Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect Of Applying Corn Leaf Flour And Seaweed To The Parts Of Broiler Chicken Carcasses Kept In Litter Cages Sri Selvi Suudi; Ellen J. Saleh; Suparmin Fathan; Srisukmawati Zainudin
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 01 (2026): January- March, International Journal of Technology and Education Research (IJ
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i01.2729

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of carcass parts on broiler chickens fed corn leaf flour and seaweed. This study used a Complete Random Design (RAL) with 6 treatments and 4 replicates. The treatment provided was the administration of seaweed flour and corn leaf flour to 96 broiler chickens aged 2 weeks. The experimental feed used in this study was P0 (commercial feed), P1 (10% corn leaf meal), P2 (10% seaweed meal), P3 (5% corn leaf meal + 15% seaweed meal), P4 (10% corn leaf meal + 10% seaweed meal), and P5 (15% corn leaf meal + 5% seaweed meal). The observed research variables were cut weight, chest weight, thighs, wings, and back. The results of this study were that corn leaf flour and seaweed flour did not have a real effect on the weight value of the chest, thighs, wings, and back. It was concluded that the application of corn leaf flour and seaweed had an effect on the weight of the broiler chicken carcass
Kualitas Fisik Daging Ayam Broiler Yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Daun Jagung Dan Tepung Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Prasetiyanto, Riswanoko Dwi; Zainudin, Srisukmawati; Mukhtar, Muhammad; Saleh, Ellen J; Fathan, Suparmin
Jurnal Sains Ternak Tropis Vol 4, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jstt.4.1.20-27.2026

Abstract

This study aims to analyze the physical quality of broiler chicken meat fed with feed containing corn leaf flour and seaweed flour (Eucheuma cottonii). This experiment used a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 replicates. A total of 96 broiler chickens were divided into 6 treatments, with each treatment unit consisting of 4 chickens. The variables observed were pH, water holding capacity (WHC), meat color, and cooking loss. The research data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that the addition of corn leaf flour and seaweed flour had a significant effect on the pH value and color of the meat (P<0.05). Water retention tended to increase in the mixed treatment, although not significantly (P>0.05). The cooking shrinkage value did not differ significantly (P>0.05). The conclusion of this study is that feeding broilers with corn leaf flour and seaweed flour supplements can improve the physical quality of their meat, especially in terms of pH and color, although it has no significant effect on water-holding capacity and cooking loss.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik daging ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung daun jagung dan tepung rumput laut (Eucheuma cottonii). Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 6 perlakuan dengan 4 ulangan, sebanyak 96 ekor ayam broiler dibagi dalam 6 perlakuan, dimana setiap unit perlakuan terdiri 4 ekor. Variabel yang diamati adalah pH, daya ikat air (WHC), warna daging dan susut masak. Data hasil penelitian dianalisis mengunakan analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun jagung dan tepung rumput laut berpengaruh nyata terhadap nilai pH dan warna daging (P<0,05). Daya ikat air cenderung meningkat pada perlakuan campuran, meskipun tidak signifikan (P>0,05). Nilai susut masak tidak berbeda nyata (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian pakan dengan tambahan tepung daun jagung dan tepung rumput laut mampu memperbaiki kualitas fisik daging broiler terutama pada parameter pH dan warna, meskipun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap daya ikat air dan susut masak.
PENGARUH KEPADATAN KANDANG TERHADAP TINGKAH LAKU KONSUMSI PAKAN, MINUM, DAN ISTRAHAT AYAM BROILER Humola, Regina Rahmatia; Octa, Niluh Putu; Fathan, Suparmin; Laya, Nibras Karnain
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepadatan kandang terhadap tingkah laku konsumsi pakan, minum, dan istirahat ayam broiler. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan kepadatan yaitu P1 = 8 ekor/m², P2 = 10 ekor/m², dan P3 = 12 ekor/m², masing-masing tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan kandang berpengaruh nyata terhadap perilaku ayam broiler. Semakin tinggi kepadatan, semakin rendah aktivitas konsumsi pakan, minum, dan istirahat. Kepadatan 8 ekor/m² memberikan hasil terbaik pada semua parameter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepadatan kandang merupakan faktor penting dalam manajemen pemeliharaan ayam broiler yang memengaruhi kesejahteraan dan produktivitasnya.
PENGGUNAAN TEPUNG RUMPUT LAUT DAN TEPUNG DAUN JAGUNG DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS DAGING AYAM BROILER Fikdar; Srisukmawati Zainudin; Sri Suryaningsih Djunu; Suparmin Fathan
Farm - Jurnal Ilmu Peternakan Vol 2 No 1 (2026): Farm : Jurnal Ilmu Peternakan
Publisher : Program Studi Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pakan yang mengandung tepung rumput laut (Eucheuma cottonii) dan tepung daun jagung terhadap kualitas fisik daging ayam broiler yang dipelihara pada kandang litter. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Ayam broiler yang digunakan sebanyak 96 ekor unsex. Variabel yang diamati meliputi derajat keasaman (pH), daya ikat air (DIA), susut masak dan warna (L= kecerahan, a= kemerahan, b= kekuningan) daging ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pakan yang mengandung tepung rumput laut dan tepung daun jagung berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH, Daya ikat air menunjukkan kecenderungan meningkat meskipun tidak berbeda nyata (P>0,05), Perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0.05) atau memberikan pengaruh yang sama terhadap susut masak daging broiler dan warna daging (nilai L= kecerahan dan a= kemerahan,) namun berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap nilai b = kekuningan. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung rumput laut dan tepung daun jagung dalam pakan dapat memberikan pengaruh terhadap nilai pH daging broiler dan tidak berpengaruh terhadap daya ikat air, susut masak dan warna daging broiler
Analisis Baseline Self-Regulated Learning Siswa: Kerangka Konseptual Baru Integrasi PBL dan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran IPA Lanio, Altri Rahmadhani; Odja, Abdul Haris; Amali, Lanto Mohamad Kamil; Fathan, Suparmin; Latjompoh, Masra; Ali, Ramli R.; Amali, Mohamad Kamil
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v5i3.5273

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut integrasi strategi pembelajaran inovatif yang mengoptimalkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menganalisis kecenderungan awal Self-Regulated Learning (SRL) siswa dalam konteks Problem-Based Learning (PBL) dengan potensi integrasi Artificial Intelligence (AI). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, penelitian melibatkan 30 responden di lingkungan pesantren pada Agustus 2025. Instrumen penelitian berupa angket SRL skala Likert 1-4 yang mencakup enam indikator utama: forethought, performance, motivational belief, self-control & persistence, help-seeking & collaboration, dan self-reflection. Temuan penelitian menunjukkan hierarki capaian SRL dengan dimensi Forethought mencapai skor tertinggi (78,13%), diikuti Self-Reflection (73,44%), Performance (73,63%), Motivational Belief (71,09%), Help-Seeking & Collaboration (69,92%), dan Self-control & Persistence (69,53%). Variasi capaian individual berkisar dari hampir 90% hingga di bawah 70%, mengindikasikan heterogenitas kemampuan SRL antarparticipan. Dominannya dimensi Forethought menegaskan pentingnya perencanaan strategis sebagai fondasi regulasi diri yang efektif. Sebaliknya, rendahnya skor Self-control & Persistence mengidentifikasi area yang memerlukan intervensi khusus. Penelitian ini memberikan baseline penting untuk pengembangan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan AI dalam PBL untuk memperkuat SRL. Implikasi praktis menunjukkan perlunya penguatan dimensi SRL melalui teknologi adaptif berbasis AI dalam konteks pendidikan Sains/IPA di Indonesia.