cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,848 Documents
Edukasi Literasi Keuangan Pelajar Indonesia di Malaysia melalui Pengenalan Mata Uang dan Menabung Pratiwi, Erina; Hidayati, Nur; Kusumaningarti, Miladiah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21650

Abstract

Background: This community service activity aimed to increase the financial literacy of Indonesian students in Kampung Melayu, Sungai Buloh, Malaysia, through currency introduction and savings education based on visual learning and direct practice. The program was implemented as part of the International Community Service Program (KKN) of Universitas Islam Kadiri from 3–30 August 2025, with two main sessions conducted on 12 and 14 August 2025. The activity involved 27 participants aged 5–14 years at the Kampung Melayu Sungai Buloh Guidance Center. Methods: The activities were carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. An experiential and participatory learning approach was applied, using visual learning media and hands-on practice to make piggy banks from recycled materials. Results: Activity documentation showed an improvement in participants’ understanding of the differences between Rupiah and Ringgit currencies, as well as an increased interest in independent saving. The activity also received positive responses from the guidance center management, with participants demonstrating active involvement and high enthusiasm throughout the learning process. Conclusion: This activity is effective in introducing basic financial literacy concepts through experiential learning and direct practice. However, differences in participants’ age levels remain a challenge; therefore, continuous implementation with age-appropriate material development is recommended to enhance long-term learning outcomes.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Transplantasi Karang untuk Rehabilitasi Ekosistem Laut di Desa Palewai, Kolaka Riska Riska; I Gede Purwana Edi Saputra; Rahmad Hidayat; Wa Iba; La Ode Muhammad Yasir Haya; Irdam Riani; Risfandi Risfandi; Lalang Lalang; Indra Ardiansyah; Melati Octapian Simanjuntak; Anwar Anwar; Saharuddin Saharuddin; Raden Raden; Ayu Fitri Ramadani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21669

Abstract

Background: Terumbu karang Desa Palewai mengalami degradasi signifikan akibat aktivitas manusia termasuk limbah plastik. Kondisi ini mengancam produktivitas perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merehabilitasi ekosistem terumbu karang, menggunakan media beton dengan penambahan limbah botol dan kemasan plastik, dengan melibatkan mitra masyarakat lokal, yaitu Nelayan Palewai Bahari dan Karang Taruna OPA Sorume. Kegiatan dimulai dari sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan media transplantasi, dan pelaksanaan transplantasi. Metode: Metode ini dilakukan dengan menanamkan fragmen atau potongan karang ke area yang telah rusak dengan harapan karang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga mengembalikan fungsi ekosistem. Penerapan teknologi transplantasi dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan transplantasi, hingga perawatan untuk menjaga kelestarian ekosistem karang. Hasil: Transplantasi menjadi salah satu solusi yang menjanjikan dalam pemulihan ekosistem. Teknologi ini telah terbukti efektif di berbagai daerah dan memberikan hasil yang positif, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Kesimpulan: Kegiatan ini mendapat respon positif dan antusias dari kelompok mitra, dimana daerah transplantasi karang tersebut kedepannya bisa dijadikan sebagai daerah tangkapan baru bagi masyarakat nelayan. Lingkungan perairan yang memiliki ekosistem terumbu karang yang baik akan menghasilkan sumberdaya ikan yang melimpah. Penggunaan media beton dengan campuran limbah plastik efektif merehabilitasi terumbu karang sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat pesisir dalam konservasi lingkungan secara berkelanjutan.
Implementasi Pendekatan SAVI sebagai Strategi Pembelajaran Teknik Shooting Bola Basket di Tingkat Sekolah Dasar: Optimalisasi Pembelajaran Motorik yang Aktif dan Inovatif Ahmad Riady Hasibuan; Indah Purnama Sari; Ismail Saleh Nasution
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21672

Abstract

Background: Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan SAVI (Somatic, Auditrory, Visual, Intellectual) dalam meningkatkan keterampilan teknik shooting bola basket di tingkat sekolah dasar. Latar belakang pengabdian didasarkan pada kebutuhan pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih aktif, inovatif, dan menyenangkan guna menumbuhkan minat serta mengoptimalkan kemampuan motorik siswa Metode: Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui rangkaian kegiatan pelatihan, pendampingan, dan penyediaan media pembelajaran berbasis pendekatan SAVI kepada siswa dan guru pendidikan jasmani. Desain evaluasi program menggunakan pendekatan pretest–posttest control group untuk melihat dampak implementasi program terhadap peningkatan keterampilan shooting. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi keterampilan shooting dan tes keterampilan dasar bola basket yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Hasil: Hasil pengolahan data menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keterampilan siswa pada semua aspek yang diamati, mulai dari kesiapan posisi awal, pegangan bola, koordinasi tangan dan mata, gerakan shooting, hingga ketepatan tembakan. Skor rata-rata posttest lebih tinggi dibandingkan pretest, yang menandakan peningkatan signifikan setelah diterapkannya pendekatan SAVI. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan SAVI mampu mengintegrasikan aktivitas fisik, pendengaran, Visualisasi, dan penalaran intelektual secara terpadu sehingga memberikan pengalaman belajar yang holistik. Kesimpulan: penerapan pendekatan SAVI terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik shooting bola basket siswa sekolah dasar. Selain itu, pendekatan ini berpotensi untuk diadaptasi pada materi pendidikan jasmani lainnya sebagai strategi pembelajaran motorik yang aktif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan perkembangan anak.
Penguatan Brand Desa Wisata Halal melalui Promosi Digital di Desa Perlang, Kabupaten Bangka Tengah Cipta, Hendra; Zakirman, Al Fakhri; Musa, Musa; Ulfa, Khoirina; Rohanah, Siti
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21702

Abstract

Background: Perlang Village, located in Central Bangka Regency, is recognized as one of the earliest halal tourism villages in Indonesia; however, it has experienced a decline in brand strength due to limited digital literacy, simple promotional strategies, and the community’s insufficient understanding of comprehensive halal tourism concepts. This Community Service Program (PKM) aims to strengthen Perlang Village's branding as a halal tourism destination by enhancing community capacity in digital marketing, promotional content development, and the use of digital marketing tools. The method applied is the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, which emphasizes the strengthening of local assets and active community involvement. Method: supported by in-depth interviews and Focus Group Discussions (FGDs) to map the village's potential and needs. The program was conducted through a series of training activities, including the introduction to halal tourism concepts, tourism package development, digital marketing practices, and a final evaluation. Results: Increase in participants’ understanding of digital marketing strategies, their ability to produce informative promotional content, and their skills in using digital tools to expand the reach of halal tourism. Although a slight decline was observed in certain post-test indicators, this reflects participants' improved reflective awareness of higher competency standards. Overall, the program generated a positive impact in revitalizing the image of Perlang Village as a competitive halal tourism destination. Conclusion: Moving forward, continued assistance and periodic monitoring are required to ensure that Perlang Village’s branding remains strong and sustainable in attracting tourists.
Penyusunan Alat Ukur Kompetensi Mahasiswa dalam Human-Machine Communication (HMC) Pramana, Pramana; Utari, Prahastiwi; Alkhajar, Eka Nada Shofa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21708

Abstract

Background: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan serta menguji instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur kompetensi mahasiswa dalam Human-Machine Communication. Peningkatan interaksi mahasiswa dengan teknologi kecerdasan buatan seperti chatbot dan virtual assistant belum diikuti pemahaman kritis mengenai etika, bias algoritmik, dan keterampilan komunikasi interpersonal. Metode: Instrumen dikembangkan berdasarkan tiga konstruk utama yaitu literasi teknologi dan AI, kesadaran etika terhadap bias algoritma, dan keterampilan komunikasi interpersonal. Proses pengembangan meliputi identifikasi kebutuhan kompetensi, penyusunan item sesuai indikator, dan uji coba terbatas kepada mahasiswa sebagai responden awal. Instrumen ini disusun sebagai perangkat evaluatif yang bersifat umum dan dirancang untuk digunakan dalam berbagai kegiatan pelatihan dan peningkatan kompetensi Human-Machine Communication, termasuk yang dilaksanakan dalam konteks pengabdian kepada masyarakat. Hasil: Uji coba pada 30 responden menunjukkan peningkatan skor yang signifikan pada seluruh konstruk setelah pelatihan diberikan. Peningkatan ini menegaskan bahwa instrumen mampu menangkap perubahan kompetensi secara sensitif dan bahwa pelatihan berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman teknologi, penguatan kesadaran etis, serta perbaikan kemampuan komunikasi interpersonal. Kesimpulan: Instrumen pre-test dan post-test yang dihasilkan efektif untuk menilai perkembangan kompetensi mahasiswa dalam konteks Human-Machine Communication. Instrumen ini memberikan dasar evaluatif yang terukur bagi pelatihan HMC dan berpotensi direplikasi oleh institusi pendidikan lain untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan komunikasi mahasiswa di era kecerdasan buatan.
Pemberdayaan Petani Lele sebagai Pilar Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Protein di Wilayah Perdesaan Desa Luwungragi, Kabupaten Brebes Jawa Tengah Wadli, Wadli; M. Hasdar; Yulianto, Andi; Bashar, Abdul
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21723

Abstract

Background: The catfish farmer empowerment program in Luwungragi Village, Brebes Regency, was carried out to strengthen local food security through increased productivity, downstreaming of harvested products, and expanding market access. Activities included modern cultivation training, vacuum yellow spiced catfish processing training, digitalization of business management, and the establishment of marketing networks. Method: Implementation was carried out in a participatory manner through five stages: identification, training, mentoring, strengthening networks, and evaluation. Results: showed a decrease in fish mortality from 28% to 11%, an acceleration of the harvest cycle from 95 to 78 days, an increase in harvest yields from 160 kg to 224 kg per cycle, and an increase in profit margins from IDR 2.2 million to IDR 8.5 million per cycle. New processed products and digital marketing increased the competitiveness of partners. Conclusion: . This program has a significant impact on village food security by providing affordable animal protein, increasing income, and strengthening farmer institutions and communities who increasingly understand the benefits of consuming catfish to obtain daily protein.
Pelatihan Literacy Cloud pada Kegiatan Extensive Reading pada Komunitas Sekolah Madrasah Aliyah di Bojonegoro Iin Widya Lestari; Mohammad Fatoni; Nanin Verina Widya Putri; Shahibul Faizza Alwi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21725

Abstract

Background: Keterampilan membaca dalam bahasa Inggris merupakan salah satu tantangan yang dialami oleh siswa. Hal ini dibuktikan dengan masih rendahnya minat baca dan kemampuan memahami bacaan oleh siswa. Salah satu penyebabnya ialah keterbatasan teks/ bacaan yang menarik,dan kurangnya pengetahuan pemanfaatan media digital dalam membaca. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan literasi digital Bahasa Inggris siswa serta membentuk kebiasaan membaca Bahasa Inggris di lingkungan sekolah. Metode: Sosialisasi dan Pelatihan satu hari yang diikuti oleh 50 pelajar madrasah Aliyah di Bojonegoro. Pretest dan posttest juga dilakukan untuk mengetahui ketercapaian kegiatan. Hasil: kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini mampu memberikan pengetahuan dan informasi kepada peserta terkait penggunaan literacy cloud dalam membersamai kegiatan extensive reading (80%) dan meningkatkan pemahaman siswa terkait dengan literasi dan menerapakan media digital dalam melakukan kegiatan membaca ekstensif  bacaan/ teks berbahasa Inggris (85%). Sehingga mereka dapat menerapkan secara mandiri untuk mengakses dan membaca bacaan / cerita bahasa Inggris melalui literacy cloud. Kesimpulan. Pelatihan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan keilmuann dan keteramilan Bahasa Inggris serta literasi bahasa Inggris pada siswa di madrasah aliyah.
Penerapan Literasi Bahasa Inggris bagi Kelompok Tani Karya Jaya Pesawaran pada Pengolahan Limbah Kulit Kakao Maiza, Masfa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21729

Abstract

Pendahuluan: Limbah kulit kakao yang melimpah di wilayah perkebunan Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran menimbulkan bau dan pencemaran lingkungan. Rendahnya rasa ingin tahu dan kepedulian petani menyebabkan limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi petani, khususnya literasi Bahasa Inggris, sebagai sarana memperoleh informasi terkini secara mandiri serta mendorong pemanfaatan limbah kulit kakao menjadi produk bermanfaat. Metode: yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Adanya perubahan pola pikir petani menuju pembelajaran mandiri dalam pengolahan limbah kakao. Peningkatan pengetahuan tercatat pada pengolahan limbah kulit kakao (80%), produksi pupuk organik cair/POC (81%), serta pemahaman instruksi berbahasa Inggris (80%). Keterampilan petani juga meningkat, ditunjukkan oleh kemampuan menakar bahan dengan alat sederhana, menjaga kelembapan dan aerasi, serta melakukan pencampuran secara merata. Kesimpulan: Kegiatan ini berkontribusi pada pemanfaatan limbah kakao dan mendukung penerapan sistem pertanian berkelanjutan.
Pelatihan dan Peningkatan Kapabilitas Guru TK melalui Pelatihan Pemanfaatan Suno AI dalam Pembelajaran Gerak dan Lagu di TK Pembina Negeri II Palembang Suryani, Yuni Dwi; Rukiyah; Suningsih, Taruni; Septiani, Yin Yin; Sukma, Damayanti; Septianingsih, Ekky Tri; Silviani, Mutiara; Wiradjaya, Olivia Artha; Areza, Yenny
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21742

Abstract

Background: Kegiatan seni gerak dan lagu memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan motorik, afektif, dan sosial anak usia dini serta menjadi sarana pelestarian budaya. Namun, sebagian guru masih mengalami kesulitan dalam menciptakan lagu pembelajaran yang inovatif dan memanfaatkan teknologi digital. Tujuan: Kegiatan ini untuk meningkatkan kapabilitas guru PAUD dalam merancang pembelajaran gerak dan lagu melalui pemanfaatan Suno AI. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 indikator pemahaman terkait pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Kegiatan ini melibatkan 18 guru TK di TK Negeri Pembina II Jakabaring Palembang. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dari nilai rata-rata pre-test sebesar 78,5% menjadi 94% pada post-test, atau meningkat sebesar 15,5%. Selain itu, guru mampu menghasilkan lagu pembelajaran tematik menggunakan Suno AI melalui pembuatan prompt yang sesuai dengan tema pembelajaran. Meskipun demikian, beberapa peserta masih mengalami kendala dalam menentukan tempo, nada, serta formulasi prompt yang tepat. Pendampingan daring melalui grup WhatsApp terbukti membantu guru dalam menyusun modul ajar berbasis proyek secara mandiri. Kesimpulan: Pemanfaatan Suno AI dapat menjadi inovasi strategis dalam meningkatkan kreativitas dan kompetensi guru PAUD dalam menciptakan pembelajaran gerak dan lagu yang lebih kreatif, adaptif, dan interaktif.
Upaya Kolaboratif Reforestasi Lingkungan DAS Brantas Bumiaji Melalui Penanaman Casuarina sp. Fajarianto, Otto; Suswanto, Hary; Hardaningrum, Tri Wahyu; Masruroh, Heni; Kenya, Ponasari Baron Mutiara
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21753

Abstract

Background: Adanya pergeseran lanskap alam untuk pertanian, urbanisasi, dan pembangunan infrastruktur telah menyebabkan meluasnya erosi tanah, penurunan keanekaragaman hayati, hilangnya cadangan karbon, dan terganggunya fungsi daerah aliran sungai (DAS). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung program reforestasi sebagai upaya penghijauan dan mitigasi perubahan iklim di Arboretum DAS Brantas Bumi Aji, Kota Batu. Pemilihan Casuarina sp. sebagai pohon yang ditanam memiliki potensi besar dalam mewujudkan tujuan kegiatan. Metode: Metode yang diterapkan dalam program ini mengikuti empat tahap utama: (1) Pengamatan Awal dan Identifikasi Masalah, (2) Sosialisasi dan Pelibatan Pemangku Kepentingan, (3) Pelaksanaan Penanaman Pohon pada 26 Juli 2025, dan (4) Evaluasi dan Perencanaan Keberlanjutan. Setiap tahap dilaksanakan bekerja sama dengan komunitas lokal, pemangku kepentingan pemerintah, dan lembaga akademik. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penanaman pohon berjalan sesuai target, yakni sebanyak 50 pohon Casuarina sp. berhasil ditanam dengan tingkat partisipasi aktif masyarakat dan dukungan institusional yang kuat. Manfaat ekologis yang dihasilkan meliputi peningkatan infiltrasi, pengendalian erosi, dan penyerapan karbon, serta manfaat sosial berupa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi hulu DAS. Kesimpulan: Reboisasi berbasis komunitas terbukti efektif sebagai strategi pemulihan lanskap dan konservasi DAS Brantas. Keberhasilan kolaborasi lintas sektor menunjukkan potensi keberlanjutan program, yang perlu diperkuat dengan pemantauan kuantitatif dan diversifikasi spesies tanaman untuk memaksimalkan manfaat ekologis dan sosial.