p-Index From 2021 - 2026
10.83
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi EKONOMIS : Journal of Economics and Business Manuju : Malahayati Nursing Journal JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Abdi Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal EduHealth Journal of Applied Nursing and Health Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Lux Mensana: Journal of Scientific Health International Journal of Health Science (IJHS) PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities International Journal of Medicine and Health Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Riset Informasi Kesehatan International Journal of Health, Engineering and Technology Bharasumba Jurnal Multidispliner The International Science of Health Journal Oshada Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan International Journal Of Public Health International Journal Of Health And Social Behavior Kolaborasi: Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat International Journal of Health and Medicine Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia International Journal of Health Science Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PROGRAM PENANGANAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI Khairani, Nabila; Solida, Adila; Wardiah, Rizalia; Guspianto, Guspianto; Mekarisce, Arnild Augina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43806

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Data dari Dinas Kesehatan Kota Jambi kasus stunting pada tahun 2022 sebesar 14%, tahun 2023 sebesar 13,5% namun belum mencapai target Provinsi Jambi sebesar 12%. Angka kasus stunting tertinggi pada tahun 2023 terdapat di Puskesmas Tanjung Pinang dengan angka kasus sebanyak 67 anak atau sebesar 4,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi analitik. Data diperoleh dari 11 informan dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi yang menjadi penguat dari hasil wawancara di Puskesmas Tanjung Pinang pada bulan Oktober-November 2024. Analisis data kualitatif menggunakan software NVivo 12 dan triangulasi sumber dan metode untuk keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari aspek input SDM tenaga gizi masih kurang, sumber dana berasal dari dana BOK dan Dinas, sarana masi kurang karena 6 posyandu belum memiliki antropometri digital. Dari aspek proses perencenaan sudah cukup baik, pada pelaksanaan kegiatan dari 5 kegiatan 4 diantaranya masi terdapat hambatan atau kendala dalam pelaksanaannya yaitu kegiatan mengidentifikasi kasus stunting, konseling gizi, pendistribusian PMT, dan rujukan balita stunting ke dokter spesialis. Pencatatan dan pelaporan sudah cukup baik karena menggunakan aplikasi e-PPGBM. Pelaksanaan program penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang sudah cukup baik, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala dan hambatan dari aspek input SDM, sarana dan aspek proses pelaksanaan.
IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN BAGI TENAGA KERJA BUKAN PENERIMA UPAH DI BPJS KETENAGAKERJAAN KOTA JAMBI 2024 Simamora, Mutiara; Noerjoedianto, Dwi; Hubaybah, Hubaybah; Amir, Andy; Solida, Adila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43907

Abstract

BPJS Ketenagakerjaan berperan dalam menjamin hak dan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Jambi, kasus kecelakaan kerja meningkat 20,64% dari 1.119 kasus (2022) menjadi 1.350 kasus (2023). Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja Bukan Penerima Upah (BPU) di Kota Jambi untuk memberikan rekomendasi peningkatan efektivitas layanan. Penelitian kualitatif deskriptif dengan informan dari BPJS dan peserta BPU. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, serta dianalisis menggunakan NVivo dengan triangulasi data dan sumber. Hasil menunjukan dari aspek komunikasi masih ada beberapa tantangan yang perlu diperbaiki. Perubahan informasi yang kurang konsisten, serta ketergantungan peserta pada pihak BPJS untuk administrasi menunjukkan bahwa komunikasi belum sepenuhnya optimal. Jumlah SDM dan fasilitas dinilai cukup, tetapi masih ada keluhan terkait keterbatasan petugas pelayanan dan fasilitas meja pelayanan. Disposisi Sudah baik dilihat dengan keramah, kesopan, dan empati petugas dalam melaksanakan program. Struktur birokrasi telah berjalan sesuai prosedur namun kompleksitas administrasi sering menjadi hambatan bagi peserta, terutama dalam proses klaim yang memerlukan berbagai formulir serta keterlambatan penyelesaian akibat kendala teknis dan verifikasi dokumen. Implementasi program di BPJS Ketenagakerjaan Kota Jambi berjalan baik, terutama dalam aspek disposisi. Namun, tantangan muncul dalam aspek komunikasi, seperti perubahan informasi yang belum konsisten, dan ketergantungan peserta pada BPJS dalam administrasi. Meskipun SDM dan fasilitas cukup, keluhan terkait keterbatasan petugas dan fasilitas masih ada. Struktur birokrasi sesuai prosedur, namun kompleksitas administrasi dan kendala teknis dalam klaim perlu diperbaiki.
TINJAUAN PELAKSANAAN PROaTINJAUAN PELAKSANAAN PROGRAM IMUNISASI TETANUS DIFTERI PADA CALON PENGANTIN DI PUSKESMAS PAAL MERAH II KOTA JAMBIGRAM IMUNISASI TETANUS DIFTERI (TD) PADA CALON PENGANTIN DI PUSKESMAS PAAL MERAH II KOTA JAMBI Huzaifah, Elza; Wardiah, Rizalia; Solida, Adila; Amir, Andy; Hubaybah, Hubaybah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43988

Abstract

Pada tahun 2023, terdapat 374 pasangan yang menikah di Kelurahan Lingkar Selatan, Kota Jambi. Namun, berdasarkan data Puskesmas Paal Merah II, hanya 98 calon pengantin yang melakukan imunisasi tetanus difteri (Td), menunjukkan lebih dari 50% tidak divaksinasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program imunisasi Td di Puskesmas Paal Merah II dengan metode kualitatif deskriptif, melibatkan 4 informan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia dan sarana prasarana di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi sudah sesuai standar baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Dana yang diperuntukkan untuk program imunisasi tetanus difteri bersumber dari dana BOK Puskesmas. Sasaran program ditentukan berdasarkan data proyeksi dan pelaksanaannya mencakup pemeriksaan kesehatan pra-nikah, edukasi, serta pemberian imunisasi. Pencapaian program imunisasi Td pada wanita usia subur (calon pengantin dan ibu hamil) hingga status Td2+ di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah yaitu 80%. Program imunisasi Td bagi calon pengantin di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi telah berjalan dengan baik. Meskipun demikian, masih ada sebagian sasaran program yang kurang memiliki pengetahuan dan motivasi terkait imunisasi ini. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi Td sehingga dapat meningkatkan efektivitas program.  
HUBUNGAN MARKETING MIX DENGAN KEPUTUSAN PEMILIHAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA OLEH PESERTA JKN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG IV SIPIN KOTA JAMBI TAHUN 2024 Afifah, Zuhriyyatin; Hubaybah, Hubaybah; Solida, Adila; Mekarisce, Arnild Augina; Wardiah, Rizalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45139

Abstract

Meningkatnya jumlah FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) di Kota Jambi, mendorong persaingan dalam menarik peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Persaingan ini berdampak pada fluktuasi jumlah peserta JKN di Puskesmas Simpang IV Sipin. Selain itu, terdapat 24 keluhan terkait elemen marketing mix di Puskesmas yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam menyusun strategi pemasaran. Pemasaran ialah salah satu cara FKTP untuk memikat pelanggan kepada produk jasanya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan Marketing Mix dengan Keputusan Pemilihan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama oleh peserta JKN di wilayah kerja  Puskesmas Simpang IV Sipin. Penelitian menggunakan studi kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Populasi yang diteliti pada penelitian ini yaitu seluruh peserta JKN yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin yaitu 29.532 peserta. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode lemeshow, total sampel bejumlah 60 responden. Hasil analisis chi-squere, tidak terdapat hubungan antara elemen product (p-value 0,084), promotion (p-value 0,741), people (p-value 1,000), physical evidance (p-value 0,241) dengan keputusan pemilihan FKTP oleh peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin. kemudian terdapat hubungan antara elemen process (p-value 0,019), place (p-value 0,048) dengan keputusan pemilihan FKTP oleh peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin. variabel marketing mix yang berhubungan dengan keputusan pemilihan FKTP oleh peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin adalah place dan process. Variabel yang tidak berhubungan yaitu product, promotion, poeple, dan physical evidance. FKTP perlu meningkatkan promosi, fasilitas, sistem antrian, dan kualitas SDM, serta memperkuat kerja sama dengan BPJS Kesehatan
SHORT COURSE PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER DALAM RANGKA PENURUNAN STUNTING MELALUI KUNJUNGAN RUMAH Sari, Rumita Ena; Herwansyah, Herwansyah; Putri, Fitria Eka; Mekarisce, Arnild Augina; Solida, Adila
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.45741

Abstract

Knowledge enhancement is essential for behaviour change, as it increases an individual's awareness of the personal relevance of information. This service focuses on brief training on cadres' knowledge of Child Growth Monitoring (CPM), Child Development Monitoring (CDM), and Infant and Young Child Feeding (IYCF). This service aims to see the increase in knowledge with educational methods. Based on the results of the t test, the P value is 0.004, then the mean value of knowledge before education is 6.38 and increases to 11.52 after education and the standard deviationis 1.73 before education, then decreases to 0.64, which means that at 5% alpha there is a significant difference in improvement between the average knowledge of cadres before and after receiving training. It is hoped that cadres will be given periodic knowledge refreshers on Child Growth Monitoring (IYCF), Child Development Monitoring(PDA), and Infant and Young Child Feeding (IYCF), and other additional up-to-date material so that cadres can provide IEC to mothers about preventing stunting. Keywords: Stunting, Education, Cadres, Home, Visits
The Effect of Nutritional Status Empowerment on the Incidence of Preeclampsia in Pregnant Women in the 3rd Trimester (Literature Review) As-sa'diah, Dini; Solida, Adila
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v5i1.2649

Abstract

Pregnancy is the period from the time the egg is fertilized until the baby is born, which usually lasts for about 280 days or nine months. Many pregnancies go well, but there are also some that may face serious problems or complications. One that can affect the occurrence of complications during pregnancy is preeclampsia. Preeclampsia is a potentially life-threatening pregnancy complication for the mother and baby. This condition is clinically characterized by the onset of gestational hypertension (high blood pressure) and proteinuria (the presence of protein in the urine) that occurs after 20 weeks of gestation. Empowerment of the nutritional status of pregnant women is believed to reduce the risk of preeclampsia. This study aims to analyze the effect of empowerment of nutritional status on the incidence of preeclampsia in pregnant women in the third trimester through a literature review. The method used is a literature review by reviewing five recent journals from sources obtained through Google Scholar, which discuss the relationship between nutritional status and preeclampsia. The results of the analysis show that increasing knowledge and empowerment through education and nutritional interventions have a positive effect on reducing the risk of preeclampsia. Several journals show a relationship between poor nutritional status and the incidence of preeclampsia, while other factors such as hypertension and an unbalanced diet also influence the risk. The recommendation from this study is the need for a holistic approach involving education, supplementation, and social support to improve the nutritional status of pregnant women, so that it can reduce the rate of preeclampsia and improve maternal and infant health.
Inisiasi Posyandu Remaja Melalui Pembentukan Duta APD (Anti Penyakit Degeneratif): Initiation of Youth Posyandu Through the Formation of APD Ambassadors (Anti Degenerative Disease) Solida, Adila; Amir, Andy; Wisudariani, Evy; Hidayati, Fajrina; Wardiah, Rizalia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kejadian penyakit degeneratif yang merupakan bagian dari Penyakit Tidak Menular (PTM), masih menjadi penyebab utama kematian di dunia dan banyak wilayah Indonesia. Sementara itu, upaya pencegahan penyakit degeneratif yang bersentuhan dengan kelompok umur remaja masih jarang dilakukan seperti pembentukan Posyandu Remaja, termasuk di Desa Sungai Duren. Belum terdapat pos kesehatan yang memberikan pelayanan peduli remaja di Desa Sungai Duren, sementara terdapat banyak remaja bermukim (mahasiswa usia di bawah 21 tahun) dengan beragam gaya hidup yang berisiko terhadap penyakit degeneratif. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September tahun 2024 di Desa Sungai Duren melalui 3 pertemuan pada minggu pertama, minggu kedua dan minggu ketiga. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan menginisiasi pos pelayanan terpadu yang peduli kesehatan remaja (posyandu remaja) untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan serta kemampuan remaja dalam mencegah terjadinya penyakit degeneratif serta menyebarluaskan kemampuan yang mereka miliki kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal sebagai upaya menekan pertambahan kasus penyakit degeneratif melalui pembentukan Duta Anti Penyakit Degeneratif (Duta APD) di Desa Sungai Duren. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemberian edukasi, pengembangan keterampilan mempraktikkan gaya hidup CERDIK serta pendampingan menjadi Duta APD. Hasil kegiatan terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada peserta antara sebelum dan sesudah kegiatan PPM (p=0,000). Sebanyak 80% peserta PPM merasakan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit degenerative dan menyatakan sikap siap menjadi Duta APD di lingkungan tempat tinggal. Abstract: The incidence of degenerative diseases, which are part of Non-Communicable Diseases (PTM), is still the main cause of death in the world and in many parts of Indonesia. Meanwhile, efforts to prevent degenerative diseases in contact with the adolescent age group are still rarely carried out, such as the establishment of Youth Posyandu, including in Sungai Duren Village. There is no health post that provides youth care services in Sungai Duren Village, while there are many residential teenagers (students under 21 years of age) with various lifestyles who are at risk of degenerative diseases. This community service activity aims to initiate an integrated service post that cares about adolescent health (adolescent posyandu) to increase the understanding, skills and abilities of adolescents in preventing the occurrence of degenerative diseases and to disseminate their abilities to the community in their living environment in an effort to suppress the increase in cases of degenerative diseases. through the formation of Anti-Degenerative Disease Ambassadors (APD Ambassadors) in Sungai Duren Village. Activities carried out include providing education, developing skills to practice the CERDIK lifestyle and mentoring to become APD Ambassadors. The results of the activity showed a significant difference in knowledge among participants between before and after the PPM activity (p=0.000). As many as 80% of PPM participants felt an increase in knowledge and understanding about degenerative diseases and expressed an attitude of being ready to become APD Ambassadors in their living environment.  
Midwives’ Role in Stimulating Breastfeeding Behavior Toward Exclusive Breastfeeding at Kebun Handil Puskesmas, Jambi Nur Fauziah Putri Auliah; Adila Solida; Rizalia Wardiah; Asparian Asparian; Herwansyah Herwansyah
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2025): IJHET JULY 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i2.322

Abstract

Data on exclusive breastfeeding from 20 Community Health Centers (Puskesmas) in Jambi City show that the achievement rate at Kebun Handil Health Center was 42.37% in 2021. In 2022, the rate decreased by 2.57% to 39.8%, and increased by 8.17% in 2023 to reach 47.97%. However, this figure remains far below the national target of 80%. This study aims to determine the role of midwives in stimulating behavioral changes among breastfeeding mothers in providing exclusive breastfeeding within the working area of Kebun Handil Health Center, Jambi City. This research employs a qualitative method with a descriptive design, involving 11 informants consisting of key informants (Head of the Health Center), main informants (midwives at auxiliary health posts and midwives responsible for maternal and child health), supporting informants (breastfeeding mothers), and triangulation/additional informants (midwives in charge of child health programs and breastfeeding mothers). The findings show that midwives at Kebun Handil Health Center have played an optimal role in delivering services and providing education about exclusive breastfeeding to the community. However, many mothers still do not exclusively breastfeed due to various factors, including economic conditions, socio-cultural influences, lack of knowledge, and inadequate facilities and infrastructure to support breastfeeding practices.
Tingkat Keberhasilan Implementasi Program Rujuk Balik pada Pasien Penyakit Kronis di Puskesmas Al'fadiyah, Lola; Solida, Adila; Wardiah, Rizalia
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16300e

Abstract

The referral program is a program to improve the quality of health services for participants of the Social Security Administering Body for Health and facilitate access to health services for participants suffering from chronic diseases. Community health centers often receive referrals, but not all health centers utilize the referral program optimally and result in a low number of participants in the referral program. The purpose of this study was to analyze the implementation of the referral program for chronic disease patients in community health centers. This study was a qualitative study, involving 6 informants, consisting of 1 person in charge of the referral program, 2 program implementing officers, 1 head of the community health center, and 2 patients of the referral program. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observation and document studies, then analyzed narratively. The results of the analysis on the input aspect showed that man was not optimal due to the lack of program management staff; mandatory materials were not all adequate; machines still need to be increased, especially computers for services. In the process aspect, the registration process for participants was assisted by officers and given a referral letter to the community health center in a stable condition, while the eligibility letter can also be seen from proof of participation, but officers did not understand the form of the eligibility letter. In conclusion, the problematic input aspect is a lack of manpower, materials, and machinery, which disrupts the process aspect, such as the suboptimal performance of the referral program managers in providing services.Keywords: referral program; chronic disease; input; process ABSTRAK Program rujuk balik merupakan program untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dan mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi peserta yang menderita penyakit kronis. Puskesmas sering menerima rujukan balik, namun tidak semua puskesmas menggunakan program rujukan secara optimal dan menyebabkan rendahnya jumlah peserta program rujuk balik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi program rujuk balik pada pasien penyakit kronis di puskesmas. Penelitian ini merupakan studi kualitatif, yang melibatkan 6 informan, terdiri atas 1 orang penanggung jawab program rujuk balik, 2 orang petugas pelaksana program rujuk balik, 1 orang kepala puskesmas, dan 2 orang pasien program rujuk balik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen, lalu dianalisis secara naratif. Hasil analisis pada aspek input menunjukkan bahwa man belum optimal karena masih kurangnya tenaga pengelola program;  material yang wajib belum semuanya memadai; machines masih perlu diperbanyak terutama komputer untuk pelayanan. Pada aspek process, alur pendaftaran peserta dibantu petugas dan diberikan surat rujukan balik lalu ke puskesmas dengan kondisi stabil, sedangkan surat elijibilitas juga dapat dilihat dari bukti kepesertaan, namun petugas kurang memahami bentuk surat elijibilitas. Sebagai kesimpulan, aspek input bermasalah pada kurangnya man, material dan machines yang menyebabkan terganggunya aspek process seperti kurang optimalnya kinerja pengelola program rujukan balik dalam memberikan pelayanan. Kata kunci: program rujuk balik; penyakit kronis; input; process
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN PENYEHAT TRADISIONAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG BAKUNG KOTA JAMBI Aqil Mahesra, Daffa; Hubaybah, Hubaybah; Guspianto, Guspianto; Sari, Rumita Ena; Solida, Adila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan penyehat tradisional di Puskesmas Talang Bakung, Kota Jambi. Meskipun sektor kesehatan di Indonesia berkembang, masih terdapat kesenjangan akses layanan kesehatan, yang mendorong masyarakat berpenghasilan rendah beralih ke pengobatan tradisional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari 10 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia dalam program ini terbatas, dengan petugas menjalani double job, yang menghambat efektivitas program. Kurangnya dana khusus untuk pengembangan penyehat tradisional juga menjadi kendala utama. Rekomendasi penelitian adalah agar Puskesmas Talang Bakung menyediakan anggaran khusus dan meningkatkan edukasi tentang pentingnya Surat Tanda Penyehat Tradisional (STPT) untuk meningkatkan pendaftaran dan kualitas layanan kesehatan.
Co-Authors . Asparian, . Adelina Fitri Afifah, Zuhriyyatin Agung Iranda Al'fadiyah, Lola Amalia Ane Istamayu Andi Subandi Andika Rahmat Andika Rahmat Andree Aulia Rahmat Andree Rahmat Andy Amir Aqil Mahesra, Daffa Ardiyansyah Ardiyansyah Ardiyansyah Ardiyansyah Ardiyansyah Arnild Augina Arnild Augina Mekarisce Ary Irfan As-sa'diah, Dini Astuti, Jesika Atik Maria Augina Mekarisce, Arnild Ayu Nurkhayati Butar Butar, Marta Cindy Permatasari Dianty, Annisa Dwi Noerjoedianto Eka Rini, Willia Novita Eva Hariyanti Evy Wisudariani Evy Wisudariani Fahrizal Fahrizal Fahrizal Fahrizal Fajrina Hidayati Febrian, Alvin Feby Irwanti Fikri Khairusshidqi Rizqullah Gresela Yulya Br.Tanggang Guspianto Guspianto Guspianto Guspianto Herwansyah . Herwansyah, Herwansyah Hubaybah, Hubaybah Huzaifah, Elza Inggani, Della Ismi Nurwaqiah Ibnu Ivanna Tiur Nauli Nadapdap Kasyani, Kasyani Khairani, Nabila La Ode Reskiaddin Liza Syahputri Liza Syahputri Lola Fatimah Menrofa Mekarisce, Augina Arnild Merliana Marbun Merliana Marbun Merliana Marbun Muhammad Rifqi Azhary Nadapdap, Ivanna Tiur Nauli Nur Fauziah Putri Auliah Nurmala Sari Oka Lesmana, Oka Pebrianto, Dony Yusra Puspita Sari Putri, Fitria Eka Putri, Mustika Rahmat, Andree Rd. Halim Rinaldi, Shirin Ebadi Rizaliah Wardiah Royyan, Nurmisbahur Roza Rizana Salsabila, Khaira Ummah Shafira Ainun Hafilda Shafira Ainun Hafilda Silvia Mawarti Perdana Simamora, Mutiara Solihin Sayuti Sundari Sundari Syalaisha Anargya Hadi Viska Andini Widiastuti, Fitri Yani, Helma Vira