Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hukum Profetik dalam Praktik Ketatanegaraan dan Penegakan Hukum Supryadi, Ady; Yuliani, Tin; Prima Dewi, Anies; Nasri, Nasri; Sarudi, Sarudi; Titawati, Titin
Juris Prima: Jurnal Inovasi Hukum dan Kebijakan Vol. 1 No. 02 (2025): Juris Prima: Jurnal Inovasi Hukum dan Kebijakan
Publisher : Yayasan Pendidikan Kardin Assidiq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63868/jihk.v1i02.47

Abstract

Introduction: Prophetic law is a legal framework grounded in prophetic values, specifically humanisation (amar ma'ruf), liberation (nahi munkar), and transcendence (tu'minuna billah). Its main aim is to achieve substantive justice and enhance the welfare of the people. Objective: This article seeks to examine and analyse the implementation of prophetic law within state administration and law enforcement practices in Indonesia. Method: The research employs a normative legal research method, using philosophical, conceptual, and regulatory approaches. Results: The findings indicate that, normatively, the values of prophetic law are reflected in the constitutional principles outlined in the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. These principles particularly emphasise the guarantee of human rights, the pursuit of social justice, and the protection of the populace. However, in practice, implementing these values faces several challenges. These include the predominance of a legal positivist approach, the weak moral compass of law enforcement officials, and the insufficient integration of transcendental values in the formulation and implementation of laws. Conclusions and Recommendations: The conclusions emphasise the necessity of enhancing the practice of law by reformulating national legal policies to better align with prophetic values.
Analisis Yuridis Penanganan Pasien Peserta BPJS Kesehatan: Studi Kasus Di RSUD Kabupaten Bima Nurmawaddah, Nurmawaddah; Yanto, Edy; Dewi, Anies Prima; Fardiillah, Roni
Juris Prima: Jurnal Inovasi Hukum dan Kebijakan Vol. 1 No. 02 (2025): Juris Prima: Jurnal Inovasi Hukum dan Kebijakan
Publisher : Yayasan Pendidikan Kardin Assidiq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63868/jihk.v1i02.48

Abstract

The implementation of the National Health Insurance (JKN) in Indonesia depends significantly on the adherence of healthcare facilities to Law Number 24 of 2011, which governs the Social Security Administering Body (BPJS). This study aims to analyse how well the patient handling procedures at the Regional General Hospital (RSUD) of Bima Regency align with legal requirements while identifying the obstacles to effective service delivery. Using a normative-empirical legal research method, this study combines a statutory approach—specifically examining Law No. 40 of 2004 and Law No. 24 of 2011—with empirical data on implementation challenges. The findings indicate a divergence in legal compliance. The hospital meets standards regarding its physical facilities and upholds principles of non-discriminatory treatment. However, significant structural gaps persist. First, the dissemination of information about BPJS benefits is inconsistent, resulting in widespread public unawareness that contradicts the legal obligation for comprehensive socialisation. Second, there is a critical shortage of human resources, particularly specialist doctors, resulting in long waiting times and lower patient satisfaction. In conclusion, although the hospital's infrastructure complies well with legal standards, the full realisation of the Social Security Law is hindered by a lack of human capital and insufficient public communication strategies.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI DESA BERINDING KECAMATAN KOPANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sahrul, Sahrul; Imawanto, Imawanto; Fahrurrozi, Fahrurrozi; Yanto, Edi; Syahrial Haq, Hilman; Rachman, M. Tauffik; Yamin, Bahri; Sarudi, Sarudi; Fiorini Mantika, Aesthetica; Prima Dewi, Anies
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 5, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan hukum mengenai penyelesaian sengketa tanah di Desa Berinding, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum masyarakat terhadap mekanisme penyelesaian sengketa pertanahan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Kegiatan ini memberikan pemaparan mengenai jenis-jenis sengketa tanah, dasar hukum pertanahan, serta langkah-langkah penyelesaian melalui jalur non-litigasi maupun litigasi. Melalui penyuluhan ini, masyarakat diperkenalkan pada pentingnya penyelesaian awal melalui musyawarah desa dan mediasi sebagai bentuk alternatif penyelesaian sengketa, sebelum melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau lembaga peradilan. Selain itu, warga diberikan pemahaman tentang pentingnya dokumen kepemilikan tanah yang sah sebagai alat bukti utama dalam mencegah munculnya konflik pertanahan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran hukum warga serta pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur penyelesaian sengketa tanah, sehingga diharapkan dapat meminimalkan terjadinya perselisihan pertanahan di kemudian hari.
Perluasan Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Syarat Pencalonan Presiden/Wakil Presiden Ady Supryadi; Anies Prima Dewi; Fitiani Amalia; Hamdi Hamdi; Rena Aminwara; Asri Asri; Baiq Rara Carina Sizi Baiq Rara Carina Sizi
Unizar Law Review Vol. 8 No. 2 (2025): Unizar Law Review
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/ulr.v8i2.109

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 menimbulkan perdebatan yuridis dan ketatanegaraan terkait batas kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Putusan ini mengubah makna normatif Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan menetapkan penafsiran konstitusional bersyarat terhadap syarat batas usia calon Presiden dan/atau Wakil Presiden. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menetapkan norma melalui putusan tersebut serta menelaah implikasi yuridisnya terhadap prinsip open legal policy, pemisahan kekuasaan, dan kepastian hukum dalam sistem pemilu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus, khususnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi melalui putusan ini telah memperluas perannya dari negative legislator menuju positive legislator dengan membentuk norma baru yang seharusnya menjadi kewenangan pembentuk undang-undang. Putusan tersebut berimplikasi pada perubahan syarat pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden, menimbulkan persoalan kesetaraan di hadapan hukum, serta berpotensi melemahkan prinsip kepastian hukum dan sistem checks and balances. Penelitian ini menegaskan pentingnya peneguhan kembali batas kewenangan Mahkamah Konstitusi agar tetap berada dalam koridor konstitusional guna menjaga demokrasi konstitusional dan negara hukum di Indonesia.
Co-Authors Abdullah Thaidi, Hussein 'Azeemi Adrian, Pahmi Ady Supryadi Ady Supryadi Ahmad, Nisar Mohammad Ainun Fadilah, Siti Amalia, Fitriani Aminwara, Rena Asri Asri Bahri Yamin Baiq Rara Carina Sizi Baiq Rara Carina Sizi bidaya, zaini Edi Yanto Edi Yanto, Edi Edy Yanto Evina, Nur Fahrurrozi Fahrurrozi Fardiillah, Roni Faricmi, Nurayu Fiorini Mantika, Aesthetica Firzhal Arzhi Jiwantara Fitiani Amalia Fitriani Amalia Fitriani Amalia Gunardi, Setiyawan Hadiyanto, Fitri Aulia Hamdi Hamdi Hamdi Hamdi Haq, Hilman Syahrial Haq, Hilman Syahrial Hery Widijanto Hussin, Syaryanti Idea Islami Parasatya Iman, Yakin Nur IMAWANTO, IMAWANTO Khatimah, Khusnul M Taufik Rachman Mantika, Aesthetica Fiorini Mariam Saidona Tagoranao Mas'ad Saleh, Muhammad Aunurrochim Mochammad Imron Awalludin Mochammad Sahid, Mualimin Mohamad Ali, Norfadhilah Mohammad Ahmad, Nisar Mohammed Hasan, Baidar Mohammed Mohd Salleh, Mohd Mahyeddin Muliadin, Muliadin Munir, Usman Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Naufal, M. Rizky Nik Saleh, Nik Salida Suhaila Nurmawaddah, Nurmawaddah Pradnyawan, Sofyan Wimbo Agung Pramana, Didig Rachman, M Taufik Rachman, M. Tauffik Rachman, M. Taufik Ramayanto, Ramayanto Rangga Isra Rakarasiwi Rena Aminwara Rohayu H, Rina Saffinee, Siti Syahirah Sahrul Sahrul Sahrul Sahrul, Sahrul Salleh, Ahmad Zaki salmin salmin Salsabilah, Nurul Sarudi, Sarudi Suhardiyanto, Rifki Sumantia, Sumantia Supryadi, Ady Suryani Suryani Sybelle, Jan Alizea TITAWATI, TITIN Wook, Izawati Yuliani, Tin Zaini Bidaya Zaini Bidaya