cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
lp2m@uai.ac.id
Editorial Address
Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia
ISSN : 26556277     EISSN : 26568144     DOI : -
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Petani: Penerapan Multi Cropping dan Smart Farming di Dusun Cihieum, Desa Sukanagalih Cianjur, Jawa Barat Noriko, Nita; Effendi, Yunus; Pambudi, Arief; Arniaty, Andi; Armelia, Adela; Mandjusri, Alma
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3211

Abstract

Biaya  produksi yang tinggi dibandingkan dengan penjualan merupakan masalah yang dihadapi petani dusun Cihieum Kampung Cibeureum, desa Sukanagalih. Penyebabnya adalah biaya sewa lahan, kebutuhan pupuk, pestisida, ketersediaan air dan upah tenaga kerja untuk pengolahan lahan. Solusi dalam menghadapi permasalahan ini adalah menerapkan, multi cropping, smart farming, konservasi tanah dan air serta penggunaan traktor tangan. Tujuan yang akan dicapai adalah mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil pertanian. Metode yang dilakukan untuk menjalankan solusi tersebut adalah mengadakan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat(PKM) untuk petani mitra melalui sosialisasi dan workshop. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani untuk melaksanakan multi cropping dan smart farming, konservasi tanah dan air serta penggunaan traktor tangan. Penerapkan multi cropping dan smart farming, konservasi tanah dan air serta traktor tangan dapat menekan biaya produksi hingga 30% dan hasil pertanian pada satu areal terdiri atas 2 komoditi seperti Capsicum annuum (cabai merah) dan Phaseolus vulgaris (buncis). Hasil produksi C. annuum dapat meningkat 30% dan P. vulgaris 100%. Peningkatan keuntungan bududaya cabai merah  dapat mencapai 91%.
Pencegahan dan Penanganan Kasus Pedikulosis Kapitis di Lingkungan Pondok Pesantren Farindra, Irmawan; Rusdi, Warda Elmaida; Putri, Winawati Eka; Saffanah, Vena Saksia Prima; Nailuvar, Revani Yuni; Putri, Salsabil Nabila Wigayana; Ramadhany, Rahmat Rizal; Krismawati, Amelia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3147

Abstract

Abstrak Pedikulosis kapitis masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat, terutama pada kelompok usia anak dan remaja. Beberapa faktor resiko seperti lingkungan yang pada penduduk dan kurangnya pola hidup bersih dan sehat dikaitkan dengan cepatnya penyebaran penyakit ini dalam suatu komunitas. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sekaligus untuk mengetahui prevalensi kejadian pedikulosis kapitis di lingkungan Pondok Pesantren Al-Fattah Sekaran Lamongan. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan pada santriwati. Sebanyak 70 santriwati menjadi sasaran peserta kegiatan ini. Penyuluhan dilakukan dengan melakukan presentasi mengenai pengetahuan umum terkait pedikulosis kapitis. Pre-test dan post-test diberikan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Skrining infeksi pedikulosis kapitis juga dilakukan kepada seluruh peserta dengan metode wawancara serta observasi langsung pada bagian kepala peserta. Hasil analisis terhadap jawaban pre-test dan post-test peserta menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Rata-rata hasil jawaban peserta mengalami peningkatan yang sebelumnya 7,56% pada pre-test menjadi 8,94% pada post-test. Sebanyak 70 santriwati berpartisipasi dalam kegiatan dan total 41 santriwati (58,6%) teridentifikasi mengalami infeksi kutu rambut melalui observasi langsung. Hasil pengamatan menunjukkan sebanyak 38 responden (92,7%) mengalami keluhan rasa gatal di bagian kepala.  Kata kunci: Faktor Resiko, Kebersihan Diri, Kutu Rambut, Pedikulosis Kapitis, Remaja.
Pemanfaatan Microsoft PowerPoint: Upaya Peningkatan Kapasitas Guru PAUD dalam Membuat Games Baca Tulis Hitung Rohita, Rohita; Nurfadilah, Nurfadilah; Suwardi, Suwardi; Damayanti, Niken Ariasih
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3579

Abstract

Setiap pendidik dituntut untuk dapat menguasai teknologi dan dapat menghadirkannya dalam pembelajaran, termasuk teknologi untuk mengenalkan anak dengan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Akan tetapi kemampuan tersebut belum dapat dihadirkan oleh guru-guru PAUD yang berada di Kelurahan Gunung, Jakarta Selatan. Adanya keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dari pendidik serta kurangnya pelatihan pemanfaatan teknologi, menjadi faktor ketidakhadiran media pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Untuk itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat akan difokuskan pada upaya untuk meningkatkan kapasitas guru PAUD melalui pemanfaatan microsoft powerpoint dalam membuat media pembelajaran calistung untuk anak usia prasekolah. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, penugasan, pendampingan, presentasi dan evaluasi, serta keberlanjutan yang dilakukan dengan menyediakan materi mengenai tahapan penggunaan fitur-fitur dalam microsoft powerpoint. Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Mitra terlibat dalam penyusunan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan hasil analisis dari lima games yang dihasilkan oleh 11 guru dalam 5 kelompok terlihat bahwa hasil karya tersebut telah memenuhi  unsur-unsur penilaian yaitu kesesuaian konten terkait kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta terkait penggunaan fitur-fitur di dalam microsoft powerpoint untuk membuat games. Sehingga dapat disimpulkan bahwa microsoft powerpoint dapat meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam membuat games calistung.Kata Kunci: Berhitung, Kapasitas Guru, Membaca, Menulis, Permainan Edukatif.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Desa Sanganom dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Gizi Seimbang Ramadhan, Aisyah Afni; Maulidya, Rahmania; Salsabiila, Putri; Mu’afi, Muhammad Fawwaz; Widayati, Elly; Nufaisa, Nufaisa
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3177

Abstract

Abstrak Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Berdasarkan data, Desa Sanganom menempati posisi kedua se Kecamatan Nguling dengan angka sebesar 10,99%. Dengan tingginya angka prevalensi tersebut, perlu adanya pencegahan agar tidak bertambahnya anak stunting. Pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu dan calon ibu di Desa Sanganom tentang stunting dan gizi seimbang melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Serangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan stunting yaitu sosialisasi mengenai stunting, seminar kesehatan, dan festival Isi Piringku. Pada rangkaian kegiatan sosialisasi didapatkan hasil bahwa 40% dari subjek mengalami peningkatan, 44% subjek tidak mengalami peningkatan maupun penurunan, dan 16% mengalami penurunan. Kemudian pada kegiatan seminar gizi seimbang, terdapat dua subtes, pada subtes sikap ibu didapatkan hasil bahwa 47% dari subjek mengalami peningkatan, 36% subjek tidak mengalami peningkatan maupun penurunan, 18% mengalami penurunan. Sementara itu, pada subtes perilaku ibu, sebanyak 62% dari subjek mengalami peningkatan pemahaman, 33% subjek tidak mengalami peningkatan maupun penurunan, dan 5% dari subjek mengalami penurunan. Secara keseluruhan, hasil pemberdayaan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR dengan program sosialisasi memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan pemahaman audiens terkait stunting dan gizi seimbang. Kata kunci: Gizi Seimbang, PAR, Pencegahan Stunting.
Pemberdayaan Guru-Guru Muhammadiyah di Kawasan Baduy Melalui Literasi Keuangan Dadang, Dadang; Naim, Abu; Hadi, Helmas Septiyo; Atmaja, Sena; Ambarwati, Rina; Rosidawaty, Rosidawaty; Hamim, Thoat; Valentin, Adelia dwi; Maesaroh, Siti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.2938

Abstract

Abstrak PKM ini bertujuan untuk membantu guru Muhammadiyah di kawasan Baduy menjadi lebih cerdas dalam hal keuangan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan guru tentang keuangan, yang berpotensi menghambat alam mengajarkan siswa bagaimana mengelola keuangan pribadi  dan mengajarkan  tentang pentingnya pengetahuan keuangan. Program pelatihan komprehensif yang mencakup perencanaan keuangan jangka panjang, tabungan, investasi, dan pengelolaan anggaran adalah solusi yang ditawarkan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta melalui berbagai workshop dan sesi pelatihan interaktif. Setiap sesi pelatihan melibatkan guru dengan pendekatan partisipatif, yang memungkinkan diskusi kelompok tentang strategi pengelolaan keuangan dan berbagi pengalaman. Untuk mengevaluasi tingkat literasi keuangan peserta, pre-test dan post-test digunakan. Hasil program ini menunjukkan bahwa guru Muhammadiyah memiliki pengetahuan dan keterampilan keuangan yang lebih baik. Para instruktur tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang manajemen keuangan, tetapi juga memperoleh kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan tentang keuangan akan berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi guru dan berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan Baduy. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keuangan dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung pertumbuhan komunitas yang lebih berkelanjutan. Kata kunci: Guru-Guru Muhammadiyah, Kawasan Baduy, Literasi Keuangan, Pemberdayaan.
Pemberdayaan Ibu PKK Desa Kedungwringin dalam Pengembangan Olahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Saputro, Wahyu Adhi; Wijayanti, Irene Kartika Eka; Mulyani, Altri; Putri, Dindy Darmawati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3250

Abstract

Sampah masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan secara sempurna. Permasalahan sampah yang ada sebagian besar berasal dari tingkat rumah tangga khususnya minyak jelantah. Permasalahan sampah bisa ditangani dari tingkat rumah tangga yang dimulai dari ibu. Kumpulan dari ibu-ibu rumah tangga seperti PKK merupakan target ideal yang bisa diberdayakan dalam mengelola minyak jelantah menjadi produk yang berdaya guna. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemberdayaan kepada ibu PKK Desa Kedungwringin dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah service learning dimana edukasi dan penyuluhan diberikan terlebih dahulu kemudian baru dilakukan pendampingan dan praktik mandiri. Berdasarkan hasil kegiatan pemberdayaan ini diukur dari kuesioner yang ada skor pengetahuan ibu PKK Desa Kedungwringin sebanyak 50 orang dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi memiliki skor 72 persen dan termasuk dalam kriteria tinggi. Kenaikan skor diukur dari penilaian before after dimana penilaian sebelumnya mendapatkan skor 50 persen sehingga terjadi peningkatan sebesar 22 persen.  Keberhasilan ibu PKK Desa Kedungwringin dalam mengolah minyak menjadi lilin aromaterapi ini diharapkan mampu menularkan kepada lingkungan sekitarnya.   Kata kunci: Lilin, Minyak, Sampah, Pemberdayaan.
Diseminasi Produk PkM Karya Inovatif Guru SMA Negeri 1 Bantul melalui Peningkatan Produktivitas dan Kompetensi Pembuatan Buku Bahan Ajar Lovendo, Tomy; Hidayah, Nur; Pratiwi, Poerwanti Hadi; Jatmiko, Datu; Agustina, Dwi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3209

Abstract

Abstrak Program Diseminasi Produk PkM Karya Inovatif Guru di SMA Negeri 1 Bantul bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para guru yakni kurangnya produktivitas di sekolah yang hanya terbiasa untuk mengajar tanpa melakukan aktivitas lainnya, salah satunya seperti menulis buku bahan ajar. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi menulis di kalangan guru melalui pelatihan dan pendampingan penulisan buku. Kegiatan PkM dilaksanakan oleh dosen program studi pendidikan sosiologi,  Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan diikuti 20 guru dari SMA Negeri 1 Bantul. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan, diskusi, dan demonstrasi dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil program menunjukkan bahwa 3 orang guru berhasil menyelesaikan buku, meskipun terdapat kendala seperti padatnya jadwal bekerja baik itu mengajar maupun membimbing siswa di sekolah dan kesulitan dalam menyusun sistematika bahan ajar. Program ini berhasil memotivasi guru untuk lebih produktif dan meningkatkan profesionalisme mereka. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi guru, institusi, dan masyarakat luas.Kata kunci: Diseminasi, Inovasi Guru, Kompetensi Menulis, PkM (Pengabdian kepada Masyarakat).
Peningkatan Literasi Akuntansi dan Manajemen Keuangan bagi Masyarakat Kawasan Baduy di Desa Nayagati Ambarwati, Rina; Naim, Abu; Rosidawaty, Rosidawaty; Gumilang, Andika Mugi; Sugiyono, Sugiyono; Dadang, Dadang; Aminudin, Dindin; Ramadhan, Muhammad Dhitya
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3097

Abstract

Abstrak Masyarakat Baduy di Desa Nayagati menghadapi masalah utama dalam PKM ini: mereka tidak tahu banyak tentang akuntansi dan manajemen keuangan. Ini berdampak pada kemampuan mereka untuk mengelola keuangan pribadi dan usaha mereka secara efektif. Mereka kesulitan merencanakan dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mereka karena kekurangan informasi dan pengetahuan finansial.Pengabdian kepada masyarakat "Peningkatan Literasi Akuntansi dan Manajemen Keuangan bagi Masyarakat Kawasan Baduy di Desa Nayagati, PKM ini membahas berbagai kegiatan sosial. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang akuntansi dan manajemen keuangan, sehingga mereka dapat mengelola keuangan usaha dan kesejahteraan ekonomi warga nayagati  dengan lebih efektif dan efisien. Di antara solusi yang ditawarkan adalah kursus dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan menggunakan pendekatan partisipatif yang menggabungkan teori dan praktik. Bahwa metode pemecahan ini akan meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat tentang cara mengelola keuangan usaha mereka, mendukung ekonomi berkelanjutan, dan memperkuat kearifan lokal di Desa Nayagati. Berdasarkan hasil Pre-test dan Post-test terdapat peningkatan 20%  Literasi tentang akuntansi dan Manajemen Keuangan. kepuasan warga Nayagati terhadap pelatihan literasi akuntansi dan Manajemen Keuangan mendapatkan hasil sangat puas dengan skor nilai 4,6. Kesimpulan dari hasil pengabdian masyarakat bahwa warga nayagati memiliki literasi akuntansi yang baik.Kata kunci: Kearifan Lokal, Literasi Keuangan, Manajemen Keuangan.
Pelatihan Kewirausahaan bagi Masyarakat Kawasan Baduy untuk Mendukung Perekonomian Desa Nayagati naim, abu; Dadang, Dadang; Hadi, Helmas Septiyo; Atmaja, Sena; Ambarwati, Rina; Rosyidawati, Rosyidawati; Gumilang, Andika Mugi; Hamim, Thoat; Zuhro, Siti Fatimatul; Maesaroh, Siti; Aziz, Zulfi Al
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3641

Abstract

Pelatihan Kewirausahaan bagi Masyarakat Kawasan Baduy dirancang untuk membantu pertumbuhan ekonomi Desa Nayagati. Masyarakat setempat masih menghadapi beberapa tantangan saat mengeksplorasi potensi ekonomi lokal. Salah satu masalah utama yang dihadapi mitra adalah banyak tantangan saat berusaha menjadi wirausahawan, terutama terkait dengan kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola usahanya.Tujuan dari program ini adalah untuk untuk membangun dan mengelola usaha mereka sendiri, program ini juga mendorong perekonomian lokal dengan memberikan peluang kerja baru dan memberdayakan masyarakat setempat dan berkelanjutan. Ada 100 (seratus) orang dari masyarakat Desa Nayagati yang mengikuti acara tersebut. Metode pelaksanaan termasuk pendekatan interaktif dan partisipatif, seperti praktik langsung, diskusi kelompok, dan penyuluhan. (1) menentukan kebutuhan pelatihan, (2) menyediakan materi kewirausahaan seperti perencanaan usaha dan strategi pemasaran, (3) memberikan pelatihan tentang praktik pengolahan dan pengemasan produk lokal, dan (4) evaluasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan 14,26% yang lebih baik dalam kewirausahaan. Peserta dapat membuat rencana bisnis yang sederhana, membuat kemasan produk yang menarik, dan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk. Kegiatan ini berhasil mendukung upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Nayagati, sehingga tujuan pelaksanaan tercapai dengan baik.Kata kunci: Masyarakat Baduy, Pengembangan Ekonomi, Pelatihan Kewirausahaan.
Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Melalui Program Ecobrick di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan Zumar, Muhammad Rifqi; Anshori, Shafira Azzahra; Umam, Moch Tobibul; Jannah, Elly Uzlifatul
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3161

Abstract

AbstrakPermasalahan sampah plastik yang semakin meningkat di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui program Ecobrick. Ecobrick adalah metode pengolahan sampah plastik dengan cara memasukkan plastik-plastik yang tidak terurai ke dalam botol plastik hingga padat, yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan bangunan alternatif. Tujuan utama dari Ecobrick adalah mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan sekaligus menciptakan produk yang bermanfaat dari limbah tersebut. Program ini dirancang sebagai solusi strategis untuk mengurangi sampah plastik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah deskriptif kualitatif. Program Ecobrick berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik. Masyarakat mulai aktif berpartisipasi dalam pemilahan dan daur ulang sampah plastik. Selain itu, program ini berhasil mengurangi jumlah sampah plastik yang berserakan dan menghasilkan produk-produk bermanfaat seperti bangku taman, pot tanaman, dan fasilitas umum lainnya. Keterlibatan aktif masyarakat dan pelatihan yang efektif memainkan peran penting dalam keberhasilan program ini. Kesimpulan yang didapat adalah program Ecobrick di Desa Sumber Rejo telah memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi serta estetika bagi desa. Kata kunci: Kesadaran Masyarakat, Kebersihan Lingkungan, Ecobrick, Pengelolaan Sampah, Desa Sumber Rejo.