cover
Contact Name
Galih Dani Septiyan Rahayu
Contact Email
galih040990@ikipsiliwangi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
galih040990@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
ABDIMAS SILIWANGI
ISSN : 26147629     EISSN : 26146339     DOI : -
Journal of Abdimas Siliwangi IKIP Siliwangi aims to publish the results of the study of learning theory, the results of community service in the field of education. The manuscripts contained in this journal include the study of theories in the field of teaching and learning process education, as well as the results of dedication to the community in the field of formal education, nonformal and informal.
Arjuna Subject : -
Articles 435 Documents
Program peningkatan pemanfaatan instrumentasi laboratorium olimpiade sains terpadu di MAN 2 Kudus sebagai upaya optimalisasi aset Madrasah untuk pendidikan dan penelitian Harjono; Alauhdin, Mohammad; Kurniawan, Cepi; Sulistyani, Martin; Huda, Nuril; Prasetyo, Ridho
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.23702

Abstract

Laboratory instrumentation needs to be comprehensively understood by researchers to be used effectively, efficiently, and safely. This knowledge and competence have the potential to generate high-quality research topics. This community service activity aims to enhance the knowledge and competence of the academic community of MAN 2 Kudus in operating laboratory instruments to support high-quality research, as well as optimizing the school's assets for education and research. The methods employed in this community service include: 1) observation, 2) identification of laboratory instrumentation, 3) preparation and monitoring of laboratory instrumentation, and 4) workshops and mentoring. The implementation of the community service program is carried out in stages with a systematic approach, covering: explaining the basic concepts of instrument usage and data analysis methods, demonstrating the use of instruments, hands-on practice, evaluation and feedback, documentation and references, and strengthening materials related to soft skills and hard skills for conducting research in the laboratory. The assessment results show that the skills in operating laboratory instrumentation of the academic community of MAN 2 Kudus have improved. The workshops and mentoring activities have broadened the participants' insights in preparing efficient, safe, and applicable research. Through this community service, it is hoped that the soft skills and hard skills acquired by the academic community can be consistently developed and maintained to enhance the branding value of MAN 2 Kudus in future Olympiads and scientific writing competitions.
Pengabdian: Kegiatan MBKM magang mandiri pendidikan masyarakat sebagai sarana praktik dan peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia Zamira, Yoshe
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.23713

Abstract

Pelaksanaan kegiatan MBKM Magang Mandiri yang berlangsung pada tanggal 07 Maret 2024 di PT. Duta Transformasi Insani yang berlokasi di Jl. Gegerkalong Girang Baru No. 11, Gegerkalong, Kecamatan Sukasari Kota Bandung, Jawa Barat. Tahapan yang digunakan dalam program magang keahlian ini dirangkum pada tiga tahap yaitu 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, dan 3) tahap evaluasi yang meliputi pembuatan laporan akhir. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dengan pengalaman kerja dan pengetahuan khusus dalam bidang keahlian yang dipilih, yaitu konsentrasi Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Magang ini efektif sebagai wadah untuk mahasiswa mengaplikasikan pengetahuan dan mempraktikan pengetahuan yang mereka pelajari di perkuliahan langsung di lingkungan kerja. Serta menambah pengalaman mahasiswa di dunia kerja. Dalam pelaksanaan magang mandiri ini mahasiswa tidak hanya dituntut untuk praktik kerja di perusahaan mitra tempat magang. Mahasiswa juga dilatih untuk mampu bekerja dan berkolaborasi dalam tim serta efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam bidang Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kata Kunci : MBKM, Magang Mandiri, Konsentrasi Bidang, Pelatihan, Sumber Daya Manusia
Modul projek, terdiferensiasi, platform propepa: pendampingan untuk personalisasi pembelajaran P5 di Sekolah Dasar Dwi Puspita, Ryan; Herdiana Althaftazani, Deden; Firmansyah, Dida; Susanti, Dini
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.24562

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah melakukan pendampingan untuk personalisasi pembelajaran P5 di sekolah dasar (SD) melalui penyusunan modul projek berorientasi terdiferensiasi berbantuan Platform ProPePa. PKM ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap perencanaan dilakukan melalui kegiatan wawancara untuk mengetahui kebutuan mitra dan dilakukan juga persiapan materi serta kelengkapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan workshop dan tahapan evaluasi dilakukan dengan pengumpulan produk berupa modul P5. Hasil PKM menunjukkan 90% perserta antusias dalam praktik penyusunan modul P5. Peserta ditugaskan untuk menggunggah modul P5 yang telah disusun ke Platform ProPePa dan dilakukan pemeriksaan kelayakan modul P5 untuk dimuat di Platform ProPePa. PKM ini berimplikasi pada kemudahan guru dalam menggunakan sumber belajar yang tepat khususnya dalam menyusun modul P5 di SD. Modul P5 yang dihasilkan guru ini dapat menjadi inspirasi untuk rekan lainnya dalam menyelenggarakan pembelajaran P5 yang sesuai konteks dan menciptakan personalisasi pembelajaran yang difasilitasi dengan pembelajaran terdiferensiasi di SD.
Pengembangan pelatihan pengajaran tanggap budaya bagi calon guru (strategi dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, relevan, dan bermakna bagi siswa) Fatmawaty, Riryn; Anjarsari, Elly; Moh. Nurman; Widyaiswara, Tiara; Khotimaturrosyidah
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.24684

Abstract

Pengajaran yang responsif budaya merupakan suatu metode yang menggunakan perbedaan etnis siswa sebagai sumber motivasi dan sumber belajar guna meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pendekatan pengajaran yang responsif budaya yang diajukan oleh Geneva Gay, yang melibatkan delapan karakteristik CRT seperti memvalidasi dan menegaskan, komprehensif dan inklusif, multidimensi, memberdayakan, transformatif, emansipatoris, humanistik, normatif, dan etis, serta pendekatan yang diusulkan oleh Ladson-Billings yang meliputi tiga komponen CRP yaitu prestasi akademik, kompetensi budaya, dan aspek sosio-politik. Kegiatan ini berbentuk pelatihan yang membahas strategi-strategi pembelajaran atau pengajaran yang berbasis tanggap budaya, khususnya ditujukan kepada calon guru (mahasiswa PLP FKIP Unisla). Kata Kunci : Pengajaran tanggap budaya, calon guru, program pelatihan guru
Upaya pencegahan kekerasan seksual bagi remaja dilingkungan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Bait Et-Tauhdi Kota Serang Ayu Kurniawati, Devi; Mulyawan, Galuh; Mahendra, Yoga
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.24984

Abstract

Kekerasan seksual di kalangan remaja merupakan masalah serius dengan dampak jangka panjang pada kesehatan fisik dan mental korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan SMPIT Bait Et-Tauhdi Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual komprehensif diakui sebagai elemen penting dalam pencegahan kekerasan seksual. Meskipun siswa memahami konsep batasan pribadi dan persetujuan, masih terdapat ketakutan untuk melaporkan kejadian kekerasan seksual. Guru dan staf sekolah memerlukan pelatihan yang lebih intensif mengenai cara mendeteksi dan menangani kasus kekerasan seksual. Sosialisasi kebijakan pencegahan kekerasan seksual juga perlu ditingkatkan untuk memastikan pemahaman dan implementasi yang efektif di kalangan komunitas sekolah. Kesimpulannya, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung, diperlukan pendidikan seksual yang komprehensif, pelatihan berkelanjutan bagi guru dan staf, serta mekanisme pelaporan yang jelas dan efektif. Implementasi strategi pencegahan ini diharapkan dapat mengurangi insiden kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
Pendampingan orang tua anak down syndrome dengan terapi bermain untuk optimalisasi tumbuh kembang anak down syndrome di Kantor POTADS Indonesia Oktarina, Mona
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.24985

Abstract

Kegiatan pendampingan orang tua anak dengan down syndrome melalui terapi bermain yang dilaksanakan di Kantor POTADS Indonesia bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai manfaat terapi bermain dalam optimalisasi tumbuh kembang anak. Down syndrome, yang disebabkan oleh salinan ekstra kromosom 21, memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak, sehingga memerlukan pendekatan yang efektif dalam terapi. Kegiatan ini terdiri dari sesi sosialisasi, demonstrasi, dan evaluasi, dengan tujuan memberikan edukasi serta praktik langsung mengenai terapi bermain. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua sebesar 2,1%, mencerminkan efektivitas metode pendampingan. Para orang tua terlibat aktif dalam semua sesi, termasuk aktivitas bermain seperti bernyanyi, bermain parasut, dan membuat manusia salju, yang tidak hanya menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak, tetapi juga mempererat hubungan orang tua dan anak. Kesimpulannya, program ini berhasil dalam meningkatkan pengetahuan orang tua dan mendukung tumbuh kembang anak dengan down syndrome secara holistik, dengan rencana evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan untuk hasil yang lebih optimal.
Pelatihan penyelenggara diklat bagi komunitas kerja guru di Kabupaten Lamongan Rosdiana, Silvi Rosiva; Febriyanti, Rahma; Mahbubah, Khoiro; Rahmawati, Santi; Hamidah, Imroatul
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.25027

Abstract

One of the demand of teacher performance assessment is that teacher must be active in improving his competence by participating in various kinds of training. However, this policy ultimately triggers teachers not to focus on improving their own quality, but only to focus on certificate quantities. Thus, it can be concluded that the increase in the number of certificates collected is not in line with the expected increase in competency. Given this problem, the Teacher Working Community (TWC) considers it necessary to improve the quality of teacher performance through training activities to become training providers. So in this case, the increase in the number of certificates collected by teachers will be proportional to the competencies they possess. The stages of implementing activities begin with socialization, followed by training, then mentoring and evaluation and the program sustainability stage. The result of holding this training was that the percentage of understanding of the participants was 72% which was categorized as Good. Apart from that, the response from the participants regarding the holding of this training was very good. The sustainability of this training program is to continue the training program for training organizers in other TWC clusters with a wider network scope.
Integrasi teknologi dalam pendidikan: Peningkatan literasi siswa dengan media digital reading Dian Luthfiyati; Fita Faridah; Riya Risqi Setyaningrum; Mukhtarul Anam; Zeppyca Almayda
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.25037

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa melalui integrasi teknologi dalam pendidikan, dengan fokus pada penggunaan media digital reading. Berdasarkan data UNESCO yang menunjukkan rendahnya minat baca di Indonesia, program ini dilaksanakan di SMP Mambaul Ulum Mayong, Lamongan. Metode yang digunakan mencakup pelatihan interaktif menggunakan platform Kahoot, e-book, jurnal online, dan artikel digital. Selama pelatihan, siswa diberikan materi mengenai cara mengakses dan memahami teks digital, serta strategi membaca yang efektif. Hasil dari pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 25% dalam kemampuan literasi siswa. Selain itu, guru-guru dilibatkan dalam pelatihan untuk mendukung siswa dalam menggunakan teknologi digital. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa siswa merasa lebih percaya diri dalam membaca teks digital dan guru-guru berkomitmen untuk mengintegrasikan media digital dalam proses pembelajaran. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi digital secara efektif dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan..
Upaya pendampingan kemampuan menulis siswa melalui implementasi mind mapping dalam teks eksposisi bahasa inggris Tiara Widyaiswara; Fatmawaty, Riryn; Faridah, Fita
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.25048

Abstract

Salah satu permasalahan yang dialami oleh siswa kelas yakni metode pembelajaran yang disampaikan guru dengan metode ceramah dan dilanjutkan mengerjakan latihan soal. Melalui upaya pendampingan kemampuan menulis dengan menggunakan mind mapping diharapkan pembelajaran lebih menarik, efisien, dan efektif. Hasil observasi yang dilakukan oleh tim pengabdi di kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Karangbinangun Lamongan menunjukkan belum pernah menggunakan mind mapping dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pelatihan pendampingan ini bertujuan untuk memperkenal konsep mind mapping pada siswa, sehingga mendukung belajar siswa secara efekti dalam mempelajadi teks ekposisi dalam Bahasa Inggris. Metode yang dilaksanakan yakni melalui tahap survey, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dalam pendampingan ini menunjukkan 85% siswa telah mampu membuat mind mapping sesuai petunjuk dan arahan pengabdi, dan 15% masih belum sepenuhnya memahami konsep dan langkah-langkah pembuatan mind mapping yang menarik. Kata Kunci : Mind mapping, menulis, teks eksposisi
Penyuluhan kesehatan keluarga melalui pola hidup sehat dalam mengatasi stunting pada anak usia dini Mahendra, Yoga; Andi Hasryningsih Asfar; Ika Pratiwi
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.25115

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan mendesak di Desa Tanjung Manis, Indonesia, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan praktik hidup yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi stunting melalui penyuluhan kesehatan keluarga yang mencakup pola hidup sehat secara holistik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat dalam identifikasi masalah, perencanaan, dan implementasi solusi. Penyuluhan mencakup edukasi gizi, pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan praktik pencegahan stunting, dengan prevalensi stunting menurun dari 32,5% menjadi 24,8%. Kesimpulannya, pendekatan holistik dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat, meskipun diperlukan intervensi jangka panjang untuk mencapai target nasional penurunan stunting. Penelitian ini memberikan kontribusi pada strategi pencegahan stunting dengan melibatkan komunitas secara aktif dan memperkuat kapasitas lokal