cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
telaah.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1, Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN : 24772429     EISSN : 26206226     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil pemikiran (telaah kritis) mengenai pendidikan, bahasa, serta sastra indonesia. Kontributor yang dapat mempublikasikan tulisanya pada jurnal ini adalah para akademisi (dosen dan guru), praktisi, dan pemerhati dibidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
PERBANDINGAN KONFLIK SOSIAL DALAM FILM TOBA DREAMS YANG DISUTRADARAI OLEH BENI SETIAWAN DENGAN FILM SANG PRAWIRA YANG DISUTRADARAI OLEH PONTI GEA Purnawarman, Purnawarman; Syakur, Ahmad Abdan
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i1.21472

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik sosial dan perbandingan konflik sosial dalam film Toba Dreams dengan film Sang Prawira. Untuk mengetahui konflik dan perbandingan konflik sosial, digunakan teori konflik Ralf Dahrendorf. Data yang digunakan berupa kutipan dialog dan adegan yang menggambarkan adanya konflik dan perbandingan konflik sosial. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan dokumentasi, sedangkan metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini yaitu, konflik terjadi karena adanya ketidakadilan yang dilakukan oleh kelompok yang berkuasa sebagai pemegang otoritas terhadap kelompok yang dikuasai. Bentuk konflik yang terjadi adalah, 1) konflik tokoh utama dengan mafia 2) konflik antara tokoh utama dengan keluarga 3) konflik antara kelompok mafia dengan pebisnis lain 4) konflik antara mafia dengan satuan kepolisian. Konflik tersebut ditemukan dalam kedua film sehingga layak untuk diperbandingkan. Perbandingan konflik sosial ditemukan beberapa persamaan dan perbedaan. Perbandingan konsep dua wajah masyarakat yaitu konflik dan konsensus dengan teman tokoh utama dalam struktur sosial, praktik kekuasaan dan wewenang yaitu otoritas yang dimiliki oleh Ayah sebagai kepala keluarga pada masing-masing film, konsep kelompok yang terlibat konflik yaitu tokoh utama termasuk dalam kelompok kepentingan, dan konsep pengendalian konflik terdapat adanya kesepakatan dan tidak menemui kesepakatan dalam penyelsaian konflik.
KOMUNIKASI ORGANISASI APARATUR DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT BERBASIS KESANTUNAN BERBAHASA Habiburrahman, Habiburrahman; Arrahman, Rudi; Nurmiwati, Nurmiwati; Suyasa, I Made; Iskandar, Iskandar
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i2.25324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan maksim kesantuanan tindak tutur sebagai sarana komunikasi organisasi aparatur desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merupakan salah satu penelitian dalam kajian sosiopragmatik yang tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini berkaitan dengan hal-hal sebagai berikut: (1) persiapan pengumpulan data, (2) teknik observasi, dan (3) teknik wawancara. Analisis. Hasil peneltian menunjukkan bahwa aparatur desa bajur merealisasikan enam maksim kesantunan sebagai sarana komunikasi organisasi aparatur desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Keenam maksim tersebut yaitu, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan atau kecocokan, dan maksim kesimpatian. Keenam maksim tersebut erat kaitannya dengan jiwa besar seorang pemimpin yang patut diteladani dan dihormati dalam bertutur sehingga permasalahan dalam masyarakat dapat terselesaikan dengan baik dan pemimpin tersebut dikategorikan sebagai seorang yang santun. Keenam maksim tersebut cocok untuk diterapkan di tengah masyarakat pedesaan dalam menciptakan keharmonisasian antar warga masyarakat dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam mensukseskan Pembangunan desa. 
Penerapan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Pada Siswa IX SMP Islam Aswaja Syamsul Falah Astari, Wiya Mela; Nufus, Hayatun; Mutaqin, Zedi; Winata, Aliahardi; Waluyan, Roby Mandalika
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i2.24622

Abstract

Abstrak: Kemampuan berkomunikasi merupakan aspek penting dalam proses komunikasi yang melibatkan interaksi verbal. Keterampilan berbicara menjadi fondasi utama dalam memfasilitasi komunikasi yang efektif antara individu. Kemajuan dalam pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi untuk mengukur kehamiran berbahasa seringkali diukur melalui kemahiran berbicara, yang menjadi indikator keberhasilan dalam penguasaan bahasa. Keterlibatan siswa dan peran guru sangat diperlukan untuk meningkatakn ketarmpilan berbicara. Pembelajaran melalui metode diskusi dalam penelitian ini dilakukan Plan, Do, dan See yakni Lesson Study.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas metode diskusi dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian tindakan kelas, dilaksanakan di kelas IX SMP Islam Aswaja Syamsul Falah dengan melibatkan 12 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dengan teramati adanya kemajuan progresif dari siklus ke siklus dalam pembelajaran. Peran guru atau peneliti dalam memberikan motivasi dan dukungan kepada siswa yang kurang percaya diri juga terbukti signifikan dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam diskusi. Kesimpulan ini menekankan pentingnya penggunaan metode diskusi sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di lingkungan pendidikan formal. Nilai rata-rata keterampilan berbicara siswa dengan metode diskusi sebesar 45,33% pada siklus pertama, meningkat menjadi 58,67% pada siklus kedua, dan mencapai 72,67% pada siklus ketiga.
PENGARUH PROGRAM LITERASI DALAM KESEPAKATAN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 4 SDN BATUPUTIH Kuswanto, Jepi; Rahmatullah, Rahmatullah; Anwar, Khairil; Sulfana, Evi Yanti
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i2.22219

Abstract

Literacy is one of the most important abilities in successful learning. Therefore, research was conducted to determine the effect of implementing a literacy program on the Indonesian language learning outcomes of class IV students at SDN Batuputih, Kec. Plampang. The research method used was pre-Experimental Design with a sample of 16 class IV students. Data was collected using test instruments, then analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. This research resulted in an increase in graduation achievement with the average score for Indonesian language lessons going from 25% to 81.25% classically. Apart from that, the level of students' ability and mastery of the material increased after the Literacy Program was implemented where students who reached the original KKM limit were only 50% to 100%. The implementation of the Literacy Program has a significant influence on improving Indonesian language learning outcomes for class IV students at SDN Batuputih, Kec. Plampang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR Mutaqin, Zedi; Ayu Pantiani, Ni Putu Sri
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i1.21436

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah berdasarkan observasi nampak bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran masih kurang. Hal itu ditunjukkan dari 36 siswa, 25 siswa atau 69,44% masih kurang serius karena sebagian besar siswa tidak mengumpulkan tugas yang diberikan. Dalam memperhatikan penjelasan dari guru, keaktifan dalam menanggapi pertanyaan dari guru atau mengajukan pertanyaan kepada guru pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dengan kata lain yang aktif dalam pembelajaran hanya sebanyak 11 siswa atau 30,56 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Pendidikan Pancasila menggunakan model pembelajaran Project Based Learning pada siswa kelas XI  SMAN 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian dari masing-masing siklus meningkat. Berdasarkan hasil pengamatan siklus II diperoleh rata-rata motivasi 81,25% (meningkat 20,83% dari siklus 1 yaitu 60,42%) dan hasil belajar adalah 82,5 (meningkat 12,5 % dari siklus 1 yaitu 70)  dari 36 siswa yang mendapat nilai 70 terdapat 7 siswa, 75-87 terdapat 16 siswa, rentang 88- 100 terdapat 13 siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui penggunaan model pembelajaran Project Bassed Learning dapat meningkatkan hasil belajar kelas XI SMAN 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2023/2024.
CITRA WANITA DALAM CERITA RAKYAT MASYARAKAT SASAK Paridi, Khairul; Setiawan, Irma; A., Ratna Yulida; Intiana, Rohana Hariana
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i2.22407

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan beragam ihwal terkait citra wanita dalam beberapa cerita rakyat suku Sasak. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya dalam cerita rakyat lokal, dengan fokus pada cerita-cerita tradisional dari wilayah tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif - naratif terhadap cerita rakyat yang dikumpulkan melalui wawancara dan literatur klasik. Sampel penelitian ini adalah cerita rakyat masyarakat Sasak di Pulau Lombok yang membicarakan citra wanita. Pegumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data yang sudah dikumpulkan, selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif nonstatistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa citra wanita dalam cerita rakyat Pulau Lombok cenderung beragam, mencakup berbagai karakter dan peran yang dapat ditemui. Meskipun ada beberapa cerita yang menampilkan wanita sebagai tokoh utama yang kuat dan bijaksana, ada juga cerita yang menempatkan wanita dalam peran yang lebih tradisional dan terbatas, seperti sebagai penjaga rumah tangga atau objek romantis. Namun demikian, ada juga cerita yang menunjukkan perubahan dan transformasi dalam peran wanita, menyoroti kekuatan, keberanian, dan kebijaksanaan mereka.
Perbedaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SMA Negeri 3 Mataram Winata, Aliahardi; Sanusi, Novi Sundari; Emiliyati, Emiliyati; Misnawati, Misnawati; Muliati, Muliati; Khoiriah, Khifayatul; Husnadian, Alfan
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i2.24606

Abstract

Abstrak: Penggunaan dua model pembelajaran yaitu problem based learning dan project based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik karena berdasarkan hasil observasi awal saat pelaksanaan PPL 1 bahwa proses belajar mengajar lebih menekankan pada penggunaan dua model pembelajaran. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan penggunaan model pembelajaran PBL dan  PjBL terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 3 Mataram. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan populasi penelitian adalah kelas XI IPS 2 di SMAN 3 Mataram. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Instrumen yang dipakai yaitu lembar observasi, dan catatan lapangan yang dipakai untuk memperoleh data secara objektif yang tidak dapat terekam melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari siklus pertama hingga siklus ketiga, terjadi peningkatan yang konsisten dalam pencapaian hasil belajar peserta didik, dengan nilai rata-rata mencapai 42,5%pada siklus pertama, meningkat menjadi 60,6 % pada siklus kedua, dan mencapai 75,7% pada siklus ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik jika dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran PjBL dan mendorong kemampuan peserta didik dalam membangun pemikiran kritisnya serta mampu dalam berkolaborasi, menghargai pendapat, serta mampu menganalisis permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS IV SDI TUANIO DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POP UP Floriana Serlin, Maria; Jamaludin, Zaenab
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i1.21464

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis cerita pendek siswa kelas IV SDI Tuanio dengan menggunakan media pembelajaran pop-up. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Subyek pada penelitian ini berjumlah 28 orang siswa yang terdiri dari 13 siswa dan 15 siswi. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui 3 teknik yakni, (1) Observasi, (2) tes hasil belajar dan (3). Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan metode tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran pop-up dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek.. Peningkatan keterampilan menulis cerita pendek ditunjukkan dengan nilai rata-rata keterampilan menulis cerita pendek siswa pada pra siklus sebesar 66,5. Pada siklus I meningkat menjadi 79,6. Artinya bahwa ketrampilan menulis cerpen siswa SDI Tuanio mengalami peningkatan sebesar 13,1 sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 83,75, dimana mengalami peningkatan sebesar 17,25.
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Teks Eksplanasi Dengan Menerapkan Model Discovery Learning Untuk Kelas XI AP - 1 SMK Negeri 4 Mataram Bafadal, Moh Fauzi; Jauhara, Enny; Indarto, Achmad
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i1.20729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan gambaran tentang hasil belajar siswa belajar Bahasa Indonesia melalui Penerapan Model Discovery Learning”. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dengan subyek penelitian kelas XI AP - 1 SMK Negeri 4 Mataram semester Ganjil tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 21 orang. Data keterampilan proses siswa dikumpulkan dengan pedoman observasi dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Pelaksanaan tindakan diawali dengan membagi kelas menjadi lima kelompok, menyampaikan tujuan pembelajaran, menyampaikan materi pembelajaran, diskusi kelompok, presentasi kelompok. Hasil  evaluasi  menunjukkan  hasil belajar Bahasa Indonesia dari persentase rata-rata kelas pada siklus I 71,43%  menjadi 90,48% pada siklus II. Tindakan pada siklus II memberikan peningkatan sesuai dengan harapan dan memenuhi kriteria keberhasilan yang sudah ditentukan karena hanya ada 2 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM yang ditetapkan yakni 70. Hasil yang diperoleh dari penelitian maka dapat disimpulkan hasil belajar siswa kelas XI AP - 1 semester ganjil SMK Negeri 4 Mataram dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siklus I hasilnya berada pada kategori cukup dengan hasil presentase 71,43%. Sedangkan ada siklus II persentase hasil belajar siswa mencapai 90,48% yang berada pada kategori baik. Hasil belajar dari siklus I dan siklus II terdapat kenaikan sebesar 19,05%.
Dampak Keluarga Broken Home terhadap Motivasi Belajar Siswa di SDN 2 Labuapi Arniati, Arniati; Rafiah, Ainun; Fija, Afra Auliya Dwinanda; Munawarah, Aenul; Mayasari, Dian Eka; Ruci, Made
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i2.25018

Abstract

Broken home memiliki dampak yang sangat besar dalam menentukan motivasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak keluarga broken home terhadap motivasi belajar siswa SDN 2 Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan peneliti  adalah kualitatif  yang  bersifat  deskriptif. Tujuan utama dari metode penelitian deskriptif adalah untuk menciptakan gambaran situasi yang tidak memihak atau objektif. Langkah-langkah pengumpulan data, klarifikasi,   pengolahan, penarikan  kesimpulan, dan penulisan  laporan  digunakan  untuk  melakukan  penelitian  ini., Berdasarkan penelitian  di  atas  dapat  dikatakan  dampak  dari  keluarga broken  home terhadap motivasi belajar siswa di  SDN 2 Labuapi dapat disimpulkan ada dampak yang dirasakan oleh siswa yang berasal dari keluarga broken home terhadap motivasi belajar di sekolah. Dampak tersebut ada dampak internal dan dampak eksternal. Dampak eskternal yaitu  seperti  suasana  belajar  dirumah yang  membuat  suasana belajar tidak  nyaman  untuk mengerjakan tugas, tidak bisa fokus memperhatikan guru saat mengajar di kelas dikarenakan pikiran  kemana-mana.  Dampak  internal  yang  siswa  alami  mengenai  motivasi  belajar  yaitu tidak  ada  kemauan  sendiri  atau  minat  ingin  belajar,  kurang  aktif  didalam  kelas,  tidak  mau mengerjakan tugas sekolah, sering bolos atau absen tidak datang ke sekolah.