Claim Missing Document
Check
Articles

PREDIKSI TARIKAN PERJALANAN PADA KAMPUS UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Ikbal Akbar Said; Sutan Parasian Silitonga; Desi Riani
JURNAL SPEKTRAN Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2022.v10.i02.p07

Abstract

Secara kuantitatif, Universitas Palangka Raya telah mengalami peningkatan yang luar biasa selama satu dekade terakhir. Dengan demikian, banyaknya peningkatan kuantitas penduduk kampus tahun demi tahun sehingga dibutuhkan sistem pengaturan yang baik untuk masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tarikan perjalanan yang terjadi pada kampus UPR dalam jangka sepuluh tahun kedepan. Metode yang digunakan yaitu analisis trend moment untuk mengetahui trend perkembangan jumlah mahasiswa. Sedangkan untuk jumlah dosen dan staff diprediksi menggunakan rasio terhadap jumlah mahasiswa. Kemudian tarikan perjalanan diprediksi berdasarkan hasil kuesioner presentase intensitas harian menuju kampus dan kebiasaan pemilihan moda menuju kampus saat ini. Dari hasil analisis data, didapat prediksi tarikan perjalanan pada tahun 2021 sampai 2030 yaitu berkisar antara 19222 sampai 29903 orang/hari atau 18376 sampai 28587 kendaraan perhari dengan komposisi pemilihan moda 2% pejalan kaki; 2,3% pengguna sepeda; 78,2% pengguna sepeda motor; dan 17,4% pengguna mobil.
ANALASIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL (STUDI KASUS: KAWASAN JALAN CEMPAKA) DI KOTA PALANGKA RAYA: ANALYSIS OF UNSIGNALIZED INTERSECTION (CASE STUDY: CEMPAKA STREET AREA) IN PALANGKA RAYA CITY Julia Cancer Batu Bara; Robby; Parasian Silitonga
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.141 KB)

Abstract

Persimpangan adalah bagian terpenting dari jalan perkotaan, karena sebagian besar dari efisiensi, keamanan, kecepatan, dan tingkat pelayanan jalan bergantung dari perencanaan persimpangannya. Dengan demikian diperlukan adanya manjemen lalu lintas yang terarah untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas. Gambaran diatas merupakan salah satu permasalahan yang terjadi pada beberapa simpang empat tak bersinyal Jalan Cempaka. Pada Jalan utama Cempaka ini banyak terdapat pertokoan, perdagangan, pendidikan, tempat ibadah dan rumah masyarakat sekitar yang bisa menyebabkan arus lalu lintas yang cukup sibuk dan terjadi tundaan juga antrian dibeberapa persimpangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja simpang tak bersinyal dan memberikan alternatif pemecahan masalah dengan acuan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Prosedur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan secara langsung untuk mendapatkan data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil dari analisis simpang yaitu lokasi 1 nilai tundaan simpang sebesar 10,222 detik/skr atau pada tingkat pelayanan B dan Nilai peluang antrian sebesar 8% - 19,494% dengan derajat kejenuhan Dj = 0,413 (Dj ≤ 0,85), lokasi 2 nilai tundaan simpang sebesar 13,262 detik/skr atau pada tingkat pelayanan C dan Nilai peluang antrian sebesar 23% - 46% dengan derajat kejenuhan Dj = 0,761 (Dj ≤ 0,85). Arus belok kanan ≥200 kend/jam dengan kondisi tersebut alternatif yang dilakukan yaitu dengan memasang APILL, lokasi 3 nilai tundaan simpang sebesar 8,596 detik/skr atau pada tingkat pelayanan C dan Nilai peluang antrian sebesar 7% - 19% dengan derajat kejenuhan Dj = 0,404 (Dj≤ 0,85), lokasi 4 nilai tundaan simpang sebesar 11,088 detik/skr atau pada tingkat pelayanan C dan Nilai peluang antrian sebesar 12% - 27% dengan derajat kejenuhan Dj = 0,533 (Dj ≤ 0,85).   Intersections are the most important part of urban roads, because most of the efficiency, safety, speed, and service level of roads depend on the intersection planning. Thus, it is necessary to have a directed traffic management to regulate the smooth flow of traffic. The picture above is one of the problems that occur at several unsignalized intersections on Jalan Cempaka. On the main street of Cempaka, there are many shops, trades, education, places of worship and houses of the surrounding community which can cause quite busy traffic flow and delays and queues at several intersections. The purpose of this study is to analyze the performance of unsignalized intersections and provide alternative solutions to problems with reference to the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI). The research procedure used in this study was a direct field survey to obtain primary and secondary data. Based on the results of the intersection analysis, namely location 1, the intersection delay value is 10.222 seconds/cur or at service level B and the queue opportunity value is 8% - 19.494% with the degree of saturation Dj = 0.413 (Dj ≤ 0.85), location 2 the value of the intersection delay of 13,262 seconds/skr or at service level C and the queue probability value is 23% - 46% with the degree of saturation Dj = 0.761 (Dj ≤ 0.85). Right turn flow 200 vehicles/hour with these conditions the alternative is to install APILL, location 3 intersection delay value is 8.596 seconds/skr or at service level C and queue probability value is 7% - 19% with saturation degree Dj = 0.404 (Dj≤ 0.85), location 4, the intersection delay value is 11.088 seconds/skr or at service level C and the queue probability value is 12% - 27% with the degree of saturation Dj = 0.533 (Dj ≤ 0.85).
Analisis Pilihan Moda Transportasi Menuju Universitas Palangka Raya Ruspita Sihombing; Desriantomy Desriantomy; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i4.4917

Abstract

Meningkatnya jumlah mahasiswa di Universitas Palangka Raya yang akan mempengaruhi pertumbuhan penggunaan transportasi yang jumlahnya tidak sedikit, dimana persebaran rumah-rumah dan lokasi tempat tinggal mahasiswa yang tidak sama menyebabkan kebutuhan akan transportasi meningkat untuk dapat berangkat dan pulang kampus. Selain itu perjalanan yang dilakukan oleh mahasiswa akan membentuk suatu pola yang menarik. Oleh karena itu perlu adanya model pemilihan moda transportasi mahasiswa untuk mengetahui kecenderungan mahasiswa dalam memilih moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, faktor-faktor yang mempengaruhi, serta model pilihan moda transportasi mahasiswa menuju Universitas Palangka Raya. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner serta wawancara dimana pertanyaan yang diberikan yang berhubungan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam pemilihan moda transportasi ke kampus. Data yang diperoleh diolah menggunakan software SPSS dengan model utama multinomial logit dalam pemilihan moda. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan model pilihan moda di Universitas Palangka Raya, antara jalan kaki, sepeda, sepeda motor, dan mobil. Berdasarkan model tersebut didapatkan reference category adalah sepeda motor.Kata Kunci: Moda transportasi, model, reference category.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS: JALAN MAHIR MAHAR, KOTA PALANGKA RAYA) Tomi; Sutan Parasian Silitonga; Salonten
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i1.7893

Abstract

Kondisi jalan yang baik diperlukan untuk kelancaran kegiatan transportasi yaitu untuk mempercepat kelancaran mobilisasi barang atau jasa secara aman dan nyaman. Ruas jalan mahir mahar merupakan jalan penghubung antar Jalan RTA Milono dan Jalan Tjilik Riwut di mana kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut bermacam-macam mulai dari kendaraan berat sampai kendaraan ringan secara berulang-ulang sehingga dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas jalan. Hal ini dapat dilihat dengan beberapa kerusakan seperti retak, gelombang atau lubang sehingga tingkat pelayanan menjadi menurun.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kondisi perkerasan jalan. Salah satu metode yang dapat membantu untuk melakukan penilaian kondisi kerusakan perkerasan adalah metode Indeks Kondisi Perkerasan (Pavement Condition Index, PCI). Metode ini digunakan sebagai masukan pengukuran yang lebih detail untuk masing-masing kerusakan yang terjadi pada struktur perkerasan. Dimulai dengan membagi jalan menjadi beberapa unit penelitian dengan ukuran 100 x 6 m untuk setiap unit sampel. Kemudian, masing-masing unit penelitian diamati dan diukur untuk mengidentifikasi jenis kerusakan dan tingkat keparahan untuk mendapatkan nilai PCI rating perkerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapat nilai PCI pada setiap segmen yaitu segmen 1 STA 0+000 – 5+800 PCI = 43,83% (fair), segmen 2 STA 6+200 – 11+700 PCI = 25,84% (fery poor), segmen 3 STA 12+600 – 18+550 PCI = 39,51% (poor) dan nilai PCI keseluruhan adalah 34,44% (poor). Jenis kerusakan yang dominan adalah amblas 35% dan tambalan 28%. Kerusakan hanya terjadi pada beberapa bagian ruas jalan. Rekomendasi perbaikan yaitu dengan perbaikan overlay pada setiap segmen.
PERENCANAAN TROTOAR DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS PALANGKA RAYA HELDA YANTI; Sutan Parasian Silitonga; Supiyan .
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 5 No 2 (2021): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v5i2.1560

Abstract

Untuk mempersiapkan trotoar yang sesuai dengan kebutuhan pejalan kaki di kawasan kampus Universitas Palangka Raya di masa yang akan datang perlu dilakukan berbagai persiapan, salah satunya adalah perencanaan ulang trotoar yang relevan bagi sivitas akademik yang mengacu pada kaidah yang tertera pada “Master Plan Konsep Pengembangan Universitas Palangka Raya 2018-2034” sehingga nantinya trotoar yang baru memenuhi kebutuhan seluruh pejalan kaki di kawasan kampus Universitas Palangka Raya. Penelitian ini dimulai tahap edintifikasi masalah, menetapkan tujuan, mengumpulkan kajuan literatur, menyusun variabel penelitian, mengumpulkan data, analisis data dan survey volume pejalan kaki serta desain trotoar yang baru akan di masa depan. Berdasarkan hasil penelitian didapat mengetahui prediksi kebutuhan infrastruktur trotoar di dalam Kampus Universitas Palangka Raya diketahui besarnya arus (flow) maksimum pejalan kaki di jalanHendrik Timang (Depan BEM) adalah sebesar 76 ped/mnt maka kapasitas pada pejalan kaki tersebut sebesar 76 ped/mnt.
MODEL PREDIKSI PELUANG KECELAKAAN YANG MELIBATKAN PENGENDARA SEPEDA DI KOTA PALANGKA RAYA ANDREANSYAH .; Supiyan .; Sutan Parasian Silitonga
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 5 No 2 (2021): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v5i2.1562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengendara sepeda dan mengetahui karakteristik kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda di Kota Palangka Raya sertaMembuat model prediksi peluang kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda di kota Palangka Raya. Penelitian ini digunakan sumber data berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kuesioner Teknik sampling yang digunakan adalah sampling kuota dengan jumlah sebesar 348 responden pengendara sepeda yang pernah mengendarai sepeda di wilayah Kota Palangka Raya. Data sekunder diperoleh dari pengalaman kecelakaan responden.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif frekuensi dan analisis statistik regresi logistik.Maka, diperoleh model peluang kecelakaan berdasarkan karakteristik perilaku , karakteristik sepeda,dan karakteristik sepeda. Peluang kecelakaan berdasarkan karakteristik perilaku (X1) sebesar 19,3%.Peluang kecelakaan berdarkan karakteristik sepeda (X2) 12%. Sedangkan peluang kecelakaan berdasarkan dari karakteristik kecelakaan(X3) 8%. Berdasarkan hasil diatas dapat interpretasikan bahwa peluang kecelakaan berdasarkan tiap karakteristik yang pernah di alami oleh sampel di wilayah studi kota Palangka raya cenderung kecil atau kurang dari 50%. Dengan hasil ini dapat di katakan bahwa pengendara sepeda di wilayah studi Kota Palangka Raya cukup aman. Namun perlu di perhatikan beberapa aspek seperti harus adanya jalur khsusus sepeda demi kenyamanan pengendara sepeda
EVALUASI IMPLEMENTASI JALUR SEPEDA DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA KELVIN ENRICO; Desi Riani; Sutan Parasian Silitonga
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 5 No 2 (2021): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v5i2.1564

Abstract

Perwujudan kota yang berwawasan lingkungan menjadi konsep untuk menyeimbangkan aktivitas pembangunan yang kian pesat. Salah satu caranya adalah dengan pemilihan sarana transportasi yang lebih ramah lingkungan, yaitu mengakomodasi kendaraan tidak bermotor. Trend saat ini gaya hidup yang ramah lingkungan di berbagai kota di Indonesia dilakukan dengan pemanfaatan sepeda sebagai alternatif untuk mendukung pergerakan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : Mengetahui bentuk geometrik pada 6 ruas jalan di kawasan Universitas Palangka Raya untuk diterapkannya jalur sepeda, Mengkaji hubungan antara jarak perjalanan mahasiswa dari rumah menuju kampus dengan moda transportasi yang digunakan mahasiswa di Kawasan Kampus Universitas Palangka Raya, Membuat desain jalur sepeda yang sesuai dengan Kawasan Kampus Universitas Palangka Raya yang belum terdapat jalur sepeda. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perhitungan Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) dan Perhitungan Analisis Cross Tab. Menurut hasil analisis data dari Cross Tab yang telah dilakukan diketahui jika terdapat hubungan yang signifikan antara moda transportasi yang digunakan dengan jarak. Dengan menggunakan metode analisis Cross Tab dapat dilihat hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara moda dan jarak karena nilai Pearson Chi-Square (212,373) > nilai Chi-Square Distribution Table (12,591). Diketahui dari hasil responden dengan jarak rumah ke kampus kurang dari 1 km, mayoritas responden menggunakan sepeda sebesar (51,7 %) data ini didapatkan dari hasil pengisian kuesioner Google Form yang telah diisi oleh 342 responden.
Potensi Pengembangan Bus Pariwisata Bus Rapid Transit Kota Palangka Raya Muhammad Betang Bagaskara; Sutan Parasian Silitonga; Ina Elvina
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5528

Abstract

Bus Rapid Transit (BRT) is a fast, convenient, safe and timely bus infrastructure, vehicle, and system in Palangka Raya City, Central Kalimantan, Indonesia. The emergence of Bus Rapid Transit (BRT) is something that is expected to be able to answer the needs of the community for the need for safe and comfortable tourism transportation. With the existence of Bus Rapid Transit (BRT) transportation, researchers conducted a study to find out the public's interest in Bus Rapid Transit (BRT) transportationin Palangka Raya City. This research was conducted by distributing questionnaires and interviews to 100 respondents. Data analysis with the SPSS program using the logit binary method. From this analysis we can see factors of public interest in using Bus Rapid Transit (BRT). Based on the results of research, people are interested in using Bus Rapid Transit (BRT) transportation. Based on the result of research, people are interested in using Bus Rapid Transit (BRT) transportation, which is influenced by vehicle ownership, experience using tourist buses within the city and frequency of travel in a month. Based on theresults of data analysis of tariff variables, it was found that 24% of the public disagreed if the tariff wasset and 76% of the public agreed if the tariff was set.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pengunjung Pada Kawasan Pusat Perbelanjaan di Pusat Perbelanjaan Mentaya Kevin Liandro; Sutan Parasian Silitonga; Murniati Murniati
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5110

Abstract

Travel attraction, especially in the Mentaya Shopping Center shopping area, is one of the problems that causes congestion. Therefore, it is necessary to solve the transportation problem. The first step is to know the characteristics of the trip attraction and evaluate the level of visitor satisfaction with the current condition of the Mentaya Shopping Center. The research was conducted by distributing questionnaires to 105 respondents at the Mentaya Shopping Center. The analysis used is descriptive analysis to determine the characteristics of the trip attraction and the measurement of the results of the level of visitor satisfaction using a Likert scale. Based on data from filling out questionnaires by 105 respondents, it is known that the average visitor is 21-30 years old, female, most of them work as private workers with the last education of high school (SMA), the average travel time is 20 minutes, the average travel distance is 15 km, the mode used is a motorbike, the highest average income of visitors is Rp. 2,000,000 – Rp. 4,000,000, the origin of most visitors coming from home, the intensity of the visitor's trip for 1 week is 1 time, the purpose of visitors is to buy basic goods. In general, visitors are satisfied with the current state of the Mentaya Shopping Center with a satisfied percentage of 49.5%.
Evaluasi Terminal Tipe A di Kota Palangka Raya (Studi Kasus : Terminal W.A. Gara) Ayu Andinie; Robby Robby; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5923

Abstract

Terminal adalah tempat pemberhentian angkutan umum baik angkutan kota maupun antar kota. Terminal W.A Gara merupakan satu-satunya terminal tipe A yang berada di Kota Palangka Raya dengan luas lahan 5,6 hektar. Berdasarkan hasil penelitian kondisi Terminal W.A. Gara saat ini tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab ketidakoptimalan terminal dan mencari solusi untuk mengoptimalisasi terminal. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan keadaan terminal terhadap Peraturan Menteri Penhubungan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2021 dan mencari solusi optimalisasi terminal dengan melakukan wawancara kepada 9 orang ahli terminal Kota Palangka Raya untuk dianalisis menggunakan metode analisis hierarki proses. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab tidak optimalnya terminal yaitu faktor lokasi, aksesibilitas, keamanan dan kenyamanan. Menurut para ahli alternatif paling penting untuk mengoptimalisasi terminal adalah membuat peraturan daerah terkait Standar Operasional Terminal dengan bobot 43,3%, melengkap fasilitas dan pelayanan terminal dengan bobot 30,3 % dan peningkatan infrastruktur terminal dengan bobot 26,5%. Berdasarkan hasil evaluasi direkomendasikan untuk membuat peraturan daerah terkait standar operasional prosedur terminal mencakup aksesibilitas menuju terminal, integrasi moda transportasi dan melakukan penegakan hukum terhadap orang yang melanggar agar tidak ada lagi pengguna terminal yang naik dan turun di luar terminal.