cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Pelatihan manajemen usaha berbasis digital pada pekerja migran indonesia di Malaysia Ibrahim, Ibrahim; Pratama, Inka Nusamuda; Zitri, Ilham; Afandi, Lalu Agus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29859

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia melalui pelatihan manajemen usaha berbasis digital. PMI sering menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan keterbatasan keterampilan dalam mengelola usaha mandiri, sehingga pelatihan ini difokuskan pada peningkatan literasi digital dan kewirausahaan. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan peserta, pelatihan interaktif, pendampingan, serta evaluasi untuk mengukur efektivitas program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 79% peserta memiliki pemahaman yang baik, 16% berada dalam kategori cukup, dan 5% masih mengalami kesulitan dalam memahami materi. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan kewirausahaan PMI, meskipun masih terdapat beberapa kendala terkait akses terhadap perangkat teknologi dan keterbatasan waktu peserta. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta pengembangan kurikulum yang lebih adaptif guna memastikan keberlanjutan manfaat program ini. Kata kunci: pekerja migran indonesia; pelatihan digital; manajemen usaha; pemberdayaan ekonomi AbstractThis community service program aims to improve the economic capacity of Indonesian Migrant Workers (PMI) in Malaysia through digital-based business management training. PMI often face financial, social, and skill-limited challenges in managing independent businesses, so this training focuses on improving digital literacy and entrepreneurship. The methods used include participant needs analysis, interactive training, mentoring, and evaluation to measure the program's effectiveness. The results of the community service show that 79% of participants have a good understanding, 16% are in the sufficient category, and 5% still have difficulty understanding the material. This program positively impacts PMI's digital literacy and entrepreneurial skills, although there are still some obstacles related to limited time and access to technological devices for participants. Therefore, ongoing mentoring and the development of a more adaptive curriculum are needed to ensure the sustainability of the benefits of this program. Keywords: indonesian migrant workers; digital training; business management; economic empowerment  
Edukasi petugas rekam medis tentang evaluasi flowchart peminjaman dan pengembalian rekam medis bagi sistem informasi manajemen klinik Anugrahanti, Wisoedhanie Widi; Maulana, Moh.; Firdaus, Jeffry Atur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29298

Abstract

AbstrakKlinik Jaya Kusuma Husada yang berlokasi di Kepanjen Kabupaten Malang sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang sedang melaksanakan pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Klinik telah berproses dalam perancangan bagan alur bagi aktifitas peminjaman dan pengembalian rekam medis. Bagan alur yang telah tersusun tersebut selanjutnya akan diterapkan dalam sebuah prosedur baku standar operasional prosedur pada penerapan SIM klinik elektronik. Diperlukan pemahaman petugas rekam medis terkait bagan alur yang telah dirancang sekaligus umpan balik bagi efektifitas bagan alur yang telah tersusun tersebut. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman petugas rekam medis tentang bagan alur sekaligus peningkatan keterampilan petugas rekam medis dalam melakukan identifikasi efektifitas bagan alur yang telah tersusun. Metode yang digunakan ceramah tentang konsep bagan alur peminjaman dan pengembalian rekam medis sekaligus demonstrasi dan praktik secara langsung dalam penyusunan instrumen evaluasi efektifitas bagan alur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 (tiga) kali pertemuan pada tanggal 10 dan 18 Desember 2024 dan 8 Januari 2025 dengan peserta yang terlibat adalah petugas rekam medis di klinik sejumlah 3 (tiga) orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kegiatan pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner untuk pemahaman dan checklist untuk keterampilan yang diperoleh. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pemahaman pre-test 22,22 dan rata-rata skor post-test 86,67 dengan capaian peningkatan pemahaman petugas rekam medis tinggi sebesar 82,83%. Rata-rata skor keterampilan pre-test 45,83 dan rata-rata post-test 95,83 dengan capaian peningkatan keterampilan penyusunan instrumen evaluasi tinggi sebesar 91,67%. Peningkatan pemahaman dan keterampilan petugas rekam medis memberikan daya ungkit kedepannya bagi efektifitas bagan alur yang terimplementasi dalam dokumen SOP peminjaman dan pengembalian rekam medis. Disarankan bagi klinik untuk menindaklanjuti hasil evaluasi efektifitas bagan alur dalam sebuah prosedur baku peminjaman dan pengembalian rekam medis. Kata kunci: bagan alur; evaluasi; peminjaman; pengembalian; rekam medis. Abstract Jaya Kusuma Husada Clinic located in Kepanjen, Malnag Regency as one ogf the health service facilities that is currently implementing the development of the clinical management information System has been in the process of designing a flowchart for the activity of borrowing and returning medical records. The flowchart that has been prepared will then be applied in a standard operating procedure for the implementation of electronic clinical. An understanding of the medical records officers regarding the flowchart that has been designed as well as feedback on the effectiveness of the flowchart that has been prepared is required. The purpose of the activity to improve the understanding od medical record officers about flowchart as well as improve the skills of medical record officers in identifying the effectiveness of the flowcharts that have been prepared. The method used is a lecture on the concept od a flowchart for borrowing and returning medical records as weel as a demonstration and direct practice in preparing an evaluation instrument for the effectiveness of the flowchart. This activity was carried out in 3 (three) meetings on December 10 and 18, 2024 and January 8,2025 with the participants involved being 3 (three) medical record officers at the clinic.The evaluation of the activity was carried out through pre-test and post-test activities with a questionnaire instrument for understanding and a checklist for the skills acquired. This result of the activity showed an average pre-test understandaing score of 22,22 and average post-test score of 86,67 with a high increase in the understanding of medical record officers of 82,83%. The average pre-test skill score was 45,83 and an average post-test score of 95,83 with a high increase in the skills of compling evaluation instruments of 91,67%. The increase in the understanding and skills of medical record officers provides leverage in the future for the effectiveness of the flowchart implemented in the SOP document for borrowing and returning medical records. It is recommended for clinics to follow up on the results of the evaluation of the effectiveness of the flowchart in a standard procedure for borrowing and returning medical records. Keywords: flowchart; evaluation; borrowing; returning; medical record.
Pelatihan pembuatan konten kreatif untuk pengembangan objek wisata kawasan usaha di Lasiana Dhae, Yosefina K. I. D. D.; Fa’ah, Yuri S.; Neno, Marianus S.; Djehamat, Lazarus; Agustian, Efandri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29633

Abstract

AbstrakKelurahan Lasiana merupakan salah satu kelurahan yang sebagian daerahnya adalah daerah pesisir yang berhadapan langsung dengan teluk kupang dan sering disebut sebagai kelurahan pesisir yang wisata unggulannya adalah pantai. Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan, salah satu masalah utama adalah kurangnya partisipasi masyarakat khususnya para pemuda dalam pengembangan objek wisata dan kawasan usaha di sekitar objek wisata. Pada kenyataannya,  pengembangan objek wisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk para pemuda yang ada di sekitar lokasi wisata. Dengan demikian Program Kemitraan Masyarakat ini ialah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat sekitar khususnya para pemuda tentang konsep pengembangan pariwisata dan pengembangan objek wisata di kelurahan Lasiana melalui kegiatan promosi dalam bentuk pembuatan konten digital. Metode yang digunakan berupa ceramah dan diskusi tentang konsep pengembangan wisata dan promosi kawasan usaha sekitar Lasiana melalui konten digital. Peserta dalam kegiatan ini ialah Para pemuda Kelurahan Lasiana khususnya Pemuda Gereja Genesaret Danai Ina Lasiana sebanyak 25 orang. Luaran dari kegiatan ini adalah terbangunnya pengetahuan dan pemahaman serta kesadaran pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan objek wisata dan promosi kawasan usaha di sekitar objek wisata melalui pembuatan konten digital. Kata kunci: pariwisata; pantai lasiana; partisipasi masyarakat; konten; digital;pemuda. AbstractLasiana Village is one of the villages where part of the area is a coastal area directly facing Kupang Bay with the beach as the main tourism attraction. Based on the initial observations, one of the main problems is the lack of community participation, especially the youth, in the development of tourist attractions and business areas around tourist attractions. The development of tourist attractions is not only the responsibility of the government but also the responsibility of all parties. Thus, this Community Partnership Program is to provide knowledge and understanding to the youth, about the concept of tourism development in Lasiana village through promotional activities in the form of digital content creation. The method used were lectures and discussions with material about the concept of tourism development and the promotion of business areas around Lasiana through digital content. Participants in this activity were the youth of Lasiana Village, especially the Youth of the Genesaret Danai Ina Lasiana Church as many as 25 people. The output of this activity is the development of knowledge and understanding as well as youth awareness to actively participate in developing tourist attractions and promoting business areas around tourist attractions through the creation of digital content. Keywords: tourism; lasiana beach; community participation; content; digital; youth
Sosalisasi peran bahasa dalam peningkatan kualitas SDM dan pengoptimalan nilai tambah pada hasil pertanian Sibatuara, Udur Delima; Malasari, Desiana Dian; Wiratmoko, Danar; Wiro, Marsianus; Pelealu, Deasy Rinayanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29926

Abstract

Abstrak Sosialisasi Peran Bahasa dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pengoptimalan Nilai Tambah Pada Hasil Pertanian yang diselenggarakan tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Widya Dharma Pontianak bersama dengan masyarakat warga desa Pancaroba, kecamatan Sungai Ambawang, kabupaten Kubu Raya yang merupakan desa agraris di mana sebagian besar penduduknya hidup bermata pencaharian sebagai petani. Dengan pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan terkait peluang bisnis baru bagi produk olahan hasil pertanian, memberi pemahaman terkait optimalisasi nilai tambah pada produk hasil pertanian serta peluang pasarnya, dan juga merupakan bentuk kontribusi dari Dosen Universitas Widya Dharma Pontianak bagi Masyarakat Desa Pancaroba. Pelaksanaan pengabdian berupa kegiatan sosialisasi Peran Bahasa dalam Meningkatan Kualitas SDM Melalui Pengoptimalan Nilai Tambah Pada Hasil Pertanian,  dibagi menjadi tiga langkah umum yaitu pra kegiatan, kegiatan dan evaluasi. Tahap pertama adalah kegiatan persiapan. Persiapan kegiatan meliputi administrasi (surat menyurat yang diperlukan). Persiapan materi dengan cara studi literatur dan membuat file presentasi untuk dipresentasikan. Persiapan tempat pelaksaan dengan menghubungi Kepala Desa Pancaroba (menerima surat persetujuan pelaksanaan PKM dari pihak desa). Tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan. Pada tahap ini melaksanakan presentasi materi dan tanya jawab dengan masyarakat seputar materi yang disampaikan. Tahap ketiga adalah melakukan evaluasi kegiatan PKM. Melalui sosialisasi ini, diharapakan para peserta memperoleh wawasan tentang teknologi pengolahan, pemasaran, dan strategi inovatif untuk meningkatkan daya saing produk hasil pertanian mereka. Kegiatan ini juga berperan dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal dan keberlanjutan sektor pertanian. Kata kunci: kualitas SDM; nilai tambah; peran bahasa; hasil pertanian. Abstract Socialization of the Role of Language in Improving the Quality of Human Resources and Optimizing Added Value in Agricultural Products organized by the community service team of Widya Dharma University Pontianak together with the residents of Pancaroba Village, Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency, which is an agricultural village where most of the population works as farmers. With the implementation of this socialization, it is hoped that it can provide additional insight related to new business opportunities for processed agricultural products, provide an understanding related to optimizing added value in agricultural products and their market opportunities, and is also a form of contribution from Lecturers of Widya Dharma University Pontianak for the Pancaroba Village Community. The implementation of community service in the form of socialization activities on the Role of Language in Improving the Quality of Human Resources Through Optimizing Added Value in Agricultural Products, is divided into three general steps, namely pre-activity, activity and evaluation. The first stage is the preparation activity. Preparation of the activity includes administration (required correspondence). Preparation of materials by studying literature and creating presentation files to be presented. Preparation of the implementation location by contacting the Head of Pancaroba Village (receiving a letter of approval for the implementation of PKM from the village). The second stage is the implementation of the activity. At this stage, the presentation of the material and Q&A with the community regarding the material presented are carried out. The third stage is to evaluate the PKM activity. Through this socialization, it is expected that participants will gain insight into processing technology, marketing, and innovative strategies to improve the competitiveness of their agricultural products. This activity also plays a role in encouraging local economic development and the sustainability of the agricultural sector. Keywords: quality of human resources; value added; role of language; agricultural products.
Edukasi dan pelatihan pembuatan snack risol lele jantung pisang bergizi pada kader sebagai alternatif menu PMT pangan lokal bagi ibu hamil Febriani, Wiwi; Komala, Ramadhana; Zuraida, Reni; Angraini, Dian Isti; Happy, Terza Aflika; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Rahmadhani, Eka Putri; Rahmanisa, Soraya; Yunianto, Andi Eka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29508

Abstract

AbstrakZat gizi memegang peranan penting selama kehamilan, di mana kekurangan energi dan protein kronis dapat menyebabkan dampak buruk pada ibu dan janin. Salah satu strategi untuk mengatasi kebutuhan gizi ibu hamil adalah melalui program pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam menciptakan kudapan bergizi bagi ibu hamil dengan memanfaatkan pangan lokal, seperti ikan lele dan jantung pisang. Kegiatan pengabdian ini berupa kegiatan edukasi dan demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Agustus 2024 pukul 13.00 di Balai Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Sebanyak 30 kader berpartisipasi dalam sesi edukasi dan pelatihan yang mencakup pembuatan kudapan risol lele jantung pisang (RILPIZ). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai pengetahuan kader sebelum dilakukan penyuluhan dan pelatihan sebesar 79.67 ± 9.64 poin. Setelah melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan, nilai post-test meningkat menjadi 88.67 ± 10.08 poin, dengan kenaikan rata-rata pengetahuan sebesar 9.00 ± 10.94 poin. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan yang disertai dengan pelatihan dapat memberdayakan kader untuk menciptakan solusi inovatif berbasis pangan lokal dalam upaya meningkatkan gizi ibu hamil dan berpotensi sebagai pendekatan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan gizi pada ibu hamil. Kata kunci: ibu hamil; jantung pisang; kudapan; pangan local; pemberian makanan tambahan AbstractNutrition plays a crucial role during pregnancy, where chronic deficiencies in energy and protein can adversely affect both the mother and fetus. One strategy to address the nutritional needs of pregnant women is through supplementary feeding programs based on local food sources. This community service initiative aimed to enhance the knowledge and skills of health workers in creating nutritious snacks for pregnant women using local food ingredients, such as catfish and banana flower. This community service is in the form of educational and demonstration activities. This activity was carried out on August 28, 2024 at 13.00 at the Cipadang Village Hall, Pesawaran Regency, Lampung. A total of 30 health workers participated in education and training sessions, which included the preparation of the nutritious snack rissole filled with catfish and banana flower. The results of the activity showed that the knowledge value of the cadres before the counseling and training was 79.67 ± 9.64 points. After going through the counseling and training activities, the post-test value increased to 88.67 ± 10.08 points, with an average increase in knowledge of 9.00 ± 10.94 points. These findings confirm that counseling combined with practical training can empower health workers to develop innovative local food-based solutions for improving maternal nutrition, with the potential to serve as a sustainable approach to addressing maternal nutrition challenges. Keywords: pregnant women; banana flower; snacks; local food; supplementary feeding
Pendampingan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik dengan komposter bahan bekas Basirun, Basirun; Kartanah, Kartanah; Hidayaturrohman, Umam; Hastuti, Siti Hariati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29775

Abstract

Abstrak Limbah rumah tanpa disadari terus diproduksi pada setiap aktivitas yang dilakukan terutama dilingkungan dapur sehingga volume sampah pada TPA terus meningkat. Permasalahan ini dapat teratasi dengan adanya pengetahuan dan keterampilan serta kesadaran setiap rumah tangga untuk melakukan pengolahan sederhana dengan mengolahnya menjadi pupuk organik. Tujuan dilakukan kegiatan pendampingan ini adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan sampah menjadi pupuk organik sehingga sampah yang dihasilkan tidak lagi ditimbun untuk disalurkan ke tempat pembuangan akhir. Metode pendampingan ada tiga yaitu sosialisasi, praktik dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan sosialisasi kemudian praktik dan evaluasi kegiatan. Mitra  saasaran adalah pengelola HIFARM dan masyarakat sekitar dengan peserta yang hadir sebanyak 23 orang. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa tumbuhnya kesadaran, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah dapur yang dihasilkan menjadi pupuk organik dengan menggunakan komposter yang terbuat dari ember bekas. Bukti peningkatan dilihat dari hasil evaluasi bahwa setelah pendampingan didapatkan sebesar 75% peningkatan baik itu pengetahuan maupun keterampilan sehingga secara perlahan dan menjadi kebiasaan yang terus dilakukan  untuk mengurangi volume sampah. Kata kunci: limbah rumah tangga; komposter; pupuk organik Abstract Unconsciously, household waste continues to be produced in every activity carried out, especially in the kitchen environment, so that the volume of waste in the landfill continues to increase. This problem can be resolved with the knowledge, skills and awareness of every household to carry out simple processing by processing it into organic fertilizer. The aim of this mentoring activity is to increase community awareness, knowledge and skills in processing waste into organic fertilizer so that the waste produced is no longer landfilled to be distributed to final disposal sites. There are three mentoring methods, namely socialization, practice and evaluation. The activity begins with socialization then practice and evaluation of the activity. The target partners are HIFARM managers and the surrounding community with 23 participants attending. The results of the assistance show that there is growing awareness, increased knowledge and skills of the community in processing the resulting kitchen waste into organic fertilizer using a composter made from used buckets. Evidence of improvement can be seen from the evaluation results that after mentoring, there was a 75% increase in both knowledge and skills so that it slowly and became a continuous habit to reduce the volume of waste. Keywords: household waste; composter; organic fertilizer
Peningkatan pengetahuan tentang ergonomi dan fisioterapis pada pekerja Firmansyah, Yura Witsqa; Pareira, Elisabeth Matrona Sintia; Victoria, Bernadette; Ajie, Whisnu Trie Seno; Ineswari, Audria; Bayu, Kristophorus Tegep Krisna; Darmawan, Jean Gabriel Egidio; Setyadi, Michael Kevin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29158

Abstract

AbstrakPenyakit akibat kerja seperti gangguan muskuloskeletal (MSDs) menjadi ancaman bagi setiap pekerja di berbagai sektor. International Labour Organization (ILO) tahun 2024, setiap tahunnya sekitar 380.000 pekerja atau 13,7% total dari 2,78 juta pekerja kehilangan nyawa akibat kecelakaan kerja atau penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan. Pencegahan perlu dilakukan melakukan inisiasi program, program ini dirumuskan untuk mengurangi risiko terjadinya MSDs melalui peningkatan pengetahuan ergonomi dan latihan sederhana melalui fisioterapis pada pekerja sebagai tujuannya. Pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui dalam jaringan melalui aplikasi Zoom dan diikuti oleh 66 peserta. Program dilakukan pada 12 Desember 2024. Evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui capaian tujuan adalah tes sebelum dan sesudah intervensi. Berdasarkan hasil pengukuran pengetahuan didapatkan rerata pengetahuan sebelum dilakukan intervensi sebesar 74,39. Setelah dilakukan intervensi program menjadi 84,85 terdapat kenaikan sebesar 14,05%. Hal tersebut menunjukan tujuan tercapai dengan persentase kenaikan sebesar 14,05%. Perlu adanya konsistensi edukasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan ergonomi dan pemanasan sederhana di tempat kerja. Kata kunci: ergonomi; fisioterapis; gangguan muskuloskeletal AbstractOccupational diseases such as musculoskeletal disorders (MSDs) are a threat to every worker in various sectors. According to International Labor Organization (ILO) in 2024, every year about 380,000 workers, or 13.7% of the total of 2.78 million workers lose their lives due to work accidents or work-related diseases. Prevention needs to be done by initiating a program, this program is formulated to reduce the risk of MSDs through increased knowledge of ergonomics and simple exercises through physiotherapists on workers as the goal. Community empowerment was conducted online through the Zoom application and was attended by 66 participants. The program was carried out on December 12, 2024. The evaluation carried out to determine the achievement of the objectives is a test before and after the intervention. Based on the results of knowledge measurement, the average knowledge before the intervention was 74.39. After the intervention program became 84.85, there was an increase of 14.05%. This shows that the goal was achieved with a percentage increase of 14.05%. There is a need for educational consistency to maintain and improve knowledge of ergonomics and simple heating in the workplace. Keywords: ergonomics; musculoskeletal disorders; physiotherapist
Metode evaluasi pelatihan desain kemasan dan fotografi untuk meningkatkan kualitas UMKM Sita Yuliastuti Amijaya; Wiyatiningsih Wiyatiningsih; Yordan Kristanto Dewangga
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.29991

Abstract

Abstrak Pelaksanaan program pengabdian pada Pelatihan Desain Kemasan dan Fotografi melibatkan masyarakat pelaku usaha di wilayah Desa Pandowohrajo Sleman. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam bidang pemasaran dan promosi produk. Program pengabdian ini mempertimbangkan permasalahan yang ditemukan pada mitra yaitu kendala pada aspek desain kemasan produk serta promosi yang belum optimal dilakukan. Sejalan dengan hal tersebut, program Pelatihan Desain Kemasan dan Fotografi Produk ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM agar semakin berdaya. Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah (a) Persiapan dan koordinasi, (b) Pelaksanaan dan evaluasi, (c) Pendampingan pasca kegiatan. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui workshop, yaitu workshop desain kemasan dan fotografi produk. Metode evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pre-test dan post test. Fokus tulisan ini adalah pada metode/model evaluasi pre-test dan post-test yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan program. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa profil peserta adalah pelaku usaha di bidang kuliner, yaitu sebanyak 89,1%, sehingga materi terkait dengan desain kemasan sangat membantu peserta untuk memahami tujuan dan syarat-syarat yang perlu diperhatikan untuk kemasan produk makanan. Selain itu, program pelatihan dapat diterima peserta dengan baik; materi narasumber sangat diperlukan bagi para peserta untuk meningkatkan nilai jual produk melalui kemasan yang tepat dan efektif. Promosi produk yang baik membutuhkan dukungan foto atau gambar yang baik dan disajikan dengan tepat, sehingga produk akan semakin mudah diingat di pasaran serta memberikan kesan yang mendalam bagi konsumen. Kata kunci: desain kemasan; fotografi; pelatihan; pre-test dan post-test; produk Abstract The implementation of the community service program in the Packaging Design and Photography Training involves business actors in the Pandowohrajo Village area of Sleman. This community service activity is intended to improve the ability of MSME actors in the field of product marketing and promotion. This community service program considers the problems found in partners, namely obstacles in the aspect of product packaging design and promotion that have not been optimally carried out. In line with this, the Packaging Design and Product Photography Training program is held to improve the ability of MSME actors to be more empowered. The stages of community service activities are (a) Preparation and coordination, (b) Implementation and evaluation, (c) Post-activity assistance. The method of implementing the activity is carried out through a workshop, namely a packaging design and product photography workshop. The evaluation method is carried out using a pre-test and post-test. The focus of this article is on the pre-test and post-test evaluation methods/models used to evaluate the level of success of the program. The results of the pre-test and post-test show that the participant profile is a business actor in the culinary field, which is 89.1%, so that the material related to packaging design is very helpful for participants to understand the objectives and requirements that need to be considered for food product packaging. In addition, the training program can be well received by participants; resource person materials are very necessary for participants to increase the selling value of products through appropriate and effective packaging. Good product promotion requires the support of good photos or images and is presented properly, so that the product will be more easily remembered in the market and give a deep impression to consumers. Keywords: packaging design; photography; workshop; pre-test and post-test; product
Pelatihan pembuatan merek dan logo UMKM salak di Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Muhamad Syaeful Anwar; Lely Afiati; Mailan Mailan; Intan Syakila Listiana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30613

Abstract

Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital dalam pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja, namun sering kali menghadapi tantangan dalam branding, khususnya bagi UMKM salak. Tanpa merek dan logo, produk ini sulit bersaing di pasar yang kompetitif, memiliki identitas visual yang lemah, serta pemasaran yang tidak efektif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan untuk membantu pemilik usaha memahami pentingnya branding dengan merancang logo yang sesuai. Kegiatan ini melalui beberapa tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, konseptualisasi logo, pembuatan desain, dan finalisasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa desain logo yang kuat dan tepat tidak hanya meningkatkan daya tarik konsumen tetapi juga membangun kepercayaan dan citra positif terhadap produk. Dengan branding yang baik, UMKM salak dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing mereka di era yang semakin kompetitif. Kata kunci: merek; logo; UMKM Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in economic growth and job creation, yet they often face challenges in branding, particularly for snake fruit (salak) MSMEs. Without a brand and logo, these products struggle to compete in a competitive market, possess a weak visual identity, and have ineffective marketing. Community Service (PkM) activities were conducted to help business owners understand the importance of branding by designing a suitable logo. These activities went through several stages, namely preparation, implementation, logo conceptualization, design creation, and finalization. The results of this activity demonstrate that a strong and appropriate logo design not only enhances consumer appeal but also builds trust and a positive image towards the product. With good branding, snake fruit MSMEs can expand their market reach and increase their competitiveness in an increasingly competitive era. Keywords: brand; logo; MSMEs
Pelatihan Excel untuk pencatatan usaha di unit pemasaran cabai Gapoktan Tirto Sembodo Guswiarni Dwi Khotidyah; Siti Nurlaela; Adi Prayoga
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30997

Abstract

Abstrak Usaha pemasaran cabai adalah unit usaha milik Gapoktan Tirto Sembodo yang berlokasi di Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Usaha ini beroperasi setiap hari untuk mengumpulkan hasil panen cabai petani dan menjualkannya ke pasar lelang. Ramainya petani yang menyetorkan hasil panen ke unit usaha membuat pengelola usaha sering kali kerepotan karena proses pencatatan yang masih dilakukan secara manual. Metode dalam kegiatan ini adalah pendampingan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketermpilan pengelola usaha dalam pencatatan digital menggunakan aplikasi microsoft excel. Sasaran kegiatannya adalah 20 pengelola usaha pemasaran cabai. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah ceramah, anjangsana, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelola dalam menggunakan microsoft excel untuk pencatatan setoran cabai petani. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mampu memahami penggunaan beberapa tools dasar excel. Dampak dari kegiatan pencatatan secara digital ini terbukti mampu meningkatkan kerapian dan efisiensi kerja pengeola. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap efektivitas manajemen administrasi unit usaha pemasaran cabai. Kata kunci: microsoft excel; pelatihan; pemasaran cabai; pencatatan digital; pengelolaan usaha Abstract The chili marketing business is a business unit owned by Gapoktan Tirto Sembodo located in Tirtomartani Village, Kalasan District, Sleman Regency. This business operates every day to collect farmers' chili harvests and sell them to the auction market. The large number of farmers who deposit their harvests to the business unit often makes business managers confused because the recording process is still done manually. The method in this activity is mentoring with the aim of increasing the knowledge and skills of business managers in digital recording using the Microsoft Excel application. The target of the activity is 20 chili marketing business managers. The implementation methods used are lectures, visits, demonstrations, and direct practice. The results of the activity showed an increase in the knowledge and skills of managers in using Microsoft Excel to record farmers' chili deposits. Participants also showed high enthusiasm and were able to understand the use of several basic Excel tools. The impact of this digital recording activity has been proven to be able to increase the neatness and efficiency of the manager's work. This activity has a positive impact on the effectiveness of the administrative management of the chili marketing business unit. Keywords: business management; chili marketing; digital recording; microsoft excel; training