Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Promosi Kesehatan dan Penggunaan APD K3 pada Petugas SPBU Rawamangun Pekanbaru Hasrianto, Nofri; Randika, Rendi; Hayu, Riska Epina; Susanti, Nurvi
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i2.464

Abstract

Upaya preventif menghindari kecelakaan kerja dan permasalahan kesehatan yang ditimbulkan dalam bekerja dapat dihindari setidaknya dikurangi/diminimalisir. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di stasitun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Rawamangun Pekanbaru melibatkan petugas dan operator yang bekerja di SPBU. Lama pengabdian ini selama 1 hari dengan 2 narasumber memberikan informasi tentang aspek kesehatan diri dan keselamatan dalam bekerja dengan menggunakan alat pelindung diri dan mengenai administrasi kegiatan yang berada di SPBU. Edukasi tersebut dirasakan sangat bermanfaat oleh para peserta. Disamping mendapatkan pengetahuan juga peserta mendapat sertifikat telah mengikuti edukasi promosi kesehatan oleh dosen terkait. Para petuga atau karyawan SPBU dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka, untuk meningkatkan derajat kesehatan. Beberapa hal yang ditekankan dalam pengabdian ini adalah lingkungan yang aman dalam bekerja dan SOP yang harus tetap diterapkan.
Penyuluhan Menumbuhkan Kesadaran Pentingnya Perlindungan Lingkungan Sehat kepada Anak-anak Panti Asuhan Putra Harapan Pekanbaru Susanti, Nurvi; Rasyid, Zulmeliza; Harnani, Yessi; Hasrianto, Nofri
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i2.466

Abstract

Peningkatan kesehatan warga Panti Asuhan Putra Harapan Pekanbaru melalui kebersihan dan kesehatan lingkungan merupakan upaya penting untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak di panti. Kondisi sanitasi yang buruk, pencemaran air, dan pengelolaan sampah yang tidak memadai dapat berdampak negatif pada kesehatan dan perkembangan mereka. Oleh karena itu, kesadaran tentang pentingnya lingkungan yang sehat perlu ditingkatkan. Kegiatan penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan anak-anak panti dalam menjaga kebersihan lingkungan. Penyuluhan dilaksanakan di Panti Asuhan Harapan Raya menggunakan media seperti laptop, proyektor, dan leaflet. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi tanya jawab, dan pelatihan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3 September 2024. Sebelum penyuluhan, tingkat kesadaran anak-anak terhadap pentingnya perlindungan lingkungan sehat berada pada angka 40%, dan setelah penyuluhan meningkat menjadi 80%. Hal ini diukur melalui penyebaran kuesioner terkait kesadaran anak-anak terhadap lingkungan. Dengan pengetahuan yang diberikan, diharapkan terjadi perubahan perilaku, seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, dan mengurangi limbah. Selain itu, anak-anak akan lebih bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan, menciptakan panti yang lebih bersih dan sehat, serta menjadi agen perubahan yang menginspirasi orang lain. Dengan meningkatnya kesadaran ini, diharapkan kualitas hidup anak-anak di panti Asuhan Putra Harapan dapat meningkat secara signifikan melalui lingkungan yang lebih sehat.
ANALISIS LINGKUNGAN FISIK RUMAH SEHAT PANTI ASUHAN AL-IKHLAS KELURAHAN PEMATANG KAPAU Susanti, Nurvi; Harnani, Yessi; Rasyid, Zulmeliza; Hasrianto, Nofri; Redho, Ahmad
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.22187

Abstract

Panti asuhan adalah suatu lembaga pelayanan sosial yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat, yang bertujuan untuk membantu atau memberikan bantuan terhadap individu, kelompok masyarakat dalam upaya memenuhi kebutukan masyarakat. Untuk memberikan rasa nyaman penghuninya perlu adanyan rumah, keberadaan perumahan yang sehat, aman, serasi, teratur sangat diperlukan agar fungsi dan kegunaan rumah dapat terpenuhi dengan baik, sehingga seluruh anggota keluarga dapat beraktifitas secara produktif (Muslim, 2020). Berdasarkan survei awal peneliti kondisi lingkungan fisik rumah panti asuhan belum sesuai standar rumah sehat: seperti ruangan yang pengap, kamar yang sempit, lantai kamar mandi yang licin jumlah penghuni yang tidak sesuai dengan standar rumah sehat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis lingkungan fisik rumah sehat panti asuhan Al Ikhas. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Informen dalam penelitian ini terdiri dari 1 informen pendukung , 3 informen utama dan 1 informen kunci. Lokasi penelitian Jl. Kapau Sari Raya RT 03 RW 07 Kelurahan Pematang Kapau Kecamatan Kulim Pekanbaru. Alat ukur yang digunakan berupa pedoman wawancara dan lembaran observasi. Analisis penelitian yang digunakan adalah Triangulasi data. Berdasarkan Hasil wawancara, dan observasi lingkungan fisik panti asuhan Al Ikhlas  dari 14 komponen lingkungan fisik rumah sehat panti asuhan 8 komponen yang ada (57%) , 3 komponen (21%) tidak ada. Selanjutnya yang sesuai standar sebanyak 3 komponen (21%) (Pencahayaan,kualitas udara, ventilasi) dan tidak sesuai standar 8 komponen (57%) (Bangunan, limbah, kepadatan hunian (kamar tidur), dapur, kamar mandi).
Penyuluhan Kesehatan Dan Sosialisasi Tentang Cara Menangkal Covid-19 Di Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tampan: Penyuluhan Kesehatan Dan Sosialisasi Tentang Cara Menangkal COVID-19 Di Kelurahan Sialang Mungu Kecamatan Tampan rasyid, zulmeliza; Harnani, Yessi; Susanti, Nurvi; Putri, Lia Oktavianti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health Service) Vol. 2 No. 3 (2022): JPKK Edisi Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol2.Iss3.1205

Abstract

COVID-19 is a virus that attacks the respiratory tract, a severe lung infection that can endanger health and even cause death. This virus spreads very quickly and has spread to almost all countries including Indonesia. Symptoms of this virus are fever (temperature above 38 degrees Celsius), cough and shortness of breath. Data on COVID-19 cases at the Pekanbaru City Health Office has increased very significantly per day and Tampan District is the highest COVID-19 cases compared to other districts, which has 51 ODP cases and 5 PDP cases. This community service activity was carried out in Sialang Munggu Village, Tampan District on July 24, 2020 to the head of the RT / RW in Sialang Munggu Village. This counseling aims to increase the knowledge, attitudes and actions of the community about how to ward off the Corona Virus and its prevention in the community in Sialang Munggu  Village, Tampan District. The media used for counseling are laptops, focus nodes, leaflets and posters. The method used in counseling is the lecture method. The results of this outreach activity showed that the respondents' knowledge increased to 85%, the positive attitude of the respondents became 78% and the respondent's actions became 90%. The participants of the activity were very enthusiastic and very enthusiastic about participating in this outreach activity, this was evidenced by the participation of the participants in answering questions and question and answer discussions during the extension activity. It is hoped that with an increase in knowledge, attitudes and actions towards the transmission of COVID-19, it can be avoided and decided and the degree of public health in Sialang Munggu  Village can be improved. Abstrak COVID-19 merupakan suatu virus yang menyerang pernapasan infeksi paru-paru yang berat yang dapat membahayakan kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar hampir ke semua Negara termasuk Indonesia. Gejala dari virus ini yaitu demam (suhu diatas 38 derjat celcius), batuk dan sesak napas. Data kasus COVID-19 di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru  mengalami kenaikan yang sangat signifikan perharinya dan Kecamatan Tampan merupakan kasus COVID- 19 tertinggi dari kecamatan lainnya yaitu memiliki 51 kasus ODP dan 5 kasus PDP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di KelurahanSialang Munggu Kecamatan Tampan pada tanggal 24 Juli 2020 kepada ibu ibu ketua RT/RW di Kelurahan Sialang Munggu. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat tentang cara menangkal Virus Corona dan pencegahannya di lingkungan masyarakat di Kelurahan Sialang Mungu Kecamatan Tampan. Media yang digunakan untuk penyuluhan adalah laptop, infocus, leaflet dan poster. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah metode ceramah. Hasil kegiatan penyuluhan ini diperoleh pengetahuan responden meningkat menjadi 85 %, sikap positif responden menjadi 78 % dan tindakan responden menjadi90%. Para peserta kegiatan sangat antusias dan semangat sekali mengikuti kegiatan penyuluhan ini, hal ini dibuktikan dengan partisipasi peserta dalam menjawab pertanyaan dan diskusi Tanya jawab pada kegiatan penyuluhan berlangsung. Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan terhadappenularan COVID-19 ini bisa dihindari dan diputuskan serta derajat kesehatan masyarakat di Kelurahan Sialang Mungu dapat ditingkatkan.
Analisis Sanitasi Lingkungan terhadap Gejala ISPA di Kecamatan Tuah Madani Rasyid, Zulmeliza; Susanti, Nurvi
Journal of Religion and Public Health Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Health Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v6i2.41128

Abstract

 Symptoms of ARI are symptoms of infection that affect the respiratory tract, both the upper (such as the nose and throat) and the lower (such as the bronchi and lungs) including cough, runny nose, sore throat, fever, shortness of breath (in more severe cases). ARI can be caused by various pathogens, including viruses, bacteria, and fungi. and can affect anyone, especially children and the elderly. This study is quantitative with Cross-sectional Design. The sample consisted of 150 houses. The location of the study was in Tuah Madani District. The research variables included clean water sources, waste management, waste water drainage channel and housing density. Data collection was by observation and questionnaire distribution. Data collection techniques were quota sampling. Data were processed by computerization. Univariate and bivariate data analysis used the chi-square test. The results of the study showed that there was a relationship between access to clean water (p-value 0.0001), waste management (p-value 0.0001), waste water drainage channel (p-value 0.0001) and housing density (p-value 0.001). It is expected that the agency will provide counseling to the community through health promotion activities regarding access to clean water, waste management, waste water drainage channel, and housing density that meets health requirements as well as prevention and control of ARI. Keywords: ARI Symptoms,  Environment, Sanitation.
Analisis Penyakit Diare di Desa Cipang Kiri Hulu dan Faktor Lingkungan Fisik yang Mempengaruhinya Susanti, Nurvi; Rasyid, Zulmeliza; Hasrianto, Nofri; Redho, Ahmad; Fadhli, Rohmi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 23, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.23.3.374-381

Abstract

Latar belakang: Penyakit diare adalah suatu kondisi medis di mana seseorang, mengalami buang air besar dengan frekuensi yang lebih dari tiga kali per hari dan konsistensi tinja yang lebih lembek atau cair dari biasanya. Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak. Kasus diare di Desa Cipang Kiri hulu meningkat dari 231 kasus menjadi 325 kasus. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor lingkungan fisik dengan penyakit diare di Desa Cipang Kiri Hulu.Metode: Penelitian bersifat kuantitatif analitik observasional dengan Cross sectional Design. Sampel berjumlah 150 KK. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Cipang Kiri Hulu. Variabel penelitian meliputi variabel dependen (penyakit diare) dan variabel independen (sumber air minum, pengelolaan sampah, Saluran Pembuangan Air Limbah, jamban dan jenis lantai). Pengumpulan data secara observasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data secara Quota Sampling. Data diolah secara komputerisasi. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan sumber air minum (p-value 0,0001), pengelolaan sampah (p-value 0,0001), Saluran Pembuangan Air Limbah (p-value 0,0001), jamban (p-value 0,001), dan jenis lantai (p-value 0,0001) dengan kejadian diare di Desa Cipang Kiri Hulu.Simpulan: Edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan promosi kesehatan mengenai sumber air minum, pengelolaan sampah, saluran pembuangan air limbah, jamban dan jenis lantai yang memenuhi syarat kesehatan sangat dibutuhkan dalam pencegahan dan penanggulangan kasus angka kejadian diare.  ABSTRACTTitle: Analysis of Diarrhea Disease in Cipang Kiri Hulu Village and Physical Environmental Factors that Influence ItBackground: Diarrhea is a medical condition in which a person experiences bowel movements with a frequency of more than three times per day and a softer or more liquid stool consistency than usual. This disease usually attacks children. Diarrhea cases in Cipang Kiri Hulu Village increased from 231 cases to 325 cases. This study aims to analyze physical environmental factors with diarrhea in Cipang Kiri Hulu Village.Methods: The research is quantitative analytical observational with Cross sectional Design. The sample numbered 150 families. The location of the study was conducted in Cipang Kiri Hulu Village. The research variables include the dependent variable (diarrhea) and independent variables (drinking water sources, waste management, Wastewater Drainage Channels, toilets and floor types). Data collection by observation and interview. Data collection techniques are Quota Sampling. Data is processed computerized. Univariate and bivariate data analysis using the chi-square test.Results: The results of the study showed that there was a relationship between drinking water sources (p-value 0.0001), waste management (p-value 0.0001), Wastewater Drainage Channels (p-value 0.0001), toilets (p-value 0.001), and floor types (p-value 0.0001) with the incidence of diarrhea in Cipang Kiri Hulu Village.Conclusion: Public education through health promotion activities regarding drinking water sources, waste management, wastewater drainage channels, toilets and types of floors that meet health requirements is very much needed in preventing and dealing with cases of diarrhea.
Collaborative Waste Management at Tuah Serumpun Market Susanti, Nurvi; Rasyid, Zulmeliza; Sahar, Suherman; Sari, Nila Puspita; Lusiana, Novita
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 13 No 2 (2024): JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36929/jpk.v13i2.934

Abstract

Waste management in traditional markets, particularly in Pasar Tuah Serumpun, is a challenge that requires attention from local government and the community. This study aims to analyze and identify the implementation of the Collaborative Waste Management approach in waste management at Pasar Tuah Serumpun. The method used is qualitative research with a case study design. The research informants consist of three main informants, three supporting informants, and one key informant. The research instrument employs in-depth interview guidelines. The results show that the waste separation process at Pasar Tuah Serumpun is not conducted, and the existing waste collection is inadequate. Although waste transport is carried out three times a day, the limited number of transport vehicles owned by the Siak Environmental Agency poses a major obstacle. Additionally, the temporary waste storage sites are insufficient, worsening cleanliness conditions and causing waste piles. It is hoped that relevant parties will conduct outreach on the importance of waste separation to traders and the community, build adequate and strategic temporary storage sites, increase the number of waste transport vehicles to ensure effective collection, and involve the community in waste management through collaborative programs that can enhance participation and environmental awareness.
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT : STUDI KASUS DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA TAHUN 2024 nabilla, muthia; Irianti, Sri; Herniwanti, Herniwanti; Dewi, Oktavia; Susanti, Nurvi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38781

Abstract

Pengelolaan limbah medis layanan kesehatan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan melindungi lingkungan dari risiko pencemaran. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kelola Limbah (Sikelim) Kementerian Kesehatan, hanya 16,1% Puskesmas di Kabupaten Kampar yang telah melakukan pemilahan limbah medis sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan limbah medis di Puskesmas Bangkinang Kota. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif, penelitian ini melibatkan 13 informan, termasuk kepala Puskesmas, penanggung jawab kesehatan lingkungan, petugas kesehatan di setiap unit penghasil limbah medis, dan petugas kebersihan. Aspek yang diteliti mencakup sumber daya manusia dan sarana prasarana, proses pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, tempat penampungan sementara, pemusnahan, dan kejadian tertusuk limbah padat tajam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Bangkinang Kota masih belum memenuhi standar, ditandai dengan kurangnya kualifikasi pendidikan petugas kesehatan lingkungan, ketidakteraturan pengumpulan limbah medis di lokasi, serta ketiadaan jalur khusus pengangkutan limbah dan tempat penampungan sementara yang sesuai dengan Permen LHK No.56/2015. Kesimpulannya, pengelolaan limbah medis di Puskesmas ini perlu diperbarui agar tidak menimbulkan risiko penyakit. Disarankan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar memperbarui kebijakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pengelolaan limbah medis di Puskesmas Bangkinang Kota guna mencegah penularan penyakit dan memenuhi persyaratan teknis serta mengikuti kebijakan nasional dalam pengelolaan limbah layanan kesehatan yang aman sebagai bagian dari upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).  
Relationship between Occupational Safety and Health (OSH) and Work Accidents among Fire and Rescue Officers in Pekanbaru City Suri, Anggun; Susanti, Nurvi; Makomulamin, Makomulamin
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 5 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestm.v5i2.256

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) is essential for creating asafe,comfortable, andhealthy work environment. Its main goal is to prevent workplace accidents and occupational diseases that can endanger lives and reduce productivity. This study examines the relationship between OSH and workplace accidents among firefighters in Pekanbaru City from 2022 to 2024. Using an observational method with a quantitative analytic approach and a cross-sectional design, 163 respondents participated. Data analysis included univariate and bivariate techniques. The results show significant relationships between workplace accidents and OSH knowledge (p=0.014), OSH training (p=0.013), availability of Personal Protective Equipment (PPE) (p=0.002), and implementation of Standard Operating Procedures (SOPs) (p=0.011). However, work fatigue showed no significant effect (p=0.531). Based on these findings, it is recommended that institutions enhance OSH training, education, PPE provision, and consistent SOP enforcement to reduce workplace accidents and improve overall safety and health among firefighters.
PENYULUHAN K3 DI RUMAH TANGGA PADA PESERTA SENAM SEHAT KELURAHAN MENTANGOR KECAMATAN KULIM Hasrianto, Nofri; Redho, Ahmad; Susanti, Nurvi
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 2 No. 1 (2023): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Juni 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v2i1.1082

Abstract

The risk of hazards in the household is quite a lot, such as electrical cables containing potential hazards, if there are parts that are peeled off, then the cable is at risk of causing a short circuit which may result in a fatal fire. In this case, the role of residents is important to know and understand the existence of hazards because they are faced with these hazards every day, as well as gas cylinder/hose leaks, cleanliness of living rooms, kitchens, beds and bathrooms, storage and use of hazardous chemicals or perhaps pet feces, etc. All of these become important to understand about Occupational Safety and Health (OHS). All of these make it important to understand Occupational Safety and Health (OHS) in a domestic setting. There are many examples that we can see from various television news or other media. Most house fires are caused by work accidents either by household assistants or family members who live in the house. Damage to electrical/electronic equipment or leakage of gas cylinders/hoses is also caused by ignorance or neglect of factors that are at risk of causing accidents in the workplace and will ultimately threaten the safety of the residents of the house. Therefore, we provide community service information about household occupational health safety to participants in healthy gymnastics organized every Sunday morning by residents in RT 02 RW 18 Mentangor housing, Kulim, Pekanbaru in the hope that it can increase knowledge in homeowners and households.