cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Pendampingan Kader Posyandu Daur Ulang Sampah Bernilai Ekonomis Sugiharti, Ina sugiharti; Sari, Dewi Nurlaela; Valiani, Cici; Hayati, Ning; Suherdin, Suherdin; Wahdana, Wahy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.15648

Abstract

ABSTRAK Sampah merupakan salah satu masalah baik di kota besar maupun pelosok desa yang hingga saat ini masih menjadi perhatian untuk diatasi. Salah satu upaya dalam mengatasi sampah adalah dengan cara daur ulang sampah sehingga mempunyai manfaat tersendiri, namun permasalahan yang terjadi adalah perlu adanya upaya pengelolaan terkait hasil daur ulang sehingga tidak hanya merubah bahan sisa atau tidak terpakai memiliki manfaat, namun dapat juga menghasilkan nilai ekonomis yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat.Pengabdian masyarakat (pengmas) ini adalah melakukan pendampingan kepada kader posyandu dalam mengelola sampah sehingga memiliki nilai guna dan ekonomis. Pemberian edukasi, pelatihan dan pendampingan pelaksanaan pengelolaan sampah dari bagaimana memanfaatkan sampah menjadi barang yang mempunyai nilai guna dan ekonomis, cara pemasaran dan teknik branding yang baik sehingga produk di kenal khalayak dengan kekhasan tersendiri.Hasil pengmas masyarakat/kader sangat antusias dengan kegiatan pengolahan daur ulang sampah yang bisa menghasilkan produk2 sabun cuci cair, softener, dan sabun porselen yang bisa di manfaatkan untuk sehari-hari juga bisa di jadikan nilai ekonomi yang bisa menghasilkan. Dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini. Diawali dengan pemberian materi terkait pengelolaan sampah, daur ulang menjadi nilai ekonomis dan juga pemasaran serta melakukan  evaluasi dari tim untuk terus tetap dapat memantau keberlanjutan program tidak berhenti. Kata Kunci: Daur ulang, Kader, Pendampingan, Posyandu, Sampah  ABSTRACT  Garbage is a problem both in big cities and remote villages which is still a concern that needs to be addressed. One effort to deal with waste is by recycling waste so that it has its own benefits, but the problem that occurs is that there needs to be management efforts related to recycling results so that not only does it change waste or unused materials to have benefits, but it can also produce economic value that can support community welfare.The aim of this community service (pengmas) is to provide assistance to posyandu cadres in managing waste so that it has useful and economic value.The method used is providing education, training and assistance in the implementation of waste management from how to use waste into goods that have useful and economic value, marketing methods and good branding techniques so that the product is known to the public with its own uniqueness.The results of the community/cadre community service are very enthusiastic about waste recycling processing activities which can produce liquid laundry soap, softener and porcelain soap products which can be used for everyday use and can also be turned into economic value that can product.Carrying out community service. Starting with providing material related to waste management, recycling becomes an economic and marketing value as well as carrying out evaluations from the team to continue to monitor the sustainability of the program without stopping. Keywords: Recycle, Cadres, Accompaniment, Integrated Healthcare Center, Trash.
Edukasi Pemberdayaan Oran Tua Untuk Pencegahan Stunting Pada Balita Di Posyandu Desa Gheoghoma Kabupaten Ende Bedho, Martina; Owa, Khrispina; Patmawati, Try Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.19794

Abstract

ABSTRAK Nusa Tenggara Timur adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki masalah prevalensi Stunting yang tinggi dibandingkan dengan prevalensi stunting di provinsi lainnya selama dua peride bertutut-turut yaitu yaitu 51,7 persen pada tahun 2013 dan 42,6 persen pada tahun 2018. Desa Gheoghoma, merupakan desa binaan Program Studi DIII Keperawatan Ende yang berlokasi di Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. Desa ini berada diluar kota Ende yang memungkinkan informasi edukasi tentang anak dengan stunting kurang diterima oleh masyarakat. Untuk meningkatkan pengetahuan Orangtua dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita. Pada kegiatan ini tim pengabdian masyarakat memberikan edukasi bagi orangtua, pelatihan dan pendampingan. Hasil pengukuran pre dan post test didapatkan bahwa pada tahap pre rerata pengetahuan responden adalah 54,25 sedangkan pada tahap post didapatkan rerata pengetahuan siswa meningkat yakni 78,46 setelah diberikan materi dan pelatihan. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan ibu. Orang tua memberikan respon dan sangat antusias terhadap materi. Oleh karena itu perlu ditingkatkan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada orang tua maka rekomendasi rencana tindak lanjut yangdiajukan oleh tim adalah kegiatan serupa harus  dilaksanakan secara kontinu dan adanya peningkatan kemandirian masyarakat tentang pencegahan, deteksi dini dan manfaat Program Stategi Penurunan dan Pencegahan Stunting di Desa Gheogoma Kabupaten Ende Kata Kunci: Stunting,Edukasi, Pengetahuan Orang Tua  ABSTRACT East Nusa Tenggara is one of the provinces in Indonesia that has a high prevalence of Stunting compared to the prevalence of stunting in other provinces for two consecutive periods, namely 51.7 percent in 2013 and 42.6 percent in 2018. Gheoghoma Village is a fostered village of the Ende Nursing DIII Study Program located in North Ende District, Ende Regency. This village is located outside the city of Ende, which means that educational information about children with stunting is less well received by the community. To increase parental knowledge in efforts to prevent stunting in toddlers. In this activity, the community service team provided education for parents, training and assistance. The results of the pre and post test measurements showed that at the pre stage the average respondent's knowledge was 54.25 while at the post stage the average student knowledge increased to 78.46 after being given material and training. The education provided was able to increase the mother's knowledge. Parents responded and were very enthusiastic about the material. Therefore, it is necessary to increase socialization and training activities for parents, so the recommendation for the follow-up plan proposed by the team is that similar activities must be carried out continuously and there is an increase in community independence regarding prevention, early detection and the benefits of the Stunting Reduction and Prevention Strategy Program in Gheogoma Village, Ende Regency Keywords: Stunting, Education, Parental Knowledge
Program Peningkatan Kemampuan Pasien GGK dengan Komorbid DM Terhadap Manajemen Penyakit di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta Pusat Siswandi, Iyar; Natashia, Dhea; Agung, Rizki Nugraha; Ibrahim, Ikhsan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20689

Abstract

ABSTRAK Penderita gagal ginjal kronik dengan komorbid diabetes melitus yang menjalani hemodialisis memerlukan manajemen penyakit yang tepat, dikarenakan masih banyak pasien tidak mampu dalam mengelola penyakitnya dengan baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap tingkat kemampuan pasien GGK dengan komorbid DM pada manajemen penyakit di ruang hemodialisis Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu dimulai dengan penyuluhan tahap 1 dan tahap 2. Pasca kegiatan ini diketahui telah terjadi peningkatan pengetahuan pasien gagal ginjal kronik dengan komerbid diabetes melitus terkait manajemen penyakit. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini penting dijalankan untuk dapat meningkatkan kemampuan pasien terhadap manajemen penyakit seperti manajmen diet, olahraga, obat-obatan dan psikososial melalui edukasi bertahap. Kesimpulannya, edukasi manajemen penyakit pada pasien gagal ginjal kronik dengan komorbid diabetes melitus memiliki pengaruh yang baik, dengan manajemen pengobatan, diet, pemeriksaan rutin, olahraga, dan psikososial. sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Diabetes, Kemampuan, Manajemen Penyakit  ABSTRACT Chronic kidney disease patients with comorbid diabetes mellitus undergoing hemodialysis require proper disease management, as many patients are unable to manage their condition effectively. This community service activity aims to provide understanding of the patients' ability levels in managing chronic kidney disease with comorbid diabetes mellitus in the hemodialysis unit of Islamic Hospital Jakarta Cempaka Putih. The community service activity is conducted through several stages, starting with education phases 1 and 2. After this activity, it was found that there has been an increase in knowledge among chronic kidney disease patients with comorbid diabetes mellitus regarding disease management. This community service activity is important to enhance patients' abilities in disease management such as diet management, exercise, medication, and psychosocial support through gradual education. In conclusion, disease management education in chronic kidney failure patients with comorbid diabetes mellitus has a positive impact, including management of medication, diet, regular check-ups, exercise, and psychosocial support, thus improving the quality of life of patients. Keywords: Chronic kidney failure, Diabetes, Ability, Disease Management
Intervensi Unggulan Metode Peer Group Menggunakan Video Animasi Edukasi PHBS terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak di SDN 14 Telaga Biru Modjo, Dewi; Rokani, Muryati; Ali, Lenny; Novitasari, Novitasari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.19661

Abstract

ABSTRAK Anak usia sekolah rawan akan masalah kesehatan sehingga dibutuhkan upaya yaitu dengan menerapkan PHBS di sekolah yang dapat diberikan melalui edukasi kesehatan menggunakan metode peer group, media kesehatan ini lebih menatik perhatian siswa dengan media video animasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui mengetahui intervensi unggulan metode peer group menggunakan video animasi edukasi PHBS terhadap pengetahuan anak di SDN 14 Telaga Biru. Desain penelitian pra-eksperimental dengan one group pre post test design, populasi siswa kelas V SDN 14 Telaga Biru sebanyak 18 siswa, jumlah sampel 18 orang dengan menggunakan teknik total sampling dan data dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pengetahuan sebelum diberikan intervensi unggulan metode peer group menggunakan video animasi edukasi PHBS adalah 3.67 dengan standar deviasi 0.907 dan sesudah diberikan intervensi unggulan metode peer group menggunakan video animasi edukasi PHBS adalah 12.06 dengan standar deviasi 2.667. Hasil uji statistik Wilcoxon didapatkan p-value 0.000 (<α 0.05). Disimpulkan ada pengaruh intervensi unggulan metode peer group menggunakan video animasi edukasi PHBS terhadap pengetahuan anak di SDN 14 Telaga Biru. Kata Kunci: Peer Group, Pengetahuan, PHBS  ABSTRACT School age children are prone to health problems so efforts are needed, namely implementing PHBS in schools which can be provided through health education using the peer group method. This health media attracts students' attention more with animated video media. The aim of the research is to find out the superior intervention of the peer group method using animated PHBS educational videos on children's knowledge at SDN 14 Telaga Biru. Pre-experimental research design with one group pre post test design, the population of class V students at SDN 14 Telaga Biru was 18 students, the sample size was 18 people using total sampling techniques and the data was analyzed using the Wilcoxon statistical test.The research results showed that the average knowledge before being given the superior intervention using the peer group method using animated PHBS educational videos was 3.67 with a standard deviation of 0.907 and after being given the superior intervention using the peer group method using animated PHBS educational videos was 12.06 with a standard deviation of 2.667. The results of the Wilcoxon statistical test obtained a p-value of 0.000 (<α 0.05). It was concluded that there was an influence of the superior intervention of the peer group method using animated PHBS educational videos on children's knowledge at SDN 14 Telaga Biru. Keywords: Knowledge, Peer Group, PHBS
Penyuluhan dan Pelatihan Prenatal Yoga dan Tehnik Hypnobirthing pada Ibu Hamil Triimester II dan III dengan Menggunakan Media Booklet di Puskesmas Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar Bangun, Parmiana; Sembiring, Ribka Nova
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20978

Abstract

ABSTRAK Saat kehamilan seringkali dirasakan keluhan tidak enak pada Badan, baik karena perubahan fisik maupun psikologis akibat kehamilan itu sendiri. Pada rentang waktu ini situasi akan berdampak pada pergantian fungsi fisiologis serta metabolic. Sepanjang kehamilan akan menimbulkan ketidaknyamanan, terutama pada Trimester II serta III. Ketidaknyamanan merupakan sesuatu perasaan yang kurang atau yang tidak menyenangkan untuk situasi raga atau psikologis pada ibu hamil. Bersamaan pembesaran kandungan serta akumulasi berat tubuh pada kehamilan trimester III ibu hamil harus menyesuaikan diri terhadap perubahan yang dialami. Oleh sebab itu terdapat satu alternatif alami yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk membuat jiwa menjadi lebih tenang dengan energi-energi positif dan membantu meringankan rasa sakit saat kontraksi serta dapat mempercepat proses persalinan adalah dengan teknik relaksasi hypnobirthing dan Prenatal Yoga. Metode Hypnobirthing yang didapat dilakukan mulai masa kehamilan dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan dan ketakutan. dasar dari metode ini sebenarnya sudah dikenal dalam salah satu management nyeri nonfarmakologi yang dikenal sebagai imajinasi terbimbing yang dikembangkan dengan berbagai teknik salah satunya adalah Hipnosis. Teknik Hipnosis dapat membantu merileksasikan otot-otot dan merupakan salah satu cara yang dapat di aplikasikan oleh ibu hamil untuk memperoleh ketenangan sehingga ibu terhindar dari menghadapi masa kehamilannya. Solusi Permasalahan : Penyuluhan dengan menggunakan Booklet adalah salah satu cara media promosi kesehatan yang dilakukan kepada Ibu Hamil Trimester II dan III untuk meningkakan pengetahuan dan memberikan kesadaran kepada ibu hamil agar mau mengikuti dan melakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan tentang Yoga dan Hypnobirthing. Metode Pelaksanaan : Pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan  menggunakan metode penyuluhan, pemberian Booklet, penilaian pengetahuan ibu hamil dengan kuesioner, tanya jawab dan praktik Yoga dan Hypnobirting  selama masa kehamilan. Hasil dan luaran yang dicapai : Bahwa Prenatal Yoga dan Hypnobirthing sangat Sangat bermanfaat bagi kehamilannya hal ini dapat dilihat dari hasil pengukuran tingkat pengetahuan dan    tingkat nyeri punggunggung ibu hamil. Kata Kunci: Trimester II dan III,  Prenatal Yoga,  Hypnobirting.   ABSTRACT During pregnancy, discomfort is often felt in the body, either due to physical or psychological changes due to the pregnancy itself. During this period, the situation will have an impact on changes in physiological and metabolic functions. Throughout pregnancy, it will cause discomfort, especially in the second and third trimesters. Discomfort is a feeling that is lacking or unpleasant for the physical or psychological situation of pregnant women. Along with the enlargement of the womb and the accumulation of body weight in the third trimester of pregnancy, pregnant women must adjust to the changes experienced. Therefore, there is one natural alternative that can be done by pregnant women to make the soul calmer with positive energies and help relieve pain during contractions and can speed up the labor process, namely with the relaxation technique of hypnobirthing and Prenatal Yoga. The Hypnobirthing method that is obtained from pregnancy can help reduce anxiety and fear. The basis of this method is actually known in one of the non-pharmacological pain management known as guided imagination which is developed with various techniques, one of which is Hypnosis. Hypnosis techniques can help relax muscles and are one way that can be applied by pregnant women to gain peace so that mothers avoid facing their pregnancy. Problem Solution: Counseling using Booklets is one of the health promotion media methods carried out for Pregnant Women in Trimester II and III to increase knowledge and provide awareness to pregnant women so that they are willing to follow and carry out counseling and training activities on Yoga and Hypnobirthing. Implementation Method: Community service that will be carried out using counseling methods, providing Booklets, assessing pregnant women's knowledge with questionnaires, questions and answers and practicing Yoga and Hypnobirthing during pregnancy. Results and outcomes achieved: Prenatal Yoga and Hypnobirthing are very beneficial for pregnancy, this can be seen from the results of measuring the level of knowledge and back pain of pregnant women. Keywords: Pregnancy Trimester II  and III,  Prenatal Yoga,  Hypnobirting
Pelatihan Hands-Only Cpr: Meningkatkan Kesiapan Komunitas Dalam Menolong Korban Henti Jantung Manik, Marisa; Siregar, Deborah; Gultom, Eva; Sibuea, Renova; Saputra, Bima Adi; Rumambi, Magda; Lumbantoruan, Septa; Pailak, Heman; Suntoro, Suntoro
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20100

Abstract

ABSTRAKHenti jantung mendadak merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah Resusitasi Jantung Paru (Cardiopulmonary Resuscitation, CPR), khususnya teknik hands-only CPR yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum tanpa pelatihan formal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan hands-only CPR, guna meningkatkan peluang bertahan hidup korban henti jantung mendadak. Kegiatan dilaksanakan di Gereja Katolik Santa Helena Lippo Karawaci pada 12 Januari 2025 dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan return demonstration. Sebanyak 57 peserta yang terdiri dari laki-laki (37%) dan perempuan (63%) mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata dari 6.03 pada pre-test menjadi 9,.14 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 3.11 poin. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai henti jantung mendadak dan keterampilan melakukan hands-only CPR. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama pada korban henti jantung mendadak, yang pada akhirnya diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat kondisi tersebut. Kata Kunci: Henti Jantung Mendadak, Hands-Only CPR, Pendidikan Kesehatan, Pengabdian kepada Masyarakat.  ABSTRACT Sudden cardiac arrest is a medical emergency that requires prompt and appropriate treatment. One of the proven effective methods is Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), particularly the hands-only CPR technique, which can be performed by the general public without formal training. This Community Service Activity (PkM) aims to enhance the knowledge and skills of the community in performing hands-only CPR to increase the survival chances of sudden cardiac arrest victims. The activity was conducted at the Santa Helena Catholic Church in Lippo Karawaci on January 12, 2025, using methods such as lectures, discussions, demonstrations, and return demonstrations. A total of 57 participants, consisting of 37% males and 63% females, attended this event. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the increase in knowledge. The results showed an average increase in knowledge scores from 6.03 on the pre-test to 9.14 on the post-test, with an increase of 3.11 points. This training has proven effective in enhancing participants' knowledge about sudden cardiac arrest and their skills in performing hands-only CPR. This activity also demonstrates that health education can increase community awareness and ability to provide first aid to sudden cardiac arrest victims, ultimately aiming to reduce mortality rates due to this condition. Keywords: Community Service, Hands-Only CPR, Health Education, Sudden Cardiac Arrest
Screening Status Mental Emosional dan Edukasi Keterampilan Koping Pada Remaja di SMPN Satap 6 Motui Wijayati, Fitri; Misbah, Sitti Rachmi; Sulupadang, Prishilla
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.13963

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental emosional merupakan kemampuan untuk mengatasi stress dan mengelola emosi dimana seseorang mampu berpikir jernih dan membuat keputusan yang baik. Screening status mental emosional adalah langkah awal untuk membantu mitra menekan angka kenakalan remaja di wilayah tersebut serta untuk mewujudkan generasi yang sehat secara mental emosional. Metode pengabdian ini berupa screening, penyuluhan, dan demonstrasi/modelling.  Screening status mental emosional dan implementasi edukasi keterampilan koping bertujuan sebagai salah satu upaya menyehatkan jiwa secara emosional. Sasaran program adalah Remaja di SMP Negeri Satap 6 Kecamatan Motui.  Kegiatan pengabdian dilakukan 2 hari yang mana hari ke-1 dilakukan screening dengan menggunakan skrining pengukuran status mental emosional dengan menggunakan instrument Adolescent Emotion Regulation Strategies Questionnaire (AERS) dan hari ke-2 dilakukan edukasi dan demonstrasi.dan 1 hari. Jumlah siswa yang terlibat sebanyak 30 orang. Pengukuran keberhasilan    program berdasarkan peningkatan signifikan pengetahuan tentang kesehatan.  Hasil kegiatan menunjukkan screening pengukuran status mental emosional siswa SMPN Satap 6 Kecamatan Motui sebagian besar (18 siswa) menunjukkan emosi adaptif (60,0%), dan terdapat 12 siswa dengan emosi maladaptif (40,0%). Program Kemitraan Masyarakat yang akan dilakukan yaitu screening status mental emosional, lalu mengimplementasikan edukasi keterampilan koping sebagai salah satu upaya menyehatkan jiwa secara emosional. Kata Kunci: Screening Status Mental Emosional, Edukasi Keterampilan Koping, Remaja.  ABSTRACT Mental emotional health is the ability to cope with stress and manage emotions where a person can think clearly and make good decisions. Screening mental emotional status is the first step to help partners reduce the number of juvenile delinquency in the area and to realize a mentally emotionally healthy generation. This service method is in the form of screening, counseling, and demonstration/modeling.  Screening of mental emotional status and implementation of coping skills education aims as an effort to nourish the soul emotionally. The program targets are adolescents at SMP Negeri Satap 6 Motui District.  The service activities were carried out for 2 days, of which the 1st day was carried out screening using the screening measurement of emotional mental status using the Adolescent Emotion Regulation Strategies Questionnaire (AERS) instrument and the 2nd day was carried out education and demonstration. and 1 day. The number of students involved was 30 people.    Measurement of program success is based on a significant increase in knowledge about health.  The results of the activity showed screening measurements of the mental emotional status of students of SMPN Satap 6 Motui District mostly showed adaptive emotions (60.0%), and there were 12 people with maladaptive emotions (40.0%). The Community Partnership Program that will be carried out is screening emotional mental status, then implementing coping skills education as an effort to nourish the soul emotionally. Keywords: Emotional Mental Status Screening, Coping Skills Education, Adolescents.
Peningkatan Pengetahuan Remaja melalui Pendidikan Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Stunting Abdillah, Annisa Arifah; Maulida, Luluk Fajria
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20748

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, karena bukan sekedar berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik anak namun juga dapat menurunkan kemampuan kognitif, produktivitas, serta mendorong peningkatan risiko penyakit kronis di masa depan. Penyebab stunting bersifat multifaktorial, namun kekurangan gizi dan kurangnya pengetahuan masyarakat, terutama remaja sebagai calon ibu, menjadi faktor dominan. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan kepada remaja sebagai salah satu intervensi preventif yang begitu penting. Mengidentifikasi dampak pendidikan kesehatan pada peningkatan pengetahuan remaja mengenai stunting. Studi yang dilaksanakan mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 30 remaja putri yang dipilih secara purposive di Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Intervensi yang diberikan berupa penyuluhan kesehatan mengenai stunting dengan menggunakan media visual. Analisis data dilaksanakan mempergunakan uji Wilcoxon guna melihat perbedaan skor pengetahuan sebelum serta sesudah intervensi. Ditemukan peningkatan pengetahuan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, yang mana hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Pendidikan kesehatan terbukti berpengaruh dalam mendorong peningkatan pengetahuan remaja mengenai stunting. Intervensi ini dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam menumbuhkan kesadaran remaja, khususnya remaja putri, mengenai pentingnya gizi dan pencegahan stunting sejak usia dini. Program edukasi seperti ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan secara luas di masyarakat. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Remaja, Pengetahuan, Stunting, Pencegahan  ABSTRACT Stunting is a serious public health problem in Indonesia, as it not only affects children's physical growth but can also reduce cognitive abilities, productivity, and increase the risk of chronic diseases later in life. The causes of stunting are multifactorial, but malnutrition and lack of knowledge of the community, especially adolescents as future mothers, are the dominant factors. Therefore, health education for adolescents is one of the most important preventive interventions. To determine the effect of health education on increasing adolescents' knowledge about stunting. This study used a quantitative approach with a pre-experimental pretest-posttest design without a control group. The sample consisted of 30 adolescent girls who were purposively selected in Glagahwangi Village, Polanharjo District, Klaten Regency. The intervention was health counseling on stunting using visual media. Data analysis was performed with Wilcoxon test to see the difference in knowledge scores before and after the intervention. There is an increase in knowledge after being given health education, with the Wilcoxon test results showing a p value = 0.000 (p < 0.05). Health education is proven to be influential in increasing adolescents' knowledge about stunting. This intervention can be an effective promotive and preventive strategy in raising awareness of adolescents, especially adolescent girls, about the importance of nutrition and stunting prevention from an early age. Educational programs like this are highly recommended to be widely implemented in the community. Keywords: Health Education, Adolescents, Knowledge, Stunting, Prevention
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Short Media Education Movie (SEM) terhadap Pengetahuan Anak Sekolah Tentang Perawatan Gigi di SDN 8 Limboto Sudirman, Andi Akifa; Modjo, Dewi; Anantasya, Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.19663

Abstract

ABSTRAK Anak sekolah beresiko mengalami masalah kesehatan yang dikarenakan adanya faktor yang mendorong perilaku kurangnya melakukan perawatan kesehatan gigi yaitu kurangnya pengetahuan anak, yang dapat ditingkatkan dan dicegah masalah kesehatan gigi melalui pendidikan kesehatan menggunakan media SEM. Tujuan penelitian untukmengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap pengetahuan anak sekolah tentang perawatan gigi di SDN 8 Limboto. Desain penelitian pra-eksperimental dengan one group pre post test design, populasi siswa kelas II-VI sebanyak 83 siswa, jumlah sampel 29 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan data dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pengetahuan tentang perawatan gigi sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media SEM yakni 3.38 dengan standar deviasi 1.178 dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media SEM rata-rata pengetahuan tentang perawatan gigi adalah 8.62 dengan standar deviasi 1.265. Hasil uji statistik Wilcoxon didapatkan p-value 0.000 (<α 0.05). Disimpulkan pendidikan kesehatan dengan media SEM dapat mempengaruhi pengetahuan anak sekolah tentang perawatan gigi di SDN 8 Limboto. Kata Kunci: SEM, Pengetahuan, Perawatan Gigi  ABSTRACT School children are at risk of experiencing health problems due to factors that encourage the behavior of lacking dental health care, namely children's lack of knowledge, which can be improved and prevented dental health problems through health education using SEM media. The aim of the research was to determine the effect of health education using Short Education Movie (SEM) media on school children's knowledge about dental care at SDN 8 Limboto. Pre-experimental research design with one group pre post test design, class II-VI student population of 83 students, total sample of 29 people using purposive sampling technique and data analyzed with the Wilcoxon statistical test. The research results showed that the average knowledge about dental care before being given health education using SEM media was 3.38 with a standard deviation of 1.178 and after being given health education using SEM media the average knowledge about dental care was 8.62 with a standard deviation of 1.265. The results of the Wilcoxon statistical test obtained a p-value of 0.000 (<α 0.05). It was concluded that health education using SEM media can influence 5/5 school children's knowledge about dental care at SDN 8 Limboto. Keywords: Dental Care, Knowledge, SEM
Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang “Cerdas (Cegah Risiko Dampak Pernikahan Dini dalam Aspek Kesehatan)” Sukmawati, Sukmawati; Mamuroh, Lilis; Nurhakim, Furkon
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21017

Abstract

ABSTRAK Pernikahan dini memberikan banyak dampak negatif baik bagi kesehatan fisik, psikologis maupun sosial, pengetahuan berhubungan dengan risiko dan sikap terhadap pernikahan usia dini, upaya peningkatan pengetahuan merupakan salah satu solusi untuk mencegah pernikahan dini. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang risiko dan dampak pernikahan dini. Metode yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini berupa pendidikan kesehatan yang dimulai dengan pre-test dilanjutkan pemberian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab, disesi akhir dilakukan post-test. Peserta dalam pengabdian masyarakat ini adalah siswa SMA Negeri di Kabupaten Sumedang berjumlah 33 orang. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan hasil terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan remaja tentang risiko dan dampak pernikahan dini. Hasil uji beda Wilcoxon pada skor pre-test dan post-test menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan pendidkan kesehatan terhadap pengetahuan risiko dan dampak pernikahan dini(p value < 0.05). Diharapkan pihak sekolah melalui bidang kesiswaan dan wali kelas untuk memberikan edukasi secara intensif  kepada siswanya tentang risiko dan dampak dari pernikahan dini Kata Kunci: Dampak, Pengetahuan, Pernikahan Dini, Risiko  ABSTRACT Early marriage has many negative impacts on physical, psychological, and social health, knowledge is related to the risks and attitudes towards early marriage, and efforts to increase knowledge are one solution to prevent early marriage. The purpose of this community service is to increase young women's knowledge about the risks and impacts of early marriage. The method used in this community service is health education, which begins with a pre-test and provides material using lecture and question-and-answer methods. In the final session, a post-test is conducted. Participants in this community service were 33 students of State Senior High School in Sumedang Regency. After health education was conducted, the results showed an increase in the average knowledge of adolescents about the risks and impacts of early marriage. The results of the Wilcoxon difference test on the pre-test and post-test scores showed that there was a significant influence of health education on knowledge of the risks and impacts of early marriage (p-value <0.05). It is hoped that the school through the student affairs department and homeroom teachers will provide intensive education to their students about the risks and impacts of early marriage Keywords: Impact, Knowledge, Early Marriage, Risk

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue