Claim Missing Document
Check
Articles

Detox Media Digital (Sikap Milenial Terhadap Detox Media Digital) Sri Wahyuning Astuti; Dyah Sri Subandiah
PRoMEDIA Vol 6, No 2 (2020): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v6i2.4071

Abstract

AbstractThe penetration of digital media use, especially millennials, is getting longer and more massive. In a day, on average, millennials in Indonesia use digital media for up to 5 hours per day. The use of digital media which has become increasingly massive has created problems for its users. Starting from physical problems to psychological problems. To reduce dependency and the negative impact of social media users, a digital media detox is needed. Digital media detox is an effort to reduce to select the use of digital media, from social media to the use of internet-based applications. Detox digital media aims to make users use only the applications they need. This study aims to determine the attitudes of social media users regarding digital media detox using a descriptive quantitative approach. The subjects in this study were social media users. The data collection technique used was convenience sampling. The results showed, at the cognitive, affective and conative level most of the respondents already had a positive attitude towards digital media detox.Keywords: Detox, Digital media, AttitudeAbstraksiPenetrasi penggunaan media digital khususnya milennial semakin lama dan masif. Dalam sehari rata rata milennial menggunakan media digital hingga 5 jam perhari. Penggunaan media digital yang sudah semakin masif memunculkan permasalahan bagi para penggunanya. Mulai dari masalah fisik hingga maslah psikologis. Sayangnya dampak yang ditimbulkan dari penggunaan media sosial, tidak diikuti dengan peningkatan kesadaran penggunanya. Sebagian besar pengguna media sosial bahkan tidak sadar dengan efek negatif penggunaan media sosial yang terus menerus yang mereka alami. Karena itulah diperlukan sebuah terobosan untuk mengurangi penggunaan sosial media. Langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan detox media sosial, yakni mengurangi penggunaan media sosial dan menyeleksi content yang mendatangkan pengaruh buruk bagi milennial. Sayangnya, tidak semua milennial melakukan aktifitas ini, karena persepsi dan pemahaman yang salah dari detox media sosial.Kata Kunci: detox media digital, persepsi, partisipasi
PEMBELAJARAN APLIKASI KONTEN DIGITAL DAKWAH PADA AKUN YOUTUBE HABIM TV Dr. Lucy Pujasari Supratman, SS., M.Si; Nofha Rina; Sri Wahyuning Astuti
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i2a.5142

Abstract

Teknologi digital di era diglobal saat ini telah merambah pada dunia dakwah yang dikenal dengan media digital dakwah. Dampak digital dakwah melalui akun Youtube menjadi topik kegiatan pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan Telkom University bersama mitra Yayasan HABIM. Metode pengabdian menggunakan sosilisasi dan praktik aplikasi dinilai paling efektif pada implementasi media akundakwah HABIM TV bagi sumber daya dari manajemen HABIM TV. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan lebih meningkatkan kualitas manajemen HABIM TV agar dapat memiliki kapasitas terkini dalam konten digital melalui pengelolaan akun media HABIM TV selama ini. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah tercapainya pemberdayaan staff dan pihak manajemen dari HABIM TV yang berjumlah 20 orang. Setelah pelatihan ini berjalan, terlihat mitra HABIM TV memiliki kapasitas kemampuan pembuatan konten digital dalam mengembangkan konten dakwah dan memahami pemanfaatan penggunaan akun media Youtube dalam memaksimalkan program dakwah.
REVISI KOMUNIKASI DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI POSITIF SEBAGAI UPAYA MENGATASI TOXIC RELATIONSHIP Yenny .; Sri Wahyuning Astuti; Dhani Irmawan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i2a.5095

Abstract

Hasil penelitian menemukan lebih dari 50 persen pasangan yang menjalin hubungan romantis terjebak dalam hubungan Toxic. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan literasi terkait revisi atau perbaikan komunikasi dengan pendekatan psikologi positif. Pendekatan ini menempatkan individu sebagai pribadi yang mampu mengoptimalkan kekuatan dari dalam diri untuk menyelesaikan masalah. Karena itulah pengabdian ini menggunakan kemampuan dari dalam diri individu dengan melakukan revisi dalam komunikasi. Pihak yang telibat dalam hubungan toxic diminta untuk melakukan analisa sumber terjadinya masalah dengan pendekatan kognitif. Peserta yang telah berhasil menemukan sumber permasalahn diberikan afirmasi untuk melakukan revisi komunikasi secara interpersonal dengan menggunakan “bahasa cinta”. Selanjutnya peserta yang mengalami hubungan toxic diberikan therapy mandiri SEFT untuk mengatasi trauma dan kecemasan. Kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman terhadap pentingnya menciptakan hubungan yang sehat dengan pasangan serta kesadaran untuk melakukan perilaku asertif jika ditemukan hubungan yang tidak sehat. Therapy mandiri juga bisa dilakukan untuk mengatasi luka batin individu yang pernah mendapatkan hubungan toxic.
APLIKASI PEMBELAJARAN KONTEN DIGITAL MELALUI MEDIA DAKWAH AKUN YOUTUBE HABIM TV Nofha Rina; Lucy Pujasari Supratman; Sri Wahyuning Astuti
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.073 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18442

Abstract

REVISI KOMUNIKASI DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI POSITIF SEBAGAI UPAYA MENGATASI TOXIC RELATIONSHIP Yenny Yenny; Sri Wahyuning Astuti; Dhani Irmawan
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.943 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18438

Abstract

OPINI PUBLIK MENGENAI ISU “SRI MULYANI MAU ORANG KAYA BAYAR PAJAK LEBIH BANYAK” DALAM MEDIA INSTAGRAM @narasinewsroom Mochamad Rafi; Nurhayani Saragih; Sri Wahyuning Astuti
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 1 No 2 (2023): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v1i2.5517

Abstract

The issue that has been developing in recent times is the issue of the policy of the minister of finance who wants to issue a policy that the rich must pay higher than before, this policy is taken in a step to deal with Indonesia's economic recovery which was previously sluggish due to Covid-19 pandemic. The purpose of this study is to analyze Positive public opinion, negative public opinion, and neutral on the post 'Sri Mulyani Mau Orang Kaya Bayar Pajak Lebih Banyak' in Instagram Media @narasinewsroom Period July 2, 2021 In this study, researchers used the concept of public opinion which has been categorized into opinion positive, negative, and neutral.In this study, the study population took all comments on the post "Sri Mulyani Wants Rich People to Pay More Taxes" on @narasinewsroom Instagram account as many as 526 and the sample in this study was 228 comments. The data collection technique uses random sampling techniques. in testing validity and reliability using reliability between coders using hostly formulas. The results showed that there were 82 positive opinions (36% of comments), negative opinions categories got 86 frequency results (38% of comments) and neutral opinions that got frequency results of 60 (26% comments). Keywords: public relations, new media, public opinion
Pengaruh E-Marketing Terhadap Perilaku Konsumtif Remaja Pada Akun Instagram @aerostreet Caesar Mukti Al Ghozali; Sri Wahyuning Astuti
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 7 No 1 (2023): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v7i1.12852

Abstract

The purpose of this research is to analyze how e-marketing influences the purchasing habits of adolescent Instagram users who follow the @aerostreet account. This study employs a descriptive quantitative methodology that uses questionnaires to gather primary data about a phenomena. Purposive random sampling was used to identify 100 young adult Instagram users who follow the @aerostreet account as the research sample. This study used multiple linear regression analysis and descriptive statistics to examine the data. According to the data collected and analyzed, e-marketing has a notable and beneficial effect on the purchasing habits of the adolescent audience that frequents the Instagram account @aerostreet
Meningkatkan Kebahagian Dengan Menggunakan Pendekatan Psikologi Positif Pada Pekerja Migran Dearly; Sri Wahyuning Astuti; Istiqomah; Rizki Dawanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 5 (2023): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i5.162

Abstract

Menjalani Kehidupan dalam Lembaga Pelatihan selama berbulan bulan membuat para peserta pelatihan dihadapkan pada rutinitas yang sama. Harapan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dengan bekerja di luar negeri memaksa mereka untuk bertahan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebahagian Peserta Lembaga Pelatihan Kerja Andalan Mandiri. Peserta akan diajak untuk melakukan aktifitas positif yang dilakukan secara rutin setiap hari. Aktifitas Positif dimulai dengan melakukan Jurnaling dan Release emosi. Pemberian materi kepada 100 calon Pekerja migran ini berhasil meningkatkan kebahagiaan dan menimbulkan kecerian dan pemahaman yang kompreshensif terhadap pelepasan emosi negatif.
STRATEGI PROGRAMMING INEWS DALAM MEMPERTAHANKAN PROGRAM SIARAN BERITA MENJELANG ASO 2022 Gustina Romaria; Sri Wahyuning Astuti
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 2 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v2i1.6202

Abstract

This research concentrates on the realm of television studies as an institution, to find out how the strategy of the iNews Siang news program is in maintaining news broadcast programs ahead of ASO 2022. The type of research used is descriptive qualitative research. The object of this research study is the iNEWS Afternoon program ahead of the Migration policy of Analog TV broadcasts to Digital TV broadcasts or Analog Switch Off (ASO). The problems in this study are dissected by analyzing how the strategy of the iNews Siang news program is in maintaining the news broadcast program ahead of ASO 2022, data collection techniques are applied to support information by conducting observations, interviews, and documents. The purpose of this research is to find out the strategy for the INEWS Siang news program in maintaining the news broadcast program ahead of ASO 2022, through the pre-production, production and postproduction stages observed as one unit in a series of program strategies. Participatory observation methods, interviews and literature on the news department, Morrisan's program strategy theory were built as a framework for the approach. The results obtained are iNews TV station programming strategy, especially in the iNews Afternoon Towards ASO 2022 program in broadcasting television broadcast programs to digital so that they can reach all audiences throughout Indonesia. Therefore, there are programs broadcast by the iNews Siang program in preparation for or ahead of ASO 2022. ASO stands for Analog Switch Off. The policy of discontinuing Analog TV broadcasts to be subsequently transferred to digital TV broadcasts is known as Analog Switch Off (ASO). Keywords: ASO, iNEWSTV, digital broadcast, programming strategy, television journalist
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENGAJAR SEKOLAH TANPA ATAP DI DESA CARINGIN, JATINANGOR Meidini, Bidi Ashri; Astuti, Sri Wahyuning
Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v13i2.47496

Abstract

Sekolah Tanpa Atap dibangun dengan harapan agar anak-anak di Desa Caringin dapat memeroleh pendidikan non formal yang tidak mereka dapatkan di sekolah, khususnya yang berkaitan dengan akhlak dan mental. Anak-anak yang tergabung dalam yayasan ini memiliki latar belakang, rentang usia, dan daya tangkap yang berbeda, beberapa di antaranya bahkan merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kondisi ini lantas membuat para pengajar harus memiliki metode khusus dalam menangani setiap anak.Salah satu cara untuk mengatasi problematika tersebut adalah melalui komunikasi interpersonal. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) menjelaskan pola interaksi interpersonal di Sekolah Tanpa Atap Desa Caringin, Jatinangor, (2) menjelaskan penerapan pola komunikasi interpersonal berdasarkan nilai-nilai guna meraih tujuan pembinaan peserta didik di Sekolah Tanpa Atap Desa Caringin, Jatinangor.  Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, disertai wawancara terstruktur dengan pendiri yayasan, pengajar, serta peserta didik, observasi non partisipatif, dan dokumentasi kegiatan belajar. Berdasarkan penelitian, dapat diketahui bahwa pola komunikasi interpersonal yang dilakukan untuk pembinaan peserta didik di sekolah non formal ini berupa komunikasi satu arah, dua arah dan multi arah. Pola komunikasi yang diajarkanberdasarkan pada nilai-nilai pembinaan siswa, meliputi keimanan, budi pekerti, prestasi, demokrasi, kreativitas, kewirausahaan, kesehatan, sastra dan budaya, serta teknologi informasi – komunikasi. Sekolah Tanpa Atap was built with the hope that children in Caringin Village could receive non formal education which they didn’t get from formal school, especially which related to morals and mentality. Children in this foundation came with different background, age, and comprehension, even some of them are children with special needs. This situation pushes the teacher to plan an exceptional method to handle each student. One way to overcome this problem is through interpersonal communication. The purpose of this research is (1) to explain the pattern of interpersonal interaction at Sekolah Tanpa Atap in Caringin Village, (2) to explain the application of interpersonal communication patterns based on values in order to achieve the goal of fostering students at Sekolah Tanpa Atas in Caringin Village. The method used is qualitative descriptive, accompanied by interview, unsystematic observation and documentation. Based on the research, it can be seen that the pattern of interpersonal communication that dominates this school is one-way, two-way and multi-way communication. The communication patterns used to foster students are based on student development values, including faith, character, achievement, democracy, creativity, entrepreneurship, health, literature and culture, as well as Information and Communication Technology.
Co-Authors Adiningtyas, Nurul Akbar, Muhammad Alif Amalia Djuwita Amna, Lutfiya Anter Venus Aptiyanti, Melani Asyhar, Sayyidah Rafida Atie Rachmiatie Atwar Bajari Azmi, Rayhan Muhammad Bustami, Mohammad Reevany Caesar Mukti Al Ghozali Choiria Anggraini Christiany Suwartono Dearly Dearly, Dearly Dedi Kurnia Syah Putra Devi, Sayu Gede Nayaka Prajna Dewi K.Soedarsono Dhani Irmawan Dinanti, Aurelia Dara Dyah Pradoto Dyah Sri Subandiah Dyah Sri Subandiah Egavitarsyah Annuril Akbar Fadilah, Riza Fariz Dharma Syahputra Fasya, Allysa Chiquita Fathurrohman, Fauzan Febriansyah, Mochamad Firdaus, Moh Honey Gathan, Muhammad Ghozali, Caesar Mukti Al Hadi Purnama, Hadi Hana, Jessica Melly Imran, Ayub Ilfandhy Istiqomah Joynicholl Judson Sakai Karimani, Ghina Sakha Komala, Putri Laila Meiliyandrie Indah Wardani Lingga, Nindya Elsanora Lucy Pujasari Supratman Maharani, Fani Maharani, Kadek Ayu Maretha Devi Martha Tri Lestari Meidini, Bidi Ashri Mochamad Rafi MTW, Leila Mukti Al Ghozali, Caesar Mupiza, Bintar Nabila Yasmin Aulia Nabila, Isnaini Amirotu Nayaka, Sayu Gede Nofha Rina Nugraheni, Hayu Prima Widi Nugroho, Lidia Nur Ardelia Nurhayani Saragih Nurul Adiningtyas Pangestuti, Retno Putri, Ananda Safira Riza Putri, Desca Angelina Rafsan Prasida Ramadhan, Muhammad Zidan Dwi Reni Nuraeni, Reni Reselina, Sena Rizki Dawanti Romadhona, Putri Cyntya Awalia Romaria, Gustina Roro Retno Wulan Sabrina, Hanisa June Sabrina, Wilda Aula Salsabila, Shyiva Sarah Sari, Nirwana Ayunda Sena Reselina Sheren, Sheren Sukendar, Shabilla Noor Shaharani Putri Teuku Nanda Faris Maulana Tita Melia Milyane Tsaqif, Muh. Alif Abid Warasenda, Sang Ayu Putu Vajravany Yudyaputri Yenny . Yenny Yenny YENNY YENNY Yenny, Yenny Zahran Kamal Muharam