cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,292 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR TENTANG KB MKJP MELALUI METODE PENYULUHAN INTERAKTIF Wulan Wijaya; Linda Listriyati; Ina , Sugiharti; Ecih Winengsih; Dyah Ayu Fitriani; Tika Lubis
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38112

Abstract

Abstrak: Rendahnya pengetahuan dan kuatnya stigma terhadap metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) menjadi hambatan dalam peningkatan penggunaan kontrasepsi efektif pada pasangan usia subur (PUS). Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap PUS terhadap MKJP melalui penyuluhan interaktif yang terstruktur. Kegiatan melibatkan 36 responden dengan desain pre-experimental one group pre-test–post-test. Intervensi meliputi ceramah partisipatif, diskusi dua arah, klarifikasi mitos, dan konseling singkat. Evaluasi menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap, dengan analisis deskriptif serta uji Paired t-test dan effect size (Cohen’s d). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 61,8±9,8 menjadi 83,9±8,1 (p<0,05; d=1,60) dan sikap dari 28,4±4,0 menjadi 35,1±3,5 (p<0,05; d=1,55). Pengetahuan kategori baik meningkat dari 19,4% menjadi 77,8%, dan sikap positif dari 38,9% menjadi 80,6%. Temuan ini menunjukkan penyuluhan interaktif efektif meningkatkan pemahaman dan penerimaan MKJP serta berpotensi mendukung program keluarga berencana di tingkat komunitas.Abstract: Low levels of knowledge and strong stigma surrounding long-acting contraceptive methods (LACMs) pose barriers to increasing the use of effective contraception among couples of reproductive age (CRAs). This community service project aims to improve CRAs’ knowledge and attitudes toward LACMs through structured interactive education. The study involved 36 participants using a one-group pre-test–post-test pre-experimental design. The intervention included participatory lectures, two-way discussions, myth clarification, and brief counseling. Evaluation utilized knowledge and attitude questionnaires, with descriptive analysis as well as Paired t-tests and effect size (Cohen’s d). Results showed a significant increase in knowledge scores from 61.8 ± 9.8 to 83.9 ± 8.1 (p < 0.05; d = 1.60) and in attitudes from 28.4 ± 4.0 to 35.1 ± 3.5 (p < 0.05; d = 1.55). The proportion of participants with “good” knowledge increased from 19.4% to 77.8%, and those with positive attitudes increased from 38.9% to 80.6%. These findings indicate that interactive health education effectively improves understanding and acceptance of MKJP and has the potential to support family planning programs at the community level.
EDUKASI PHBS, PENCEGAHAN ROKOK, INTERNET SEHAT DAN PEMBUATAN RESERVOIR AIR BERSIH DI KABUPATEN PASAMAN Rika Fatmadona; Esi Afriyanti; Elvi Oktarina; Masrizal Masrizal; Nabila Siti Burnama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37741

Abstract

Abstrak: Akses air bersih dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum optimal berkontribusi terhadap rendahnya kualitas kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS melalui edukasi kesehatan dan intervensi pendukung akses air bersih. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi praktik cuci tangan dan sikat gigi, serta pembangunan sarana pendukung. Peserta kegiatan meliputi siswa 3 SD termasuk warga setempat. Dengan total 154 siswa, 6 orang guru, serta 16 warga desa. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan pemahaman. Hasil menunjukkan 90% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan 80% warga mampu menjawab pertanyaan terkait upaya menjaga kebersihan secara benar. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif terintegrasi efektif dalam meningkatkan literasi dan praktik PHBS masyarakat.Abstract: Inadequate access to clean water and the execution of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) adversely affect public health quality. This project seeks to enhance knowledge and habits related to PHBS through health education and interventions that facilitate access to clean water. Utilized methods encompassed lectures, interactive discussions, demonstrations of handwashing and toothbrushing techniques, and the establishment of supporting facilities. The participants were 154 pupils from three elementary schools, six teachers, and 16 neighborhood citizens. Assessment was performed utilizing pre- and post-tests to quantify advancements in knowledge and comprehension. Findings indicated that 90% of participants had enhanced understanding, while 80% of residents accurately responded to inquiries regarding hygiene initiatives. The findings demonstrate that integrated educational interventions effectively enhance PHBS literacy and community practices.
STRENGTHENING KNOWLEDGE ON REPRODUCTIVE HEALTH AND BREAST CANCER PREVENTION Nur Hayati; Najmi Hafizhah Ananta Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38388

Abstract

Abstrak: Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena prevalensinya yang terus meningkat serta pentingnya deteksi dini untuk mencegah keterlambatan diagnosis. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan reproduksi serta deteksi dini kanker payudara pada 48 guru dan tenaga kependidikan perempuan di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul. Mitra dalam kegiatan ini adalah Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah (PDA) ‘Aisyiyah Bantul. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi pre-test dan post-test sebanyak 10 soal untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 46% pada pre-test menjadi 54% pada post-test, yang menunjukkan peningkatan hard skill sebesar 8 poin persentase. Selain itu, diskusi interaktif memperlihatkan peningkatan soft skill peserta dalam komunikasi dan kesadaran kesehatan. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman dan kesiapan peserta untuk melakukan deteksi dini kanker payudara serta menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sekitar. Program ini diharapkan dapat diperluas dan diterapkan pada komunitas perempuan lainnya.Abstract: Breast cancer is a significant health concern that requires serious attention due to its increasing prevalence and the critical importance of early detection in preventing delayed diagnosis. This community service activity aimed to improve knowledge and awareness of reproductive health and early breast cancer detection among 48 female teachers and educational staff at SD Unggulan `Aisyiyah Bantul. The partner in this activity was the Regional Leadership Health Council (PDA) ' Aisyiyah Bantul. The methods used included counseling, interactive discussions, and pre-test and post-test evaluations.A total of 10 questions were administered to measure knowledge improvement Evaluation results showed an increase in participants' knowledge from 46% in the pre-test to 54% in the post-test, indicating an 8-percentage point improvement in hard skills. Additionally, interactive discussions improved participants' soft skills, including communication and health awareness. These results demonstrate that the activity successfully enhanced participants' understanding and readiness to conduct early breast cancer detection and spread the information to the surrounding community. The program is expected to be expanded and applied to other women's communities.
PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN KOPERASI DESA MERAH PUTIH Muhammad Azkar; Zulpawati Zulpawati; Syahrul Hanafi; Baiq Ratna Mulhimmah; Murtiani Murtiani; Rohiman Rohiman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37670

Abstract

Abstrak: Koperasi dibentuk untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, seringkali koperasi dikelola secara tidak professional sehingga mengakibatkan kinerja keuangan koperasi menjadi buruk. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill dan hard skill dengan memberikan pelatihan kepada SDM Koperasi Desa Merah Putih yang berada di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terkait pengelolaan keuangan koperasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode PAR dan dibangun melalui proses (1) Sosialisasi pengelolaan keuangan koperasi yang dimatangkan dengan materi analisis risiko pada pengelolaan keuangan; and (2) Pada hari kedua, materi diperkuat dengan meningkatkan pemahaman para pengelola koperasi melalui Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) mengenai manajemen keuangan koperasi. Peserta pelatihan sebanyak 50 peserta yang terdiri dari 40 orang pengurus koperasi desa merah putih Desa Manggala dan 10 orang tokoh masyarakat Desa Manggala. Evaluasi pelaksanaan pengabdian menggunakan angket yang diisi saat pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada beberapa aspek, yakni (1) perencanaan keuangan meningkat 15%; (2) pengelolaan dana meningkat 11%; (3) pelaporan keuangan meningkat 5%; dan (4) pengawasan dan audit meningkat 7%.Abstract: Cooperatives are formed to improve the community's economy. However, they are often managed unprofessionally, resulting in poor financial performance. This community service program aims to improve soft skills and hard by providing training in financial management for the human resources of the Koperasi Merah Putih in North Lombok. Community service activities were carried out using the PAR method and built through the following process (1) Socialization of cooperative financial management and risk analysis material on financial management; and (2) On the second day, the material was strengthened by increasing the understanding of cooperative managers through Focus Group Discussions (FGD) regarding cooperative financial management. The training participants were 50 participant, consisting of 40 administrators of the koperasi desa merah putih Desa Manggala and 10 community leaders of Desa Manggala. The evaluation of the community service implementation used questionnaires during the pre-test and post-test. The results of the community service showed an increase in participants' understanding in several aspects, namely (1) financial planning increased by 15%; (2) fund management increased by 11%; (3) financial reporting increased by 5%; and (4) supervision and auditing increased by 7%.
PENGEMBANGAN SENTRA AGROTOURISM HORTIKULTURA POLIKULTUR BERTEKNOLOGI SMART FARMING DI KAWASAN GEOPARK Ida Bagus Putu Mardana; I Wayan Sukra Warpala; I Gede Adnyana; I Komang Restu Widi Artha; Anak Agung Gde Suyoga Wiguna; Gede Arya Amerta; Ni Kadek Cinta Eka Putri Jayanti; Putu Vina Febryanti; Gede Darmika Yasa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38074

Abstract

Abstrak: Pengembangan pertanian berkelanjutan dan agrowisata menjadi isu global seiring meningkatnya kebutuhan pangan, tekanan terhadap lingkungan, dan tuntutan diversifikasi ekonomi pedesaan. Namun, pada tingkat komunitas, integrasi antara hortikultura dan wisata masih sering berjalan parsial, disertai praktik budidaya konvensional dan pengelolaan limbah yang belum optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hardskill dan softskill mitra dalam pengelolaan hortikultura berwawasan agrowisata, pengolahan hasil, serta pengelolaan limbah berbasis pertanian konservasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, penerapan ipteks, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Mitra kegiatan terdiri atas dua kelompok masyarakat dengan total 40 orang peserta. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket untuk menilai perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mitra. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra sebesar 75% dalam budidaya hortikultura terpadu, pengolahan produk, dan pengelolaan lingkungan berbasis agrowisata. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan nilai tambah ekonomi, serta mendukung keberlanjutan pengembangan agrowisata berbasis pertanian konservasi.Abstract: The development of sustainable agriculture and agritourism has become a global issue amid rising food demand, environmental pressures, and the need for rural economic diversification. However, at the community level, the integration of horticulture and tourism often remains fragmented, accompanied by conventional farming practices and suboptimal waste management. This initiative aims to enhance partners’ hard and soft skills in agro-tourism-oriented horticulture management, crop processing, and conservation agriculture-based waste management. Implementation methods include outreach, training, hands-on practice, application of science and technology, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The project partners consist of two community groups with a total of 40 participants. Evaluation was conducted through observation, interviews, and questionnaires to assess changes in the partners’ knowledge, skills, and attitudes. The evaluation results showed a 75% improvement in the partners’ skills in integrated horticultural cultivation, product processing, and agrotourism-based environmental management. This activity contributed to strengthening community capacity, increasing economic value-added, and supporting the sustainable development of agrotourism based on conservation agriculture.
PENDAMPINGAN PENULISAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA MELALUI KLINIK PKM Yesi Mustika Ningsih; Taufik Setyadi; Dita Rosyita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38140

Abstract

Abstrak: Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan wadah pengembangan potensi dan kreativitas mahasiswa dalam menghasilkan inovasi di berbagai bidang. Namun, pemahaman mahasiswa dalam penyusunan proposal PKM masih rendah. Ini terjadi akibat kurangnya sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang memadai. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan pendampingan penulisan proposal program kreativitas mahasiswa melalui klinik PKM. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi dan partisipasi mahasiswa dalam mengikuti PKM. Kegiatan diikuti oleh 100 mahasiswa agribisnis. Metode pelaksanaannya adalah campuran terdiri atas 4 tahapan, dimulai dengan persiapan, sosialisasi, pendampingan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner 27 pertanyaan untuk menilai pemahaman, kepuasan, serta peningkatan motivasi dan kemampuan penyusunan proposal PKM, yang menjadi indikator keberhasilan kegiatan. Hasil dari kegiatan pendampingan penulisan PKM adalah meningkatnya pengetahuan Mahasiswa sebesar 62,73%, keterampilan mahasiswa dalam mencari ide dan membuat proposal PKM meningkat sebesar 84%. Program ini juga meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam PKM yaitu sebanyak 32 proposal PKM yang berhasil disusun oleh mahasiswa dan dinyatakan siap diajukan ke tahap seleksi tingkat universitas.Abstract: The Student Creativity Program (PKM) is a forum for developing students' potential and creativity in producing innovations in various fields. However, students' understanding of PKM proposal writing is still low. This is due to a lack of adequate socialization, training, and mentoring. To address this issue, guidance on writing student creativity program proposals was provided through the PKM clinic. The aim of this community service was to improve students' competence and participation in PKM. The activity was attended by 100 agribusiness students. The implementation method was a mixture of 4 stages, starting with preparation, socialization, mentoring, and evaluation. The evaluation was conducted through a 27-question questionnaire to assess understanding, satisfaction, and increased motivation and ability to prepare PKM proposals, which were indicators of the success of the activity. The results of the PKM writing mentoring activity were an increase in student knowledge by 62.73% and an increase in student skills in finding ideas and writing PKM proposals by 84%. This program also increased student participation in PKM, with 32 PKM proposals successfully written by students and declared ready to be submitted to the university selection stage.
EDUKASI TERKAIT TUBERKOLOSIS MELALUI PENDEKATAN PATOFISIOLOGI DAN MANIFESTASI KLINIS Anna Yuliana; Hermanus Ehe Hurit; Muchammad Reza Ghozaly
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38347

Abstract

Abstrak: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat akibat rendahnya pemahaman tentang patofisiologi penyakit, cara penularan, dan manifestasi klinis. Kondisi ini berpotensi meningkatkan keterlambatan deteksi dan pengobatan. Kegiatan pengabdian ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian masyarakat mengenai TBC melalui pendekatan edukasi kesehatan berbasis praktik farmasi sosial. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada 65 orang mitra yang terdiri dari kader PKK dan warga Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest sebelum kegiatan dan posttest setelah kegiatan, yang terdiri dari 10 pertanyaan. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat dilihat adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dilihat dari kenaikan nilai pretest 38,9 menjadi 95,4 pada posttest. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan hardskill berupa pemahaman patofisiologi, mekanisme penularan, dan manifestasi klinis TBC, serta softskill dalam peran kader sebagai agen edukasi kesehatan di masyarakat. Kegiatan ini efektif mendukung upaya promotif dan preventif pengendalian TBC berbasis masyarakat.Abstract: Tuberculosis (TB) remains a public health problem due to limited community understanding of its pathophysiology, transmission, and clinical manifestations, which may lead to delayed detection and treatment. This initiative was designed to strengthen knowledge and awareness among the target group about TB through health education based on social pharmacy practice. The activity was conducted using counseling and socialization methods involving 65 participants consisting of PKK cadres and residents of Panongan District, Tangerang Regency. Evaluation was conducted using was carried out through pretest administered before the activity and a posttest after the activity, each consisting of 10 questions. assessments. The results showed a substantial improvement in participants’ knowledge, with the average score increasing from 38.9 in the pretest to 95.4 in the posttest. This improvement indicates enhanced hard skills related to understanding TB pathophysiology, transmission, and clinical symptoms, as well as improved soft skills in community health education roles. The program proved effective in supporting community-based promotive and preventive efforts for TB control.
INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK MENJADI PAVING BLOCK SEBAGAI SOLUSI PERMASALAHAN LINGKUNGAN Claudius Lippershey Bright Caling; Kasmir Gon; Maria K. H. Sabu; Pankrasio M. Yudarsi; Arnoldus F. Cangkung; Cindy C. Primavita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37534

Abstract

Abstrak: Pengelolaan limbah sampah plastik menjadi paving block merupakan inovasi pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan produk konstruksi bernilai guna. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Teknik Sipil dalam mengelola limbah plastik secara produktif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu pra-kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pra-kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pre-test untuk mengkaji pengetahuan awal mahasiswa terkait konsep pengelolaan limbah, proses pengolahan, jenis plastik yang dimanfaatkan, manfaat lingkungan, serta nilai guna dan ekonomi produk. Tahap pelaksanaan berupa pelatihan teknis pembuatan paving block melalui proses pengumpulan, pembersihan, peleburan, pencampuran, dan pencetakan. Tahap evaluasi dilakukan melalui post-test, penilaian kualitas produk, dan refleksi pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, dengan capaian konsep dasar 92%, proses pengolahan 84%, pengenalan produk 88%, pemahaman manfaat dan keberlanjutan 76%, serta minat pengembangan inovasi 70%. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kompetensi mahasiswa dan paving block berkualitas baik.Abstract: The management of plastic waste into paving blocks is a community service innovation that aims to reduce environmental pollution while producing useful construction products. This activity aims to increase the knowledge and skills of Civil Engineering students in managing plastic waste productively and sustainably. The implementation method consists of three stages, namely pre-activity, implementation, and evaluation. The pre-activity stage includes socialization, counseling, and a pre-test to assess students' initial knowledge related to waste management concepts, processing, types of plastics used, environmental benefits, and the utility and economic value of the product. The implementation stage consists of technical training in paving block manufacturing through the processes of collection, cleaning, melting, mixing, and molding. The evaluation stage was conducted through post-tests, product quality assessments, and learning reflections. The results showed a significant increase in understanding, with achievements of 92% in basic concepts, 84% in processing, 88% in product recognition, 76% in understanding benefits and sustainability, and 70% in interest in innovation development. This activity resulted in an increase in student competence and high-quality paving blocks.
TRANSFORMASI PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI INTEGRASI USAHA TANI-TERNAK DAN KERAJINAN SONGKET BERTEKNOLOGI MODERN A. A. Gede Yudha Paramartha; I Gede Adnyana; Ida Bagus Putu Mardana; Gede Arya Amerta; I Komang Restu Widi Artha; Ni Kadek Cinta Eka Putri Jayanti; Anak Agung Gde Suyoga Wiguna; Gede Darmika Yasa; Putu Vina Febryanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37971

Abstract

Abstrak: Desa Jinengdalem memiliki potensi sektor tani–ternak dan kerajinan songket, namun belum terkelola optimal akibat ketimpangan irigasi, minimnya penerapan ipteks, lemahnya regulasi desa, serta rendahnya integrasi pengelolaan limbah antar sektor. Program KKN-PMM ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan sistem tani–ternak organik terpadu dan penguatan sentra kerajinan tenun songket. Mitra kegiatan berjumlah 50 orang, terdiri atas 30 petani Kelompok Tani Subak Ketug-Ketug dan 20 pengrajin Kelompok Poni’s Songket. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Learning System (PALS) berbasis pentahelix melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan ipteks, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan kelembagaan. Program difokuskan pada peningkatan hardskill (teknik produksi, pengelolaan limbah, kualitas produk) dan softskill (manajemen usaha dan kerja sama kelompok). Evaluasi pre–post menunjukkan peningkatan keterampilan teknis petani sebesar 35%, pengrajin 40%, produksi gabah 30%, serta nilai jual songket 25%.Abstract: Jinengdalem Village has potential in the agriculture-livestock and songket craft sectors, but this potential has not been optimally managed due to irrigation imbalances, minimal application of science and technology, weak village regulations, and low integration of waste management between sectors. This KKN-PMM program aims to increase production capacity and economic added value through the development of an integrated organic farming and livestock system and the strengthening of songket weaving centers. There are 50 partners in this activity, consisting of 30 farmers from the Ketug-Ketug Farmers Group and 20 craftsmen from the Poni's Songket Group. The service method uses a pentahelix-based Participatory Action Learning System (PALS) approach through the stages of socialization, training, science and technology application, mentoring and evaluation, as well as institutional strengthening. The program focused on improving hard skills (production techniques, waste management, product quality) and soft skills (business management and group cooperation). Pre-post evaluations showed a 35% increase in farmers' technical skills, a 40% increase in artisans' technical skills, a 30% increase in grain production, and a 25% increase in the selling price of songket.
EDUKASI LITERASI KEUANGAN: STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA & PENGENDALIAN PERILAKU KONSUMTIF KARYAWAN KLINIK UTAMA Rr. Sri Saraswati; Fajra Octrina; Wahdan Arum Inawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37408

Abstract

Abstrak: Literasi keuangan merupakan keterampilan penting bagi karyawan berpenghasilan tetap yang rentan terhadap perilaku konsumtif, sehingga pada tahun 2025 Tim Pengabdian Masyarakat Telkom University melaksanakan program edukasi literasi keuangan dasar di Klinik Utama Perisai Husada yang berfokus pada pembedaan kebutuhan dan keinginan, penyusunan anggaran sederhana, serta pembiasaan menabung. Sebagai tindak lanjut dalam periode akhir tahun 2025 hingga awal Januari 2026, program pengabdian masyarakat ini kembali dilaksanakan dengan tujuan memperkuat pemahaman dan praktik literasi keuangan dasar. Kegiatan difokuskan pada pendalaman strategi pengelolaan keuangan rumah tangga, pengendalian perilaku konsumtif, serta simulasi penyusunan anggaran bulanan sesuai kondisi nyata peserta. Melalui pendekatan interaktif berupa penyuluhan, diskusi kelompok, dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan finansial karyawan Klinik Utama Perisai Husada. Dengan demikian, para peserta yaitu 26 karyawan Klinik Utama Perisai Husada dapat lebih bijak dalam mengelola pendapatan, menghindari jeratan utang, serta menyiapkan perencanaan keuangan jangka panjang yang lebih sehat. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuis singkat, diskusi reflektif, dan kuesioner tertutup skala Likert lima poin, yang menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berjalan efektif dengan dampak positif, ditandai oleh 97,69% peserta menyatakan setuju dan sangat setuju terhadap kesesuaian, kejelasan, dan relevansi materi serta kualitas pelayanan, yang mencerminkan peningkatan pemahaman dan kepuasan peserta secara signifikan dibandingkan kondisi awal.Abstract: Financial literacy is an important skill for fixed-income employees who are prone to consumptive behavior. Therefore, in 2025, the Telkom University Community Service Team implemented a basic financial literacy education program at the Perisai Husada Main Clinic, focusing on distinguishing between needs and wants, preparing a simple budget, and developing a habit of saving. As a follow-up in the period from late 2025 to early January 2026, this community service program was implemented again with the aim of strengthening the understanding and practice of basic financial literacy. The activities focused on deepening household financial management strategies, controlling consumptive behavior, and simulating monthly budget planning according to the actual conditions of the participants. Through an interactive approach consisting of counseling, group discussions, and hands-on practice, this activity was expected to increase the financial awareness and skills of Perisai Husada Main Clinic employees. Thus, the 26 participants, who were employees of Perisai Husada Main Clinic, could be wiser in managing their income, avoid debt traps, and prepare healthier long-term financial plans. The evaluation of activities was conducted through short quizzes, reflective discussions, and closed-ended five-point Likert scale questionnaires, which showed that community service activities were effective and had a positive impact, as indicated by 97.69% of participants agreeing and strongly agreeing with the suitability, clarity, and relevance of the material and quality of service, reflecting a significant increase in participants' understanding and satisfaction compared to the initial conditions.