cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,966 Documents
IMPLEMENTASI DAN DAMPAK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Inez Noor Apsarini; Lutfi Fatma Hilmasari; Syaiful Hadi; Umy Zahroh
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan yang tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi mampu menunjukkan gambaran mengenai implementasi dan dampak pembelajaran berdiferensiasi terhadap kurikulum merdeka pada pembelajaran Matematika secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan Systematic Literatur Review (SLR) dengan protokol PRISMA untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya secara sistematis, terukur dan terarah. Data diperoleh dari basis data Scopus, Semantic Scholar, dan Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish, dengan kata kunci “Independent Curriculum In Mathematics Learning” atau “Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika” dan “Differentiated Learning” atau “Pembelajaran berdiferensiasi” dan “Mathematics Learning “ atau “Pembelajaran Matematika” dalam rentang publikasi 2022-2025. Dari 265 artikel yang ditemukan, setelah proses seleksi berlapis berdasarkan kriteria inkulis-eksklusi, diperoleh 40 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui sintesis temuan dan visualisasi menggunakan VOSviewer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui diferensiasi konten, proses, dan produk dengan tingkat penerapan yang bervariasi, di mana diferensiasi konten dan proses lebih dominan dibandingkan diferensiasi produk. Pembelajaran berdiferensiasi berdampak positif terhadap hasil belajar dan pemahaman konsep matematika, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kemandirian belajar. Efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dipengaruhi oleh kompetensi guru, penggunaan asesmen diagnostik, ketersediaan sarana pendukung, serta dukungan kebijakan dan manajemen sekolah.
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS DAS SEIN DAN DAS SOLLEN DI ERA SOCIETY 5.0 Alya Na’imah; Khoirul Anam
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7872

Abstract

Perkembangan era Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan Islam untuk melakukan transformasi manajemen pengembangan kurikulum yang tidak hanya adaptif terhadap kemajuan teknologi, tetapi juga tetap berorientasi pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Namun, dalam praktiknya, manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Islam masih menghadapi berbagai persoalan, seperti dominasi pendekatan administratif, keterbatasan literasi digital pendidik, serta lemahnya integrasi antara nilai Islam dan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Islam melalui perspektif Das Sein dan Das Sollen di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan manajemen kurikulum, pendidikan Islam, dan Society 5.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara Das Sein, manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Islam belum sepenuhnya responsif terhadap tuntutan era Society 5.0. Sementara itu, secara Das Sollen, pengembangan kurikulum Pendidikan Islam idealnya dikelola secara profesional, integratif, dan humanistik, dengan memadukan nilai-nilai Islam, teknologi, dan penguatan kompetensi peserta didik. Artikel ini merekomendasikan penguatan pendekatan manajerial dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Islam guna menjembatani kesenjangan antara realitas dan idealitas pendidikan Islam di era Society 5.0.
MODEL PAI INKLUSIF DI SEKOLAH Ahiel Ahdi Besari; Sururin Sururin; Erba Rozalina Yuliyanti
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7885

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih menghadapi tantangan dalam merespons realitas keragaman siswa, mencakup kemampuan, latar belakang sosial-budaya, dan sudut pandang keagamaan. Kecenderungan untuk menerapkan pendekatan normatif-doktrinal dalam PAI mengakibatkan nilai-nilai inklusi, moderasi beragama, serta penghormatan terhadap perbedaan belum sepenuhnya diintegrasikan. Tujuan artikel ini adalah untuk mengembangkan model Pendidikan Agama Islam inklusif di sekolah sebagai opsi untuk meningkatkan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual dan responsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan studi pustaka sistematis terhadap literatur ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, serta kajian kontemporer tentang Islam yang berkaitan dengan pendidikan inklusif. Proses analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk menemukan prinsip-prinsip, strategi, dan elemen-elemen kunci dari model PAI yang inklusif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PAI inklusif di sekolah didasari oleh empat pilar utama, yaitu: (1) pengintegrasian nilai-nilai Islam moderat dan rahmatan lil ‘alamin ke dalam tujuan dan materi pembelajaran; (2) penerapan pedagogi inklusif yang berbasis pada diferensiasi dan metode pembelajaran partisipatif; (3) penguatan peran guru PAI sebagai agen moderasi dan fasilitator dalam proses belajar mengajar; serta (4) menciptakan ekosistem sekolah yang mendukung budaya toleransi dan keadilan. Kebaruan artikel ini terletak pada pengembangan kerangka konseptual untuk model PAI inklusif yang bersifat sistemik dan aplikatif dalam konteks sekolah-sekolah di Indonesia. Temuan dari penelitian ini memberikan kontribusi terhadap perkembangan diskursus akademik dan praktik PAI yang berorientasi pada inklusivitas serta keberlanjutan pendidikan.
PENGARUH AKTIVITAS FISIK, PENGENALAN HURUF, DAN KOORDINASI MOTORIK KASAR DALAM PERMAINAN ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI ANAK KELOMPOK B2 DI RA PERWANIDA SAMPIT Ernawati Susanto; Rita Rahmaniati; Muhammad Noor Fitriyanto
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik, pengenalan huruf, dan koordinasi motorik kasar melalui permainan engklek terhadap kemampuan literasi anak kelompok B2 di RA Perwanida Sampit. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan desain eksperimen semu (pretest-posttest). Subjek penelitian berjumlah 15 anak usia 5–6 tahun yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan observasi terstruktur dan tes literasi sederhana, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas—aktivitas fisik, pengenalan huruf, dan koordinasi motorik kasar—berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap kemampuan literasi anak. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,016; 0,041; dan 0,004 (p < 0,05), sedangkan hasil uji F simultan memperoleh nilai Fhitung = 560,012 dengan signifikansi < 0,001. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran literasi berbasis permainan engklek dapat meningkatkan kemampuan literasi anak secara bermakna. Secara konseptual, permainan engklek huruf memfasilitasi keterpaduan antara gerakan motorik kasar dan proses pengenalan simbol bahasa, sehingga mendukung perkembangan kognitif, fisik, dan sosial-emosional anak secara holistik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik PAUD dalam mengembangkan strategi pembelajaran literasi yang aktif, kontekstual, dan berbasis budaya lokal.
STRATEGI KREATIF PEMANFAATAN KULIT JERUK UNTUK USAHA UMKM DI DESA SUNGAI SELODANG Andi Nurul Fadhillah; Cheriani Cheriani; Jusman Jusman; Dian Riani Said; Andi Muh Ainul Haq
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7887

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra masyarakat Desa Sungai Selodang adalah melimpahnya limbah kulit jeruk yang belum termanfaatkan secara optimal sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain itu, masyarakat juga masih terbatas dalam keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi lilin aromaterapi dan semprot alami pengusir nyamuk yang ramah lingkungan dan bernilai jual. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi mengenai manfaat kulit jeruk, workshop pembuatan produk, serta pendampingan praktik secara langsung.Kemudian workshop pemasaran untuk usaha UMKM. Mitra yang terlibat adalah ibu rumah tangga . Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi terhadap keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 80% dan keterampilan pembuatan produk sebesar 75%. Produk yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat mengurangi limbah organik, tetapi juga memberikan peluang usaha baru yang berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi rumah tangga. Dengan demikian, program ini berdampak pada peningkatan softskill, hardskill, serta mendukung kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Selain melaksanakan sosialisasi mengenai pemanfaatan kulit jeruk menjadi usaha umkm, kami juga melakukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran offline dan online untuk pelaku usaha UMKM. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan kulit jeruk dapat menjadi strategi kreatif yang efektif untuk menjadi inovasi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha UMKM di Desa Sungai Selodang dan juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan nilai jual produk serta penguatan pasar melalui pemanfaatan digital.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI TK ISLAM TERPADU GLOBAL INSANI KOTA BEKASI Ilma Rahmatul Laila; Hasyim Asy’ari; Sita Ratnaningsih
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7888

Abstract

Supervisi akademik yang dilaksanakan oleh kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja guru melalui pemberian bimbingan, pendampingan, dan pembinaan profesional secara berkelanjutan. Supervisi akademik membantu guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran sehingga mampu membimbing peserta didik secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah, mengkaji upaya peningkatan kinerja guru, serta menganalisis efektivitas supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di TK IT Global Insani Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah dilakukan melalui penyusunan program kerja berupa program tahunan dan program semester, serta pelaksanaan supervisi terhadap guru mulai dari metode pengajaran hingga aktivitas pembelajaran. Peningkatan kinerja guru dilakukan melalui program pelatihan di dalam sekolah, seperti bedah kurikulum dan penyusunan perangkat pembelajaran, serta pelatihan di luar sekolah, seperti workshop dan pengembangan kompetensi profesional. Efektivitas supervisi akademik terlihat dari pelaksanaan evaluasi yang meliputi penilaian, pembinaan, pemantauan, serta analisis hasil supervisi dalam satu semester, yang ditindaklanjuti melalui pembinaan langsung dan tidak langsung.
INTEGRATING SPIRITUAL VALUES INTO ONLINE COMPETITION PLATFORMS TO ENHANCE STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN ECONOMICS OLYMPIAD: A BEST PRACTICE STUDY Muhammad Putra Aprullah; Muhammad Sayuthi; Salsabilla Julnadi; William Ben Gunawan; Indrayani Indrayani; Raida Fuadi; Zahara Zahara; Agus Adria
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7889

Abstract

This study aims to examine best practices for integrating spiritual values into an online competition website to improve students’ achievement in the Economics Science Olympiad at MAN 1 Banda Aceh. This study employed a descriptive, qualitative approach with a best-practices design. Data collection was conducted through observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, supervising teachers, and student participants in the Olympiad program. The results indicate that the integration of spiritual values was systematically implemented through three interconnected stages: the pre-competition stage (intention formation, spiritual and mental readiness), the competition stage (emotional control, trust in God, and stress management), and the post-competition stage (reflection, gratitude, and character building). This integrative approach has been proven not only to improve students’ cognitive achievement at the city, provincial, and national levels but also to strengthen affective and psychomotor aspects, such as self-regulation, mental resilience, digital literacy, and ethical competitive attitudes. This study confirms that the effectiveness of the online competition website is maximized when integrated into a holistic educational framework grounded in spiritual values. These findings contribute to the development of literature on digital learning, character education, and contemporary Islamic education.
KEPUASAN PERNIKAHAN DALAM KONTEKS BUDAYA YOGYAKARTA: TINJAUAN PSIKOLOGI POSITIF DAN PSIKOLOGI INDIGENOUS Dwi Indah Ratnawati; Nina Fitriana
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7891

Abstract

Kepuasan pernikahan merupakan salah satu indikator penting kesejahteraan psikologis individu dan keluarga. Dalam konteks Yogyakarta yang kental dengan budaya Jawa dan religiusitas Islam, kepuasan pernikahan dimaknai tidak hanya sebagai evaluasi subjektif terhadap hubungan pasangan, tetapi juga sebagai bagian dari harmoni sosial dan spiritual. Artikel ini bertujuan meninjau kepuasan pernikahan dari perspektif Psikologi Positif dan Psikologi Indigenous melalui studi literatur. Kajian dilakukan terhadap artikel nasional dan internasional yang membahas kepuasan pernikahan, mindfulness, gratitude, resiliensi, religiusitas, serta nilai budaya Jawa. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepuasan pernikahan dipengaruhi oleh kekuatan psikologis seperti emosi positif, rasa syukur, resiliensi, dan mindfulness, serta nilai budaya seperti rukun, nrimo, tepa selira, dan makna religius pernikahan. Integrasi kedua perspektif memperlihatkan bahwa kepuasan pernikahan merupakan hasil interaksi antara faktor personal dan konteks budaya.
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN Elien Herdianty; Yesi Oktsari; Rani Ramadina; Sintia Dewi; Muli Prima Aldi M; Tika Widiyan; Rahmadanni Pohan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7895

Abstract

Supervisi klinis adalah cara untuk membimbing guru agar terus berkembang dan meningkatkan profesionalismenya dalam rangka meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik pembelajaran yang belum optimal serta perlunya peran supervisor dalam membantu guru memperbaiki kinerja pembelajaran secara berkelanjutan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan konsep supervisi klinis, tahapan implementasinya, peran supervisor, serta dampaknya terhadap mutu pengelolaan pendidikan. Pembahasan mencakup tahapan supervisi klinis yang meliputi perencanaan, pelaksanaan observasi pembelajaran, analisis hasil observasi, dan pemberian umpan balik sebagai dasar tindak lanjut perbaikan pembelajaran. Selain itu, diuraikan pula peran supervisor dalam membangun hubungan kerja yang profesional dan mendukung pengembangan kompetensi guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan supervisi klinis secara terencana dan berkesinambungan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas lulusan. Dengan demikian, supervisi klinis dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan efektif dalam upaya peningkatan mutu pengelolaan pendidikan secara menyeluruh.
KEMANDIRIAN MERAWAT DIRI SISWI DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL MELALUI EXPERIENTIAL LEARNING DI KOTA SERANG Dyessa Aprillya Febryanti; Dedi Mulia; Reza Febri Abadi
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7907

Abstract

Kemampuan merawat diri merupakan salah satu komponen penting dalam perilaku adaptif yang berperan terhadap kemandirian individu dengan hambatan intelektual. Namun, dalam praktik pembelajaran bina diri, keterampilan kebersihan diri yang bersifat personal, seperti penggunaan dan pembersihan pembalut saat menstruasi, masih sering belum dikuasai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas experiential learning dalam meningkatkan kemampuan merawat diri siswi dengan hambatan intelektual. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research melalui desain A1–B–A2. Subjek penelitian adalah seorang siswi dengan hambatan intelektual sedang pada jenjang sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes perbuatan menggunakan instrumen keterampilan merawat diri yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menelaah perubahan kemampuan subjek pada setiap fase penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan merawat diri setelah diberikan intervensi serta kestabilan kemampuan setelah intervensi dihentikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa experiential learning efektif dalam meningkatkan keterampilan merawat diri yang bersifat praktikal dan kontekstual. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran bina diri untuk mendukung kemandirian peserta didik dengan hambatan intelektual.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026 Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue