Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

KKN DR: Solusi Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Kandedes, Iin; Irwansyah, Muhammad
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i1.20607

Abstract

Ada empat isu yang diangkat dalam pelaksanaan KKN-DR tahun 2020, yaitu pencegahan Covid-19, pemberdayaan masyarakat, inovasi pembelajaran, dan sosial keagamaan. Mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih dua isu yang sesuai diterapkan dilokasi tempat tinggalnya. Dengan adanya pemilihan isu ini, mahasiswa diharapkan dapat fokus pada isu yang dipilih dan dapat membantu perkembangan daerahnya. Dari hasil kegiatan KKN DR yang kami lakukan, terdapat sejumlah keberhasilan yang telah diraih yaitu : a). Melakukan kegiatan pendampingan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada siswa dan juga guru; b). terlibat langsung  dalam proses pembangunan jalan utama di desa Uko Kalimantan Timur; c).melaksanakan berbagai program mengenai pencegahan covid-19 dengan berbagai bentuk mulai dari edukasi tatap muka secara langsung, edukasi melalui poster, menyebarkan stiker dan pamflet, menyelanggarakan webinar tentang sosialisasi pencegahan Covid-19, melakukan program penyemprotan disinfektan di lingkungan warga dan tempat ibadah, hingga pembagian masker dan handsanitizer secara gratis; d). Membantu masyarakat yang terkena dampak covid-19 dengan melakukan penggalangan dana untuk bantuan sembako kepada masyarakat dan melakukan pemberdayaan UMKN; e). Selain itu peserta KKN juga melaksanakan beberapa program sosial keagamaan yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang  berlaku.
Peradaban dan Kebudayaan Islam Pada Masa Nabi: Periode Mekah dan Periode Madinah Nst, Aidah Mutma Innah; Rachmat, Khadijah Al Fatih; Firdaus, Muhammad Akmal; Innayah, Syalwah Fadiah; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan peradaban dan kebudayaan Islam pada masa Nabi Muhammad Saw., yang terbagi ke dalam periode Mekah dan periode Madinah. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana proses pembentukan peradaban Islam serta perbedaan karakteristik keduanya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perkembangan nilai-nilai Islam dalam bidang akidah, sosial, dan politik pada dua periode tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode Mekah, dakwah Nabi berfokus pada pembinaan akidah dan moral, sedangkan pada periode Madinah, Islam berkembang menjadi sistem sosial dan politik yang teratur. Kesimpulannya, kedua periode tersebut menjadi dasar terbentuknya peradaban Islam yang menyeluruh dan berpengaruh hingga masa kini.
Histografi Islam Nusantara (Babad, Hikayat, Serat, Silsilah) Asabit, Muhamad Aqid; Fiti, Tasya Kamila; Rahma, Fira Aprilia Nur; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas historiografi Islam Nusantara yang tercermin dalam lima bentuk karya utama: babad, hikayat, tambo, serat, dan silsilah. Tujuannya untuk menganalisis nilai historis dan fungsi sosial kelima bentuk tersebut dalam memahami proses Islamisasi di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kajian pustaka dan analisis isi dengan meninjau sumber primer dan sekunder dari buku serta jurnal ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bentuk historiografi memiliki peran unik: babad menegaskan legitimasi kekuasaan, hikayat memuat moral dakwah, tambo mengintegrasikan adat dan syariat, serat memuat nilai spiritual, dan silsilah meneguhkan otoritas keilmuan. Kesimpulannya, historiografi Islam Nusantara merupakan bentuk sintesis budaya yang memperlihatkan harmonisasi antara ajaran Islam dan tradisi lokal.
Histografi al-Ayyām al-‘Arab dan al-Ansāb: Kajian atas Tradisi Sejarah dan Genealogi Arab Pra-Islam Syahlan, Nawfal Rifqi; Rifki, Muhammad; P, Annisa Eka Putri; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna dan fungsi tradisi al-Ayyām al-‘Arab dan al-Ansāb sebagai bentuk historiografi budaya Arab pra-Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka, data diperoleh dari dokumen klasik dan penelitian terkini melalui teknik dokumentasi dan analisis tematik. Temuan utama menunjukkan bahwa kedua tradisi tersebut berfungsi sebagai konstruksi identitas, legitimasi sosial, dan transmisi nilai budaya. Hasil ini memperluas pemahaman tentang historiografi sebagai narasi simbolik, bukan sekadar catatan fakta. Penelitian ini merekomendasikan integrasi perspektif budaya dalam studi sejarah Islam dan membuka peluang kajian lapangan berbasis etnografi lisan.
Peran Institusi Keilmuan dalam Pembentukan Peradaban Islam Masa Dinasti Ayyubiyah di Mesir Prasetiyo, Annisa Eka Putri; Manurung, Faisal Amri; Sarif, Kamaluddin Alfatih; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelusuri peran lembaga keilmuan dalam membangun peradaban Islam pada masa Dinasti Ayyubiyah di Mesir. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, data diperoleh melalui kajian kritis terhadap dokumen sejarah, literatur klasik, dan jurnal ilmiah terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian mengungkap bahwa madrasah berfungsi sebagai instrumen ideologis, sosial, dan epistemik dalam memperkuat identitas Sunni serta menjaga stabilitas sosial-politik. Kajian ini menegaskan relevansi teori institusionalisme dan memberikan refleksi praktis bagi penguatan pendidikan Islam modern yang berakar pada nilai historis, serta mendorong eksplorasi sumber primer di masa mendatang.
Rekonstruksi Epistemologi Pemikiran Tokoh Historiografi Indonesia: Sebuah Kajian Kualitatif Studi Pustaka Sarif, Kamaluddin Alfatih; Azzahra, Najwa; Innayah, Syalwah Fadiah; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya membangun kembali fondasi epistemologi para tokoh historiografi Indonesia untuk memahami cara mereka mengembangkan perspektif kritis terhadap narasi sejarah nasional. Melalui metode kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menelaah secara mendalam berbagai dokumen dan karya akademik milik Sartono Kartodirdjo, Taufik Abdullah, dan B.J.O. Schrieke. Pemilihan literatur dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis tematik diterapkan untuk menemukan pola pemikiran dan konstruksi epistemologis dalam teks-teks tersebut. Hasil penelitian mengungkap tiga tema sentral, yaitu historisisme kontekstual, dekolonisasi narasi, dan interdisiplin metodologis. Ketiga temuan ini memperlihatkan bahwa perkembangan pemikiran historiografi Indonesia merupakan respons kreatif terhadap dominasi perspektif kolonial dan upaya membangun sejarah yang lebih reflektif serta selaras dengan realitas sosial-budaya. Studi ini memberikan kontribusi teoretis bagi penguatan historiografi kritis dan menawarkan manfaat praktis bagi pengembangan kurikulum sejarah yang inklusif dan berbasis nilai lokal. Penelitian selanjutnya disarankan menelaah penerapan kerangka epistemologis ini dalam pembelajaran sejarah masa kini.
Peranan Hadis dalam Perkembangan Historiografi Islam Awal Hasanah, Amalia; Rezta, Elma; Sanusi, Hilman Achmad; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan hadis dalam perkembangan historiografi Islam awal, khususnya dalam kaitannya dengan metode penulisan sejarah, sumber riwayat, serta kontribusi ulama hadis dalam menjaga otentisitas catatan sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menelaah literatur klasik dan modern yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis berperan sebagai metode, sumber, catatan historis, sekaligus landasan filosofis dalam penyusunan sejarah Islam pada masa awal. Tradisi sanad, kritik riwayat, dan ketelitian ulama hadis menjadikan historiografi Islam memiliki keunggulan dalam objektivitas dan validitas dibandingkan tradisi sejarah lainnya. Dengan demikian, hadis memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan narasi sejarah Islam yang autentik dan ilmiah.
Perkembangan Kebudayaan dan Peradaban Islam Pada Masa Khulafa Al-Rasyidin Hasanah, Amalia; Syahlan, Nawfal Rifqi; Azzahra, Najwa; Asabit, Muhammad Aqid; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan kebudayaan dan peradaban Islam pada masa Khulafā’ al-Rāsyidīn sebagai fondasi awal sejarah Islam. Fokus kajian meliputi proses pengangkatan para khalifah, model kepemimpinan masing-masing tokoh, serta permasalahan sosial-politik yang muncul pada masa Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah sumber klasik dan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa Khulafā’ al-Rāsyidīn merupakan periode penting konsolidasi politik, ekspansi wilayah, pembentukan sistem administrasi, dan kodifikasi ajaran Islam. Tantangan seperti pemberontakan, konflik internal, dan dinamika politik berhasil ditangani dengan kebijakan strategis para khalifah. Kesimpulannya, masa Khulafā’ al-Rāsyidīn memberi landasan kokoh bagi perkembangan peradaban Islam di periode berikutnya.
Dinamika Peradaban Islam pada Masa Dinasti Bani Saljuk di Baghdad: Analisis Politik, Pendidikan, dan Intelektual Muhammad Najwan Abdillah Azzam; Ahmad Ubaidillah; Almira Wardah Zaen; Fira Aprilia Nur Rahma; Iin Kandedes
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya menelaah perkembangan peradaban Islam pada era Dinasti Bani Saljuk di Baghdad melalui kajian politik, pendidikan, dan aktivitas intelektual. Studi ini memakai pendekatan kualitatif berbasis penelitian pustaka dengan memanfaatkan sumber sejarah, arsip, serta literatur ilmiah. Pengumpulan data dilakukan melalui penelaahan karya klasik dan modern menggunakan purposive sampling, kemudian diolah memakai analisis interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menegaskan tiga aspek penting: pertama, konsolidasi politik Saljuk berhasil memperkuat legitimasi kekuasaan Abbasiyah; kedua, pembentukan sistem pendidikan melalui madrasah Nizamiyah menjadi sarana penyebaran ajaran Sunni; ketiga, dukungan terhadap cendekiawan mendorong pertumbuhan intelektual di Baghdad. Kajian ini memberi kontribusi teoretis bagi pemahaman peradaban Islam klasik serta manfaat praktis bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian selanjutnya direkomendasikan mengkaji dinamika pendidikan Saljuk di wilayah lain di luar Baghdad untuk memperkaya perspektif komparatif dan memperdalam rekonstruksi historis dalam kajian pendidikan Islam klasik serta menyediakan dasar analitis bagi penelitian mendatang yang lebih luas dan mendalam lagi.
Kebudayaan dan Peradaban Islam Pada Masa Khilafah Bani Abbas Ilham Maula Rahman; Elma Rezta; Hilman Achmad Sanusi; Muhammad Rifki; Iin Kandedes
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya memahami dinamika kemajuan peradaban Islam pada era Abbasiyah dengan memfokuskan analisis pada keterkaitan antara stabilitas politik, peran kelembagaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Kajian diarahkan pada munculnya pusat-pusat intelektual serta bagaimana situasi politik memengaruhi kesinambungan tradisi keilmuan pada masa tersebut. Metode kualitatif berbasis studi pustaka digunakan melalui penelaahan mendalam terhadap sumber sejarah, artikel ilmiah, dan literatur modern mengenai intelektualitas Abbasiyah. Pemilihan data dilakukan secara purposive dengan mengutamakan sumber yang paling relevan, sementara proses pengumpulan data mencakup dokumentasi, telaah literatur primer-sekunder, dan verifikasi silang. Analisis tematik menghasilkan empat temuan utama: berkembangnya institusi ilmu seperti Baitul Hikmah; keterhubungan budaya dengan kolaborasi lintas etnis; ketimpangan antara perkembangan ilmu dan kestabilan politik; serta hilangnya pusat ilmu akibat melemahnya kekuasaan. Studi ini menegaskan bahwa konsolidasi politik, kerja sama budaya, dan penguatan institusi intelektual merupakan fondasi penting bagi peradaban. Penelitian mendatang dianjurkan mengkaji lebih jauh aspek ekonomi, militer, atau sosial dalam membentuk dinamika keilmuan dunia Islam.
Co-Authors Aburizal Anshori Adzkia, Rahma Ahmad Badawi, Ahmad Ahmad Fardan Ahmad Ubaidillah Alaudin, Zaid Albuny, Ahmad Syihabudin Alfiani, Novila Almira Wardah Zaen Almira Wardah Zaen Amelia Widjastuti Amri, Yusril Ananda Citra Isfayanti Anshori, Aburizal Arinalhaq, M. Armona, Rabbial Arya Trenady Reynata Asabit, Muhamad Aqid Asabit, Muhammad Aqid Azzahra, Najwa Budi Sulistiono Elma Rezta Faisal Faisal Fardan, Ahmad Farhan Shirath Fayza, Fathia Kharisma Nur Fira Aprilia Nur Rahma Firdaus, Muhammad Akmal Fiti, Tasya Kamila Handi Wahyu Purnomo Harianto Harianto Harika Halim Harika Halim Hasanah, Amalia Hermawan, Aqeel Putra Hilman Achmad Sanusi Hudzaifah, Addha Muzaky Ilham Maula Rahman Innayah, Syalwah Fadiah Isfayanti, Ananda Citra Kencanawati, Mutiara Dewi Mahendra, Afif Manurung, Faisal Amri Muhammad Arinalhaq Muhammad Irwansyah, Muhammad Muhammad Najwan Abdillah Azzam Muhammad Rifki Muhammad Rifki Mustika Ayu Mutfi Zhulian Muthiah, Naila Nst, Aidah Mutma Innah Nst, Aidah Mutmainnah P, Annisa Eka Putri Pamungkas, Winahyu Fajar Prasetiyo, Annisa Eka Putri Rabbial Armona Rachmat, Khadijah Al Fatih Rahma, Fira Aprilia Nur Rahman, Ilham Maula Reynata, Arya Trenady Rezta, Elma Rumadani Sagala Rusadi, Bobi Erno Sabila Azmi Syahira Sabila Azmi Syahira Safiitri, Alfia Yusnita Safitri, Alfia Yusnita Sanusi, Hilman Achmad Sarif, Kamaluddin Alfatih Sururin, Sururin Syahfitra, Yuda Syahlan, Nawfal Rifqi Syamsul Aripin Wulandari, Anisa Tri Zaid Alaudin Zaimudin Zaimudin Zaimudin Zaimudin Zaimudin