Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tarif Ojek Online Lokal Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Di Kota Palangka Raya (Studi Kasus: Kurirku) Fachmi Setiawan; Supiyan Supiyan; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5772

Abstract

Kurirku merupakan sebuah aplikasi kurir dan ojek online lokal yang menawarkan layanan transportasi, pengiriman barang, pemesanan makanan, belanja bahan makanan dan penyedia layanan profesional. Aplikasi ini menyediakan layanan transportasi menggunakan perangkat seluler untuk menjadwalkan permintaan penjemputan penumpang dari lokasi yang ditentukan oleh pengguna dan dikirimkan sesuai dengan urutan baris dalam aplikasi ojek online mobile tersebut. Aplikasi Kurirku dalam penggunaan, kontrol melalui gps sebagai bantuan peta atau peta lokasi. Tarif yang berlaku untuk Ojek Kurirku di Palangka Raya untuk jarak 6 km pertama adalah Rp. 15.000,-. Setelah 6 km dikenakan tarif Rp. 2.000,-/km dan jumlah armada Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya adalah 55 armada sepeda motor. Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019, Kementerian Perhubungan telah menetapkan batas atas dan batas bawah tarif di wilayah Kalimantan Rp.2.100 – Rp.2.500 per kilometer. Oleh karena itu, perlu adanya analisis terhadap tarif Ojek Kurirku berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan untuk mendapatkan berapa besaran tarif standar Kurirku di Kota Palangka Raya. Tugas akhir ini memperhitungkan besar biaya operasional kendaraan dan memperhitungkan tarif Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya. Sampel kendaraan yang dipilih dalam analisis adalah motor merek Honda, Yamaha dan Suzuki. Biaya operasional kendaraan diperhitungkan dengan mengacu pada peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2002 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019. Tarif Ojek Kurirku untuk motor Honda PCX 150 (2020) adalah Rp. 2.396,-/km, tarif Ojek Kurirku motor Yamaha NMAX 155 STD (2020) adalah Rp. 2.447,-/km dan tarif Ojek Kurirku motor Suzuki Nex II STD (2019) adalah Rp. 2.109,-/km.Kata Kunci: Biaya Operasional Kendaraan, Biaya Langsung, Biaya Tidak Langsung, Tarif.
Evaluasi Angkutan Umum Perdesaan Bus Damri Rute Tabak Kanilan - Buntok De Hilary Gulani; Sutan Parasian Silitonga; Murniati Murniati
INFO-TEKNIK Vol 24, No 1 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 1 JULI 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v24i1.14742

Abstract

Angkutan umum perdesaan Desa Tabak Kanilan memiliki bus perintis berjenis Bus Damri ukuran sedang ekonomi non AC. Bus ini melayani rute/trayek Tabak Kanilan – Buntok (pulang – pergi). Beberapa kelemahan Bus Damri perintis ini antara lain tidak memiliki jadwal yang tetap, waktu perjalanan yang terbatas/kurang, fasilitas yang ada di dalam Bus Damri yang tidak memadai dan tidak sesuai dengan standar angkutan umum, cara mengemudi kendaraan yang tergolong sembarangan dan membahayakan keselamatan penumpang Bus Damri serta kondisi internal dan eksternal yang masih cukup buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja pelayanan angkutan umum Bus Damri trayek Tabak Kanilan – Buntok. Serta untuk menganalisis pelayanan angkutan umum perdesaan pada rute Tabak Kanilan Buntok. Kesimpulan yang didapat dari kinerja pelayanan angkutan umum Bus Damri adalah sebagai berikut tujuan perjalanan adalah pusat perbelanjaan atau pasar.Waktu tunggu mendapat tempat duduk adalah < 5 menit, waktu tempuh perjalanan ke tujuan antara 30 - 60 menit. Load factor Bus Damri sebesar ± 0,28. Waktu perjalanan ke terminal tujuan < 90 menit. Kinerja pelayanan masih jauh dari keinginan /harapan penumpang Bus Damri.
Pembuatan Digital Elevation Model Universitas Palangka Raya Menggunakan Drone dan GPS Geodetik Raden Seandy Novaryansyah Pradana Putra; Desi Riani; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v1i1.8222

Abstract

The Digital Elevation Model (DEM) contains elevation and slope information, making interpretation easierso that it is a fundamental element of geospatial data and can be used as a mapping source. The use oftechnology in the field of photogrammetric mapping is demonstrated by the use of Unmanned Aerial Vehicle(UAV) or drones in mapping and Geodetic GPS tied to benchmarks to obtain Ground Control Point (GCP)coordinates as ground control points. This research aims to make the Palangka Raya University DEM usingUAV and Geodetic GPS. In processing aerial photo data, the photogrammetric method is used. The time fortaking aerial photo data begins on 14-21 October 2022 which is divided into 10 flying missions with a flightaltitude of 100 m, overlap and sidelap of 75%, and camera angle of 90 with a total of 7,935 photos. GCP dataretrieval using the Real Time Kinematic (RTK) method with Geodetic GPS was carried out on October 14,2022 with a total of 33 coordinate points. The DEM that has been formed can be seen that mapping usingUAVs/drones and Geodetic GPS produces high-resolution photo data that can be used for making DigitalElevation Models (DEMs) with the highest altitude at Palangka Raya University, namely 90 meters and thelowest altitude at 50 meters. The DEM resolution obtained is 18.1 cm/pixel and the interpolation point densityis 30.7 points/m2.
Analisis Penggunaan Metode All or Nothing Assignment dalam Mengestimasi Rute Transportasi Menuju Universitas Palangka Raya Putri Elicabeth Manalu; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy Desriantomy
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6897

Abstract

The number of students who increase every year has an impact on increasing traffic usage, and traffic conditions have a negative impact on the less than optimal operation of existing facilities, such as on-street parking lots located in several different places. In this study, the problem is how the transportation route to Palangka Raya University is currently which aims to determine the load of road sections based on the shortest route taken by a vehicle from the starting point to Palangka Raya University. Data collection is done by distributing online questionnaires, namely via google form, the data obtained is processed with Microsoft excel with descriptive analysis method. Based on the results obtained, the route choice on Jalan Rajawali is dominated by the route Jalan Badak III-Jalan Lele-Jalan Tingang-Jalan Bukit Kaminting 89%, on Seth Adji road, namely the route Jalan Nyai Undang - Jalan RTA Milono - Jalan Raden Saleh - Jalan G. Obos - Jalan Sultan Hasannudin. Obos - Jalan Sultan Hasannudin - Jalan Yos Sudarso as much as 69%, on Jalan Ahmad Yani, namely the route Jalan Sulawesi - Jalan A.Yani - Jalan Di Panjaitan - Roundabout Besar Palangka Raya - Jalan Yos Sudarso 81%, and on Jalan RTA Milono, namely the route Palangka Raya Bird Roundabout - Jalan Temanggung Tilung - Jalan G.Obos - Jalan Galaxy Raya - Jalan Yos Sudarso 81%. From the results it can be concluded that the route choice factor based on the shortest travel distance affects students in choosing transportation routes.
Skenario Pengembangan Mini Bus Elektrik Sebagai Pengganti Angkutan Umum Konvensional di Kota Palangka Raya Bijaksana Surbakti; Sutan Parasian Silitonga; Desi Riani
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6833

Abstract

Saat ini trend penggunaan angkutan umum modern mutlak diperlukan. Penggunaan moda kapasitas tinggi, bahan bakar murah, efisien dan ramah lingkungan penting dikembangkan di Kota Palangka Raya. Adanya minat masyarakat untuk mencoba angkutan umum baru, sehingga tecapainya juga visi dan misi Pemerintahan Kota Palangka Raya. Penelitian ini juga bertujuan untuk membuat design suatu simulasi sistem angkutan umum modern menggunakan bus dengan sistem elektrik. Penelitian dimulai pada pengumpulan data primer dan data sekunder melalui pengamatan di lapangan selama 3 hari. Jumlah bus berdasarkan rute yang direkomendasikan, Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa skenario pengembangan mini bus elektrik terbaik untuk Kota Palangka Raya ada 5 (lima) rute dengan 56 titik halte yang direkomendasikan untuk Kota Palangka Raya. Jumlah armada yang direkomendasikan untuk semua rure berdasarkan waktu tempuh adalah 97 unit. Model mini bus elektrik yang direkomendasikan untuk Kota Palangka Raya berkapasitas 28 seat. Jam pelayanan mini bus elektrik ini dimulai pukul 05.30 WIB sampai 21.30 WIB Selain itu, adanya pengembangan moda angkutan umum mini bus elektrik ini, diharapkan akan meningkatkan tingkat pelayanan atau Level of Service (LOS) pada ruas jalan di Kota Palangka Raya.
PEMODELAN PEMILIHAN MODA ANTARA BUS DAN TRAVEL DENGAN METODE REVEALED PREFERENCE RUTE PALANGKA RAYA–PANGKALAN BUN Rovenri Nobel M. Hutasoit; Sutan Parasian Silitonga; Ina Elvina
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i1.9047

Abstract

Jenis moda transportasi terus berkembang dan semakin beragam, sehingga pemilihan moda tersebut perlu dilakukan. Salah satunya adalah pilihan moda transportasi darat, khususnya antara bus dan travel, dimana terdapat persaingan karena keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Pengunjung Palangka Raya-Pangkalan Bun dihadapkan pada pilihan moda alternatif, yaitu travel dan bus. Setiap moda memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat dipengaruhi oleh pengelolaan pelayanan transportasi, yang menunjukkan bahwa dengan menggunakan dua alternatif moda dapat bersaing satu sama lain, yaitu travel dan bus. Orang cenderung memilih alat transportasi mana yang akan digunakan untuk bepergian dari segi tarif, waktu, kenyamanan, dan keamanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis model pemilihan moda antara travel dan bus, dan menganalisis karakteristik sosial ekonomi dan karakteristik perjalanan penumpang. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan pertanyaan kepada 248 responden dan wawancara. Analisis data dengan program SPSS menggunakan metode binary logit atau binomial logit. Dari analisis tersebut dapat diketahui faktor pemilihan moda rute Palangka Raya–Pangkalan Bun dengan menggunakan travel dan bus. Berdasarkan pengujian data menggunakan metode logit binomial, didapatkan 17 variabel bebas yang akan diuji signifikannya terhadap variable terikat (pilihan bus dan travel). Maka diperoleh model UIM = 8,808 + 1,434(X1) – 1,862(X2) – 4,124(X3) – 5,115(X4) + 3,328(X5) dengan variabel yang sudah di uji signifikansinya.
Analysis of Interest In Using Electrical Bicycles in Palangka Raya Vivien Nopella Valentina; Robby Robby; Sutan Parasian Silitonga
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v5i2.606

Abstract

Every year the number of population growth is increasing, therefore the use of transportation is also increasing. With the existence of environmentally friendly transportation products, it is hoped that more and more people will contribute to using them to reduce the impact of global warming. One of the environmentally friendly transportation products is an electric bicycle. This study specifically aims to analyze the characteristics of electric bicycle mode selection and analyze the electric bicycle mode selection model in the city of Palangka Raya. The development of electric bicycles in anticipation of depleting reserves of fuel oil has begun. Palangka Raya City is one of the cities where the use of electric bicycles is gaining popularity. The Logit Binomial model was used to analyze the data from the sort of survey employed in this research, which was based on respondents' expressed preferences. According to the findings of the research, it was shown that what influenced interest in choosing the mode of electric bicycle use were the variables age (X1), gender (X2), family structure (X3), motorcycle ownership (X11), long distance traveled (X15), education/school (X22), spending per month (X24) it is obtained that the overall model prediction rate variable is 79%.
Analisis Tarif Ojek Online Lokal Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Di Kota Palangka Raya (Studi Kasus: Kurirku) Fachmi Setiawan; Supiyan Supiyan; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5772

Abstract

Kurirku merupakan sebuah aplikasi kurir dan ojek online lokal yang menawarkan layanan transportasi, pengiriman barang, pemesanan makanan, belanja bahan makanan dan penyedia layanan profesional. Aplikasi ini menyediakan layanan transportasi menggunakan perangkat seluler untuk menjadwalkan permintaan penjemputan penumpang dari lokasi yang ditentukan oleh pengguna dan dikirimkan sesuai dengan urutan baris dalam aplikasi ojek online mobile tersebut. Aplikasi Kurirku dalam penggunaan, kontrol melalui gps sebagai bantuan peta atau peta lokasi. Tarif yang berlaku untuk Ojek Kurirku di Palangka Raya untuk jarak 6 km pertama adalah Rp. 15.000,-. Setelah 6 km dikenakan tarif Rp. 2.000,-/km dan jumlah armada Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya adalah 55 armada sepeda motor. Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019, Kementerian Perhubungan telah menetapkan batas atas dan batas bawah tarif di wilayah Kalimantan Rp.2.100 – Rp.2.500 per kilometer. Oleh karena itu, perlu adanya analisis terhadap tarif Ojek Kurirku berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan untuk mendapatkan berapa besaran tarif standar Kurirku di Kota Palangka Raya. Tugas akhir ini memperhitungkan besar biaya operasional kendaraan dan memperhitungkan tarif Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya. Sampel kendaraan yang dipilih dalam analisis adalah motor merek Honda, Yamaha dan Suzuki. Biaya operasional kendaraan diperhitungkan dengan mengacu pada peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2002 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019. Tarif Ojek Kurirku untuk motor Honda PCX 150 (2020) adalah Rp. 2.396,-/km, tarif Ojek Kurirku motor Yamaha NMAX 155 STD (2020) adalah Rp. 2.447,-/km dan tarif Ojek Kurirku motor Suzuki Nex II STD (2019) adalah Rp. 2.109,-/km.Kata Kunci: Biaya Operasional Kendaraan, Biaya Langsung, Biaya Tidak Langsung, Tarif.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pengunjung Pada Kawasan Pusat Perbelanjaan di Pusat Perbelanjaan Mentaya Kevin Liandro; Sutan Parasian Silitonga; Murniati Murniati
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5110

Abstract

Travel attraction, especially in the Mentaya Shopping Center shopping area, is one of the problems that causes congestion. Therefore, it is necessary to solve the transportation problem. The first step is to know the characteristics of the trip attraction and evaluate the level of visitor satisfaction with the current condition of the Mentaya Shopping Center. The research was conducted by distributing questionnaires to 105 respondents at the Mentaya Shopping Center. The analysis used is descriptive analysis to determine the characteristics of the trip attraction and the measurement of the results of the level of visitor satisfaction using a Likert scale. Based on data from filling out questionnaires by 105 respondents, it is known that the average visitor is 21-30 years old, female, most of them work as private workers with the last education of high school (SMA), the average travel time is 20 minutes, the average travel distance is 15 km, the mode used is a motorbike, the highest average income of visitors is Rp. 2,000,000 – Rp. 4,000,000, the origin of most visitors coming from home, the intensity of the visitor's trip for 1 week is 1 time, the purpose of visitors is to buy basic goods. In general, visitors are satisfied with the current state of the Mentaya Shopping Center with a satisfied percentage of 49.5%.
Analisis Simpang Jalan Rajawali Jalan Tingang Menggunakan Software Vissim Astika Wulansari; Robby Robby; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6913

Abstract

Kinerja suatu simpang adalah faktor utama dalam membantu penanganan yang tepat dalam mengoptimalkan fungsi simpang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja simpang dan memberikan alternatif agar kinerja simpang lebih baik lagi. Penelitian dilakukan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan Software Vissim. Survei dilakukan selama 5 hari saat jam sibuk pada tiap simpang. Data yang diperoleh dari survei adalah data geometrik, volume arus lalu lintas, waktu sinyal dan kondisi lingkungan. Hasil analisis yang diperoleh pada simpang Jl. Rajawali Jl. Tingang untuk kondisi eksisting memiliki tingkat pelayanan D dengan tundaan rata-rata 39,33 dtk/skr dan Software Vissim diperoleh tingkat pelayanan C dengan tundaan rata-rata 32,02 dtk/skr. Kinerja simpang kurang bekerja secara optimal, maka dilakukan alternatif III yaitu perubahan fase dari empat fase menjadi dua fase dan pengaturan ulang waktu siklus lampu lalu lintas. Simpang Jl. Rajawali Jl. Tingang dilakukan pengaturan ulang waktu siklus 94 detik menjadi 40 detik untuk mendapatkan tundaan rata-rata 11,14 dtk/skr dengan tingkat pelayanan B di Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan tundaan rata-rata 7,53 dtk/skr dengan tingkat pelayanan A di Software Vissim.