cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 649 Documents
Pengaruh Beban Kerja Mental dan Motivasi Kerja terhadap Kelelahan Kerja pada Pekerja di PKS PTPN IV Bah Jambi Dias, Monica Amelia; Ismah, Zata; Arrazy, Syafran
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1514

Abstract

Pendahuluan: Beban kerja tidak terbatas pada tugas fisik pekerja, tetapi tugas kognitif dan mental juga memainkan peran penting dalam menciptakan beban kerja mereka. Penelitian ini Mengeksplorasi beban kerja mental, Motivasi, dan pengaruhnya terhadap Kelelahan pekerja pada pekerja di Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV Bah Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif menggunakan metode cross sectional, maka yang digunakan adalah kuesioner. Kuesioner yang digunakan berupa skala model Likert. Populasi penelitian ini sebanyak 68 orang pekerja di bagian pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV Bah Jambi. Dengan teknik pengambilan sampel menggunkan total sampling maka, jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 68 orang. Analisis data yang di gunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja mental dengan kelelahan kerja dengan hasil uji statistik chi square diperoleh p = 0.001 (? ? 0.05). selain itu, hasil peneltian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kelelahan kerja dengan Hasil uji statistik chi square diperoleh p = 0.003 (? ? 0.05) kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini berdasarkan dari hasil yang diperoleh adalah ada hubungan antara beban merja mental dengan kelelahan kerja, dan ada hubungan antara motivasi kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV Bah Jambi.
Cross Sectional: Faktor Analisis Tingkat Kecemasan Pasien Di Ruang Instalasi Gawat Darurat Nurdin, Nurdin; Amandaty, Srikandi Puspa; Islaeli, Islaeli; Rahmadania, Wa Ode; Islamiyah, Islamiyah
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1523

Abstract

Kondisi lingkungan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang terlalu padat seringkali mengabaikan aspek mental pasien hingga menyebabkan berbagai permasalahan psikologis, salah satunya ialah perubahan status kesehatan individu yang mengakibatkan terjadinya kecemasan. Kecemasan timbul ketika seseorang dihadapkan pada keadaan yang mengancam jiwa. Kecemasan membuat individu merasa tidak nyaman dan merasa takut dengan lingkungan sekitarnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak hal diantaranya adalah rasa tidak nyaman, kurangnya dukungan keluarga, hospitalisasi, pengalaman masuk di ruang instalasi gawat darurat. Melalui penelitian ini perawat dapat mengidentifikasi tentang kecemasan pasien sehingga dapat memberikan penatalaksanaan yang baik untuk mengurangi kecemasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien di ruang intalasi gawat darurat RSUD Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Cross-sectional study. Jumlah sampel sebanyak 87 responden dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan sampling probabilitas yaitu random sampling dengan pendekatan simple random sampling. Hasil  uji chi-square  menunjukkan bahwa ada hubungan sedang antara pengalaman masuk IGD (P-value = 0,027) dan komunikasi terapeutik (P-value = 0,006) dengan tingkat kecemasan pasien di ruang intalasi gawat darurat rumah sakit daerah Kota Kendari, sedangkan dukungan keluarga (P-value = 0,822) tidak ada hubungannya dengan tingkat kecemasan pasien di ruang intalasi gawat darurat rumah sakit daerah Kota Kendari. Perawat dapat meningkatkan komunikasi terapeutik untuk mengurangi tingkat kecemasan pasien di IGD.
Hubungan Masa Kerja dan Durasi Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Pemanen Sawit PT Abdi Budi Mulia Teluk Panji Labuhanbatu Selatan Fadhillah, Elza Rachma; Reni Agustina Harahap; Meutia Nanda
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1532

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Musculoskeletal disorders (MSDs) adalah gangguan yang mempengaruhi fungsi normal sistem muskuloskeletal akibat paparan berulang berbagai faktor risiko di tempat kerja, dengan faktor masa kerja dan durasi kerja menjadi determinan utama. Tujuan: Mengetahui hubungan masa kerja dan durasi kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja pemanen sawit PT Abdi Budi Mulia Teluk Panji, Labuhanbatu Selatan. Metode: Penelitian cross-sectional pada 101 pekerja pemanen sawit menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map dan dianalisis dengan uji Spearman's rank. Hasil: Sebanyak 94 responden (93,1%) mengalami keluhan MSDs sedang, 59 responden (58,4%) memiliki masa kerja <10 tahun, dan 88 responden (87,1%) bekerja <7 jam/hari. Terdapat hubungan signifikan antara masa kerja dengan keluhan MSDs (p=0,001; r=0,333) dan durasi kerja dengan keluhan MSDs (p=0,006; r=0,271). Simpulan: Masa kerja dan durasi kerja berkorelasi positif dengan keluhan MSDs pada pekerja pemanen sawit. Saran: Implementasi program pencegahan ergonomis dan pelatihan postur kerja untuk mengurangi risiko MSDs.
Hubungan Derajat Merokok dengan Aldrete score pada Pasien Post General Anestesi YUSWANTO, TRI JOHAN AGUS; PRIMANINGSIH, DEWI; Bachtiar, Arief .; SEPTDIANTO, TRI CAHYO
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1536

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Merokok mempengaruhi sirkulasi dan pernapasan pasien pasca operasi yang merupakan komponen penilaian Aldrete score. Pemulihan pasca anestesi umum memerlukan monitoring ketat untuk mencegah komplikasi dan morbiditas. Tujuan: Menganalisis hubungan antara derajat merokok dengan Aldrete score pada pasien post operasi dengan general anestesi. Metode: Penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 67 responden perokok aktif yang menjalani operasi general anestesi di RSUD Karsa Husada Batu. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Indeks Brinkman dan lembar observasi Aldrete score. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara derajat merokok dengan Aldrete score (p=0,001) dengan koefisien korelasi -0,754, menunjukkan korelasi kuat arah negatif. Semakin tinggi derajat merokok, semakin rendah nilai Aldrete score. Simpulan: Derajat merokok berhubungan dengan penurunan Aldrete score pada pasien post general anestesi. Saran: Tenaga kesehatan perlu memperhatikan riwayat merokok dan monitoring ketat fase pulih sadar pasien perokok.
Pengaruh Wedang Uwuh Celup terhadap Kualitas Tidur Ibu Nifas Widyatun, Diah; Kumorowulan, Suryati; Santjaka, Aris
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 1 (2024): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1161

Abstract

Penurunan hormon progesteron dan estrogen secara signifikan pada ibu postpartum menyebabkan mood swings, seperti istirahat yang tidak cukup dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik dan kelelahan. Wedang uwuh celup merupakan minuman kaya antioksidan yang mengandung asam askorbat, flavonoid, isoflavon, tanin, eugenol, alkaloid, sapponin, terpenoid, minyak atsiri serta tannin dan memiliki efek sedatif ringan sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan wedang uwuh celup terhadap kualitas tidur ibu nifas. Penelitian  menggunakan  metode  true experiment dengan rancangan randomized pretest and posttest with control group design. Variabel independent yaitu seduhan wedang uwuh celup dengan dosis 2 gr/ 220 ml air mendidih dan frekuensi pemberian 1x sehari dalam waktu 14 hari, variable dependent yaitu kualitas tidur ibu nifas yang diukur menggunakan kuesioner PSQI. Variable confounding yaitu asupan nutrisi yang diukur dengan formulir SQ-FFQ dan usia ibu nifas. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 40 ibu nifas. Hasil Pemberian seduhan wedang uwuh celup dengan dosis 2 gram/ 220 ml diberikan selama 14 hari terbukti berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur ibu nifas dengan nilai p value < 0.05. Pemberian seduhan wedang uwuh celup berpengaruh terhadap peningkatan dan kualitas tidur ibu nifas.
Pengaruh Edukasi Audiovisual terhadap Pengetahuan, Keterampilan dan Efikasi Ibu dalam Melakukan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Amaliya, Sholihatul; Maharanie, Jelita; Septiana, Lucy Puspita; Kamalia, Nabiela; Utami, Rahma Putri; Yuliatun, Laily; Astari, Asti Melani; Kapti, Rinik Eko; Azizah, Nurona
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1243

Abstract

Perawatan Metode Kanguru (PMK) adalah salah satu bentuk intervensi yang diperuntukkan bagi bayi berat lahir rendah (BBLR) sehingga edukasi menggunakan media yang tepat penting dilakukan agar ibu paham dan mampu melakukannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi melalui media audio-visual dan leaflet terhadap pengetahuan, keterampilan, dan efikasi diri ibu dalam melakukan PMK. Bentuk penelitian ini yaitu quasi eksperimen pre-post test dengan kelompok kontrol. Penelitian ini melibatkan ibu dengan BBLR sejumlah 48 orang yang terbagi dalam kelompok kontrol dan intervensi. Penelitian dilakukan di unit perinatologi Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Jawa Timur pada bulan Agustus hingga November 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan daftar tilik keterampilan PMK untuk selanjutnya dilakukan analisis dengan Wilcoxon dan Mann-Witney. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan peningkatan keterampilan dan efikasi ibu dalam melakukan PMK antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p< 0,05), namun tidak ada perbedaan peningkatan pengetahuan ibu tentang PMK (p > 0,05). Media audiovisual lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan dan efikasi ibu dalam melaksanakan PMK, namun memiliki efektivitas yang sama dengan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang PMK Oleh karena itu, media audiovisual seperti video dapat digunakan sebagai salah satu media dalam edukasi tentang PMK.              
Penetapan Sifat Fisikokimia Ekstrak Etanol Daun Mimba (Azadiractha indica A. Juss) : Penelitian Eksperimen Berskala Laboratorium Pratiwi Utami, Yuri; Imrawati, Imrawati; Jariah, Ainun; Mustarin, Rahmah; Bone, Mahfuzun; Bachri, Nurjannah
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1298

Abstract

Daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) banyak digunakan sebagai obat tradisional yaitu untuk mengobati malaria, kencing manis, diare, penurun panas, dan antitukak lambung. Aktivitas suatu ekstrak dapat dipengaruhi oleh senyawa aktif yang terkandung di dalamnya yang bergantung pada sifat fisikokimia dari ekstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat fisikokimia ekstrak etanol daun mimba (A. indica A. Juss.). Penelitian bersifat experimental berskala laboratorium yang dimulai dengan sampel diproses hingga menjadi simplisia; kemudian, simplisia diekstraksi melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Penetapan sifat fisikokimia meliputi beberapa parameter yaitu rendemen, organoleptik, kadar senyawa terlarut, penetapan kadar senyawa terlarut, skrining fitokimia, dan penetapan kadar flavonoid total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol menghasilkan sifat fisikokimia yaitu rendemen ekstrak 19,438 %, organoleptik ekstrak (bentuk (kental); warna (hijau kehitaman); bau (khas); dan rasa (pahit)), penetapan kadar senyawa terlarut (senyawa terlarut air (62.5%); senyawa terlarut pada etanol (71.3%)), skrining fitokimia mengandung (alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan tannin), dan kadar flavonoid total ekstrak yaitu 1.829%.  Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun mimba (A. indica A. Juss.) dapat ditetapkan sifatnya secara fisikokimia dengan beberapa parameter yang telah diuji untuk mengetahui karakteristiknya sehingga disarankan ekstrak ini dapat dikembangkan dalam bentuk sediaan obat bahan alam.
Aktivitas Antihiperglikemia Ekstrak Dan Fraksi-Fraksi Buah Merah (Pandanus Conoideus L) Terhadap Perbaikan Fungsi Ginjal Pada Tikus Diabetes Nefropati Iriani, Sakinah Sarnia; Herdwiani, Wiwin; Wijayanti, Tri
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1457

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Diabetes nefropati merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang memerlukan terapi alternatif. Buah merah (Pandanus conoideus L) kaya senyawa bioaktif dengan potensi antidiabetik dan nefroprotektif. Tujuan: Mengevaluasi aktivitas antihiperglikemia ekstrak dan fraksi-fraksi buah merah terhadap perbaikan fungsi ginjal pada tikus diabetes nefropati. Metode: Penelitian eksperimental randomized controlled trial menggunakan 30 tikus yang diinduksi STZ-NA, dibagi menjadi tujuh kelompok: kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (pioglitazone 15 mg/kg), ekstrak buah merah (250 mg/kg), fraksi n-heksan (71,42 mg/kg), fraksi etil asetat (17,85 mg/kg), dan fraksi air (128,57 mg/kg). Parameter yang diukur meliputi glukosa darah, kreatinin, mikroalbuminuria, dan histopatologi ginjal. Hasil: Fraksi etil asetat paling efektif menurunkan glukosa darah (98,41%), kreatinin (22,63%), mikroalbuminuria (17,51%), dan memperbaiki kerusakan ginjal dengan kerusakan minimal. Simpulan: Fraksi etil asetat buah merah menunjukkan aktivitas antihiperglikemia dan nefroprotektif superior. Saran: Diperlukan uji klinis untuk mengkonfirmasi efikasi dan keamanan pada manusia.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Menopause di Desa Lambangi Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan Aswita, Aswita; Askrening, Askrening; Kartini, Kartini; Halijah, Halijah; Azlimin, Azlimin
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1530

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Peningkatan usia harapan hidup menyebabkan semakin banyak perempuan mengalami menopause dengan berbagai dampak kesehatan fisik dan psikologis yang memerlukan identifikasi faktor risiko untuk intervensi dini. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian menopause di Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 64 ibu berusia 40-65 tahun menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik dan pengetahuan menopause, kemudian dianalisis dengan Chi-Square (? = 0,05) dan Confidence Interval 95%. Hasil: Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan (p < 0,05) antara usia menarche (p = 0,003), paritas (p = 0,011), pendidikan (p = 0,045), pekerjaan (p = 0,003), dan riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal (p = 0,015) dengan kejadian menopause. Simpulan: Usia menarche, paritas, pendidikan, pekerjaan, dan penggunaan kontrasepsi hormonal merupakan faktor determinan kejadian menopause. Saran: Diperlukan peningkatan pelayanan konseling pra-menopause dan penelitian lanjutan faktor menopause untuk mengurangi dampak negatif.
Hubungan Antara Jumlah Anak dan Keterampilan Menyusui pada Ibu Nifas: Pendekatan Observasional Analitik Usman, Hastuti; Megayanti, Nur; Suryani, Lili; Nurfatimah, Nurfatimah; Sarliana, Sarliana; Hadina, Hadina; Silfia, Niluh Nita
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1559

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Keterampilan menyusui yang benar merupakan faktor krusial dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Jumlah anak yang dimiliki ibu berpengaruh terhadap pengalaman dan kemampuan menyusui. Tujuan: Menganalisis hubungan antara jumlah anak dengan keterampilan menyusui yang benar pada ibu nifas. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 50 ibu nifas 6 jam postpartum di PMB Amanah Kota Palu. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Keterampilan menyusui dinilai menggunakan checklist 16 item, dengan kategori terampil (skor ?16,5) dan tidak terampil (skor <16,5). Hasil: Sebanyak 64% ibu dengan jumlah anak ?2 tidak terampil menyusui, sedangkan 30% ibu dengan anak >2 terampil. Analisis Chi-square menunjukkan hubungan signifikan (p=0,000) antara jumlah anak dengan keterampilan menyusui. Simpulan: Ibu multipara memiliki keterampilan menyusui lebih baik dibandingkan ibu primipara. Saran: Diperlukan intensifikasi edukasi dan konseling teknik menyusui pada ibu hamil primipara untuk meningkatkan keterampilan menyusui yang optimal.