Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Terminal Tipe A di Kota Palangka Raya (Studi Kasus : Terminal W.A. Gara) Ayu Andinie; Robby Robby; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5923

Abstract

Terminal adalah tempat pemberhentian angkutan umum baik angkutan kota maupun antar kota. Terminal W.A Gara merupakan satu-satunya terminal tipe A yang berada di Kota Palangka Raya dengan luas lahan 5,6 hektar. Berdasarkan hasil penelitian kondisi Terminal W.A. Gara saat ini tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab ketidakoptimalan terminal dan mencari solusi untuk mengoptimalisasi terminal. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan keadaan terminal terhadap Peraturan Menteri Penhubungan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2021 dan mencari solusi optimalisasi terminal dengan melakukan wawancara kepada 9 orang ahli terminal Kota Palangka Raya untuk dianalisis menggunakan metode analisis hierarki proses. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab tidak optimalnya terminal yaitu faktor lokasi, aksesibilitas, keamanan dan kenyamanan. Menurut para ahli alternatif paling penting untuk mengoptimalisasi terminal adalah membuat peraturan daerah terkait Standar Operasional Terminal dengan bobot 43,3%, melengkap fasilitas dan pelayanan terminal dengan bobot 30,3 % dan peningkatan infrastruktur terminal dengan bobot 26,5%. Berdasarkan hasil evaluasi direkomendasikan untuk membuat peraturan daerah terkait standar operasional prosedur terminal mencakup aksesibilitas menuju terminal, integrasi moda transportasi dan melakukan penegakan hukum terhadap orang yang melanggar agar tidak ada lagi pengguna terminal yang naik dan turun di luar terminal.
Potensi Pengembangan Bus Pariwisata Bus Rapid Transit Kota Palangka Raya Muhammad Betang Bagaskara; Sutan Parasian Silitonga; Ina Elvina
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5528

Abstract

Bus Rapid Transit (BRT) is a fast, convenient, safe and timely bus infrastructure, vehicle, and system in Palangka Raya City, Central Kalimantan, Indonesia. The emergence of Bus Rapid Transit (BRT) is something that is expected to be able to answer the needs of the community for the need for safe and comfortable tourism transportation. With the existence of Bus Rapid Transit (BRT) transportation, researchers conducted a study to find out the public's interest in Bus Rapid Transit (BRT) transportationin Palangka Raya City. This research was conducted by distributing questionnaires and interviews to 100 respondents. Data analysis with the SPSS program using the logit binary method. From this analysis we can see factors of public interest in using Bus Rapid Transit (BRT). Based on the results of research, people are interested in using Bus Rapid Transit (BRT) transportation. Based on the result of research, people are interested in using Bus Rapid Transit (BRT) transportation, which is influenced by vehicle ownership, experience using tourist buses within the city and frequency of travel in a month. Based on theresults of data analysis of tariff variables, it was found that 24% of the public disagreed if the tariff wasset and 76% of the public agreed if the tariff was set.
Analisis Pemilihan Sepeda Motor Listrik Berbasis BOK di Kota Palangka Raya Kemuning Gulo; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The population growth in the city of Palangka Raya is increasing every year, therefore the use of transportation is also increasing. One environmentally friendly transportation product is an electric motorbike. This research specifically aims to analyze the selection of BOK-based electric motorbikes in the city of Palangka Raya. Data collection was carried out through face-to-face interviews with electric motorbike users and distributing questionnaires online using Google Form. The data obtained was processed using the PCI method and Microsoft Excel using descriptive analysis techniques and Binary Logit Regression. Based on the results of calculating vehicle operational costs using the PCI method, the results per kilometer are as follows: Conventional Scoopy motorbikes are Rp. 1,251, Beat Btreet type Rp. 1,485, Mio Fino type Rp. 1,562, and the Vespa type is Rp. 1,994. Viar N1 type electric motorbike for IDR. 1,096, U-winfly N9 type Rp. 683, U-winfly T3 type Rp. 572 and the Pacific type is Rp. 657. Selection of vehicles based on vehicle operational cost calculations shows that electric motorbikes are more economical to use than conventional motorbikes
Peningkatan Kualitas Lingkungan Permukiman Kumuh Perkotaan Melalui Program Kampung Bersih Berbasis Masyarakat Sebagai Upaya Penanganan Sampah di Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat Kota Kuala Kapuas Sutan P. Silitonga; Yesser Priono; Amiany
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 1, Mei 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i1.8969

Abstract

Kawasan kumuh di Kota Kuala Kapuas dominan terletak di kawasan bantaran sungai Kapuas yang berlokasi di Kelurahan Selat Hilir. Sebagai Daerah yang berlokasi dekat pasar dan bantaran sungai, kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Selat Hilir tidak pernah lepas dari permasalahan sampah. Penyiapan sarana dan infrastruktur oleh pemerintah Kabupaten ternyata belum mampu mengimbangi produksi sampah domestik yang dihasilkan oleh rumah tangga. Oleh sebab itu tujuan umumnya adalah meningkatkan kualitas lingkungan kawasan permukiman kumuh dari yang semula kotor dan kurang tertata rapi menjadi lingkungan yang bersih dan indah di Kelurahan Selat Hilir. Kegiatan ini sebagai upaya penanganan sampah di Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat Kota Kuala Kapuas dengan harapan dapat: meningkatnya kualitas lingkungan kawasan permukiman kumuh, memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang cara pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan pengelolaan sampah terpadu 3R, mengajak kelompok-kelompok organisasi masyarakat peduli sampah untuk terlibat dan bersama-sama melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas lingkungan kumuh perkotaan melalui program kampung bersih berbasis masyarakat dalam penanganan sampah. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode yang digunakan dalam melakukan pemberdayaan kelompok sasaran yaitu: sosialisasi pengelolaan sampah, pendampingan kegiatan pembuatan bak sampah serta evaluasi
Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Raya untuk Warga SMA Negeri 2 Kahayan Tengah Desi Riani; Salonten; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy; Robby; Supiyan; Murniati; Ina Elvina; Devia; Raden Haryo Saputra
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 2, November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i2.11398

Abstract

SMAN 2 Kahayan Tengah is one of the schools located in Bukit Rawi, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province. In the school there are 150 students, most of whom have used motorised vehicles to get to school and pass through the highway. The purpose of this service is to provide knowledge and is expected to increase the awareness of citizens of SMAN 2 Kahayan Tengah towards traffic rules, signs and markings that apply on the highway. The method of activity implementation is in the form of socialization / lecture. The results of this community service can be seen from the results of questions and answers, interviews and fun quiz, there is a fairly good increase in terms of knowledge and understanding of students regarding traffic rules, signs and markings.
ANALISIS TARIKAN PERJALANAN DI KAWASAN PENDIDIKAN DI KOTA PALANGKA RAYA mia, rahelmia; Silitonga, Sutan Parasian; Riani, Desi
INFO-TEKNIK Vol 25, No 1 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 1 JULI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v25i1.15721

Abstract

Di daerah kawasan pendidikan utama terpusat di Palangka Raya,hal ini menyebabkan tarikan yang signifikan di kawasan tersebut. Untuk antisipasi perkembangan lebih lanjut perlu di prediksi model tarikan nya. Menurut ketentuan dari Menteri perhubungan nomor 75 tahun 2015 yang di sebutkan bahwasanya akomodasi Pendidikan ataupun universitas yang mempunyai sedikit-dikitnya 500 siswa atau Gedung dengan 50 siswanya makan di wajibkan di berlakukannya Analisa pengaruh lalu lintas sampai di butuhkannya pemberlakuan kajian terkait tingginya tahapan perjalanan yang di tampakkan kepada sebagian sekolahan itu serta mengkonsepkan pemodelan jalanan menuju sekolah. Saat pembelajaran Gerakan model tarikan ini di jalankankan dengan memakai Analisa regresi linier ganda yang di mana di ambilnya informasi primer di dapatkannya dari survei tarikan perjalanan dan data sekunder diperoleh dari sekolah berupa data bangunan dan lantai, lahan parkiran, tempat kelas, banyak siswa, guru serta pegawai. Dari hasil studi mendapatkan infromasi pendatang yang mengarah SMAN 1 sebanyak 1415, SMAN 2 sejumlah 1198 serta SMKN 2 sampai 921 dengan waktu tertinggi kehadiran saat pada pukul 06:00 – 08:30 WIB dan saat waktu Kembali pulang dari berawal pukul 13:45 – 15:30 WIB. Dari analisa ini membuahi perolehan bahwasanya variabel bebas yang memberi dampak kepada tarikan jalanan dengan variabel bebas yang mempengaruhi kepada tarikan perjalanan dengan variabel jumlah ruang kelas (X2) dan jenis tarikan perjalanan di dapatkannya yakni Y = 152,05 + 0,45X1 + 34,31X2 – 0,43X3 (r = 0,93). Jenis modelan seperti ini bisa di pergunakan agar terprediksinya banyak taarikan yang akan bisa di Tarik ke sekolahan baru, seraya memakai pendekatan yaitu luas sekolahan.
ANALISIS TARIF BUS DAMRI TRAYEK PALANGKA RAYA – TALAKEN DENGAN METODE KEMENTERIAN PERHUBUNGAN Steven, Steven; Robby, Robby; Silitonga, Sutan Parasian
INFO-TEKNIK Vol 24, No 2 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v24i2.14835

Abstract

Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang sistem transportasinya sudah menggunakan angkutan umum sebagai salah satu sarana transportasi antar daerah, salah satunya adalah angkutan umum bus Damri trayek Palangka Raya – Talaken. Kondisi perkerasan jalan Palangka Raya – Talaken sepanjang kurang lebih 135 km saat ini cukup baik. Tarif yang berlaku untuk bus Damri trayek Palangka Raya – Talaken sebesar Rp. 60.000,-. Tarif yang diberlakukan pada setiap transportasi publik harus ditentukan dengan bijak agar memberikan hasil yang dapat diterima oleh masyarakat dan perusahaan penyedia transportasi sehingga diperlukan analisis pada tarif yang berlaku saat ini. Salah satu cara penentuan tarif suatu kendaraan adalah dengan melihat biaya operasional yang dikeluarkan pada jenis kendaraan tersebut. Pada penelitian ini analisis BOK dihitung menggunakan metode Kementerian Perhubungan. Hasil analisis BOK metode Kementerian Perhubungan didapatkan nilai BOK sebesar Rp. 8.123,455 / km dengan nilai tarif Rp. 59.425,2747. Berdasarkan hasil yang didapatkan tersebut maka tarif bus Damri trayek Palangka Raya – Talaken yang berlaku saat ini masih dapat direkomendasikan.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN JALAN DI KOTA KASONGAN (STUDI KASUS : JALAN KATUNEN – TUMBANG LITING) DASLI, DASLI; Silitonga, Sutan Parasian; Desriantomy, Desriantomy
INFO-TEKNIK Vol 25, No 1 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 1 JULI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v25i1.16208

Abstract

The research results show thatthe type of damage that occurred, from the largest to the smallest, namely: Alligator Cracking with an area of 1642.10 m2 (91.76%), Potholes with an area of 109.15 m2 (6.10%), Depression with an area of 30.10 m2 (1.68%), Rovelling with an area of 4.40 m2 (0.25%), Bleeding with an area of 3.87 m2 (0.22%) ). The level of damage to the Muara Katunen – Tumbang Liting road section is based on the Bina Marga and PCI (Pvaement Condition Index) methods, namely: The Bina Marga method has a road condition value of 1.50 and a priority value of 11.50 (priority value 7 and so on or class C) and MethodsPavement Condition Index (PCI) has a PCI value of 75.06 with a very good rating (very good). The type of maintenance that can be applied to the Muara Katunen – Tumbang Liting road is routine maintenance in the form of demolition and patching using class B lats. The cost required to repair the damage that occurred on the Muara Katunen road – collapsed liting is Rp. 262.239.962
Evaluasi Kinerja APILL di Simpang Empat Bundaran Burung Kota Palangka Raya Natasya, Natasya; Riani, Desi; Silitonga, Sutan Parasian
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i2.577

Abstract

Burung Roundabout is an important roundabout for mobilizing the activities of people entering and leaving the city of Palangka Raya, with the increase in population and the rise in community activities the density of vehicles also increases significantly every year. Traffic problems can occur if there is a lack of coordination in each arm of the roundabout. The research objective is to know the performance of Weaving Area and the performance of APILL at Burung Roundabout. The obtained data consists of quantitative data from field survey data. The data is analyzed using Indonesian Road Capacity Manual (MKJI, 1997). The research result using the calculations from (MKJI, 1997) for the Weaving Area section show that the maximum Capacity (C) obtained is 11,125 smp/h at the DA section. The average traffic delay at the roundabout is 0,77 second/smp with the highest delay index (DS) is 0,22 at the CD section. Consequently the service level during peak hours is classified as grade A. The analysis of APILL at Burung roundabout has good traffic flow result. The highest capacity on the southern arm is 1566 smp/hour and the highest delay is 21 second/smp. The highest queue length is 22 meters on the Southern with a highest saturation degree of 0,44 on the Southern with indicates level of service index C.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA JALAN GARUDA – JALAN TJILIK RIWUT DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM Mariadi, Gerry; Silitonga, Sutan Parasian; Desriantomy, Desriantomy
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.11217

Abstract

Pada simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut, sering terjadi kemacetan karena adanya hambatan samping, volume lalu lintas yang tinggi, dan waktu hijau yang tidak efisien. Hal ini mengakibatkan penurunan kinerja persimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut dalam kondisi eksisting, serta mencari solusi alternatif dengan menggunakan Pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Software vissim. Hasil analisis kinerja persimpangan saat ini menunjukkan bahwa rata-rata tundaan persimpangan (D) adalah 41,69 detik per kendaraan dengan Indeks Tingkat Pelayanan (ITP) E, yang menunjukkan kinerja persimpangan yang tidak stabil. Oleh karena itu, dilakukan penyesuaian waktu lalu lintas sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kinerja persimpangan, dan hasilnya rata-rata tundaan persimpangan (D) menjadi 28,79 detik per kendaraan dengan ITP D, sehingga kinerja persimpangan menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Hasil simulasi menggunakan software vissim juga menunjukkan bahwa solusi alternatif ini beroperasi tanpa memberikan dampak negatif pada arus lalu lintas persimpangan.