Claim Missing Document
Check
Articles

Penambatan Molekul dan Dinamika Molekul beberapa Fitokimia dari Acalypha Indica L. sebagai Inhibitor Matriks Metalloproteinase9 Aiyi Asnawi; Ellin Febrina; Widhya Aligita; Anne Yuliantini; Arfan Arfan
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 10, No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.10.1.62-70.2023

Abstract

Berbagai efek farmakologis telah dikaji terhadap ekstrak dan islolat dari Acalypha Indica L. terutama terkait dengan aktifitas anti kanker. Matrix metalloproteinases MMP9 merupakan contoh yang sangat baik dari kelompok proteinase terpenting yang terlibat dalam sel metastatic/kanker. MMP9 telah dikaitkan dengan berbagai macam penyakit, termasuk sistem pernapasan, sistem autoimun, dan bahkan kanker. Maka dari itu, makalah ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa pemandu dari beberapa fitokimia Acalypha Indica L. yang bertanggung jawab dalam migrasi sel dengan menggunakan penambatan molekul dan dinamika molekul. Ligan ditambatkan ke situs aktif struktur kristal MMP9 (PDB ID: 5UE4) menggunakan aplikasi AutoDock Release 4.2.6. Proses penambatan molekul divalidasi dengan melakukan penambatan ulang ligan alami pada sisi aktif MMP9. Selanjutnya, menggunakan GROMACS dilakukan simulasi dinamika molekul (MD) ditandem dengan algoritma gmx_MMGBSA dan gmx_MMGBSA_ana untuk menghitung energi ikatan dan kontribusi residu terhadap terhadap kestabilan kompleks. Hasil menunjukkan hanya satu ligan dari 36 ligan yang dievaluasi tidak mampu berikatan dengan sisi aktif MMP9, dan enam dari ligan mampu mengikatnya lebih negatif daripada ligan alami. Kompleks dengan ligan S54 dan S56 yang memiliki energi paling negatif tetapi dari sisi parameter lainnya, kompleks S56 paling stabil. Dapat disimpulkan, g-sitosterol asetat (S56) memiliki potensi untuk berfungsi sebagai senyawa pemandu untuk MMP9
KAJIAN PENAMBATAN MOLEKUL FITOKIMIA ASHITABA (Angelica keiskei Koidzumi) TERHADAP ENZIM α-GLUKOSIDASE SEBAGAI SENYAWA POTENSIAL ANTIDIABETES TIPE 2 Anne Yuliantini; Mitsly Fauziyah Jamil; Aiyi Asnawi
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v8i1.6600

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah kumpulan gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah. DM merupakan permasalahan Kesehatan global abad ke-20 yang tiap tahunnya mengalami peningkatan kasus, terutama Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2). Salah satu pengobatan DMT2 dapat dilakukan dengan menghambat α-glukosidase. Akan tetapi, penggunaan obat anti-DM, seperti akarbosa, dalam jangka panjang dapat menimbulkan beberapa efek samping, yaitu gangguan pada sistem saluran pencernaan, fungsi hati, dan ginjal. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan obat anti-DM baru yang lebih efektif. Ekstrak ashitaba (Angelica keskei) diketahui memiliki efek antidiabetes sehingga pada penelitian ini dilakukan pencarian senyawa yang berpotensi sebagai inhibitor α-glukosidase. Metode yang digunakan secara in silico melalui metode penambatan molekul menggunakan perangkat lunak Autodock tools 1.5.6. Hasil penambatan molekul diperoleh tiga senyawa terbaik yaitu senyawa uji Xanthoangelol I (XAI), 8-geranylnaringenin (8GN), dan (2E)-1-[3,5-dihydroxy-2-methyl2-(4-methyl-3-penten-1-yl)-3,4-dihydro-2H-chromen-8-yl]-3-(4-hydroxyphenyl)-2-propen-1-one (3DM) dengan nilai energi bebas ikatan secara berturut-turut sebesar −8,61;−8,33; dan −8,26 kkal/mol. Senyawa XAI, 8GN, dan 3DM merupakan 3 senyawa terbaik yang memiliki interaksi yang mirip dengan ligan alami dan potensial untuk dikembangkan menjadi obat anti-DM yang baru.
PENGEMBANGAN METODE ANALISIS CEMARAN LOGAM TIMBAL (Pb) PADA ASAM ASKORBAT DENGAN TEKNIK SSA Anne Yuliantini
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.313

Abstract

Batas cemaran timbal (Pb) dalam asam askorbat tidak melebihi 20 bpj ditentukan dengan metode visual kolorimetri berdasarkan Farmakope Indonesia V. Metode ini perlu dikembangkan agar mendapatkan hasil yang lebih akurat dan sensitif salah satunya dengan teknik Spetrofotometer Serapan Atom (SSA). Penelitian ini dilakukan untuk menentukan parameter validasi dari metode SSA dan dibandingkan terhadap metode kolorimetri pada FI V. Metode yang digunakan adalah metode standar adisi, yaitu  asam askorbat ditambahkan larutan Pb dengan  konsentrasi 5, 10,15, 20,25,30, 35, 40, 45 dan 50 bpj yang diukur dengan metode SSA dan FI V dan ditentukan parameter validasinya, berupa akurasi, presisi, batas deteksi, dan kuantisasi.  Hasil penelitian didapatkan  batas deteksi yang dapat diamati secara visual sebesar 20 bpj sedangkan batas deteksi metode SSA sebesar 1,44 bpj dengan parameter validasi lain yang memnuhi syarat validasi, diantaranya batas kuantisasi sebesar 4,79 bpj, persen perolehan kembali sebesar 83,39%, dan %KV 0,49%. Kesimpulan metode SSA dapat dijadikan metode alternatif penentuan Pb dalam asam askorbat yang lebih akurat dan sensitif.
PENETAPAN KADAR DEKSAMETASON DAN DEKSKLORFENIRAMIN MALEAT SECARA SIMULTAN PADA SEDIAAN SIRUP MENGGUNAKAN METODE KCKT Anne Yuliantini
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.266

Abstract

Salah satu sirup yang mengandung lebih dari satu macam zat aktif adalah sirup campuran deksametason dan deksklorfeniramin maleat. Untuk menjamin kualitas sediaan obat, dilakukan pemeriksaan kadar zat aktif dalam sirup campuran deksametason dan deksklorfeniramin maleat. Tujuan penelitian ini adalahh mendapatkan metode alternatif dalam menentukan kadar deksametason dan deksklorfeniramin maleat secara simultan pada sediaan sirup yang beredar dipasaran dengan metode KCKT yang telah dikembangkan. Analisis dilakukan dengan metode KCKT fase balik dengan kolom C18, fase gerak air-asetonitril (65:35,V/V), laju alir 1,0 mL/menit dan panjang gelombang pengamatan adalah 241 nm. Hasil validasi metode diperoleh nilai batas deteksi, batas kuantisasi, koefisien korelasi, persen perolehan kembali dan nilai RSD yang baik. Dari hasil pengukuran sampel, didapatkan bahwa sampel 1 dan 2 mengandung sebesar 103,383% dan 102,626% (deksametason) dan 102,454% dan 99,349% (deksklorfeniramin maleat) sesuai dengan persyaratan kadar yang terdapat dalam FI V (90,0%-110,0%). Metode KCKT dapat digunakan untuk menentukan kadar dalam sediaan sirup deksametason dan deksklorfeniramin maleat secara simultan.
PENETAPAN KADAR TIMBAL (Pb) PADA PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH (PJAS) DI SEKOLAH DASAR CIBIRU Anne Yuliantini; Noneng .; Vina Juliana
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v2i2.48

Abstract

Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) sangat digemari oleh anak sekolah dengan keanekaragaman jenisnya. Akan tetapi, ada fenomena yang patut diwaspadai dari PJAS terutama yang dijual di pinggir jalan, yaitu tercemar logam berat timbal. Karena toksisitasnya, BPOM RI membatasi cemaran timbal yang ada dalam makanan ebesar 0, 25 bpj. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar logam berat timbal pada PJAS di salah satu sekolah dasar wilayah Cibiru Bandung yang berada tepat di pinggir jalan raya. Sampel didestruksi pada suhu 110-320 o C, ditambahakan HCl 10 M sebagai katalis dan digenapkan dengan HNO 3 0,1 M. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan serbuk KI dan Na 2 CO 3 menunjukan hasil negatif sedangkan analisis secara kuantitatif dilakukan dengan mengukur serapan sampel menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA) pada panjang gelombang 217 nm. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kelima sampel diketahui mengandung logam timbal dengan rentang kadar 1,4644 - 5,6934 bpj. Sampel PJAS yang di analisis memiliki kadar timbal yang melebihi batas persyaratan BPOM sehingga dapat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.
PENINGKATKAN KESADARAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN OBAT SECARA MANDIRI DI DESA CIBIRU WETAN Reza Pratama; M Ramadhan Saputro; Agus Sulaeman; Anne Yuliantini; Idar
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.374

Abstract

Indonesia sekarang memasuki situasi era digital, sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan informasi secara instan. Masyarakat juga dengan mudah mengakses informasi kesehatan secara umum tanpa melakukan verifikasi kepada Tenaga Kesehatan. Data memperlihatkan total 103.860 keluarga atau 35,2% dari 249.959 keluarga di Indonesia menyimpan obat-obatan untuk pengobatan mandiri. Kemudian dari 103.860 keluarga yang menyimpan obat, sebanyak 35,7% diantaranya menyimpan obat keras dan 27,8% diantaranya menyimpan obat jenis antibiotik. Hal ini akan menimbulkan masalah baru dalam dunia kesehatan, oleh karena itu, tujuan kegiatan bermaksud menyelenggarakan kampung sadar obat sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan kepada masyarakat dan juga pengetahuan terkait pengelolaan obat melalui materi DAGUSIBU. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah melalui penyuluhan oleh satu narasumber. Target peserta sebanyak 30 peserta warga yang berada dilingkungan Desa Cibiru Wetan RW 07 Kabupaten Bandung. Hasil pengabdian kepada Masyarakat adalah adanya peningkatan pengetahuan yang diukur menggunakan soal dengan rata – rata nilai pre-test (30,42) dan post-test (79,58). Perolehan nilai selanjutnya dilakukan analisis statistik dengan paired t-test two sample, terdapat perbedaan secara signifikan karena nilai p-value yang didapat adalah < 0.05. 
Metode KLT Video Densitometri untuk Penetapan Kadar Tiamfenikol dalam Sirup Kering Rachmawati, Winasih; Pratiwi, Ellen Rachmatunnisya; Yuliantini, Anne
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Suppl. 5, No. 2 (2023) Special Issue for The 3rd Bandung International Teleconference on Pharmacy (B
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v0i0.50619

Abstract

Video densitometri merupakan metode analisis kuantitatif densitometri dengan prinsip pemindaian optik elektronik. Kromatografi lapis tipis (KLT) dapat menghasilkan data pemisahan yang cepat dan desain instrumen sederhana secara simultan, sehingga meningkatkan sensitivitas dan kompatibilitas dengan analisis data. Metode ini sederhana, murah, dan cepat untuk menghitung bercak pada pelat KLT. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh metode analisis penentuan thiamphenicol dalam sirup kering. Untuk tujuan ini, KLT video telah dikembangkan dan divalidasi. Analisis tiamfenikol tersebut dilakukan melalui beberapa tahap, antara lain optimasi kondisi KLT, perekaman bercak KLT dengan kamera, analisis bercak dengan ImageJ, validasi metode analisis, dan analisis tiamfenikol dalam sirup kering. Kondisi optimum untuk KLT menggunakan pelat silika gel GF254 dengan fase gerak etil asetat:kloroform:metanol (7,5:2:0,5, v/v/v). Deteksi dilakukan di bawah lampu UV 254 nm, kemudian difoto menggunakan kamera digital Sony Alpha A5100 dengan sensitivitas ISO 100, titik fokus 50 mm, aperture f/6, dan shutter speed 1/15 detik. Gambar yang diambil dianalisis menggunakan perangkat lunak ImageJ untuk menentukan nilai AUC setiap bercak. Uji selektivitas menghasilkan nilai α lebih besar dari 1,5. Hasil validasi metode diperoleh persamaan regresi y = 1.7481x + 16498 (r = 0,9995; Vx0 = 0,80%). Batas deteksi  dan batas kuantitasi masing-masing sebesar 21,78 dan 72,60 bpj. Presisi (%RSD) dalam satu hari dan antar hari masing-masing adalah 1,07 dan 1,34%. Akurasi dilakukan dengan menggunakan simulasi sampel untuk mendapatkan persen perolehan kembali direntang 96,62 - 100,91%. Kadar tiamfenikol ditentukan pada tiga produk sirup kering dan bervariasi masing-masing sebesar 99,26%, 101,25%, dan 101,81%. Metode KLT video densitometri dapat digunakan sebagai metode alternatif analisis tiamfenikol sirup kering.
Penambatan Molekul dan Dinamika Molekul beberapa Fitokimia dari Acalypha Indica L. sebagai Inhibitor Matriks Metalloproteinase9 Asnawi, Aiyi; Febrina, Ellin; Aligita, Widhya; Yuliantini, Anne; Arfan, Arfan
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 10 No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.10.1.62-70.2023

Abstract

Berbagai efek farmakologis telah dikaji terhadap ekstrak dan islolat dari Acalypha Indica L. terutama terkait dengan aktifitas anti kanker. Matrix metalloproteinases MMP9 merupakan contoh yang sangat baik dari kelompok proteinase terpenting yang terlibat dalam sel metastatic/kanker. MMP9 telah dikaitkan dengan berbagai macam penyakit, termasuk sistem pernapasan, sistem autoimun, dan bahkan kanker. Maka dari itu, makalah ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa pemandu dari beberapa fitokimia Acalypha Indica L. yang bertanggung jawab dalam migrasi sel dengan menggunakan penambatan molekul dan dinamika molekul. Ligan ditambatkan ke situs aktif struktur kristal MMP9 (PDB ID: 5UE4) menggunakan aplikasi AutoDock Release 4.2.6. Proses penambatan molekul divalidasi dengan melakukan penambatan ulang ligan alami pada sisi aktif MMP9. Selanjutnya, menggunakan GROMACS dilakukan simulasi dinamika molekul (MD) ditandem dengan algoritma gmx_MMGBSA dan gmx_MMGBSA_ana untuk menghitung energi ikatan dan kontribusi residu terhadap terhadap kestabilan kompleks. Hasil menunjukkan hanya satu ligan dari 36 ligan yang dievaluasi tidak mampu berikatan dengan sisi aktif MMP9, dan enam dari ligan mampu mengikatnya lebih negatif daripada ligan alami. Kompleks dengan ligan S54 dan S56 yang memiliki energi paling negatif tetapi dari sisi parameter lainnya, kompleks S56 paling stabil. Dapat disimpulkan, g-sitosterol asetat (S56) memiliki potensi untuk berfungsi sebagai senyawa pemandu untuk MMP9
PELATIHAN PEMANFAATAN BUNGA TELANG SEBAGAI INDIKATOR TITRASI ASAM BASA DI SMK YPIB TANJUNGSARI Anne Yuliantini; Asep Roni; Deden Indra Dinata; Vina Juliana Anggraeni; Siti Saidah; Lilis Silviana
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i1.660

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan dan mengandung antosianin berwarna biru keunguan. Antosianin adalah pigmen alami yang dapat berubah warna sesuai dengan perubahan pH sehingga dapat digunakan sebagai indikator alami dalam titrasi asam-basa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada siswa SMK YPIB Tanjungsari mengenai pemanfaatan bunga telang sebagai indikator titrasi asam-basa. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan wawasan siswa tentang alternatif indikator alami yang ramah lingkungan dan murah. Metode kegiatan meliputi sesi penyampaian materi, demontrasi titrasi dan praktik langsung oleh siswa. Hasil evaluasi dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest. Rata-rata hasil pretest dan posttest berturut-turut sebesar 75±14,53 dan 90±10,23. Dengan menggunakan metode paired t-test two sample, didapatkan kesimpulan bahwa ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata pretest dan posttest dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap pemanfaatan bunga telang sebagai indikator titrasi asam basa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam proses pembelajaran sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan alam dalam ilmu kimia.
Etika Bermedia Sosial Di Lingkungan Pelajar SMP Dan SMA Di Kota Bandung Sebagai Upaya Pemahaman Literasi Digital Mufti fauzi Rahman; Anne Yuliantini; Alfi Fauzia Hakim; Siti Nur’aeni; Anri Anri; Anti Restiani; Sephia Indah Lutpiah; Gaizka Verrel Santosa
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1161

Abstract

Kebebasan berpendapat dan berekspresi menjadi hak setiap orang di media sosial. Namun Hal ini menjadi berlebihan manakala tidak diimbangi dengan etika dalam bermedia sosial. Kegiatan ini berupa Penyuluhan atau edukasi terkait Etika bermedia sosial di mana Siswa dan siswi diberikan edukasi dan pemahaman etika media sosial, edukasi  pencegahan dan melawan  perundungan di media sosial dan edukasi mencegah pelecehan seksual di media sosial kepada siswa SMP dan SMA AL biruni. Populasi dalam kegiatan PKM ini adalah siswa dan siswi SMP dan SMA Al-Biruni  Bandung berjumlah 100(seratus) orang. Kegiatan ini dilakukan secara Daring dan Luring dengan menggunakan metode Ceramah, tutorial dan diskusi atau tanya jawab. kegiatan ini sejalan dengan program dan visi misi sekolah, sehingga dalam pelaksanaan berjalan lancar. Pemahaman Etika di media sosial pun  mengalami peningkatan dari sebelum test dan sesudah test. Dari rata-rata pemahaman 55, 22 meningkat menjadi 59,5. Mitra mengharapkan adanya kegiatan rutin yang masih berhubungan dengan tema pengmas kali ini sehingga adanya keberlanjutan kegiatan dan hasilnya bisa lebih terlihat. Selnjutnya,  penambahan jumlah mitra menjadi pertimbangan kegiatan selanjutnya, seperti keterlibatan Diskominfo, JAPELIDI (jaringan Pegiat literasi digital) atau yang sejenis agar lebih menambawah wawasan. penyebaran luasan poster pun harus lebih di perluas agar daya jangkaunya merata baik di setiap ruang sekolah atau informasi di media sosial instantsi terkait. The Ethics of Social Media in Middle and High School Student Environments in the City of Bandung as an Effort to Understand Digital Literacy Freedom of opinion and expression is everyone's right on social media. However, this becomes excessive when it is not balanced with ethics in social media. This activity is in the form of counseling or education related to social media ethics where students are given education and understanding of social media ethics, education on prevention and against bullying on social media and education on preventing sexual harassment on social media for AL Biruni Middle School and High School students. The population in this PKM activity was 100 (one hundred) students of SMP and SMA Al-Biruni Bandung. This activity is carried out online and offline using lecture, tutorial and discussion or question and answer methods. This activity is in line with the school's program, vision and mission, so that the implementation runs smoothly. Understanding of ethics on social media has also increased from before the test and after the test. From an average understanding of 55, 22 increased to 59.5. Partners hope that there will be routine activities that are still related to the theme of the Community Service this time so that the continuity of activities and results can be more visible. Furthermore, increasing the number of partners is a consideration for further activities, such as the involvement of Diskominfo, JAPELIDI (digital literacy activist network) or the like in order to gain more insight. The distribution of the poster area must also be expanded so that the reach is evenly distributed both in every school room or information on the social media of related institutions.