cover
Contact Name
suhartini
Contact Email
tiensahmad1@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
direktorat@poltekkesbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)
ISSN : 23561718     EISSN : 26852195     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menggambarkan Media informasi kesehatan scopenya meliputi; keperawatan, kebidanan, analis kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
PENGETAHUAN KADER DALAM PEMANTAUAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI DESA TAMBAKBAYA Nuraineu, Yaneu; Rokayah, Yayah; Sutomo, Omo
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v11i2.648

Abstract

Kader adalah salah satu bagian dari Masyarakat yang dapat memberdayakan masyarakat untuk menurunkan Angka Kematian Ibu, dengan mengetahui secara dini tanda bahaya kehamilan, agar tidak terjadi komplikasi baik kepada ibu maupun bayi yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan kader dalam mematau tanda bahaya kehamilan. Metode penelitian ini adalah metode pendekatan cross-sectional, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan subjek penelitian yaitu keseluruhan kader Desa Tambakbaya, berjumlah 45 responden. Analisis yang digunakan adalah chi-square. Hasil penelitian diperoleh hampir seluruh (84,4% dan 93,3%) kader memiliki pengetahuan baik dan memiliki kemampuan baik dalam memantau tanda bahaya kehamilan. Secara bivariat diperoleh nilai p = 0.059 (p> α), tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan kader tentang tanda bahaya kehamilan dengan kemampuannya dalam memantau tanda bahaya kehamilan . Diharapkan Dinas Kesehatan bersama Puskesmas secara berjenjang sampai ke desa, membentuk tim pemantau KIA, membuat petunjuk pelaksanaan dan teknis pemantauan, memberikan pelatihan, mengoptimalkan program/kegiatan, melakukan pembinaan teknis dan monev yang terjadwal dan berkelanjutan, kemudian hasilnya dilakukan umpan balik, serta melibatkan kader dalam evaluasi kegiatan.
PERUBAHAN PSIKOFISIOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER III: PENELITIAN DESKRIPTIF Sari, Wenny Indah Purnama Eka; Kurniyati, Kurniyati; Yusniarita, Yusniarita; Mardalena, Ida
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v11i2.778

Abstract

During pregnancy, physiological changes occur due to hormonal shifts, particularly in estrogen and progesterone, leading to both physical and psychological alterations. The physical changes that occur during pregnancy often cause discomfort, both physically and psychologically. A common psychological change experienced by pregnant women is anxiety, while the physiological changes relate to bodily systems, resulting in alterations in vital signs. The purpose of this study is to describe the psychophysiological changes in pregnant women during the third trimester. The research design is descriptive. The population consists of all third-trimester pregnant women. The sample includes 120 third-trimester pregnant women at the maternity clinic, selected through simple random sampling. The research instruments include the Pregnancy Related Anxiety Questionnaire Revised (PRAQ-R2) to measure anxiety in pregnant women (psychological dimension) and an observation sheet to record blood pressure, respiration, and pulse (physiological dimensions). Data analysis describes anxiety levels, blood pressure, respiration, and pulse rates in third-trimester pregnant women. The results show that nearly all respondents were aged 20-35 years (80%), the majority were multigravida (57.5%), and most were employed (54.2%). The psychophysiological profile of third-trimester pregnant women indicates that most fall into the moderate anxiety category (63.3%), with an average systolic blood pressure of 133.5, diastolic of 85.13, average respiration rate of 22.92, and an average pulse rate of 91.55. Midwives play a crucial role in helping pregnant women adapt to these psychophysiological changes, covering both physical and psychological aspects, thereby ensuring the well-being of the mother and baby during pregnancy.
ANALISIS KANDUNGAN BAHAN AKTIF FITOKIMIA EKSTRAK DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA L) Kurniati, Nining; Zaini, Wawan Sofwan; Hamtini, Hamtini; Armal , Hadits Lissentiya
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola hidup modern menuntut segala sesuatu dilakukan secara cepat dan instan. Kualitas makanan yang dikonsumsi, polusi udara, kurang berolahraga dan stres dapat menyebabkan daya tahan tubuh akan terus menurun. Kondisi tersebut menyebabkan mikroba patogen seperti virus, bakteri, parasit, fungi mudah masuk dan menyerang tubuh sehingga timbul berbagai penyakit infeksi dan penyakit degeneratif, bahkan dapat menyebabkan penuaan dini. Upaya untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh menjadi sangat penting dilakukan melalui pemberian imunomodulator. Imunomodulator atau biological response modifiers, yaitu zat-zat yang mempengaruhi reaksi biologis tubuh terhadap zat-zat asing. Imunomodulator terdiri dari imunostimulator yang berfungsi untuk meningkatkan fungsi dan aktivitas sistem imun dan imunosupresor yang dapat menghambat atau menekan aktivitas sistem imun. Tujuan penelitian akan melakukan uji kemampuan Imunomodulator dari ekstrak daun pepaya, untuk mengetahui kandungan fitokimia yang terkandung dari ekstrak daun pepaya, menggunakan desain deskriptif analitik diawali dengan pembuatan ekstrak, kemudan di lakukan 6 kelompok analisis yaitu, Uji Organoleptik, Uji kandungan kualitatif fitokimia, Uji mikrobiologi, Uji kandungan logam berat, Uji kandungan kuantitatif fitokimia, Uji Kandungan Abu, Air, Serat dan sari larut etanol. Hasil analisis kandungan ekstrak etanol daun pepaya berbentuk kental, berbau khas dan berwarna hijau bebas dari kapang, bakteri, kelompok Coliform dan bebas dari logam berat Pb, Cd dan AS. Kadar Abu 4,66 %, Air 21,85 %, Serat kasar 0,25 %, sari larut etanol 13,75 %. Hasil analisis kualitatatif Positif adalah Flavonoid, Tanin Saponin Steroid dan hasil negatif untuk Alkaloid, Quinon dan Triterpenoid. Hasil analisis kuantitatif dari Total Fenol 2,70 % (b/b), Total Flavonoid 3,90 % (b/b), Xanthorrizol 0,98 mg/g, Tanin 0,23 mg/g, Kuersetin 0,004 mg/g, Katekin 0,09 mg/g. Toksisitas LC50 158,19 ppm.
PENERAPAN CONTINUITY OF CARE (COC) DALAM PENINGKATAN KESEMBUHAN PASIEN DENGAN TUBERKULOSIS PARU Riansyah, Ferdi; Fitria, Fitria; Fitri, Aina; Fazira, Frisca; Saputra, Mahruri; Usman, Said; Saputra, Irwan; Julia Utama, Reka; Ristiani, Ristiani
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v11i2.817

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, merupakan salah satu penyakit menular dengan angka kematian yang tinggi di seluruh dunia. Di Indonesia, TB paru menduduki peringkat kedua setelah India, dengan 969 ribu kasus dan 93 ribu kematian per tahun. Meskipun telah tersedia vaksin BCG untuk pencegahan, efektivitasnya hanya sekitar 50%, sehingga penularan masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pendekatan Continuity of Care (CoC) dalam meningkatkan kepatuhan dan pengetahuan pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Posttest-Only Control Design, di mana pasien TB paru dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima intervensi CoC dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Data dikumpulkan dari tiga Puskesmas di Aceh Besar antara Maret hingga Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CoC secara signifikan meningkatkan kepatuhan (87%) dan pengetahuan (69,6%) pasien dibandingkan dengan kelompok kontrol (P < 0,005). Temuan ini menunjukkan bahwa CoC berperan penting dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien melalui peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan dan pengetahuan tentang kondisi kesehatannya. Dengan hubungan yang lebih baik antara pasien dan penyedia layanan kesehatan, CoC dapat membantu menurunkan angka penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan TB paru. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi implementasi CoC dalam konteks yang lebih luas dan populasi yang lebih beragam.
PENGARUH PENGETAHUAN, DUKUNGAN KELUARGA, DAN PERAN BIDAN TERHADAP INISIASI MENYUSU DINI IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS RANTAU PULUT II ISTIGHOSAH, NINING -; Yuli Astutik, Reni; Basuki, stevani; Anggraeni, suci; Nur, lailatun
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v11i2.824

Abstract

Pelaksanaan inisiasi menyusui dini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, peran bidan dan keterjangkauan fasilitas. Berdasarkan faktor diatas, peran bidan memiliki peran yang sangat penting dalam inisiasi menyusui dini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, dukungan keluarga, peran bidan terhadap inisiasi menyusui dini pada ibu post partum di Puskesmas Rantau Pulut II. Desain penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik purposive sampling sebanyak 45 responden. Uji statistik Spearmen’s Rho untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Hasil penelitian dari 45 responden didapat mayoritas mempunyai pengetahuan yang cukup 16 orang (35,6%), mayoritas mendapat dukungan keluarga sejumlah 31 orang (68,9%), mayoritas peran bidan yang baik sejumlah 34 orang (75,6%), mayoritas IMD sejumlah 24 orang (53,3%). Analisis uji statistik Spearmen’s Rho didapatkan hasil ada pengaruh pengetahuan terhadap inisiasi menyusui dini (p= 0,041), ada pengaruh dukungan keluarga terhadap inisiasi menyusui dini (p=0,003) dan ada pengaruh peran bidan terhadap inisiasi menyusui dini pada ibu post partum (p=0,047) di Puskesmas Rantau Pulut II. Respon positif akan mempengaruhi interaksi selanjutnya praktik menyusui, faktor yang dapat mendukung keberhasilan inisiasi menyusui dini pengetahuan, dukungan keluarga dan peran bidan dalam pelaksanaan.
KOMUNIKASI KESEHATAN KELUARGA DAN PERAWAT TERHADAP PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISA Gumilar Nugraha, Deden; Badruzaman, Hilmannur; Kania Kurniawati, Rd. Nia; Winangsih, Rahmi; Nissa , Choirun
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v11i2.832

Abstract

Pasien hemodialisa sangat membutuhkan komunikasi kesehatan karena yang awalnya sehat menjadi sakit dikarenakan gagal ginjal kronik, dan harus menjalani hemodialisa sehingga pasien sangat membutuhkan dukungan baik dari keluarga atau perawat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pentingnya komunikasi kesehatan bagi pasien dan peran keluarga dan perawat dalam komunikasi interpersonal dan motivasi bagi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Fokus penelitian ini pada komunikasi kesehatan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa serta motivasi yang diberikan keluarga dan perawat pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil di dapatkan dari wawancara dan observasi langsung di RSUD Dr. Drajat Prawiranegara dengan 20 responden yang terdiri dari pasien, keluarga dan perawat. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi kesehatan diperlukan oleh pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa, selain itu motivasi dari keluarga dan perawat sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup pasien yang menjalani hemodialisa seumur hidup.
KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI Ismiyati, Ismiyati; Rumiatun, Darti; Sutianingsih, Hani
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v11i2.834

Abstract

Kasus kekerasan seksual pada anak perempuan terjadi sekitar 8% sampai dengan 31%. Prevalensi kasus anak ini paling banyak terjadi pada wilayah pedesaan jika dibandingkan dengan perkotaan. Kekerasan seksual ini banyak terjadi pada lingkup keluarga. Hal ini dapat disebabkan karena hubungan antara orang tua dan anak yang kurang baik dan perlindungan ke anak yang tidak efektif. Namun masih banyak lagi faktor yang menyebabkan kekerasan seksual. Korban kekerasan seksual akan mengalami peningkatan risiko terhadap gejala pasca trauma. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Campuran Sekuensial Eksplanatori dengan pendekatan Fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja putri korban kekerasan seksual, orang tua (keluarga terdekat korban), dan pendamping korban di lembaga terkait. Pengambilan sample dengan teknik purposive sampling. Analisis data kuantitatif dilakukan secara univariabel. Analisis data kualitatif dilakukan dengan penentuan tema hasil penelitian. Hasil penelitian didapatkan terjadi kenaikan rata-rata kasus setiap bulannya. Tempat kejadian di rumah pelaku, rumah orang lain, dan kebun menjadi tren yang meningkat di tahun 2022.. Dampak yang dialami korban kekerasan seksual diantaranya adalah cidera fisik, kehamilan yang tidak diinginkan, serta gangguan perkembangan psikologi.
EFEKTIVITAS e-BOOK DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Rumiatun, Darti; Ismiyati; Yuningsih, Nani
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Asia, Africa and North America about 50% of children experience violence. While in Southeast Asia there are about 10% of boys and 15% of girls who have experienced one form of sexual violence in childhood. This research is a Quantitative research with a quasi-experimental pretest-post test design with control group. The research respondents were 4th and 5th grade elementary school students aged 9-10 years. The sample of the experimental group and the control group each amounted to 22 people. The intervention was given to students for 4 weeks. This research was conducted in 2 elementary schools, namely public and private elementary schools in the Lebak Regency area from July to August 2023. Data analysis used relationship test (Chi-Square) and T-test. The results showed that there was a significant relationship between children's knowledge in preventing sexual violence against mother's work (p-0.025). The data also showed a significant difference in the knowledge of the e-book group with the leaflet group with a value of p-0.000.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI EKSTRAK DAUN NAMNAM SEBAGAI ANTIMIKROBA Rachmawati, Nurmeily; Syarah Anliza; Dian Pratiwi; Digna Renny Panduwati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The biodiversity owned by a country is a gift that must be appreciated. The potential of these natural resources can be used as research material to overcome existing problems. One of them is about how to answer the challenges of the effects caused by the use of chemicals that can harm the environment and surrounding living things. Therefore, it is necessary to modify the use of chemicals to be more optimal and of course safe both in use and effects. Modification of the particle size of a substance provides benefits because the size of a substance becomes smaller (nanoparticles) so that it will expand the surface of the contact substance. Several applications of the use of nanoparticles of a substance as a drug target carrier agent, sensor, increased bioavailability, and reduced effects of a substance have been carried out by several researchers. This study aims to evaluate the continuation of the potential of namnam leaves which have quite good bioactivity as antimicrobials. The method used is laboratory experimental. The research stages include the manufacture of namnam leaf extract, phytochemical test of the extract, and antimicrobial activity test. The extract was made by maceration using methanol for 3x24 hours and produced a yield of 11.2%. The results of the phytochemical test showed that the methanol extract of namnam leaves contains active compounds such as flavonoids, saponins, phenolics, steroids, and tannins. The content of these active substances has the potential as antimicrobials. The preliminary bioactivity test was carried out using the well method which produced inhibition zones of 15 mm, 18 mm, and 18 mm. The value of this inhibition zone is included in the sensitive category according to the CLSI data division.
HUBUNGAN DIABETES MELITUS TIPE 2, HIPERKOLESTEROLEMIA, DAN FIBRILASI ATRIUM DENGAN KEJADIAN STROKE Febrian, Haikal Youris; Setiarini, Rohmania; Utami, Sukandriani; Luh Kadek Trisna Lestari
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs), including stroke, are a major health issue in developing countries and a cause of premature death and disability. Stroke disease data in NTB Province increased from 2013 to 2018 with a prevalence of 4.5% to 8%. Stroke risk factors consist of non-modifiable factors such as age, genetics, race or ethnicity, and modifiable factors such as hypertension, diabetes mellitus, smoking behavior, obesity, and heart disease. The study aims to determine the relationship between type 2 diabetes mellitus, hypercholesterolemia, and atrial fibrillation with the incidence of stroke at the NTB Provincial Hospital. This research is an observational analytical quantitative study using a cross-sectional research design. The sampling technique used was simple random sampling with the Slovin's formula. The study sample was patients who had been diagnosed with stroke in the neurology polyclinic at the NTB Provincial Hospital in 2023 through CT scan examination results with an age of 15-80 years, as many as 97 samples. We analyzed the obtained data using the chi-square correlation test. The results showed that of the 97 respondents, most of them experienced non-hemorrhagic stroke as many as 51 people (52.6%). There was a significant relationship between type 2 diabetes mellitus and the incidence of stroke (p = 0.012). There was no significant relationship between hypercholesterolemia and the incidence of stroke (p = 0.216). There was no significant relationship between atrial fibrillation and the incidence of stroke (p = 0.082). Type 2 diabetes mellitus is one of the factors that influences the incidence of stroke at the NTB Provincial Hospital