cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,966 Documents
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS DIGITAL DALAM MENINGKATKAN OPTIMALISASI PELAYANAN AKADEMIK PERGURUAN TINGGI Desi Dwi Anissa; Mukhamad Sukur; Imam Junaris
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7802

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah mengubah lanskap pendidikan tinggi secara fundamental, menuntut perguruan tinggi untuk bertransformasi dalam mengelola dan memberikan layanan kepada stakeholder-nya. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan peran sebagai institusi pendidikan agama sekaligus institusi modern yang responsif terhadap perkembangan teknologi. Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis digital memiliki peran strategis dalam mengotomatisasi proses administrasi, mengurangi kesalahan pengelolaan data, mempercepat pengolahan informasi, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data real-time. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pengimplementasian sistem informasi akademik berbasis digital, tingkat kepuasan pengguna, serta merumuskan strategi pengembangan sistem di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berhasil mengimplementasikan SIM terintegrasi melalui arsitektur Single Sign-On (SSO) untuk 20.000 mahasiswa aktif, 489 dosen, dan 49 program studi. Sistem meningkatkan kecepatan proses administrasi 60% dengan kepuasan pengguna mencapai 85,6%. Layanan mencakup pengisian KRS, registrasi, pengajuan cuti, dan repository institusi yang dapat diakses 24/7. Transisi dari SmartCampus ke SIAKAD pada 2025 meningkatkan stabilitas dan skalabilitas sistem dengan menerapkan enkripsi SSL/TLS, backup rutin, dan audit logging. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi pengguna, kompleksitas migrasi data, keterbatasan literasi digital, dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan untuk mendukung visi smart campus yang kompetitif.
MANAJEMEN RISIKO KELELAHAN DAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA PASIEN CA MAMMAE BERBASIS TEORI OREM Rizqon Zadidah Lubis Lubis; Nurul Huda
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7803

Abstract

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak dialami oleh perempuan, dan proses pengobatannya, seperti kemoterapi, sering menyebabkan kelelahan berlebihan dan gangguan pola tidur. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup pasien, mengganggu proses pemulihan, serta meningkatkan risiko komplikasi psikologis dan fisik. Oleh karena itu, dibutuhkan manajemen risiko keperawatan yang tepat untuk membantu pasien mengatasi masalah tersebut. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Teori Self-Care Deficit dari Dorothea Orem. Teori ini menekankan pentingnya membantu pasien dalam merawat dirinya sendiri (self-care), terutama ketika pasien belum mampu sepenuhnya mandiri karena kondisi penyakit. Dalam teori ini, perawat berperan memberikan bantuan, edukasi, dan dukungan sesuai kebutuhan pasien. Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus terhadap seorang pasien kanker payudara usia 46 tahun yang mengalami kelelahan dan sulit tidur akibat kemoterapi. Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama lima hari, termasuk edukasi tentang kebersihan tidur, latihan pernapasan dalam, dan manajemen aktivitas sehari-hari, kondisi pasien menunjukkan perbaikan. Tingkat kelelahan menurun, durasi tidur meningkat, dan pasien menjadi lebih mampu melakukan perawatan diri secara mandiri. Hasil ini menunjukkan bahwa teori Orem dapat digunakan sebagai dasar dalam menyusun intervensi keperawatan yang efektif dan tepat sasaran untuk mengurangi kelelahan dan memperbaiki pola tidur pasien kanker. Pendekatan ini juga membantu meningkatkan motivasi dan semangat pasien dalam menjalani pengobatan.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN FASHION SHOW UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DOWN SYNDROME Laluna Anjelini Widya; Sistriandini Alamsyah Sidik; Sayidatul Maslahah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7809

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri anak Down syndrome di SKh Madina Kota Serang, yang terlihat dari kecenderungan anak untuk menarik diri dan kurang berinteraksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran fashion show dalam meningkatkan kepercayaan diri anak dengan Down syndrome (DS). Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimen One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian terdiri atas lima peserta didik dengan Down syndrome. Data dikumpulkan melalui instrumen penilaian dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan pada seluruh subjek, dengan rata-rata skor kepercayaan diri meningkat dari 33,33 pada pre-test (kategori rendah) menjadi 93,4 pada post-test (kategori tinggi). Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran fashion show efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri anak Down syndrome, khususnya dalam aspek keberanian tampil dan ekspresi diri di depan umum. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai intervensi positif untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa dengan Down syndrome.
POTENSI UBI UNGU (IPOMOEA BATATAS VAR. AYAMURASAKI) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DALAM PENCEGAHAN DAN PENGELOLAAN PENYAKIT TIDAK MENULAR : TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Al Rivan Marsyah Dzikri; Hanifah Mardhotillah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7820

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus tipe 2, obesitas, hipertensi, dan dislipidemia menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat global. Pendekatan promotif dan preventif melalui intervensi pangan fungsional berbasis sumber daya lokal menjadi alternatif yang berpotensi besar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bukti ilmiah terkini mengenai potensi ubi ungu (Ipomoea batatas var. Ayamurasaki) sebagai pangan fungsional dalam pencegahan dan pengelolaan PTM, melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis. Kajian dilakukan berdasarkan prinsip PRISMA terhadap 20 jurnal ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2024. Artikel dipilih melalui pencarian di database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci relevan. Data dianalisis secara naratif berdasarkan indikator biologis utama yang terkait dengan PTM. Ubi ungu menunjukkan berbagai efek farmakologis melalui mekanisme molekuler yang melibatkan peningkatan ekspresi GLP-1, perbaikan resistensi insulin, inhibisi adipogenesis, peningkatan profil lipid, serta penurunan ekspresi sitokin proinflamasi seperti TNF-α dan IL-6. Aktivitas ini terutama dikaitkan dengan tingginya kandungan antosianin, flavonoid, serta senyawa fenolik lainnya. Ubi ungu berpotensi besar sebagai komponen pangan fungsional dalam upaya mitigasi PTM. Diperlukan integrasi hasil riset ke dalam kebijakan pangan nasional serta peningkatan diversifikasi produk olahan ubi ungu untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
OPTIMASI FORMULASI MIE KAYA NUTRISI BERBASIS UBI JALAR UNTUK INTERVENSI STUNTING MENGGUNAKAN DESIGN EXPERT METODE MIXTURE D – OPTIMAL Al Rivan Marsyah Dzikri; Hanifah Mardhotillah; Akbar Rizkyan Affandy; Shela Dwi Amaliyanti; Dwi Putri Andini; Andini Hikmatu Diniah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7823

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis yang berdampak pada kualitas kesehatan, kognitif, dan produktivitas jangka panjang anak. Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,6% (2022) menunjukkan perlunya intervensi gizi berbasis pangan lokal yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan mie berbasis ubi jalar dengan kombinasi tepung terigu dan kedelai, menganalisis karakteristik gizi dan organoleptik, serta menentukan formula optimal dan tingkat penerimaan pada anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan Mixture D-Optimal (Design Expert 13). Formulasi terdiri dari tepung ubi jalar (20–40%), terigu (50–70%), dan kedelai (5–15%), menghasilkan sepuluh formula yang diuji secara fisikokimia dan organoleptik. Formula optimal diverifikasi dan diuji pada 60 anak. Hasil menunjukkan formula terbaik mengandung tepung ubi ungu 32,67%, kedelai 14,26%, dan terigu 53,06% (desirability 0,633). Kandungan gizinya meliputi karbohidrat 46,78%, protein 11,05%, lemak 3,87%, air 34,94%, abu 1,34%, dan cooking loss 6,88%. Kontribusi terhadap AKG anak usia 1–3 tahun mencapai protein 55,25% dan energi 19,71%. Uji penerimaan menunjukkan tingkat kesukaan tinggi, terutama pada warna dan rasa. Dibandingkan mie komersial, produk ini memiliki kandungan protein lebih tinggi dan lemak lebih rendah, sehingga berpotensi sebagai alternatif pangan fungsional untuk intervensi stunting.
REVITALISASI USAHA TERNAK AYAM KAMPUNG DI DESA BULUDE KECAMATAN KABARUAN KABUPATEN TALAUD Anggela Aine Adam; Norma Komalig; Aprildy Randy Andrew Ferdinandus; I Parsaroan Tamba; Moh. Fikri Pomalingo; Livana Dethris Rawung; Revolson Alexius Mege; Nindy Gaby Sepang
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7826

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dipedesaan adalah sangat penting dalam rangka meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Ketahanan pangan merupakan salah satu solusi dalam mencapai kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berlokasi di daerah 3T (Tertinggal-Terdepan-Terluar). Kegiatan ternak ayam kampung di Desa Bulude merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan demi meraih capaian tujuan ketahanan pangan. Merujuk pada hasil survei lapangan serta pembahasan bersama anggota kelompok peternak ayam kampung dan aparatur setempat, dapat ditetapkan sejumlah persoalan utama yang mendesak untuk ditangani, yakni pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan terkait pembangunan kandang, perumusan ransum pakan, serta pelaksanaan vaksinasi. Selain itu juga dalam rangka mencapai tujuan ketahanan pangan di Desa Bulede maka tim pelaksana juga memperkenalkan system integrasi peternakan dan Pertananian. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat ini telah meningkatkan pengetahuan beserta keterampilan mitra sasaran dalam melaksanakan kegiatan ternak ayam kampung.
ANALISIS PROMOSI, LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN ORANG TUA MENDAFTAR YANG DIMEDIASI OLEH MINAT DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN HARAPAN BANGSA DEPOK Harjito Harjito; Zaharuddin Zaharuddin; Sitta Kusuma
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi, lokasi, dan harga terhadap keputusan orang tua dalam mendaftarkan anak di SMK Harapan Bangsa Depok, dengan minat sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 163 orang tua siswa baru tahun ajaran 2025/2026. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap minat, sedangkan harga tidak berpengaruh signifikan. Promosi memiliki pengaruh negatif terhadap keputusan mendaftar, sedangkan lokasi, harga, dan minat berpengaruh positif signifikan. Minat juga terbukti memediasi pengaruh promosi dan lokasi terhadap keputusan mendaftar. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peninjauan strategi promosi dan penguatan aspek lokasi serta harga dalam menarik minat orang tua. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan oleh pihak manajemen SMK untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah pendaftar.
PENGGUNAAN PERMAINAN STOMPLE COLOR BOARD TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA SEKUNDER PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SKH NEGERI 02 KOTA SERANG Zulia Sari Rusdini; Neti Asmiati; Sayidatul Maslahah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7833

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah keterbatasan intelektual pada anak tunagrahita, khususnya kategori sedang, yang meskipun memiliki potensi untuk berkembang, sering menghadapi kesulitan belajar. Salah satu kesulitan yang teridentifikasi melalui observasi di lapangan adalah rendahnya kemampuan siswa tunagrahita sedang kelas VII SMPKh dalam mengenali warna sekunder (warna campuran), dengan media pembelajaran yang digunakan guru saat ini dirasa kurang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan permainan Stomple Color Board terhadap peningkatan kemampuan mengenal warna sekunder (hijau, oranye, dan ungu) pada anak tunagrahita sedang di SKh Negeri 02 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain A-B-A (Baseline-Intervensi-Baseline). Subjek penelitian adalah satu orang siswa tunagrahita sedang kelas VII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kemampuan mengenal warna sebelum, selama, dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal warna sekunder setelah diberikan intervensi menggunakan permainan Stomple Color Board. Nilai mean level pada fase intervensi meningkat menjadi 76,75% dan 80,75%, dibandingkan dengan fase baseline awal. Setelah intervensi dihentikan, kemampuan anak tetap menunjukkan hasil positif. Dengan demikian, permainan Stomple Color Board terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna sekunder pada anak tunagrahita sedang.
MAKNA DAN FUNGSI SUPERVISI SERTA PENGAWASAN DALAM PENDIDIKAN Tania Arumsari; Muli Prima Aldi M; Adam Saleh; Puspa Indah Hayati; Gita Kridayani; Nia Novianti; Silvia Zunita
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7842

Abstract

Supervisi dan pengawasan merupakan dua komponen penting dalam manajemen pendidikan yang berperan strategis dalam peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan. Keduanya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam mengawal pelaksanaan program pendidikan agar berjalan sesuai dengan tujuan, standar, dan kebijakan yang telah ditetapkan. Supervisi pendidikan menitikberatkan pada proses pembinaan, pendampingan, dan bantuan profesional kepada guru serta tenaga kependidikan guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kinerja profesional secara berkelanjutan. Sementara itu, pengawasan pendidikan berfungsi sebagai alat pengendalian, pemantauan, dan evaluasi untuk memastikan seluruh kegiatan pendidikan dilaksanakan secara efektif, efisien, dan akuntabel. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif makna, fungsi, tujuan, ruang lingkup, serta sasaran supervisi dan pengawasan dalam pendidikan, sekaligus menjelaskan hubungan keduanya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui kajian literatur dari berbagai sumber relevan, diketahui bahwa supervisi dan pengawasan yang dilaksanakan secara terpadu dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, meningkatkan kompetensi guru, memperbaiki manajemen sekolah, serta mendorong tercapainya tujuan pendidikan secara optimal. Oleh karena itu, implementasi supervisi yang bersifat pembinaan dan pengawasan yang berorientasi pada perbaikan perlu dikembangkan secara seimbang dalam praktik pendidikan
EVALUASI PROGRAM KEPRAMUKAAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP DI SMP NEGERI 6 KURUN Sri Lely Kurniawaty; Bulkani Bulkani; Rita Rahmaniati
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengevaluasi konteks (context) program ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 6 Kurun untuk memahami tujuan, kebutuhan, dan lingkungan program (2) mengevaluasi input (input) program ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 6 Kurun untuk memahami sumber daya, fasilitas, dan pembina yang digunakan (3) mengevaluasi proses (process) pelaksanaan program ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 6 Kurun untuk memahami kegiatan-kegiatan dan metode pembelajaran yang digunakan (4) mengevaluasi produk (product) program ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 6 Kurun untuk memahami hasil dan dampak program terhadap murid. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed method) menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, pembina/pelatih pramuka, dan murid. Teknik pengumpulan data dengan studi dokumentasi, observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik Penilaian Acuan Normatif (PAN) dengan membuat kriteria interpretasi skor yang digunakan untuk menentukan hasil akhir dari masing-masing aspek yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan untuk keseluruhan aspek sebesar 3,87 masuk kategori sangat baik. Evaluasi context program ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 6 Kurun menunjukkan bahwa program ini berjalan terarah, terukur, serta selaras dengan visi, misi, dan tujuan sekolah. Evaluasi input menunjukkan bahwa SMP Negeri 6 Kurun telah menyediakan sumber daya yang memadai untuk menunjang pelaksanaan kegiatan Pramuka. Evaluasi process pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 6 Kurun berjalan secara rutin melalui latihan mingguan, kegiatan bulanan, serta partisipasi dalam kegiatan tahunan seperti perkemahan blok atau lomba kepramukaan. Evaluasi product menunjukkan bahwa program Pramuka memberikan dampak positif dan pengembangan karakter murid.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026 Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue