p-Index From 2021 - 2026
7.363
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Pemahaman Orangtua dan Guru tentang Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini melalui Kegiatan Seminar Pendidikan : (Penelitian Tindakan Kelas di TK PTPN VII Trikora Lampung Selatan) Devi Nawang Sasi; Syafrudin, Ulwan
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 01 (2019): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v3i01.3340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan peningkatan pemahaman orang tua dan guru tentang hakikat pendidikan anak usia dini melalui kegiatan seminar pendidikan. Sedangkan fokus penelitiannya adalah; (1) Bagaimana gambaran obyektif pemahaman orang tua dan guru tentang hakikat pendidikan anak usia dini di TK PTPN VII Trikora Lampung Selatan?, (2) Bagaimana proses pelaksanaan kegiatan seminar yang dapat meningkatkan pemahaman orang tua dan guru tentang hakikat pendidikan anak usia dini?, (3) Bagaimana pemahaman orang tua dan guru tentang hakikat pendidikan anak usia setelah mengikuti kegiatan seminar di TK PTPN VII Trikora Lampung Selatan? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), yang dilaksanakan dengan beberapa tahap yaitu; 1) perencanaan 2) tindakan 3) evaluasi 4) refleksi. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dengan menggunakan beberapa instrumen, yaitu; observasi, wawancara, catatan lapangan dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian setelah diadakannya seminar tentang hakikat pendidikan anak usia dini mengalami perubahan atau peningkatan secara bertahap dalam setiap siklusnya. Orang tua dan guru menyadari bahwa pembelajaran yang sesungguhnya di jenjang pendidikan anak usia dini yaitu belajar melalui bermain, sebab anak usia dini adalah masanya bermain, belum mampu berkonsentrasi dalam jangka waktu yang lama. Rekomendasi ditujukan kepada para guru dan orang tua dalam mengembangkan keterampilan anak usia dini agar dapat berlangsung sesuai ciri anak masing-masing baik dari aspek usia maupun keunikan pribadinya. Adalah sangat ideal bila orang tua dan guru dapat menyediakan alat permainan yang bervariasi.
Peran Orang Tua Dalam Proses Penyesuaian Diri Anak Usia Dini Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di Rumah Sari, Desi Okta; Drupadi, Risky; Syafrudin, Ulwan
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.7001

Abstract

The role of parents is very much needed during the process of learning activities for children at home, namely providing education to their children so that they understand about the current pandemic. This research was conducted with the aim of knowing the role of parents in the process of adapting to early childhood learning activities at home. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection through interviews and observations. Data analysis techniques consisted of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that parents play a role in the application of learning at home during the pandemic in educating children including mentoring and as a motivator. Therefore, it can be said that the role of parents in children's adjustment needs to be improved so that children can be more optimal in participating in learning activities at home.
Pemerolehan Bahasa Inggris Anak Usia Dini Risarani, Syadita Tria; Syafrudin, Ulwan; Oktarina, Renti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2435

Abstract

Penguasaan bahasa bahasa pertama seorang anak, yaitu bahasa ibunya. Pertama kali seorang anak lahir dia bertemu ibunya. Anak juga paling dekat dengan ibunya, mulai dari mempelajari hal-hal yang bersifat umum hingga hal-hal yang khusus/spesifik. Bahasa kedua anak diperoleh melalui lingkungan sekitar, seperti sekolah dan lingkungan rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemerolehan kedua anak (Bahasa Inggris) pada anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan media pembelajaran kartu bergambar agar pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan. Dengan maksud agar pendidikan di tingkat PAUD atau PAUD diharapkan penguasaan bahasa Inggris menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan perlakuan (treatment) langsung terhadap objek penelitian. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa penguasaan bahasa Inggris pada anak usia dini dengan memberikan materi yang berkaitan dengan kosa kata bahasa Inggris merupakan kelemahan anak. Dengan adanya perlakuan pemberian materi kosakata bahasa Inggris dan tes yang diberikan, baik pre-test maupun post-test, diketahui bahwa penguasaan kosakata anak mengalami peningkatan sehingga hal ini berdampak pada peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris anak.
Interactive Media for Increasing Logical-Mathematical Intelligences in Differentiated Instruction Practice Sofia, Ari; Syafrudin, Ulwan; Yulistia, Annisa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5593

Abstract

Logical mathematical intelligence is important to be trained from an early age in the demands of 21st century competencies, because it is related to problem-solving ability, a logical thinking, and numerical processing skills in daily life practices of early children. One alternative way to increase this intelligence is to use interactive media as a practice of digitalization and differentiated instruction in learning activities.  Based on the problem, this study aims to increase the logical-mathematical intelligence of early childhood through the implementation of interactive media in learning activities.  This research method used pre-experiment design in the form of one group pre-test and post-test.  The sample in this study were children aged 5-6 years with a total of 21 children.  Data collection instruments using logical mathematical intelligence observation sheets.  Data analysis techniques using paired sample t-test.  The result of the data analysis showed that the Sig. (2 tailed) of 0,000 < 0,05.  Thus, there is an effect of implementing interactive media to improve logical-mathematical intelligence in early childhood learning by using differentiated learning practices.
Identifikasi Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5-6 Tahun di TK Al-Muttaqin Pratiwi, Oppy Anggun; Syafrudin, Ulwan; Oktaria, Renti
Jurnal Penelitian Medan Agama MEDAN AGAMA, VOL. 14, NO. 2, DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58836/jpma.v14i2.16105

Abstract

The purpose of this study was to measure the development of interpersonal intelligence in children aged 5-6 years at Al Muttaqin Kindergarten, Baradatu District, Way Kanan Regency. This research is motivated by the existence of children's behavior that has not led to the interpersonal intelligence of children at the age of 5-6 years. This research is a type of research with a quantitative descriptive approach. The subjects of this study were 22 children in Group B of Al-Muttaqin Kindergarten, Baradatu District, Way Kanan Regency. The object of this research is interpersonal intelligence. Data collection techniques used are observation and documentation. The research instrument was in the form of an observation sheet (checklist). The results of this study are that the interpersonal intelligence of children aged 5-6 years in Al-Muttaqin Kindergarten, Baradatu District, Way Kanan Regency is included in the good criteria. The development of children's interpersonal intelligence can be influenced by several factors, including the stimulation given to children, differences in individual characteristics, and the environment that influences differences in individual behavior. 
Strategi Afektif Dalam Mengatasi Permasalahan Pemalu Pada AUD: Faktor Penyebab, Pendekatan, Dan Dampak Psikososial Rizky Aprilia Pratiwi; Syafrudin, Ulwan; Oktaria, Renti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v5i2.6070

Abstract

The problem of shyness in early childhood cannot be left alone because it will affect their personality. The existence of this study aims to find out about what are the causal factors of shyness problems in children aged 8 years and how to deal with these shy problems. This study uses a qualitative approach to the type of case study. With the main subject of the research is an 8 year old child in the sub-district of Tanjung Senang, the city of Bandar Lampung. The results of this study found that the factors causing the problem of shyness in children consisted of internal factors and external factors. The ways that can be done to overcome the problem of shyness are by inviting their children out of the house to interact with neighbors, introducing children to children their age, encouraging children to play with friends outside the home, and limiting children from using cellphones so that children are not engrossed in themselves.
Pelatihan Merancang Pembelajaran Berbasis Deep learning pada Guru PAUD Asih Budi Kurniawati; Een Y. Haenilah; Devi Nawangsasi; Ulwan Syafrudin; Susanthi Pradini
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan anak usia dini menuntut pendekatan pembelajaran yang bermakna dan mendalam. Namun, guru PAUD masih menghadapi tantangan dalam menyusun rencana pembelajaran yang mengacu pada prinsip deep learning. Tiga prinsip utama deep learning adalah mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan). Pendekatan ini berfokus pada pemahaman konsep secara komprehensif serta pengembangan keterampilan berpikir kritis sejak dini. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas, inklusif, dan merata bagi semua. Selain itu, konsep meaningful learning juga berperan penting, karena terjadi ketika anak mampu mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki, sehingga meningkatkan pemahaman, motivasi, dan hasil belajar. Kurikulum yang mendukung meaningful learning menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan menarik bagi anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru PAUD dalam merancang pembelajaran berbasis deep learning. Fokusnya meliputi penyusunan indikator capaian perkembangan, perancangan kegiatan eksploratif dan reflektif, serta evaluasi autentik. Melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan, diharapkan guru mampu menyusun perangkat pembelajaran yang menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak secara holistik dan kontekstual.