Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik untuk Peningkatan Keterampilan dan Kreativitas Anak Sekolah Alam Aminah Putri Permatasari; Agung Wibowo; Suwarto Suwarto; Arip Wijianto; Amalia Nadifta Ulfa
Jurnal Surya Masyarakat Vol 8, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.8.2.2026.228-235

Abstract

Plant cultivation using the hydroponic system has many advantages with planting techniques without using soil media so that it is suitable for application in limited land. The hydroponic farming system can be introduced to students as a form of environmental learning. One of the educational institutions that implements environmental-based learning is the Aminah Nature School in Sukoharjo Regency, Central Java. The purpose of the community service activities carried out by the Universitas Sebelas Maret Agricultural Extension Research Group is to provide assistance to students so that their knowledge and skills increase in their ability to apply plant cultivation using the hydroponic method. The method of implementing activities with several stages includes preparation, implementation and evaluation of activities. Preparation is carried out by identifying problems, discussions and coordination as well as preparation for making training materials. Implementation of activities by conducting socialization and training for students about the hydroponic farming system in cultivating pakcoy vegetables. Training is also carried out by inviting students to practice directly in making a simple hydroponic farming system installation by utilizing plastic bottle waste. The activities that have been carried out are then evaluated to assess the extent of the success of the implementation of the activities and can be used as material for improvement for subsequent activities. This mentoring activity is expected to increase students' awareness of environmental management and increase their creativity in processing waste into useful items.
ANALISIS USAHATANI SALAK DAN PENGARUHNYA TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN MAGELANG Adinda Vinka Ayu Hapsari; Endang Siti Rahayu; Amalia Nadifta Ulfa
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.202-214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usahatani salak di Kabupaten Magelang, termasuk biaya operasional, pendapatan, kontribusi terhadap rumah tangga, dan tingkat kemerataan pendapatan petani salak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan lokasi penelitian di Kabupaten Magelang yang merupakan produsen salak terbesar kedua setelah Kabupaten Banjarnegara, dengan produksi mencapai 597.283 kuintal per tahun. Tiga kecamatan yang dipilih adalah Srumbung, Salam, dan Kajoran, yang memiliki produksi salak yang tinggi di Kabupaten Magelang. Sampel terdiri dari 60 petani salak yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani salak memiliki nilai NPV sebesar Rp89.504.294,00, ROI sebesar 8%, Gross B/C sebesar 2,80, dan Net B/C sebesar 6,85. Keempat indikator ini menunjukkan bahwa usahatani salak layak untuk diusahakan. Rata-rata pendapatan usahatani salak adalah sebesar Rp52.550.489,00/Ha/tahun. Kontribusi pendapatan usahatani salak terhadap pendapatan rumah tangga mencapai 71,88%, menunjukkan kontribusi yang tinggi. Tingkat kemerataan jumlah tanaman menghasilkan selaras dengan pendapatan usahatani salak dengan indeks gini 0,33 yang menunjukkan kemerataan tinggi, pendapatan rumah tangga petani ada pada nilai 0,28 yang menunjukkan kemerataan tinggi, sedangkan indeks gini pendapatan rumah tangga petani tanpa usahatani salak menunjukkan kemerataan rendah dengan indeks gini 0,68. Berdasarkan hal tersbut menunjukkan tingkat pendapatan yang diperoleh petani salak di Kabupaten Magelang diikuti dengan kemerataan pendapatan.