cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Edukasi pengelolaan sampah dan pemberdayaan lansia melalui peresmian bank sampah di sekolah lansia Dahlia Senja Suryani, Adelia; Ramadhansyah, Muhammad Fadli; Fithri, Nayla Kamilia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31196

Abstract

AbstrakPermasalahan pengelolaan sampah di Kecamatan Limo, Kota Depok, semakin kompleks akibat rendahnya partisipasi masyarakat dan keterbatasan fasilitas pengolahan. Sekolah Lansia Dahlia Senja menghadapi permasalahan berupa kurangnya pengetahuan lansia tentang jenis sampah, teknik pengelolaan yang benar, serta dampak lingkungan dari sampah yang tidak terkelola. Padahal, lansia memiliki potensi besar untuk berperan aktif sebagai agen perubahan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan memberdayakan lansia melalui edukasi pengelolaan sampah dan peresmian bank sampah berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dari rata-rata 3,68 menjadi 4,84 dari total 6 soal, atau terjadi peningkatan sebesar 19,3%. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterlibatan lansia dalam pengelolaan sampah. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah pendampingan berkelanjutan dalam implementasi bank sampah yang dikelola oleh lansia, pelatihan praktis terkait daur ulang sampah, serta pembentukan komunitas sebagai penggerak di lingkungan sekitar. Kata kunci: pengabdian masyarakat; lansia; pengelolaan sampah; peningkatan pengetahuan; bank sampah AbstractWaste management issues in Limo District, Depok City, are becoming increasingly complex due to low community participation and limited processing facilities. The Dahlia Senja Elderly School faces challenges such as a lack of knowledge among the elderly about waste types, proper management techniques, and the environmental impact of unmanaged waste. However, the elderly have significant potential to play an active role as agents of environmental change. This community service activity aims to increase knowledge and empower the elderly through waste management education and the inauguration of a community-based waste bank. The methods used included outreach, interactive discussions, and evaluation using pre- and post-tests. The results showed an increase in participants' knowledge scores from an average of 3.68 to 4.84 out of a total of 6 questions, representing a 19.3% increase. This activity has been proven to increase the understanding and involvement of the elderly in waste management. Recommendations for further activities include ongoing mentoring in the implementation of a waste bank managed by the elderly, practical training on waste recycling, and the formation of a community as a driving force in the surrounding environment. Keywords: community service; elderly; waste management; knowledge improvement; waste bank
Pendampingan pembuatan alat peraga inovatif dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa pada materi geometri di SLB–C Pancaran Kasih Kota Cirebon Nurma Izzati; Aditiya Eka Nugraha; Muchammad Muarief
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32359

Abstract

AbstrakKegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan alat peraga inovatif dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa pada materi geometri di SLB-C Pancaran Kasih Kota Cirebon.  Kegiatan pendampingan dilakukan di SLB-C Pancaran Kasih Kota Cirebon pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Pada kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta  siswa dan guru-guru matematika di SLB-C Pancaran Kasih Kota Cirebon. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan penelitian Participatory Action Research (PAR) yang mencakup pemberian pengetahuan tentang macam-macam alat peraga inovatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa pada materi geometri, bimbingan dalam merancang dan membuat alat peraga inovatif, serta pendampingan implementasi penggunaan alat peraga di kelas, dan evaluasi kegiatan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pendampingan pembuatan alat peraga inovatif efektif dalam meningkatkan kemampuan guru matematika di SLB-C Pancaran Kasih Kota Cirebon dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga inovatif pada materi geometri di kelas. Hasil pendampingan juga menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi geometri di SLB-C Pancaran Kasih Kota Cirebon meningkat. Aspek kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga dalam pembelajaran geometri menunjukkan rata-rata sebesar 76% berada dalam kategori "Puas". Aspek kepuasan siswa terhadap kualitas alat peraga geometri menunjukkan rata-rata sebesar 78% berada dalam kategori "Baik". Aspek kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga dalam pembelajaran geometri menunjukkan rata-rata sebesar 76% berada dalam kategori "Puas". Kata kunci: alat peraga; pemahaman matematis; geometri. AbstractThis activity aims to provide guidance on the creation of innovative teaching aids to improve students' mathematical understanding of geometry at SLB-C Pancaran Kasih in Cirebon City.  The guidance activity was conducted at SLB-C Pancaran Kasih in Cirebon City during the second semester of the 2023/2024 academic year. This activity involves collaboration between lecturers and students of the Mathematics Education program at UIN Syekh Nurjati Cirebon, as well as students and mathematics teachers at SLB-C Pancaran Kasih in Cirebon City. The method used in this activity was the Participatory Action Research (PAR) approach, which included providing knowledge about various innovative teaching aids that can be used to enhance students' mathematical understanding of geometry, guidance in designing and creating innovative teaching aids, mentoring the implementation of teaching aids in the classroom, and evaluating the activity. The results of the mentoring showed that the mentoring in creating innovative teaching aids was effective in improving the ability of mathematics teachers at SLB-C Pancaran Kasih in Cirebon City to design, create, and use innovative teaching aids for geometry lessons in the classroom. The results also indicated that students' mathematical understanding of geometry at SLB-C Pancaran Kasih in Cirebon City improved. The aspect of student satisfaction with the use of teaching aids in geometry learning showed an average of 76% in the “Satisfied” category. The aspect of student satisfaction with the quality of geometry teaching aids showed an average of 78% in the ‘Good’ category. The aspect of teacher satisfaction with the use of teaching aids in geometry learning showed an average of 76% in the “Satisfied” category. Keywords: teaching aids; mathematical understanding; geometry.
Pelatihan pemanfaatan digital marketing fitur affiliasi bagi SMKN 1 Garut Farras Raihan Nadhir; Zikri Fachrul Nurhadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32539

Abstract

Abstrak SMK Negeri 1 Garut merupakan lembaga pendidikan vokasi yang memiliki tujuan membekali para siswa keterampilan dan kompetensi yang relevan didunia kerja atau bahkan menjadi wirausahawan yang mempunyai pengetahuan dan skill sehingga dapat membuka lowongan pekerjaan. Seiring dengan perkembangan digital, digital marketing sangat penting untuk menjadi bekal bagi para siswa SMKN 1 Garut untuk dunia kerja, sehingga pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi para siswa SMKN 1 Garut. Latar belakang pengabdian ini didasarkan karena di SMKN 1 Garut belum adanya pembelajaran tentang digital marketing fitur affiliasi sedangka kebutuhan lapangan pekerjaan mengenai digital marketing sangat tinggi, maka dari itu akan sangat bermanfaat diadakanya pelatihan digital marketing. Pelatihan digital marketing bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam kemampuan mengelola marketing dengan digitalisasi sekaligus memperkuat kompetensi terlibat baik itu dalam meningkatkan pemahamannya atau menambah kemampuannya soft skills seperti komunikasi, public speaking, dan digitalisasi. Pelatihan ini melibatkan 25 orang siswa yang menjadi peserta aktif dalam mengikuti teori dan dan praktik yang telah dirancang secara kolaboratif dengan pihak sekolah agar sesuai dengan kebutuhan mereka. Berdasarkan hasil evaluasi, program ini tidak hanya memperdalam pemahaman siswa tentang digital marketing fitur affiliasi, tetapi juga memperluas wawasan mereka mengenai peluang karier di bidang digital marketing baik itu menjadi baik itu sebagai Digital Marketing, Sosial Media Spesialis, KOL Spesialis, Konten Kreator dan Live Spesialis. Pelatihan ini berhasil memberikan dampak bagi para siswa yang terlibat baik itu dalam meningkatkan pemahamannya atau menambah kemampuannya Kata kunci: digital marketing; fitur affiliasi; SMKN 1 Garut Abstract SMK Negeri 1 Garut is a vocational education institution that aims to equip students with skills and competencies that are relevant in the world of work or even become entrepreneurs who have the knowledge and skills so that they can open job vacancies. Along with digital developments, digital marketing is very important to be a provision for students of SMKN 1 Garut for the world of work, so this training will be very beneficial for students of SMKN 1 Garut. The background of this research is based on the fact that at SMKN 1 Garut there is no learning about digital marketing affiliate features while the employment needs regarding digital marketing are very high, therefore it would be very useful to hold digital marketing training. Digital marketing training aims to improve skills in the ability to manage marketing with digitalization while strengthening the competencies involved in either increasing their understanding or increasing their abilities. soft skills such as communication, public speaking, and digitalization. The training involved 25 students who became active participants in following the theory and practice that had been designed collaboratively with the school to suit their needs. Based on the evaluation results, the program not only deepened students' understanding of digital marketing affiliate features, but also broadened their horizons regarding career opportunities in the digital marketing field whether it be as a Digital Marketing, Social Media Specialist, KOL Specialist, Content Creator and Live Specialist. With the support of structured materials, this training contributes to broadening students' horizons and improving their readiness to compete in the workforce. Keywords: digital marketing; feature affiliate; SMKN 1 Garut
Pemanfaatan software mendeley dalam peningkatan kualitas karya tulis ilmiah guru SMK Putra Satria Lailla, Nor; Tarmizi, M. Irfan; Hidayat, Gunawan; Pratiwi, Restika Eka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29813

Abstract

Abstract Elemen penting dalam dunia Pendidikan adalah guru. Namun belum semua guru melakukan peningkatan dalam aspek menulis dan publikasi karya tulis ilmiah, para guru belum dapat menuliskan hasil penelitian dalam bentuk naskah publikasi, karena tidak tahu bagaimana cara mengirim artikel ilmiah ke sebuah jurnal ilmiah. Tujuan pelaksaaan kegiatan adalah memberikan pelatihan agar guru-guru SMK Putra Satria dapat menggunakan mendeley. Metode pelaksanaan yaitu dengan tahapan dan ringkasan hasil kegiatan yang telah dilakukan adalah guru-guru mempraktekkan dan memahami penggunaan aplikasi mendeley. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah guru-guru SMK Putra Satria. Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalahguru-guru SMK Putra Satria sejumlah 12 0rang  . Hasil pencapaian terhadap kegiatan tersebut adalah guru-guru SMK Putra Satria mengetahui mendeley dan digunakan dalam penulisan karya tulis ilmiah Kata kunci: karya tulis ilmiah; guru AbstractAn important element in the world of education is teachers. However, not all teachers have improved in the aspect of writing and publishing scientific papers, teachers have not been able to write research results in the form of publication manuscripts, because they do not know how to send scientific articles to a scientific journal. The purpose of implementing the activity is to provide training so that SMK Putra Satria teachers can use Mendeley. The implementation method is with the stages and summary of the results of the activities that have been carried out, namely teachers practicing and understanding the use of the Mendeley application. The target partners in this activity are SMK Putra Satria teachers. The number of participants involved in this activity is 12 SMK Putra Satria teachers. The results of the achievement of the activity are SMK Putra Satria teachers know Mendeley and are used in writing scientific papers Keywords: scientific papers; teachers
Perancangan dan impementasi aplikasi presensi digital pekerja harian berbasis jotform pada proyek fabrikasi greenland di PT Maxon Prime Technology Siska Arilina Hakim; Ermina Tiorida
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31717

Abstract

Abstrak Pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia melalui penerapan aplikasi presensi digital berbasis Jotform. Sistem ini dikembangkan untuk menggantikan proses presensi manual dan presensi Face ID. Dalam kegiatan ini, sebanyak 30 pekerja harian dilibatkan, dengan metode Black Box Testing digunakan untuk pengujian sistem serta wawancara berbasis Technology Acceptance Model (TAM) guna menilai penerimaan pengguna terhadap teknologi. Penerapan teknologi informasi dalam konteks ini membuktikan bahwa digitalisasi mampu mendorong transformasi positif dalam manajemen sumber daya manusia, baik dari segi operasional maupun hasil jangka panjang bagi organisasi dan perusahaan. Kata kunci: sistem informasi; aplikasi; presensi digital Abstract This service aims to improve the efficiency of human resource management through the implementation of a Jotform-based digital attendance application. This system was developed to replace the manual attendance process and Face ID attendance. In this activity, 30 daily workers were involved, with the black box testing method used for system testing and interviews based on the Technology Acceptance Model (TAM) to assess user acceptance of technology. The application of information technology in this context proves that digitalization can drive positive transformation in human resource management, both in terms of operations and long-term results for organizations and companies. Keywords: information system; application; digital presence
Efektivitas klinik literasi ekonomi terhadap peningkatan literasi keuangan dan kesiapan digital UMKM: studi kasus Kota Tangerang Selatan Hasta Dwi Pradana; Chandra Murti Dewi Widowati Hermajiwandini; Dwi Ayu Lestari; Dio Bimo Saputro; Afaqa Hudaya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31727

Abstract

Abstrak Program pelatihan "Klinik Literasi Ekonomi dan Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia" bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kesiapan digital pelaku UMKM di Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan berupa diskusi interaktif dan studi kasus berbasis kebutuhan lapangan. Evaluasi melalui pre-test dan post-test terhadap 26 peserta menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 68,87 menjadi 82,93 (p-value = 0,000). Hasil ini mengindikasikan keberhasilan pendekatan berbasis studi kasus dalam memperkuat pemahaman peserta. Program ini dapat direplikasi sebagai model pemberdayaan UMKM berbasis kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan lembaga keuangan. Kata kunci: UMKM; literasi ekonomi; digitalisasi; klinik ekonomi; Tangerang Selatan Abstract The training program titled “Economic Literacy Clinic and the Role of MSMEs in Indonesia’s Economy” aims to enhance the financial literacy and digital readiness of MSME actors in South Tangerang City. The methods employed included interactive discussions and case studies tailored to field needs. An evaluation involving pre-test and post-test assessments of 26 participants showed a significant improvement, with the average score increasing from 68.87 to 82.93 (p-value = 0.000). These results indicate the success of the case-based approach in strengthening participants’ understanding. This program can be replicated as a model for MSME empowerment through collaboration between academia, government, and financial institutions. Keywords: MSMEs; economic literacy; digitalization; economic clinic; South Tangerang
Penerapan sistem irigasi cerdas berbasis IoT dan tenaga surya untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat Muchsin Harahap; Dian Putra Saragi; Bakti Dwi Waluyo; Aditiya Pratama Daryana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31392

Abstract

AbstrakDesa Sidomulyo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara menghadapi permasalahan rendahnya efisiensi sistem irigasi akibat dominasi penggunaan metode manual dan pompa berbahan bakar diesel yang menyebabkan tingginya biaya operasional serta menurunnya produktivitas lahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian melalui penerapan sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dan tenaga surya. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani “Gapoktan Mulia Tani” dengan jumlah peserta sebanyak 20 petani aktif. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi teknologi, pelatihan praktikum penggunaan sistem, instalasi perangkat irigasi otomatis, serta pendampingan teknis selama masa implementasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan perbandingan data sebelum dan sesudah pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hasil panen sebesar 31% (dari 4,2 menjadi 5,5 ton per hektar), efisiensi biaya operasional sebesar 60% (dari Rp250.000 menjadi Rp100.000 per musim), serta penghapusan total penggunaan BBM. Selain itu, sebanyak 90% petani menyatakan mampu mengoperasikan dan merawat sistem secara mandiri. Program ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan teknologi terbarukan ke dalam praktik pertanian desa dan mendukung pencapaian SDGs bidang pangan, energi bersih, dan iklim. Kata kunci: irigasi cerdas; IoT; energi surya; petani; efisiensi pertanian. AbstractSidomulyo Village faces low irrigation efficiency due to the widespread use of manual methods and diesel pumps, resulting in high operational costs and reduced land productivity. This community service activity aims to improve agricultural efficiency and productivity through the implementation of an Internet of Things (IoT)-based smart irrigation system powered by solar energy. The partner involved was the “Gapoktan Mulia Tani” farmer group, with 20 active farmers participating. The method included technology socialization, hands-on system operation training, device installation, and technical mentoring during the implementation phase. Evaluation was carried out through field observation, questionnaires, and pre-post implementation data comparison. The program resulted in a 31% increase in crop yields (from 4.2 to 5.5 tons/ha), a 60% reduction in irrigation costs (from Rp250,000 to Rp100,000 per season), and total elimination of fossil fuel usage. Additionally, 90% of farmers reported being able to independently operate and maintain the system. This program effectively integrates renewable technology into village farming practices and supports SDGs in food security, clean energy, and climate action. Keywords: smart irrigation; IoT; solar energy; farmers; agricultural.
Strategi pemberdayaan ekonomi melalui sertifikasi halal dan Qris untuk UMKM di Desa Batuah Wafiq Siska Damayanti; M. Arya Assalam; Laila Anggun Camelia; Kartika Sari Ayal; Wita Nur Vadillah; Hasanuddin Hasanuddin; Syamsul Mu’arif; Yeni Aslina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32205

Abstract

AbstrakIndonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki peluang yang luas dalam pengembangan produk halal. Tetapi, masih banyak pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum sepenuhnya mengetahui pentingnya sertifikasi halal dan belum mengimplementasikannya. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi digital, termasuk sistem pembayaran QRIS belum maksimal. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengembangkan daya saing dan pemberdayaan ekonomi UMKM di Desa Batuah, Kalimantan Timur, melalui dua pendekatan utama: pendampingan sertifikasi halal dan implementasi QRIS. Kegiatan dilakukan dengan desain kualitatif melalui metode Participatory Action Research (PAR), yang mencakup pendampingan awal, sosialisasi, implementasi QRIS, pendampingan sertifikasi, dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah berbagai jenis UMKM seperti usaha amplang, madu kelulut, merica bubuk, laundry, pedagang kaki lima, dan penjahit. Hasilnya menunjukkan sebagian besar UMKM memperoleh sertifikat halal, sehingga menambah tingkat kepercayaan konsumen dan mendorong kemajuan usaha. Sementara itu, penggunaan QRIS diterima dengan baik dan mampu meningkatkan efisiensi transaksi serta transparansi keuangan. Program ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha dan mendukung transformasi Desa Batuah menuju desa digital. Kata kunci: digital; QRIS; sertifikasi halal; UMKM Abstract Indonesia, as the country with the largest Muslim population, has vast opportunities in the development of halal products. However, many micro, small, and medium enterprises (MSMEs) are still unaware of the importance of halal certification and have not yet implemented it. On the other hand, the use of digital technology, including the QRIS payment system, has not been maximized. This initiative aims to enhance the competitiveness and economic empowerment of MSMEs in Batuah Village, East Kalimantan, through two main approaches: halal certification support and QRIS implementation. The activity was conducted using a qualitative design through the Participatory Action Research (PAR) method, which includes initial support, awareness-raising, QRIS implementation, halal certification support, and evaluation. The program partners include various types of SMEs such as amplang businesses, kelulut honey, ground pepper, laundry services, street vendors, and tailors. The results show that most SMEs obtained halal certification, thereby increasing consumer trust and driving business growth. Meanwhile, the use of QRIS was well-received and improved transaction efficiency and financial transparency. This program has had a positive impact on business development and supports the transformation of Batuah Village into a digital village. Keywords: digital; QRIS; halal certification; MSMEs
Optimalisasi kepatuhan pajak melalui verifikasi, validasi data, dan pemanfaatan teknologi di wilayah UPTB 1 Surabaya Latifah, Mutiara; Fadil, Cholid; Imaningsih, Niniek
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31520

Abstract

AbstrakRendahnya kepatuhan wajib pajak menjadi kendala utama dalam optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayah Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) 1 Surabaya, yang meliputi Kecamatan Semampir, Krembangan, Kenjeran, Bulak, Bubutan, dan Pabean Cantikan. Penelitian pengabdian ini bertujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui verifikasi dan validasi data objek pajak serta pemanfaatan teknologi digital. Mitra sasaran adalah Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya tepatnya UPTB 1 Surabaya, dengan keterlibatan sekitar 30 mahasiswa sebagai tim pelaksana. Kegiatan diawali dengan koordinasi intensif bersama perangkat RT/RW untuk mendukung sosialisasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Metode pelaksanaan terdiri dari enam tahapan utama: (1) kunjungan door to door ke lokasi objek pajak untuk menyerahkan surat himbauan dan menginformasikan kewajiban pembayaran, (2) verifikasi dan validasi data objek pajak dengan mendokumentasikan kondisi lapangan menggunakan berita acara dan foto, (3) input data hasil verifikasi ke platform digital Bapenda secara real-time, (4) pelaksanaan layanan MOBLING (mobil keliling) di balai kelurahan untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, (5) evaluasi serta tindak lanjut pembaruan data oleh petugas Bapenda, dan (6) monitoring berkelanjutan untuk memastikan akurasi dan kepatuhan pajak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan akurasi data objek pajak, pengurangan duplikasi, serta peningkatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak membayar PBB. Secara kuantitatif, realisasi penerimaan PBB meningkat sebesar 8,74% selama Agustus–Desember 2024. Kegiatan ini juga mempercepat proses administrasi dan meningkatkan transparansi pengelolaan pajak. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kepatuhan pajak dan pendapatan daerah di wilayah UPTB 1 Surabaya. Kata kunci: kepatuhan wajib pajak; verifikasi; validasi; objek pajak; platform digital. AbstractLow taxpayer compliance has been a major obstacle to optimizing Land and Building Tax (PBB) revenue in the Technical Implementation Unit (UPTB) 1 Surabaya, covering Semampir, Krembangan, Kenjeran, Bulak, Bubutan, and Pabean Cantikan districts. This community service research aims to enhance taxpayer compliance through verification and validation of tax object data and the utilization of digital technology. The partner is the Surabaya Regional Revenue Agency, specifically UPTB 1 Surabaya, involving about 30 students as the implementation team. The activity began with intensive coordination with RT/RW officials to support socialization and information dissemination to the community. The implementation method consists of six main stages: (1) door-to-door visits to tax object locations to deliver appeal letters and inform payment obligations, (2) verification and validation of tax object data by documenting field conditions with official reports and photos, (3) real-time data input of verification results into the Bapenda digital platform, (4) mobile service (MOBLING) at the village hall to facilitate tax payments, (5) evaluation and follow-up data updates by Bapenda officers, and (6) continuous monitoring to ensure data accuracy and tax compliance. The results show improved accuracy of tax object data, reduced duplication, and increased taxpayer awareness and compliance in paying PBB. Quantitatively, PBB revenue realization increased by 8.74% from August to December 2024. This activity also accelerated administrative processes and enhanced transparency in tax management, thus significantly contributing to improved tax compliance and regional revenue in UPTB 1 Surabaya. Keywords: taxpayer compliance; verification; validation; tax objects; digital platforms.
Peningkatan pengetahuan ibu tentang ISPA pada balita sebagai salah satu upaya mencegah stunting Ikasari, Filia Sofiani; Pusparina, Iis; Nugraha, Fir'ad Setya; Kirana, Cut Ika Anugrah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31597

Abstract

Abstrak Stunting merupakan permasalahan kesehatan serius yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor langsung yang berkontribusi terhadap kejadian stunting adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama pada balita. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai pencegahan dan penatalaksanaan ISPA dapat meningkatkan risiko infeksi berulang yang berdampak pada status gizi anak. Di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1, prevalensi stunting mengalami peningkatan yang signifikan, sementara masih ditemukan rendahnya keterlibatan ibu dalam upaya pencegahan ISPA pada balita. Berdasarkan hasil observasi awal, banyak ibu belum memahami gejala dini ISPA dan langkah-langkah penanganan awal di rumah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberdayakan ibu melalui edukasi dan pendampingan agar mampu mencegah ISPA sebagai upaya menurunkan risiko stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang ISPA sebagai salah satu upaya mencegah stunting. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah edukasi kesehatan secara interaktif dengan pendekatan door-to-door kepada 16 ibu balita selama bulan Desember 2024. Materi edukasi mencakup pengertian, penyebab, gejala, pencegahan, dan penatalaksanaan ISPA, serta hubungannya dengan stunting. Evaluasi dilakukan melalui pre test dan post test yang dilakukan pada ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu setelah intervensi. Sebelum diberikan edukasi rerata pengetahuan ibu tentang ISPA 49,48%, setelah diberikan edukasi rerata pengetahuan ibu meningkat menjadi 87,6%. Edukasi kesehatan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang ISPA sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting pada balita. Kata kunci: edukasi kesehatan; infeksi saluran pernapasan akut; ibu balita; pencegahan; stunting. Abstract Stunting is a serious public health problem with long-term impacts on children's growth and development. One of the direct contributing factors to stunting is acute respiratory infection (ARI), particularly in children under five. Mothers' lack of knowledge regarding ARI prevention and management can increase the risk of recurrent infections, which negatively affects children's nutritional status. In the working area of Martapura 1 Public Health Center, the prevalence of stunting has significantly increased, while maternal involvement in ARI prevention efforts remains low. Initial observations revealed that many mothers do not understand the early symptoms of ARI or appropriate home-based management strategies. Therefore, this community service activity aimed to empower mothers through education and assistance to prevent ARI as part of efforts to reduce stunting risk. The goal of this program was to improve maternal knowledge of ARI as a preventive measure against stunting. The method used was interactive health education delivered through a door-to-door approach to 16 mothers of toddlers during December 2024. The educational content included definitions, causes, symptoms, prevention, and home management of ARI, as well as its link to stunting. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test design. The results showed a significant increase in maternal knowledge after the intervention. Before education, mothers' average knowledge of ARI was 49.48%. After education, the average knowledge increased to 87.6%. Interactive health education is effective in increasing mothers' knowledge of ARI as part of efforts to prevent stunting in toddlers.Interactive health education was effective in increasing maternal knowledge about acute respiratory infections (ARI) as part of efforts to prevent stunting in toddlers. Thus, interactive health education proved effective in enhancing mothers’ knowledge of ARI as part of stunting prevention efforts in young children. Keywords: acute respiratory infection; health education; mother of under five children, prevention; stunting.