cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 687 Documents
Transformasi Budaya Sekolah: Peran Kompetensi Menulis Naskah Drama Guru Bahasa Indonesia untuk Penguatan Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial Azizatuz Zahro; Yuni Pratiwi; Dwi Sulistyorini; Karkono; Rayhan Rizki Fadhillah; Redin Surya Bagas Santoso; Naufal Yuan Nabila
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.111102

Abstract

Generasi muda yang berkualitas ditandai oleh literasi sains, teknologi, budaya, dan karakter insan yang mulia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yakni, menganalisis peran guru dalam proses transformasi budaya sekolah menuju kesetaraan gender dan inklusi sosial melalui penanaman pengetahuan dan pelatihan penulisan naskah drama bermuatan pesan kesetaraan gender dan inklusi sosial bagi guru SMK. Program ini menggunakan metode penelitian aksi (action research). Dalam kegiatan, pelaksana pengabdian dipandu pedoman berupa deskripsi karya drama responsive gender yang meliputi tema, tokoh dan penokohan, dan bahasa. Hasil pengabdian menunjukkaan kegiatan curah pendapat dalam pemecahan kasus bermanfaat untuk menanamkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesetaraan gender sehingga guru bahasa Indonesia dapat berperan sebagai vocal point sekolah dan hasil penulisan naskah drama bermuatan kesetaraan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran dengan metode bermain peran sehingga mendorong proses transformasi budaya yang diinginkan. Dengan program ini guru yang berperan membimbing peserta didik bukan hanya memahami ruang lingkup pengetahuan dan menulis naskah drama, tetapi juga dapat mengarahkan terjadinya proses transformasi budaya sekolah yang mengedepankan kesetaraan.
Pendampingan Pengembangan Usaha Kelompok Pengrajin Keben Bambu Ni Wayan Deswiniyanti; Putu Wida Gunawan; I Gusti Ngurah Manik Nugraha; Faizal Mustakim; I Made Dwipa Yoga
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.86038

Abstract

Desa Kayubihi di Bangli terkenal ciri khas kerajinan bambu salah satunya adalah keben atau sokasi. Kerajinan ini masih dilakukan secara tradisional dan buatan tangan. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan pengembangan usaha kelompok pengrajin keben bambu. Kegiatan pengabdian dilakukan pada 3 bidang terdiri dari bidang produksi, bidang pemasaran : penjualan masih secara konvensional, bidang manajemen keuangan. Pengambilan data dengan pemberian kuisioner pre-test dan post-test pemahaman dan keterampilan kepada mitra. Hasil data kuisioner menunjukkan adanya hasil pre test dan post test terhadap pemahaman dan keterampilan bidang pemasaran mengenai pemasaran melalui media sosial meningkat 50%, pemasaran melalui e-commerce dan bertransaksi online meningkat 80% dan pembuatan foto produk untuk media promosi meningkat 60%. Peningkatan yang tertinggi pada pemahaman dna keterampilan pemasaran e-commerce karena setelah pendampingan kelompok pengrajin sudah memiliki akun shopee dan mampu menggunakan aplikasi tersebut untuk promosi dan menjual produk keben. Rata-rata peningkatan pemahaman dan keterampilan pada bidang pemasaran yaitu 63,3%. Hasil pendampingan kegiatan Tim PKM dengan mitra menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta manfaat bagi keberlangsungan usaha produksi dan penjualan keben bambu. Implikasi kegiatan ini pada mitra adalah adanya peningkatan jumlah produksi produk keben.  
Revitalisasi Pengolahan Wine Buleleng Dengan Ragi Saccharomyces Cerevisiae Ils-6 Di Desa Pengastulan Buleleng Bali: tidak ada I Nyoman Tika; K Rai Suwena; Rachmadhani; L P Desy Puspaningrat
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.91066

Abstract

Sejauh ini, produksi anggur menggunakan ragi pabrik, sehingga kualitasnya tidak stabil, dan teknologi penyaringannya konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer teknologi guna memecahkan masalah yang dihadapi oleh mitra bisnis untuk meningkatkan kualitas anggur Buleleng. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk P2M PKM-UPUD dengan menggunakan metode PALS. Pemberdayaan dilakukan pada masyarakat sasaran, yaitu karyawan CV PAS dan UKM Amertha Nadi, sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui tes awal dan akhir (pretest-posttest), observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan P2M ini adalah (1) Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat sasaran mengalami peningkatan pengetahuan. (1) Kualitas produksi memiliki kualitas anggur dengan kadar alkohol 12,5%, dengan kualitas sensorik yang sangat disukai rasa manisnya dan nilai alkohol yang tinggi, dan, (2) mitra telah mampu memproduksi 300 liter hingga 500 liter, (3) Tingkat kepuasan mitra adalah 82%, sangat baik, baik 12% dan cukup 6%. Berdasarkan analisis data, transfer teknologi di masyarakat sasaran berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki implikasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peluang usaha baru, diversifikasi pendapatan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih kompetitif.
Optimalisasi Manajemen Usaha Dan Strategi Pemasaran Berbasis Digital Pada Kelompok Usaha Vco Pangsan Ayu I Gusti Ayu Widari Upadani; Ni Luh Putri Srinadi; Ayu Chrisniyanti; I Nyoman Suraja Antarajaya; I Putu Rananda Rajendra; I Putu Agus Aribawa
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.96977

Abstract

Kelompok usaha menghadapi permasalahan dalam manajemen usaha dan strategi pemasaran minyak kelapa murni (VCO) yang masih konvensional sehingga berdampak pada keterbatasan akses pasar dan rendahnya volume penjualan. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya penguatan manajemen berbasis digital agar kelompok mampu bersaing secara lebih optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas strategi penguatan manajemen usaha dan pemasaran digital dalam meningkatkan daya saing kelompok. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain participatory action research (PAR). Subjek pengabdian adalah 30 anggota kelompok, yang sekaligus menjadi subjek uji coba program. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket dengan instrumen berupa kuesioner berbasis skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan anggota dalam mengelola identitas produk, merancang strategi pemasaran digital, serta memanfaatkan media promosi visual seperti X-Banner. Simpulan pengabdian menegaskan bahwa integrasi strategi manajemen digital mampu menjawab tantangan keterbatasan pasar dan mendorong peningkatan daya saing produk VCO. Implikasi dari pengabdian ini yaitu perlunya digitalisasi UMKM berbasis komunitas sebagai upaya keberlanjutan usaha sekaligus peningkatan kesejahteraan anggota kelompok.
Pemberdayaan Bumdes Melalui Optimalisasi Tata Kelola Dan Pelatihan Pengemasan Produk Eco Enzim Untuk Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Anak Agung Putu Sugiantiningsih; I Ketut Darma; I Gusti Ngurah Sanjaya
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.103260

Abstract

Desa Darmasaba memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang menjanjikan, namun pengelolaan BUMDes masih menghadapi kendala dalam tata kelola dan pengembangan produk. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas pengelola BUMDes melalui optimalisasi tata kelola dan pelatihan pengemasan produk eco enzim. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan pendekatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung. Kegiatan ini meliputi pengelola BUMdes Desa Darmasaba sebagai mitra utama, Kelompok masyarakat pengerajin Eco Enzim dan Perangkat Desa serta Mahasiswa Universitas Warmadewa. Analisis data dilakukan secara Deskriptif kualitatif yang diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis menggunakan teknik. Hasilnya menunjukkan peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDes, pengembangan produk eco enzim dan turunannya, serta sistem pengemasan yang terstandarisasi. Program ini berhasil meningkatkan nilai jual produk dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Disimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif dan pendampingan berkelanjutan efektif dalam memberdayakan BUMDes dan masyarakat desa. Kegiatan pengabdian ini berdampak pada meningkatnya partisipasi dan kesadaran masyarakat Desa Darmasaba terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Selain itu, muncul jejaring sosial baru yang memperkuat solidaritas antarwarga dalam mengembangkan usaha desa.
Konseling Behavioral Berbasis Assertive Training dan Positive Reinforcement untuk Meningkatkan Kompetensi serta Mental Set Keguruan Ketut Sedana Arta; Ni Wayan Sukerti; Putu Ari Dharmayanti; Ni Wayan Astri Antari
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.103350

Abstract

Guru sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam mengembangkan kompetensi sosial berupa komunikasi asertif dan membangun mental set keguruan yang positif, sehingga berdampak pada efektivitas interaksi pembelajaran di kelas. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi sosial–komunikasi asertif sekaligus memperkuat mental set keguruan melalui pendekatan konseling behavioral berbasis assertive training dan positive reinforcement. Pengabdian ini diikuti oleh 20 orang guru sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang didukung dengan pre-test dan post-test. Tahapan kegiatan pengabdian ini, terdiri dari (1) sosialisasi, (2) pelatihan, (3) penerapan teknologi, (4) pendampingan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 4 poin yang memuat aspek komunikasi asertif dan mental set keguruan. Analisis dilakukan menggunakan SPSS dengan uji statistik deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan skor dari kategori sedang menjadi tinggi pada aspek komunikasi asertif maupun mental set keguruan. Maka, dapat disimpulkan bahwa program ini terbukti efektif memperkuat keterampilan sosial dan kesiapan mental guru, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam pengelolaan kelas dan komunikasi kolaboratif. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi pada berbagai konteks pendidikan untuk meningkatkan profesionalisme guru.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor dan Budi Daya Pertanian Hortikultural Berteknologi Iot di Kawasan Geopark I Gede Adnyana; Ni Ketut Utami Nilawati; I Dewa Gede Aristana; Ida Bagus Putu Mardana; Gede Widayana; Nia Erlina; Gede Arya Amerta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.103423

Abstract

Desa Terunyan merupakan desa Bali Aga di kawasan Geowisata Gunung Batur yang menghadapi permasalahan kekeringan dan kerentanan longsor. Program Kosabangsa 2024 diterapkan dengan pendekatan Participatory Action Learning System (PALS) melalui dua mitra utama: Kelompok Tani “Taru Menyan” pada bidang pertanian dan Sekaha Teruna-Teruni “Yowana Kerti” pada mitigasi bencana. Metode pendekatan pelaksanaan yang digunakan bagi kelompok mitra pertama yaitu PALS (Participatory Action Learning System) berdasarkan teori Mayoux disajikan. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan penguatan kelembagaan, dengan indikator keberhasilan setiap tahap terukur. Inovasi yang diterapkan meliputi pompa air 25 HP, sistem irigasi IoT, early warning system longsor, dan pengembangan wisata geopark. Hasilnya menunjukkan peningkatan produktivitas pertanian 25%, efisiensi air 35%, serta peningkatan kesiapsiagaan bencana. Program ini membentuk model smart eco-geopark village berbasis teknologi hijau dan kearifan lokal yang dapat direplikasi di desa rawan bencana lainnya. Implikasinya memperkuat arah riset dalam bidang pembangunan desa berbasis teknologi hijau (green technology) dan ketahanan iklim (climate resilience).
Pelatihan Model Conflict Social Learning Berbasis Social Imagination dan Regulasi Emosi untuk Meningkatkan Keterampilan Mengajar dan Mereduksi Kasus Bunuh Diri Ida Bagus Putra Manik Aryana; I Wayan Sujana; I Gede Wahyu Suwela Antara; Putu Lanny Kristina Putri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.103572

Abstract

Permasalahan yang dihadapi guru sekolah dasar adalah rendahnya keterampilan dalam mengelola konflik sosial-emosional siswa dan kurangnya pemahaman tentang regulasi emosi. Kondisi ini berdampak pada rendahnya resiliensi sosial siswa yang seharusnya menjadi fondasi penting dalam proses pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Conflict Social Learning berbasis social imagination dan regulasi emosi dalam meningkatkan keterampilan guru serta resiliensi sosial siswa. Kegiatan ini menggunakan desain pengabdian berbasis pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Subjek uji coba dalam pengabdian ini adalah guru SMP dengan jumlah total 75 orang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pre-test, post-test, jurnal reflektif, dan survei kepuasan dengan instrumen berupa lembar observasi, angket, serta rubrik penilaian keterampilan guru. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil Pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan mencapai 80% setelah pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa penerapan Conflict Social Learning berbasis regulasi emosi dan media digital sederhana efektif dalam mencapai tujuan Pengabdian. Simpulan Pengabdian menegaskan bahwa strategi pembelajaran ini mampu menjawab permasalahan rendahnya keterampilan guru dalam manajemen konflik sekaligus meningkatkan resiliensi sosial siswa. Implikasi Pengabdian ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas guru berbasis pendekatan sosial-emosional dan teknologi sederhana dapat menjadi solusi inovatif untuk menciptakan iklim kelas yang sehat dan kondusif.
Smart Ethno Edutourism: Strategi Pengembangan Desa Julah Berbasis Sapta Pesona, Ekonomi Kreatif, dan Pelestarian Warisan Budaya I Wayan Widiana; I Putu Gede Parma; I Nyoman Jampel; Ketut Sedana Arta; I Gusti Ngurah Puger; Kadek Adrian Surya Indra Wirawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.103844

Abstract

Desa Julah sebagai desa Bali Mula masih menghadapi hambatan pada optimalisasi Sapta Pesona, tata kelola lingkungan wisata, serta pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya, sehingga potensi desanya belum berkembang secara maksimal. Akan tetapi, hasil observasi awal dan wawancara bersama dengan Pokdarwis dan Karang Taruna Desa Julah menunjukkan bahwa Desa Julah masih mengalami kendala. Pengabdian ini bertujuan menganalisis kebutuhan penguatan desa wisata, merancang strategi Smart Ethno Edutourism, dan mengevaluasi efektivitas implementasinya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Subjek terdiri atas 40 peserta (20 Pokdarwis dan 20 Karang Taruna) melalui desain quasi experiment pretest posttest. Data diperoleh melalui tes dan wawancara. Hasil Pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman Sapta Pesona, kemampuan mengembangkan ekonomi kreatif, kesadaran pelestarian budaya, serta partisipasi dalam tata kelola lingkungan. Peserta mampu menghasilkan rencana aksi wisata, inovasi produk kreatif seperti tenun dan ingka, serta dokumentasi budaya berbasis digital. Secara keseluruhan, strategi Smart Ethno Edutourism efektif memperkuat aspek sosial, manajerial, dan budaya. Implikasi Pengabdian menegaskan bahwa model ini layak direplikasi sebagai pendekatan berkelanjutan dalam pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal.
Optimalisasi Mobile-Assisted Language Learning (MALL) dalam Pengembangan Komunikasi Bisnis dan Social Awareness Guru SMK Pariwisata Adrianus I Wayan Ilia Yudha Sukma; I Made Tegeh; Kadek Eva Krishna Adnyani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i2.103845

Abstract

Keterampilan komunikasi bisnis berbasis bahasa asing pada guru pendidikan vokasi masih belum berkembang secara optimal seiring dengan tuntutan dunia kerja yang semakin digital dan global. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya integrasi teknologi pembelajaran yang mampu memperkuat kompetensi komunikasi dan penguasaan teknologi secara simultan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi Mobile-Assisted Language Learning (MALL) dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bisnis berbasis bahasa asing. Pengabdian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Subjek Pengabdian terdiri atas guru dengan jumlah 20 orang sebagai subjek uji coba. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan komunikasi bisnis, lembar observasi, dan angket pemanfaatan teknologi berbasis MALL. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan uji peningkatan hasil belajar. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa integrasi MALL mampu meningkatkan keterampilan komunikasi bisnis dan penguasaan teknologi pembelajaran secara signifikan. Simpulan Pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan MALL secara umum efektif dalam memperkuat kompetensi komunikasi bisnis berbasis bahasa asing. Implikasi Pengabdian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan model pembelajaran vokasi berbasis teknologi serta pengembangan praktik pembelajaran yang lebih kontekstual dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.