cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat Desa Santong dalam Membuat Pupuk Organik Cair dari Limbah Organik Pasar Tradisional Sa’ban, Akhirul; Adam Ghifran Budiman; Rizki Hilmawan; Baiq Anggi Novita Ramadani; Eny Aulia; Nedina Huzaema; Fuji Hendra Wibawa; Kadek Widhiana Susila Pranata; Lindayani; Nur Masrurah; I Dewa Made Alit Karyawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.10434

Abstract

Organic waste, a byproduct of human activities, is capable of decomposing naturally. In Santong Village, the majority of organic waste originates from households, agricultural activities, and leftover food from markets. With agriculture being the primary livelihood for most residents, the accumulation of organic market waste presents an opportunity for local farmer groups to repurpose it for their own needs. This article outlines the training and assistance process for producing liquid organic fertilizer from traditional market waste and discusses its environmental, health, and economic impacts on the Santong Village community. The training and mentoring session took place at the Santong Village Office Hall on January 8, 2025, from 10:00 to 11:30 WITA. Twenty participants, including village officials, farmer groups, BUMDes representatives, the Agriculture Service, and the Santong Village Student Association, collaborated to ensure the program's sustainability. A participatory approach was employed, incorporating three primary methods: lectures, hands-on practice, and discussions. These methods facilitated better understanding among the farmer groups, enabling them to effectively grasp the materials delivered by the trainers.
Menjaga Gigi Anak Tetap Sehat Dan Kuat Dengan Rajin Menyikat Gigi Di Madrasah Ibtida`iyah DI Nurul Hakim Kediri Lombok Barat Kurniawati, Heny; Mutmainah, Baiq; Supnawadi; Puri, Kurnia Erma; Aziz, Abdul; Hidayat, Dony
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9051

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut anak-anak memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka, termasuk prestasi belajar di sekolah. Namun, masih banyak anak yang kurang memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi, sehingga berisiko mengalami masalah gigi seperti karies dan gigi berlubang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa di Madrasah Ibtida’iyah Nurul Hakim, Kediri, Lombok Barat, tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kebiasaan menyikat gigi yang benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi menyikat gigi yang benar, dan praktik langsung yang melibatkan siswa. Selain itu, diberikan juga alat bantu seperti poster edukasi dan sikat gigi untuk mendukung keberlanjutan program ini. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang cara menjaga kebersihan gigi serta peningkatan motivasi untuk menerapkan kebiasaan menyikat gigi secara rutin, khususnya setelah sarapan dan sebelum tidur. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif dalam menanamkan kebiasaan baik pada siswa, yang diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan gigi dan mulut mereka di masa depan. Kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua, untuk menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Dalam Mencegah Stunting Melalui Pelatihan Penerapan Responsive Feeding Dan Pemenuhan Gizi Pada Bayi Balita Sesuai Panduan Buku KIA Di Puskesmas Karang Pule Kota Mataram Ningsih, Mira Utami; Mas'adah, Mas'adah; Sulaeman, Ridawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9864

Abstract

Stunting is still a public health problem, including in Mataram City, where the prevalence reaches 26.8%. The highest prevalence of stunting among 11 Health Centers in Mataram City is in the Karang Pule Health Center working area, which is 22.39%. Especially in Jempong Village, the percentage of stunted toddlers is 32%, with 22 children in West Jempong and 24 children in East Jempong. Something that is closely related to the incidence of stunting and stunted child development is the provision of nutrition from infants to toddlers. In this case, the role of parents, especially mothers in providing adequate nutritional intake for children, is very important. Mothers and health cadres complain about the difficulty of feeding children who have difficulty eating, who are picky eaters and only want to eat non-nutritious foods. Thus, the solution to the problem provided is to optimize the role of health cadres in fulfilling the nutritional needs of infants and toddlers for the prevention and treatment of stunting. This optimization activity is carried out by providing education to maternal and child health cadres to optimize the role of cadres in assisting mothers in meeting their children's nutritional needs.
Pelatihan Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Inkuiri Pada Pembelajaran IPA (IBSL) Bagi Guru SMP Ramdani, Agus; Jamaluddin; Artayasa, I Putu; Yustiqvar, Muhammad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9877

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan dunia pendidikan. Proses pembelajaran di kelas menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi lebih mudah dalam mencari informasi, menampilkan konsep yang abstrak dan simbolik, pengelolaan dan transfer ilmu. Dengan media pembelajaran berbasis teknologi (modul elektronik) dapat mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan meningkatkan kemampuan guru secara profesional. Kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi perlu ditingkatkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan modul elektronik (E-modul) berbasis inkuiri pada pembelajaran IPA (IBSL). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) Pelatihan tentang pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi; 3) Pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi oleh guru; 4) Focus Group Discussion (FGD) pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Peserta diberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif mulai dari pembuatan draft modul elektronik hingga menjadi e-modul yang siap digunakan dalam pembelajaran. Penggunaan E-modul dianggap mampu untuk menjawab keresahan dari guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah. E-Modul dapat mentransferkan peran dan fungsi konten dalam belajar mengajar menjadi luwes dan fleksibel. Manfaat secara nyata bahwa, siswa lebih mudah mengakses panduan belajar dan termotivasi untuk belajar lebih baik. Penggunaan E-modul dalam pembelajaran akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi ajar ke siswa, siswa dapat membaca kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan bantuan aplikasi atau web yang dapat diakses menggunakan handpone.
Integrasi Ternak Lebah Trigona Dan Pertanian Berkelanjutan Berbasiskan Organik Di Sekitar Kawasan Hutan Rarung Suparyana, Pande Komang; Rifani Nur Sindy Setiawan; L. Sukardi; Amiruddin; Halimatus Sadiyah; Addinul Yakin; Mariun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.10310

Abstract

Desa Karang Sidemen terletak di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satu potensi utama yang dapat dikembangkan dari desa ini adalah Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), khususnya madu yang dihasilkan melalui budidaya lebah trigona serta berbagai tanaman buah. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Dusun Sintung Timur, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Mitra dalam kegiatan ini terdiri dari 20 peserta yang merupakan bagian dari 40 anggota Kelompok Tani Pade Girang. Diharapkan para peserta yang berpartisipasi dapat menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada anggota lainnya. Program ini akan berlangsung dari Juli hingga Agustus 2024 dengan menggunakan beberapa pendekatan strategis, seperti Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk mengidentifikasi kebutuhan desa secara partisipatif dan Participatory Technology Development (PTD) dalam pengembangan teknologi berbasis komunitas. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat pemahaman masyarakat. dengan 20% peserta merasa cukup paham, dan sebagian besar peserta (80%) melaporkan tingkat pemahaman yang sangat baik. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pertanian berkelanjutan. Kelompok tani Pade Girang diharapkan dapat menjadi pelopor dalam mempraktikkan dan menyebarkan gagasan pertanian organik di Desa Karang Sidemen. Ke depan, kegiatan serupa perlu terus dilakukan untuk mendampingi petani dalam perjalanan mereka menuju praktik pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Efektivitas Metode Praktikum Uji Zat Makanan dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI SMAN 7 Mataram Wahyudi , Era Vazera
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.8101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode praktikum uji zat makanan dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XI SMAN 7 Mataram. Menggunakan desain eksperimen semu, penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas XI A2 sebagai kelompok eksperimen dan seluruh siswa kelas XI A3 sebagai kelompok kontrol. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan siswa dalam (mengamati, berhipotesis, merancang percobaan dan menginterpretasi data) setelah mengikuti praktikum. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktikum uji zat makanan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan variasi materi untuk menggeneralisasi hasil penelitian ini.
Pelatihan Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Paclobutrazol pada Lima Varietas Tanaman Padi di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember Tanzil, Ahmad Ilham; Fanata, Wahyu Indra Duwi; Sholikhah, Ummi; Ratnasari, Tri; Sugiharto, Bambang; Nikmah, Nasilatun; Raharja, Ajung Gilang Putra; Asshidiqie, Wahyu Pratama; Ramadhani, Rifki Fahrisal; Muhammad, Adibillah; Ariyono, Alief Rizky; Neliana, Intan Ria; Hari Purnomo; Yusuf Rachmandika; Syafina Pusparani; Wahyu Nurkholis Hadi Syahputra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8316

Abstract

Tanaman padi yang menghasilkan beras merupakan komoditas utama di Kecamatan Ledokombo. Kendala yang dihadapi petani dalam budidaya termasuk cekaman abiotik berupa angin kencang pada musim penghujan. Hal ini mengakibatkan tanaman padi lokal dengan postur tinggi rentan mengalami rebah. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pelatihan terkait penggunaan zat pengatur tumbuh guna mengendalikan pertumbuhan tanaman yang tinggi. Paclobutrazol (PBZ), sebagai salah satu jenis zat pengatur tumbuh, berperan penting dalam mengurangi tinggi tanaman. Pelatihan dilakukan langsung di lahan petani dengan menggunakan lima varietas padi yang berbeda. Hasil aplikasi menunjukkan bahwa padi yang ditanam oleh petani menjadi lebih pendek dibandingkan yang tidak diberi perlakuan serupa.
Penyuluhan kesehatan, pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Yuliansyah, Lalu Fauzan Adi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.9499

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran santri di Pondok Tahfiz Kampung Sahabat Al-Qur'an, Desa Suka Makmur, Gerung, Lombok Barat, mengenai pentingnya menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, sanitasi yang kurang memadai, serta minimnya pengetahuan mengenai perilaku hidup sehat di lingkungan pondok pesantren. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan serangkaian kegiatan penyuluhan berbasis edukasi interaktif dengan pendekatan partisipatif, yang meliputi ceramah, diskusi, simulasi praktik cuci tangan yang benar, serta demonstrasi pengelolaan sanitasi dan pola makan sehat. Metode ini bertujuan agar santri tidak hanya memahami konsep PHBS secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap santri terhadap PHBS, yang ditunjukkan melalui perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta penerapan pola makan sehat. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan pondok, dengan adanya inisiatif santri untuk menerapkan jadwal kebersihan dan penggunaan sarana sanitasi yang lebih baik. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun kebiasaan hidup sehat di kalangan santri serta diharapkan dapat berkelanjutan melalui pembentukan kader kesehatan santri yang bertanggung jawab dalam mendukung keberlanjutan program PHBS di lingkungan Pondok Tahfiz Kampung Sahabat Al-Qur'an.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pengembangan Produk Bagi Kelompok UMKM Desa Alor Besar Jupri, Ahmad; Supardiono; Cahyani, Inda Nur; Ahyadi, Hilman; Hidayati, Lilik; Gazali, Mursal
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.9720

Abstract

Desa Alor Besar memiliki kelompok UMKM yang terbentuk untuk memaksimalkan hasil tangkapan lautnya, kelompok ini berfokus pada produksi Ikan Asap dengan produk turunan Sambal Ikan Asap dan Boncabe Ikan Asap. Kelompok UMKM Desa Alor Besar menghadapi permasalahan terhadap kegiatan pemasaran, kurang maksimalnya pembukuan yang dilakukan oleh kelompok. Selain itu harga produk yang terbilang tinggi hingga tidak dapat menjangkau masyarakat sekitar dalam penjualan. Tujuan dari kegiatan pemberdayaan ini yaitu untuk meningkatkan kapasitas UMKM Alor Besar dalam melakukan pemasaran, pengelolaan keuangan dan inovasi produk melalui sosialisasi dan pelatihan. Dari kegiatan tersebut kelompok UMKM memahami dengan baik mengenai pemasaran, pembukuan sederhana dan pembuatan produk yang buktikan dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kelompok UMKM Desa Alor Besar.
Peningkatan Kesadaran dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Terhadap Lingkungan di Desa Persiapan Empol, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat Merta, I Wayan; Ilmi, Muhamad Yazid Mizanul; Jamí’’yyah, Shafro’Khuluq; Putri, Hermaya Sura; Aini, Jannatul; Delphi, Syakila Gita; Utami, Ulya Febria; Ropidah, Risky Riyyatul; Niarni, Baiq Gina Amalia; M.Alhafizin; Astuti, Julya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.9954

Abstract

The waste problem along the coast of Persiapan Empol Village poses a serious threat to the environment and community welfare, primarily due to household, market, and daily waste that is often carelessly disposed of into the river. In response, the Thematic Community Service Team from Universitas Mataram implemented a program to raise community awareness about waste management and empower them to transform waste into environmentally and economically beneficial products. This activity aims to increase public awareness of environmental issues, particularly waste management. The methods used include socialization, practical training, and community empowerment, focusing on enhancing community participation. As a result, residents are now more aware of the importance of waste management, and the village administration has provided land for a temporary disposal site (TPS) and urged residents not to dispose of waste in the river. This program demonstrates positive progress in efforts to preserve the coastal environment.