Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JAS (Journal of Animal Science)

Analisis Indeks Performa Usaha Ternak pada Kemitraan Ayam Ras Pedaging di Kabupaten Kolaka Bahari, Doddy Ismunandar; Suparman, Suparman; Husnaeni, Husnaeni
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja pengelolaan peternakan ayam ras pedaging sekaligus menganalisis hubungan berbagai faktor yang menyebabkan perbedaan capaian kinerja peternakan. Penelitian ini menggunakan data primer yang dihasilkan dari pelaksanaan metode sensus dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) pada setiap responden peternak ayam ras pedaging yang berdomisili di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode analisis data dilakukan dalam 2 tahap yaitu Pengukuran Kinerja Peternakan yakni tingkat mortalitas, rerata bobot panen ayam, tingkat konversi pakan rerata umur panen, Index Performance Farm, dan analisis Korelasi. Kinerja peternakan ayam ras pedaging pada petani plasma di Kabupaten Kolaka tergolong baik, dimana tingkat mortalitas sebesar 2,6 persen, rerata bobot panen ayam 1.659 Kg, rerata tingkat konversi pakan sebesar 1.402, rerata umur panen ayam 30 hari, dan Index Performance Farm sebesar 384. Kinerja Peternakan tersebut berkorelasi signifikan dengan ketebalan litter dan rerata umur panen. Temuan ini dapat digunakan oleh Perusahaan Inti Ayam Pedaging untuk menjadi standar baru dalam menjalankan peternakan per periode, terutama mengenai tingkat ketebalan Litter dan lama umur panen ayam.
Analisis Indeks Performa Usaha Ternak pada Kemitraan Ayam Ras Pedaging di Kabupaten Kolaka Bahari, Doddy Ismunandar; Suparman, Suparman; Husnaeni, Husnaeni
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja pengelolaan peternakan ayam ras pedaging sekaligus menganalisis hubungan berbagai faktor yang menyebabkan perbedaan capaian kinerja peternakan. Penelitian ini menggunakan data primer yang dihasilkan dari pelaksanaan metode sensus dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) pada setiap responden peternak ayam ras pedaging yang berdomisili di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode analisis data dilakukan dalam 2 tahap yaitu Pengukuran Kinerja Peternakan yakni tingkat mortalitas, rerata bobot panen ayam, tingkat konversi pakan rerata umur panen, Index Performance Farm, dan analisis Korelasi. Kinerja peternakan ayam ras pedaging pada petani plasma di Kabupaten Kolaka tergolong baik, dimana tingkat mortalitas sebesar 2,6 persen, rerata bobot panen ayam 1.659 Kg, rerata tingkat konversi pakan sebesar 1.402, rerata umur panen ayam 30 hari, dan Index Performance Farm sebesar 384. Kinerja Peternakan tersebut berkorelasi signifikan dengan ketebalan litter dan rerata umur panen. Temuan ini dapat digunakan oleh Perusahaan Inti Ayam Pedaging untuk menjadi standar baru dalam menjalankan peternakan per periode, terutama mengenai tingkat ketebalan Litter dan lama umur panen ayam.
Kualitas Fisik dan Kimia Ampas Sagu Melalui Pengolahan Amoniasi dan Biofermentasi Menggunakan Mikroorganisme Lokal Tatra, Afsitin Joan; Salido, Wa Laili; Husnaeni, Husnaeni; Jannah, Raodatul; Salam, La Ode Muhammad Aswad
JAS Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Animal Science (JAS) - April 2025
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas sagu memiliki potensi yang dapat digunakan sebagai alternatif pakan karena kandungan bahan organik yang tinggi. Namun, rendahnya kandungan protein dan tingginya serat kasar membatasi pemanfaatannya sehingga dilakukan pengolahan kombinasi amoniasi biofermentasi dengan mikroorganisme lokal (MOL) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas ampas sagu secara fisik dan kimia. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan dengan kombinasi penambahan urea dan mikroorganisme lokal dari isi rumen dengan P0: ampas sagu + 5% urea, P1: P0 + 3% MOL, P2: P0 + 4% MOL dan P3: P0 + 5% MOL. Ampas sagu diperoleh dari Desa Simbune, Kabupaten Kolaka Timur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penambahan amoniasi dan MOL sebanyak 3% mampu mempertahankan kualitas fisik ampas sagu dan meningkatkan kualitas kimia dengan menurunkan serat kasar.