian ini dapat direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik serupa untuk mengurangi ketimpangan digital.
Co-Authors ., I Kadek Darmayasa ., Kadek Bisma Sudarmika Adrianus I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexsandro, Kris Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardana Yasa, I Kadek Dwi Candra Arisanti, Dewa Ayu Kade Ayu Ari Rahmayanti Darmayasa, I Kadek Deng, Jian Bang Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewi, Ketut Dwi Ulan Dewi, Ni Kadek Kristia Dwipayana, Kadek Eka Safitri Elisa Diah Masturah Elza Izzaturahma Faizah, Nivia okta Ginting, Dezan Pratama I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Darmayasa I Kadek Dwi Candra Ardana Yasa I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Septiyan Kurniawan I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Sarmita I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Widiana Ida Bagus Putu Arnyana Iftitah, Nurlaili Izzaturahma, Elza Kadek Bisma Sudarmika Kadek Dwipayana Kadek Yogi Parta Lesmana Kadek Yudiana Kamaludin, Desmon Ketut Agustini Ketut Susiani Lestari, Ni Putu Ayu Diah Luh Putu Putrini Mahadewi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Dewanda Sulaksana Made Dharma Susena Suyasa Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Masturah, Elisa Diah Mohamad Irvando Saputra Muh Adriansyah Novitama Muhamad Syakir Ramdani Nanda, Ayumi Ni Ketut Suarni Ni Luh Putu Suci Nirmala Niki Virginia Saragih Nyoman Dantes Nyoman Jampel Oni Rianti Permatasari, Anak Agung Pranyani, Ni Komang Ayu Indah Putu Lanny Kristina Putri Selvia Arfat Siddiq, Yunia Isni Sitanggang, Riccy Riandi Situmorang, Cindy Fruth Novi Sudarmika, Kadek Bisma Sutriastini, Ni Ketut Wawan Sudatha, I Gde Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Yunia Isni Siddiq Zefania Bago