cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Peningkatan Kesadaran Masyarakat RT 22 Kelurahan Pahlawan Palembang Tentang Pencegahan Covid-19 Berbasis Keluarga dengan Menerapkan 5M Dewi Rury Arindari; Dessy Suswitha; Shinta Maharani; Lela Aini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5217

Abstract

ABSTRAKCovid-19 merupakan penyakit yang penyebabnya adalah virus corona yang menyerang sistem pernapasan. Pemerintah sudah menghimbau masyarakatnya dengan memberikan protokol kesehatan untuk menghindari penularan wabah COVID-19, untuk dapat menerapkannya dibutuhkan kesadaran masyarakat. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat adalah dengan memberikan penyuluhan tentang Pencegahan COVID-19 berbasis Keluarga dengan Menerapkan 5M. Tujuan Pengabdian adalah untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat RT 22 Kelurahan Pahlawan Palembang tentang Pencegahan COVID-19 berbasis Keluarga dengan Menerapkan 5M dapat terlaksana dengan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah berbentuk pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demontrasi. Kesimpulan adanya peningkatan kesadaran masyarakat berbasis keluarga di RT 22 kelurahan Pahlawan Palembang dalam menerapkan protokol Kesehatan 5M. Disarankan bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengimplementasikan dan memberikan informasi terbaru tentang pencegahan virus Covid 19 selain penerapan 5M pada masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: Peningkatan Kesadaran Masyarakat, Menerapkan 5M, Pencegahan        Covid 19 ABSTRACTCovid-19 is a disease caused by a coronavirus that attacks the respiratory system. The government has appealed to the public by providing health protocols to avoid the transmission of the COVID-19 outbreak, to be able to implement it, public awareness is needed. One of the things that can be done to increase public awareness is to provide counseling about Family-based COVID-19 Prevention by Implementing 5M. The purpose of this service is to increase public awareness of RT 22 Pahlawan Palembang Village regarding Family-based COVID-19 Prevention by Implementing 5M can be carried out properly. The method used in community service activities is in the form of health education with lecture and demonstration methods. The conclusion is that there is an increase in family-based community awareness in RT 22, Pahlawan Palembang village in implementing the 5M Health protocol. It is recommended for further researchers to be able to implement and provide the latest information about the prevention of the Covid 19 virus in addition to the application of 5M to the wider community. Keywords: Increasing Public Awareness, Implementing 5M, Prevention of Covid             19
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Peningkatan Produktivitas Lebah Madu Trigona Batu Katak Yayuk Yuliana; Minda Sari Lubis; Vera Kristiana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4354

Abstract

ABSTRAK Budidaya lebah madu lebih banyak dilakukan di bawah daerah penyangga hutan. Kelompok Budidaya Trigona Batu Katak yang dijalankan Bapak Kelengi Sitepu merupakan penjual sekaligus peternak di dusun Batu Katak, Desa Batu Jong-Jong. Bapak Kelengi Sitepu memproduksi madu unggulanya yaitu Trigona Batu Katak. Proses pengolahan Madu ini dimulai ketika lebah madu siap panen. Kemudian dilakukan pemerasan sari madu menggunakan alat sederhana, dan ditampung ke dalam jerigen untuk dikemas. Proses pemerasan pengemasan madu dilakukan di rumah secara manual. Kendala yang dialami oleh pengusaha madu ini adalah pengemasan yang masih sederhana belum menggunakan label dan botol yang menarik sehingga sulit untuk menembus toko. Berdasarkan permasalahan mitra tersebut diatas, kami akan memberikan solusi dengan metode pelaksanaan yaitu pendampingan dan penerapan pengemasan dan label kemasan.  Hasil yang dicapai setelah pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Dapat membuat kemasan botol madu lebih menarik sehingga memiliki daya saing dipasaran salah satunya  pada saat pandemic covid 19 ini,pihak Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung sudah memesan dan mengkonsumsi Madu Trigona Batu Katak. Kata Kunci: Kemasan, Madu, Lebah, Budidaya  ABSTRACT The cultivation of honey bees is mostly carried out in the buffer zones. The Trigona Batu Katak Cultivation Group, which is run by Mr. Kelengi Sitepu, is a seller as well as a breeder in Batu Katak hamlet, Batu Jong-Jong Village. Mr. Kelengi Sitepu produces his superior honey, namely Trigona Batu Katak. This honey processing process begins when the honey bees are ready to harvest. Then the honey juice is squeezed using a simple tool, and it is put into a jerry can for packaging. The process of squeezing the honey packaging is done at home manually. The constraints that serve honey entrepreneurs are the simple packaging, not using attractive labels and bottles, making it difficult to get through to the collection. Based on the partners' problems mentioned above, we will provide a solution with the implementation method, namely assistance and application of packaging and packaging labels. The results achieved after the implementation of this activity were being able to make honey bottle packaging more attractive so that it had competitiveness in the market, one of which was during the COVID 19 pandemic, the Mount National Park Office had ordered and consumed Trigona Batu Katak Honey. Keywords: Packaging, Honey, Bees, Cultivation
Aktivitas dan Kreatifitas Bermanfaat bagi Anak di Masa Pandemi Covid-19 Lina Dewi Anggraeni; Iin Hodijah; Puspita Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4700

Abstract

ABSTRAK Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa kota di Indonesia memberikan dampak pada beberapa sektor diantaranya pendidikan. Aktivitas pendidikan yang pada awalnya dilakukan secara konvensional, dimana mengandalkan tatap muka antara guru dengan siswa menjadi terbatas. Keadaan ini mengakibatkan aktivitas fisik anak banyak berkurang, anak hanya akan menghabiskan banyak waktu di layar gadget atau smartphone. Anak-anak mulai kecanduan gawai karena banyak kegiatan atau tugas sekolah yang dilakukan lewat gawai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan orang tua  dan meningkatkan aktifitas bermanfaat bagi anak. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan power point, leaflet, bermain, lagu dan gerak/tari. Terdapat 80% peningkatan pengetahuan orang tua tentang pertumbuhan dan perkembangan anak, dampak penggunaan gawai, dan anak sangat antusias dalam melakukan kegiatan aktifitas bermain yang kreatif. Kata kunci: bermain, covid-19, gawai  ABSTRACT Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) in several cities in Indonesia has an impact on several sectors including education. Educational activities that were initially carried out conventionally that relied on face-to-face meetings between teachers and students were limited. This situation results in the child's physical activity being reduced a lot, the child will only spend a lot of time on the device screen. Children are addicted to gadgets because many activities or school assignments are done through gadgets. The purpose of this activity is to increase the knowledge of parents and increase activities that are beneficial for children. Activities carried out in the form of counseling using power points, leaflets, playing, songs, and movements/dances. There was an 80% increase in parental knowledge about children's growth and development, the impact of using gadgets, and children were very enthusiastic in doing creative play activities. Keywords: covid-19, gadget, play
Strategi Peningkatkan Semangat dan Kesadaran Masyarakat Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19 Kartika Arum Wardani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5461

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 belum berakhir, banyak masyarakat yang sudah mulai lelah dalam menghadapi situasi pandemi ini. Gaya hidup sehat pun mulai menurun. Kesadaran tanggung jawab antara keluarga baik orang tua dan anak juga semakin menurun. Banyak warga yang mengeluhkan kondisi pandemi yang tak kunjung selesai. Sehingga diperlukan strategi upaya untuk meningkatkan semangat dan juga kesadaran masyarakat di Indonesia khususnya di Desa Beji kecamatan Boyolangu-Tulungagung, beberapa upaya diantaranya melakukan sosilaisasi edukasi tentang pengenalan pandemi Covid-19 serta penerapan protokol kesehatan, sosialisasi peran tenaga kesehatan dan pemeriksaan Covid-19, strategi aktivitas pengantar orang tua dan anak. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 87%, antusias pelaksanaan protokol kesehatan 55%, dan pelaksanaan kartu aktivitas 2%. Pentingnya dari hasil kegiatan ini diharapkannya dapat memacu motivasi masyarakat agar terus melaksanakan protokol kesehatan dan melakukan aktivitas positif di masa Pandemi. Kata kunci : COVID-19, Protokol Kesehatan, Aktivitas Pandemi  ABSTRACTThe Covid-19 pandemic is not over yet, many people are getting tired of dealing with this pandemic situation. Healthy lifestyles began to decline. Awareness of responsibility between families, both parents and children, is also decreasing. Many residents have complained about the ongoing pandemic. So that an effort strategy is needed to increase the enthusiasm and awareness of the people in Indonesia, especially in Beji Village, Boyolangu-Tulungagung sub-district, several efforts including conducting outreach education about the introduction of the Covid-19 pandemic and the application of health protocols, socialization of the role of health workers and Covid-19 checks, strategies parent and child introductory activities. The results of the activity showed an increase in knowledge by 87%, application of health protocol by 55%, and effectivity of pandemic card about 2%. The importance of the results of this activity is expected to spur people's motivation to continue to implement health protocols and carry out positive activities during the Pandemic. Keywords:  COVID-19, Health Protocols, Pandemic Activities
Hipnoterapi Sebagai Pilihan Utama Manajemen Nyeri Pada Intraoperatif Sirkumsisi Iwan Samsugito; Mayusef Sukmana; Muhammad Aminuddin; Sholichin Sholichin; Ediyar Miharja; Dwi Nopriyanto; Syukma Rhamadani Faizal Nur; Bahtiar Bahtiar; Iskandar Muda; Siti Rahmadhani; Isma Zul Abdillah Jaya; Enda Maimia Taesa Allison; Siti Riyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4647

Abstract

ABSTRAK Masalah yang terjadi pada sirkumsisi adalah nyeri akibat penyuntikan. Jika nyeri dapat dihilangkan proses sirkumsisi akan berjalan dengan lancar. Pilihan utama terapi komplementer dalam mengatasi nyeri intraoperatif adalah hipnoterapi. Tujuan pengabdian masyarakat adalah menghilangkan nyeri saat penyuntikan anestesi sehingga anak anak yang dilakukan sirkumsisi merasa nyaman dan senang. Metode yang dijalankan meliputi: protocol kesehatan, penjelasan hipnoterapi, melakukan hipnoterapi, evaluasi hipnoterapi dan pelaksanaan penyuntikan untuk sirkumsisi. Hasil yang didapat rata-rata anak-anak mengatakan tidak merasakan nyeri saat disuntik, orang tua senang melihat anaknya berani disuntik. Pengabdian masyarakat tentang penerapan hipnosis saat intraoperative sirkumsisi mampu menghilangkan nyeri saat penyuntikan obat anestesi. Diharapkan hipnosis dapat diterapkan saat pelaksanaan sirkumsisi. Kata Kunci: Sirskumsisi, Khitan, Sunat, Hipnoterapi  ABSTRACT The problem that occurs in circumcision is pain due to injection. If the pain can be eliminated the circumcision process will run smoothly. The main choice of complementary therapy in dealing with intraoperative pain is hypnotherapy. The purpose of community service is to relieve pain when injecting anesthesia so that children undergoing circumcision feel comfortable and happy. The methods used include health protocols, explanation of hypnotherapy, performing hypnotherapy, evaluation of hypnotherapy, and administering injections for circumcision. The results obtained on average said that children did not feel pain when injected, parents were happy to see their children dared to be injected. Community service about the application of hypnosis during intraoperative circumcision is able to relieve pain during injection of anesthetic drugs. It is hoped that hypnosis can be applied during circumcision Keyword: Circumcision, Khitan, Sunat, Hypnotherapy
Peningkatan Pengetahuan Guru MTS Al Washliyah 19 Percut Mengenai Pemenuhan Kebutuhan Gizi Berbasis Pangan Lokal Wina Dyah Puspita Sari; Erni Rukmana; Hardi Firmansyah; Risti Rosmiati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5189

Abstract

ABSTRAKPemenuhan kebutuhan gizi berbasis pangan lokal merupakan implementasi dari panduan Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Pemberian pengetahuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi pada guru dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, terutama pada siswa di Sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang pemenuhan kebutuhan gizi berbasis pangan lokal. Kegiatan pengabdian berupa pendidikan gizi dengan metode ceramah dan diskusi kepada 15 orang guru MTs Al Washliyah 19 Percut. Adapun rincian kegiatannya adalah pembukaan, pre-test, penyampaian materi dan tanya jawab, post-test serta penutupan. Data pre-posttest dianalisis secara deskriptif dan uji beda paired t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan guru terkait pemenuhan kebutuhan gizi berbasis pangan lokal meningkat signifikan (p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pendidikan gizi efektif meningkatkan pengetahuan gizi guru MTs Al Washliyah 19 mengenai pemenuhan kebutuhan gizi berbasis pangan lokal. Kata Kunci: Gizi seimbang, pangan lokal, pendidikan gizi ABSTRACTFulfillment of local food-based nutritional requirements is the implementation of the Guidelines for Balanced Nutrition (PGS). Efforts to increase teachers' knowledge about it can benefit their environment, especially for students. This community service activity aimed to increase MTs Al Washliyah 19 Percut teachers' knowledge about fulfilling local food-based nutritional requirements. The nutrition education for 15 teachers used the discussion method. The activities consist of opening, pre-test, material presentation and discussion, post-test, and closing session. The pre-posttest data were analyzed using the descriptive method and paired sample t-test. The results showed that teachers' knowledge regarding the fulfillment of local food-based nutritional requirements increased significantly (p<0.05). Nutrition education effectively increases the knowledge of MTs Al Washliyah 19 teachers regarding the fulfillment of local food-based nutritional requirements. Keywords: Balanced nutrition, local food, nutrition education
Edukasi Masyarakat Tentang Covid-19 Di Kelurahan Negeri Jaya Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan M. Arifki Zainaro; Fara Millinia Suwares
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4941

Abstract

ABSTRAK Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah jenis penyakit baru yang sebelumnya belum teridentifikasi pada manusia. Dan semakin banyaknya lonjaka angka positif virus corona di Indonesia, sepatutnya menaikkan pemahaman penduduk terhadap bahaya pandemi ini. Rencana dari kegiatan yang dilakukan ini adalah agar masyarakat biasa tau apa itu pengertian dari COVID-19 dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya sikap masyarakat terhadap orang-orang yang Terinfeksi Virus COVID-19 baik itu dirinya, keluarga ataupun tetangganya, dan tujuan dari kegiatan khusus ini adalah untuk dapat mengatasi sikap masyarakat terhadap orang-orang yang Terinfeksi Virus COVID-19 secara mandiri dengan memberikan edukasi/informasi tentang COVID-19 setelah dilakukan kegiatan penyuluhan. Sebelum dilakukan kegiatan edukasi diketahui pengetahuan masyarakat hanya sekitar 60%. Kemudian  dilakukan  edukasi singkat  menggunakan aplikasi Zoom dan Power Point terdapat  peningkatan 80% kemampuan dan pengetahuan tentang COVID-19 dan bagaimana cara menyikapinya jika ada seseorang yang terinfeksi COVID-19 pada masyarakat kelurahan Negeri Jaya kecamatan Negeri Besar kabupaten Way Kanan. Kata Kunci : COVID-19, Edukasi, Meningkatkan Kesadaran, Sikap Masyarakat.  ABSTRACT Coronavirus Sickness 2019 (COVID-19) is a novel form of disease that has never been seen in humans before. Furthermore, the rising number of corona virus positives in Indonesia should raise public awareness of the pandemic's hazards. The goal of this activity is for ordinary people to understand what COVID-19 means and to raise awareness of the importance of public attitudes toward people infected with the COVID-19 virus, whether they are themselves, their families, or their neighbors. The goal of this special activity is to be able to overcome public attitudes toward people infected with the COVID-19 virus independent of the COVID-19 virus. Only approximately 60% of the public was aware of the instructional initiatives before they were implemented. Then, using the Zoom and PowerPoint apps, a brief education was performed in the Negeri Jaya sub-district, Negeri Besar sub-district, and Way Kanan district, resulting in an 80 percent improvement in ability and knowledge of COVID-19 and how to respond if someone was infected with COVID-19. Keywords: COVID-19, Education, Public Awareness, and Community Attitudes
Penguatan Pengetahuan Tentang Fauna Nyamuk Pada MGMP Guru Biologi SMA Hebert Adrianto Adrianto; Sri Subekti Subekti; Heny Arwati Arwati; Indah S Tantular; Yuwono Marta Dinata; May Fanny Tanzilia; Wira Widjaya Lindarto; Amadeus Michel Goein; Nathania Disa Ariesta Andriani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4596

Abstract

ABSTRAK  Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menimbulkan sakit sehingga menghentikan produktivitas manusia, kematian, bahkan wabah (Kejadian Luar Biasa/ KLB). DBD ditularkan melalui perantaraan nyamuk. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penguatan materi kepada para guru tentang bahaya dan kewaspadaan terhadap nyamuk. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring menggunakan zoom. Peserta kegiatan ini adalah semua guru mata pelajaran Biologi yang tergabung di dalam MGMP Biologi SMA Kabupaten Sidoarjo. Instrumen yang digunakan adalah laptop, materi presentasi format ppt, zoom, dan google form. Hasil kegiatan adalah kegiatan berjalan dengan lancar. Ada peningkatan pengetahuan para peserta dari dimana rata-rata nilai pre test = 53 dan post test = 81. Kata Kunci: Nyamuk, guru, pengetahuan  ABSTRACT  Dengue hemorrhagic fever (DHF) causes pain that stops human productivity, death, even plague. DHF is transmitted through mosquito intercession. These community service activities aim to provide material reinforcement to teachers about the dangers and vigilance against mosquitoes. This activity is carried out online using zoom. Participants of this activity are all teachers of Biology subjects who are members of MGMP Biology SMA Sidoarjo. The instruments used are laptop, ppt format presentation material, zoom, and google form. The result of the activity is that the training runs smoothly. There was an increase in the participants' knowledge from which the average pre-test value= 53 and post-test = 81.  Keywords: Mosquitoes, teachers, knowledge
Implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru Selama Era New Normal Melalui Terapi Bermain Pada Anak Usia Sekolah Riska Hediya Putri; Feri Kameliawati; Surmiasih Surmiasih; Inggit Primadevi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.4884

Abstract

ABSTRAK Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mewabah ke seluruh dunia sejak awal tahun 2020 dan membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan manusia di seluruh dunia. Wilayah di tanah air memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang menyebabkan sekolah dan tempat kerja diliburkan, kegiatan keagamaan atau ibadah bersama dibatasi dan kegiatan-kegiatan di tempat umum atau fasilitas publik juga dibatasi. Menilik himbauan dari pemerintah agar masyarakat tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak sosial atau social distancing yang saat ini istilahnya diubah menjadi physical distancing oleh WHO. Physical distancing adalah hal yang hampir tidak mungkin dilakuakan oleh anak usia dini sebab dunia anak adalah dunia bermain dengan kecenderungan anak untuk berinteraksi secara langsung. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan terapi bermain ular tangga. Tujuan kegiatan ini memberi pengertian kepada anak tentang adaptasi kebiasan baru melalui cara yang menyenangkan, salah satunya melalui terapi bermain. Perbedaan pengetahuan anak sebelum dan sesudah kegiatan pendidikan kesehatan dengan media bermain ular tangga dan lebih berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan dan sikap anak mengenai 3M, terutama pada pertanyaan tanda dan gejala corona virus dan penting tidaknya memakai masker, adanya peningkatan presentasi sekitar 67%. Oleh karena itu terapi bermain ular tangga lebih banyak memberikan rangsangan terhadap anak dan sesuai dengan keinginan anak yakni bermain. Kata Kunci: Covid-19, New Normal, Terapi Bermain  ABSTRACT Coronavirus Disease Pandemic 2019 (COVID-19) has spread to the world since the beginning of 2020 and has had a significant impact on human life around the world. Areas in the country impose PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) that cause schools and workplaces to be closed, religious activities or worship together are restricted and activities in public places or public facilities are also restricted. Considering the appeal from the government for people to stay at home and maintain social distance or social distancing which is currently the term changed to physical distancing by WHO. Physical distancing is almost impossible for early childhood to do because the world of children is a world of play with a tendency for children to interact directly. This method of community service activities is done with therapy playing snake ladder. The purpose of this activity gives understanding to children about the adaptation of new habits through fun ways, one of which is through play therapy. Differences in children's knowledge before and after health education activities with the medium of playing snake ladder and more influential in increasing the child's knowledge and attitude about 3M, especially on the question of signs and symptoms of corona virus and the importance of not wearing a mask, there was an increase in presentation of about 67%. Therefore, the therapy of playing snakes stairs provides more stimulation to the child and in accordance with the child's wishes, namely, play. Keywords: Covid-19, New Normal, Play Therapy
Webinar Edukasi Peran Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak Dan Well-Being Keluarga Martina Pakpahan; Lia Kartika; Mega Sampepadang; Novita Susilawati Barus; Martha Octaria; Tirolyn Panjaitan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4516

Abstract

ABSTRAK Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Peran orang tua sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak selain bertanggung jawab dalam pendidikan anak. Sekolah dan guru turut mendukung tidak hanya pendidikan anak namun juga pengembangan identitas diri, eksistensi diri, serta eksplorasi diri anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa ‘Webinar Edukasi Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak dan Well-Being Keluarga’ dilakukan di SMP Sekolah Tunas Indonesia yang berlokasi di Bintaro, pada tanggal 26 Maret 2021. Kegiatan bertujuan untuk mengoptimalkan peran orang tua dalam tumbuh kembang anak dan membangun Well-Being keluarga. Metode yang digunakan adalah edukasi yang terdiri dari dua sesi, yaitu: ‘Konsep Well-Being Keluarga’ dan ‘Peran Orang Tua dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak’. Webinar diikuti oleh 63 peserta yang terdiri dari 10 Guru, 21 orang tua dan 32 sisw/i. Hasil kegiatan didapatkan sebagai berikut: (1) Karakteristik keluarga; 82.6% peserta memiliki tipe keluarga inti, 95.7% peserta memiliki relasi yang dekat dalam keluarga, 95.7% peserta memiliki quality time bersama keluarga secara rutin (minggu/bulan), dan 43.5% peserta memiliki prioritas untuk membangun hubungan keluarga, (2) Tumbuh kembang anak; mayoritas anak terpenuhi tugas perkembangannya pada aspek fisik dan psikososial, (3) Pengetahuan orang tua dan guru terkait topik masih rendah, hal ini terlihat dari rerata nilai pre-test (n=23) sebesar 4,58 dan rerata nilai post-test sebesar 3,56 (n=18), (4) Peserta dan sekolah (lembaga mitra) antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai dengan akhir dan menilai kegiatan baik dan memuaskan. Kegiatan dapat berkelanjutan dan orang tua bersama pihak sekolah dapat lebih terlibat dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak.  Kata Kunci:  Keluarga, Peran Orang Tua, Tumbuh Kembang Anak, Well-Being  ABSTRACT There are various factors that influence the growth and development of children. The role of parents greatly determines the Child's growth and development, in addition to being responsible for children's education. Schools and teachers also promote not only children's education but also the development of self-identity, self-existence, and self-exploration. Community Service activities, namely 'Educational Webinar on the Role of Parents in Child Development and Family Well-being'. The activity was held in the Tunas Indonesia Junior High School in Bintaro, on March 26, 2021. This activity aims to optimize the role of parents in the child's growth and development and build a Family Well-Being. The method used was a health education which consists of two sessions, namely: 'The Concept of Family Welfare' and 'The Role of Parents in Optimizing Children's Growth and Development. The webinar was attended by 63 participants including 10 teachers, 21 parents, and 32 students. The following were the outcomes of the activities: (1) Family characteristics; 82.6% of participants belonged to a nuclear family, 95.7% of participants had close family ties, 95.7% spent quality time on a regular basis (weeks/months), and 43.5% prioritized family ties, (2) Child growth and development; the majority of the child's accomplishments in physical and psychosocial aspects, (3) The knowledge of parents and teachers related to the topic is still low, as evidenced by the average pre-test score (n = 23) of 4.58 and the average post-test score of 3,56 (n=18), (4) Participants and school (partner institution) passionately participated in the activity from beginning to end and rated it acceptable and satisfactory. Activities can be sustainable and parents may become more involved in their children's growth and development. Keyword: Family, Role of Parents, Child Growth and Development, Well-Being

Page 36 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue