cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Konsep Geometri Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Kebudayaan Karo Situmorang, Dea Natalisa; Damanik, Derma Delima; Lingga, Desri Arihta; Rarastika, Nur; Mailani, Elvi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28154

Abstract

Etnomatematika adalah studi tentang hubungan antara matematika dan budaya, yaitu bagaimana konsep dan praktik matematika dipraktikkan dan berkembang dalam kelompok budaya tertentu. Istilah ini mengacu pada matematika yang muncul dari kebiasaan, tradisi, dan cara berpikir masyarakat dalam konteks sosial dan budaya mereka. Etnomatematika memandang matematika tidak hanya sebagai ilmu abstrak, tetapi juga sebagai bagian dari budaya yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, seperti dalam pengukuran, pengelompokan, pola, dan desain yang khas pada suatu kelompok budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep geometri berbasis kearifan lokal dalam kebudayaan masyarakat Karo dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dari buku dan jurnal sebagai sumber utama. Fokus kajian meliputi elemen-elemen budaya Karo seperti rumah adat Siwaluh Jabu, alat musik tradisional, dan makanan khas yang mengandung prinsip-prinsip geometri. Analisis data dilakukan secara induktif untuk memahami makna dan penerapan konsep geometri dalam konteks kearifan lokal masyarakat Karo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Karo mengandung berbagai konsep geometri seperti bangun datar, bangun ruang, simetri, dan kesebangunan yang dapat dijadikan sumber belajar dan pemahaman budaya. Pendekatan ini membuka peluang untuk mengintegrasikan nilai budaya dalam pembelajaran geometri secara lebih kontekstual dan bermakna bagi masyarakat setempat.
Analisa Tahapan Pengajaran Bilingual bagi Siswa Sekolah Dasar di Indonesia Febriani, Amelia Dwi; Triana, Salma Ayuning; Widayanti, Isyania; Winarsih, Sri; Majid, Muhammad Abdul; Saputra, Hendriek Farhan; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28155

Abstract

Pembelajaran bilingual di sekolah dasar merupakan strategi pendidikan yang mengintegrasikan dua bahasa pengantar, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, untuk membekali siswa dengan kemampuan komunikasi efektif secara lisan dan tulisan sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji tahapan pelaksanaan pembelajaran bilingual, meliputi pengenalan kosakata tematik dan kontekstual, pengembangan keterampilan berbicara melalui aktivitas interaktif, serta pemantapan penggunaan bahasa kedua dalam konteks akademik dan sosial. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis literatur terkait implementasi, manfaat, tantangan, dan evaluasi program pembelajaran bilingual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual dapat meningkatkan kecerdasan linguistik, kreativitas, kepercayaan diri, serta prestasi akademik siswa. Keberhasilan program sangat bergantung pada perencanaan yang sistematis, kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, serta dukungan lingkungan sekolah dan orang tua. Evaluasi program menggunakan model CIPP membantu memastikan efektivitas dan keberlanjutan pembelajaran bilingual. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai tahapan pembelajaran bilingual sangat penting bagi pendidik dalam mengembangkan program yang efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Peran Mahasiswa Pendidikan Ekonomi sebagai Agen Edukasi dalam Meningkatkan Literasi Fintech Syariah pada Generasi Strawberry Ningrum, Sri; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28156

Abstract

Peran Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam Meningkatkan Literasi Fintech Syariah di Kalangan Generasi Strawberry sangat penting mengingat perkembangan ekonomi syariah dan fintech yang pesat. Meskipun fintech syariah menawarkan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam, tingkat literasi di kalangan generasi muda, khususnya generasi strawberry, masih rendah. Generasi ini, yang dikenal dengan karakteristik mental yang rapuh dan ketergantungan pada teknologi, memerlukan pemahaman yang lebih baik tentang keuangan syariah. Mahasiswa Pendidikan Ekonomi, sebagai calon pendidik dan agen perubahan, memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi ini melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis peran mahasiswa dalam meningkatkan literasi fintech syariah. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berkontribusi secara signifikan dalam menjembatani kesenjangan pemahaman di kalangan generasi strawberry melalui strategi edukasi yang inovatif dan kolaboratif. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas literasi fintech syariah agar dapat berperan efektif dalam masyarakat.
Penerapan Integrasi Ilmu dalam Perspektif Paradigma Re-Integrasi Keilmuan di UIN Syahid Jakarta dan Sel-Cemara Keilmuan Uin Alauddin Makasar Rizal, Syamsul; Yusrianto, Edi; Yasin, Arbi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan integrasi ilmu dalam perspektif paradigma re-integrasi keilmuan di dua institusi pendidikan tinggi Islam di Indonesia, yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis isi terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerapkan integrasi ilmu melalui paradigma terbuka dan dialogis, dengan menggabungkan ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem akademik dan kurikulum berbasis nilai-nilai transendental. Sementara itu, UIN Alauddin Makassar mengembangkan konsep Sel-Cemara Keilmuan yang menggambarkan struktur integrasi ilmu secara filosofis melalui metafora pohon cemara, mulai dari akar spiritualitas hingga buah berupa aplikasi ilmu. Keduanya menghadapi tantangan dalam implementasi menyeluruh, seperti keterbatasan literasi integratif di kalangan sivitas akademika dan kurangnya kelembagaan khusus yang mengawal pelaksanaan integrasi keilmuan secara konsisten.
Analisis Kesiapan Guru maupun Siswa dalam Berbahasa Inggris serta Sarana dan Prasarana untuk Pembelajaran Bilingual di Sekolah Dasar Wirawan, Aryan; Nisa, Isna Khoirun; Novanda, Shabilla Caesar; Sari, Jeihan Salma Aprilia; Insania, Chika; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28158

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran bilingual di sekolah dasar merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kompetensi berbahasa siswa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dan siswa dalam menggunakan bahasa Inggris serta mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana pendukung sebagai faktor penentu efektivitas pelaksanaan pembelajaran bilingual. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang diperkuat dengan beberapa hasil studi kasus dari sekolah dasar di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru masih menjadi tantangan utama, terutama terkait dengan rendahnya kompetensi bahasa Inggris dan minimnya pelatihan profesional yang relevan dengan strategi pembelajaran bilingual. Di sisi lain, kesiapan siswa sangat dipengaruhi oleh latar belakang bahasa, motivasi belajar, dan dukungan lingkungan belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Sarana dan prasarana seperti media pembelajaran, laboratorium bahasa, dan akses teknologi digital juga terbukti berperan penting dalam mendukung keberhasilan program bilingual. Namun, disparitas antara sekolah di perkotaan dan pedesaan menunjukkan adanya kesenjangan akses terhadap sarana tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik dan kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pendidikan bilingual yang inklusif dan berkelanjutan. Artikel ini merekomendasikan peningkatan kapasitas guru, pengembangan kurikulum bilingual yang adaptif, dan pemerataan fasilitas belajar sebagai upaya strategis untuk memperkuat pelaksanaan pendidikan bilingual di sekolah dasar.
Konsep Dasar Kurikulum Sitika, Achmad Junaedi; Wahyudin, Wahyudin; Maehi, Emay Ahmad; Chaeriansyah, Muhammad Azrial
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28159

Abstract

Kurikulum merupakan elemen fundamental dalam sistem pendidikan yang berperan sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. Konsep dasar kurikulum mencakup berbagai aspek, seperti tujuan pendidikan, isi materi, strategi pembelajaran, dan evaluasi. Kurikulum dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kebijakan pendidikan. Dalam implementasinya, kurikulum dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, seperti kurikulum akademik, kurikulum tersembunyi, dan kurikulum eksplisit. Pemahaman yang komprehensif tentang konsep dasar kurikulum menjadi landasan bagi para pendidik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan bermakna.
Peran Pajak Progresif dalam Mengurangi Ketimpangan Ekonomi di Indonesia Farida, Des; Riofita, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28165

Abstract

Ketimpangan ekonomi masih menjadi persoalan serius di Indonesia, ditandai dengan tingginya rasio Gini dan kesenjangan akses terhadap sumber daya ekonomi. Salah satu instrumen kebijakan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah pajak progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pajak progresif dalam mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa pajak progresif memiliki potensi besar sebagai alat redistribusi pendapatan, terutama melalui mekanisme Pajak Penghasilan (PPh). Meski demikian, implementasi sistem ini di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya tax ratio, dominasi pajak tidak langsung, serta praktik penghindaran pajak. Oleh karena itu, dibutuhkan reformasi kebijakan perpajakan yang menyeluruh, transparansi pengelolaan anggaran, dan integrasi dengan program perlindungan sosial untuk memperkuat efektivitas pajak progresif dalam menciptakan keadilan ekonomi.
Dampak Eksternalitas terhadap Perekonomian dan Peran Pemerintah dalam Pengelolaannya Maharani, Tiara; Riofita, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28166

Abstract

Eksternalitas terjadi ketika aktivitas ekonomi berdampak pada pihak lain di luar transaksi pasar, baik secara positif maupun negatif. Ketidakseimbangan ini sering kali menimbulkan kegagalan pasar karena biaya atau manfaat tidak tercermin dalam harga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak eksternalitas terhadap perekonomian serta mengevaluasi peran pemerintah dalam mengelolanya, khususnya di Indonesia.Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menganalisis literatur akademik dan studi kasus PT. Eratex Djaja di Probolinggo. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan tersebut menghasilkan eksternalitas positif seperti penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekonomi lokal, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti kemacetan dan limbah. Pemerintah memiliki peran penting dalam mengatasi eksternalitas melalui regulasi, subsidi, serta inovasi pelayanan publik dan digitalisasi. Pendekatan ini efektif dalam mendorong manfaat sosial dan mengurangi dampak negatif, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.
Dampak Kemudahan Perizinan terhadap Pertumbuhan UMK di Indonesia Husna, Hizhwati; Kristina, Maria; Ariyani, Ririn Dhea
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28168

Abstract

Kewirausahaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dianggap sebagai salah satu solusi efektif untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia (Aryadi & Hoesin, n.d.). Pentingnya kontribusi UMKM dalam menciptakan peluang kerja dan menurunkan angka pengangguran, sekaligus menyoroti berbagai inisiatif pemerintah yang mendukung pertumbuhan sektor ini melalui penyederhanaan proses kewirausahaan. Pengaruh penghapusan izin lingkungan dalam Omnibus Law terhadap upaya perlindungan lingkungan dan pengendalian pencemaran, menegaskan bahwa sistem perizinan tetap penting untuk mencegah kerusakan ekosistem (Bilal et al., n.d.). Perlindungan hukum bagi pelaku usaha UMKM yang terdigitalisasi selama masa pandemi, menunjukkan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja mempermudah proses perizinan, memberikan akses informasi yang lebih luas, dan mendorong digitalisasi UMKM melalui peningkatan aktivitas e-commerce (Irawaty, R., Anitasari, F., & Setiawan, A. (2022). Di sisi lain, pentingnya kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan prosedur pengajuannya melalui sistem OSS, sebagai langkah penting untuk memperoleh legalitas usaha dan akses terhadap program pendanaan. Bahir Mukhammad membahas sistem perizinan berbasis risiko yang diperkenalkan melalui UU Cipta Kerja, yang menawarkan proses yang lebih efisien dan terintegrasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan kepada pelaku usaha. Terakhir, Irawaty dan timnya kembali menekankan perlunya pemahaman mendalam dari pelaku UMKM tentang NIB dan proses pendaftarannya, karena hal ini dapat memperluas akses mereka terhadap pendanaan dan program bantuan pemerintah, serta memperkuat posisi mereka dalam sistem ekonomi nasional.
Dinamika Gender Pada Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik: Studi tentang Ketidakadilan Peran Gender Azzahra, Tifani Shofa; Setiawan, Rizki; Afrizal, Stevany
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28169

Abstract

Ketidakadilan peran gender masih menjadi masalah di berbagai organisasi, termasuk organisasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk ketidaksetaraan peran gender dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, serta memahami faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota laki-laki cenderung mendominasi peran strategis dan teknis, sementara perempuan lebih sering diberikan tugas administratif. Ketimpangan ini dipengaruhi oleh konstruksi sosial, stereotip gender, dan kebiasaan organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan kesadaran kolektif dan perubahan struktur organisasi untuk menciptakan pembagian peran yang lebih adil dan setara.