cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
lp2m@uai.ac.id
Editorial Address
Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia
ISSN : 26556277     EISSN : 26568144     DOI : -
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Pemanfaatan Internet of Things untuk Ekonomi Hijau bagi Petani Bunga Matahari di Arjasari Bandung Nurhasanah, Nunung; Samijayani, Octarina Nur; Jameelah, Maryam; Adilfi, Endrika Septya; Auni, Khairul; Sani, Ragil Perdana; Naufal, Muhammad Bintang; Shiddiqqie, Muhammad Hafidz
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4017

Abstract

Abstrak Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tanaman yang tahan kekeringan dan berpotensi besar bagi kesejahteraan petani. Minyak dari bijinya dimanfaatkan dalam industri makanan dan kosmetik, sementara produk sampingan digunakan untuk pakan ternak, bioenergi, dan industri tekstil. Meskipun memiliki potensi, Indonesia belum tercatat sebagai produsen minyak biji bunga matahari, dengan produksi global didominasi Ukraina dan Rusia. Kesenjangan antara produksi dan konsumsi menunjukkan peluang bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam pasar global. Petani bunga matahari menghadapi tantangan dalam produksi dan pemasaran. Produktivitas minyak masih belum optimal, metode pengeringan biji konvensional kurang efisien, dan penerapan GMP belum maksimal. Selain itu, belum semua produk olahan biji bunga matahari bersertifikasi halal, membatasi akses pasar. Kegiatan pemberdayaan bertujuan meningkatkan efisiensi produksi dan pemasaran dengan melibatkan 11 petani melalui observasi, wawancara, pelatihan, dan penerapan teknologi. Hasilnya, teknologi ruang rak pengering mempercepat waktu pengeringan dari 6 hari menjadi 2 hari, dan mesin peras baru meningkatkan efisiensi dari 30 menit menjadi 20 menit per liter minyak. Pelatihan GMP dan IoT membantu petani meningkatkan standar produksi, sementara sertifikasi halal meningkatkan penjualan minyak herbal dari Rp1.500.000/bulan menjadi Rp2.500.000/bulan. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing industri bunga matahari di Indonesia, membuka peluang bagi petani untuk berkembang di pasar global.Kata kunci: Ekonomi Hijau, Internet of Things, Minyak Bunga Matahari, Petani Bunga Matahari, Produktivitas.
Integrasi Nilai Islam dan Kesehatan dalam Pariwisata: Penyuluhan untuk Masyarakat Margaluyu Pangalengan Rusmiati, Elis Teti; Cahya, Mochamad Robby Fajar; Gustina, Irwanti; Rahmadi, Muhamad Hanan; Dewi, Sari Amalia; Winata, Nanda Putu; Fazri, Muhammad Faizal
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4088

Abstract

AbstrakPengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaboratif di Desa Margaluyu dilatarbelakangi kurangnya pemahaman nilai-nilai Islam dalam pengelolaan pariwisata dan kurangnya kesadaran kesehatan lingkungan sehingga dibutuhkan pendekatan integratif sebagai solusinya. Tujuan kegiatan: (1) meningkatkan pemahaman masyarakat tentang integrasi nilai Islam dan kesehatan dalam kepariwisataan, (2) mendorong penerapan solusi praktis untuk menunjang kualitas hidup dan daya tarik wisata. Kegiatan diikuti 35 peserta terdiri dari pelaku usaha pariwisata, tokoh masyarakat, karang taruna, serta perangkat desa. Tahapan kegiatan (1) observasi dan analisis kebutuhan mitra, (2) perancangan materi integratif Islam-Kesehatan, (3) pelaksanaan penyuluhan dan simulasi, (4) evaluasi dampak melalui kuesioner dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan (1) pemahaman peserta meningkat, dengan rata-rata skor pre-test 57% naik menjadi 83% pada post-test. (2) penerapan solusi praktis mulai berjalan, seperti pelatihan sanitasi Islami, pengelolaan makanan halal-thayyib, serta rencana pembuatan tempat wudhu di area wisata. Peserta juga terlibat aktif dalam merumuskan langkah konkret. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan integratif antara agama dan kesehatan dapat menjadi solusi inovatif dalam penguatan pariwisata berkelanjutan di tingkat komunitas. Kata kunci: Kesehatan, Nilai Islam, Pariwisata Berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat, Penyuluhan.
Peningkatan Kualitas Pengajaran Guru melalui Pembelajaran Berbasis Computational Thinking di Pesantren JMC Pagelaran Safitri, Riri; Rahmatia, Suci; Nashihin, M Ihsan; Jamal, Ade; Rahmah, Azzahra Auliya; Puteri, Zahra Ramadhani Permata; Zubair, Aranda Ilham
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.3653

Abstract

Abstrak Yayasan Pesantren Jam’iyyatul Mubtadi Cibayawak (JMC), Pagelaran Banten merupakan yayasan yang bergerak pada bidang pendidikan. JMC Pagelaran mempunyai beberapa unit pendidikan, yaitu PAUD, SMP dan MA. Permasalahan yang dihadapai JMC Pagelaran adalah masih kurangnya kualitas pengajaran guru, khsusnya dalam penerpan pembelajaran berbasis HOTS (Higher Order Thnking Skills) dan penggunaan media ajar berbasis digital. Hal ini disebabkan masih kurangnya penguasan IT guru, masih kurangnya sarana dan prasarna penunjang pembelajaran berbasis digital serta masih kurangnya pengetahuan guru mengenai metode pengajaran. Permasalahan lainnya yang juga menjadi penyebab utama adalah masih kurangnya motivasi guru dalam meningkatkan komptensi pengajaran dan mencoba hal baru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran guru dengan peningkatan kemampuan HOTS melalui pembelajaran berbasis Computational Thnking, penguasaan IT dalam pengembangan media ajar dan tentunya peningkatan motivasi guru. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan ,sharing, pelatihan dan praktek pembuatan media ajar berbasis Computational Thinking dan diikuti oleh 26 guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi guru dari 50% menjadi 81%, peningkatan penguasaan IT dari 19%  menjadi 78% dan peningkatan kualitas pengajaran dari 48%  menjadi 82%.Kata kunci: Computational Thinking, Edukasi, HOTS, Media Pembelajaran.
Pengembangan Usaha Tepung Ikan Bilih Sebagai Fortifikan Zat Gizi Sumber Besi Dan Zinc untuk Pencegahan Stunting Habibi, Nur Ahmad; Yuniritha, Eva; Zulkifli, Zulkifli; Darwel, Darwel; Utami, Citra Tristi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4178

Abstract

Abstrak Nagari Paninggahan memiliki potensi sumber daya alam berupa ikan bilih (Mystacoleucus padangensis), yang merupakan ikan endemik di sekitar Danau Singkarak dengan kandungan zat besi dan zinc yang tinggi. Namun, pemanfaatan ikan bilih sebagai bahan pangan bergizi masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan usaha pembuatan tepung ikan bilih sebagai fortifikan sumber zat gizi mikro. Kegiatan yang dilakukan meliputi forum diskusi kelompok (FGD) untuk pengembangan usaha, pelatihan pengolahan ikan bilih menjadi tepung, penerapan cara pengolahan pangan yang baik, serta pengembangan usaha. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 11 orang, terdiri dari 5 pengusaha ikan bilih di nagari, 1 kader nagari, dan 5 perangkat desa. Metode evaluasi yang digunakan meliputi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait proses pengolahan produk setelah dilakukan pendampingan. 100% peserta mengetahui nilai gizi Seng dan Fe pada ikan bilih, 80% peserta berminat untuk memproduksi produk, dan 1 peserta sudah mulai memproduksi untuk dikirim ke industri obat tradisional. Terjadi peningkatan nilai jual ikan bilih dari Rp.80.000 dalam kondisi mentah menjadi Rp.600.000/kg. Pengembangan ini meningkatkan nilai tambah ikan bilih, membuka peluang ekonomi lokal, serta mendukung program pencegahan stunting bagi masyarakat.Kata kunci: Fortifikan, Ikan Bilih, Masalah Gizi, Pengembangan Usaha.
Edukasi Rambu Lalu Lintas dan Plangisasi: Upaya Meningkatkan Fasilitas dan Keselamatan Masyarakat di SD Negeri 1 Ngarap-Arap Susilowati, Endang; Nurwanti, Tiara; Wati, Dewi Sapta; Hermawan, Wahyu; Ramadhani, Dinda Putri; Erlangga, Riski Haris; Utomo, Cahyo Wahyu; Sabiila, Vinandini; Nurfita, Yola; Azian, Fhazlina Nur; Ahimma, Alya; Putri, Iman Cahyani; Maghreza, Neyla
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4170

Abstract

Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program yang memungkinkan mahasiswa berkontribusi kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di Desa Ngarap-Arap, banyaknya gang jalan dan pos penghunian menyebabkan kurangnya informasi mengenai arah lokasi dan rambu lalu lintas, yang sering menyulitkan tamu dari luar daerah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Program KKN ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak SD, mengenai rambu lalu lintas dan keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini melibatkan 29 siswa dan 1 wali kelas dari SD Negeri 1 Ngarap-Arap. Melalui serangkaian kegiatan terstruktur, seperti survei lokasi, sosialisasi, dan pemasangan plang penunjuk arah, mahasiswa KKN berhasil memberikan edukasi yang bermanfaat. Kegiatan sosialisasi yang melibatkan siswa secara aktif membantu mereka memahami rambu lalu lintas dengan lebih baik. Sebelum sosialisasi, rata-rata pemahaman siswa hanya 45%, namun setelah kegiatan, pemahaman mereka meningkat menjadi 85%. Peningkatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan. Selain itu, proses pemasangan plang juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab siswa terhadap fasilitas. Program ini diharapkan menjadi model bagi pengabdian masyarakat lainnya dan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di desa.Kata kunci: Edukasi Rambu Lalu Lintas, Plangisasi, KKN.
Efektivitas Media Poster dan Food Model terhadap Pengetahuan Gizi Wanita Usia Subur di Wilayah UPTD Puskesmas Limo, Depok Irawati, Tri; Marjan, Avliya Quratul
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i3.4263

Abstract

Abstrak Berdasarkan Peraturan Walikota Depok Nomor 94 Tahun 2022, Kota Depok menempati urutan kedua setelah Kota Bekasi dalam hal prevalensi penduduk dengan status gizi obesitas menurut IMT di Jawa Barat, yaitu sebanyak 29,16%. Obesitas pada perempuan dipengaruhi oleh faktor hormonal, pola makan tinggi kalori, kurang aktivitas fisik, ketahanan pangan rendah, serta minimnya pengetahuan gizi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif media poster dan food model dalam meningkatkan pengetahuan gizi melalui penyuluhan kepada 30 wanita usia subur di wilayah UPTD Puskesmas Limo. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui penyuluhan dengan memanfaatkan media poster dan food model di Mushola Al Kautsar, RT 02/07, Grogol, Limo, Depok. Proses penyuluhan ini diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi, dan diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan.". Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi setelah mengikuti penyuluhan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 53,33% meningkat menjadi 83% pada post-test. Peningkatan ini mencerminkan bahwa penggunaan media poster dan food model efektif dalam meningkatkan pemahaman wanita usia subur terkait obesitas, pola makan seimbang, dan pentingnya aktivitas fisik. Edukasi ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku pada wanita usia subur.Kata kunci: Food Model, Obesitas, Penyuluhan, Poster, Wanita Usia Subur.
Edukasi KUACI (Kurangi Asupan Micin) Melalui Media Komik Bagi Siswa-Siswi Kelas 5 MI Al-Falah Pancoran Barat Stefani, Megah; Fadlina, Athiya; Gabriel, Fernando; Hazimah, Ananda; Estridia, Arzetta; Fawazzah, Farah; Fitri, Risma; Dwi, Tiara; Firda, Zulfa
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i3.4363

Abstract

Abstrak Usia atau masa pertumbuhan anak-anak lebih sensitif terhadap efek Monosodium glutamate (MSG) dibandingkan kelompok dewasa. Pada MI Al-Falah belum terdapat pembatasan akses  jajanan sekolah yang tidak sehat dan belum terdapat paparan edukasi mengenai pembatasan konsumsi jajanan yang tinggi kandungan MSG. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar mengenai MSG. Kegiatan dilaksanakan di MI Al-Falah, Pancoran Barat, Jakarta Selatan. Subjek dalam kegiatan ini adalah 26 siswa kelas 5 berusia 11–12 tahun. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian penyuluhan gizi bertema “Kurangi Asupan MSG” (KUACI), dengan menggunakan media komik. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan skor pengetahuan (p-value = 0,007) dan sikap (p-value = 0,001) sebelum dan sesudah penyuluhan gizi KUACI. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi gizi KUACI terbukti dapat meningkatkan rata-rata skor pengetahuan dan sikap, masing-masing sebesar 6,93 dan 5,53 poin, siswa kelas 5 dalam mengurangi asupan MSG di MI Al-Falah, Pancoran Barat, Jakarta Selatan. Kata kunci: Komik, Monosodium Glutamat, Pengetahuan, Sikap.
Peningkatan Keterampilan Anak Binaan Melalui Pelatihan Pembuatan Pempek Sayur Frozen Kemas Vakum di LPKA Kelas II Jakarta Azis, Lukman; Sari, Ema Komala; Safitri, Riri; Romadhan, Mohammad Fajri; Surya, Fazriel Mahesa; Putri, Safira Aprilia; Hamidatun, Hamidatun
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i3.4717

Abstract

AbstrakPempek sayur frozen merupakan salah satu produk inovasi pangan, menambahkan irisan sayuran dan  ekstrak sari sayuran dalam adonan pempek. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta telah membudidayakan sayur pakcoy hidroponik dengan hasil yang berlimpah. Namun, pemanfaatan sayur ini tidak optimal karena keterbatasan pengetahuan dalam mengolah menjadi produk dengan masa simpan yang panjang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta tentang pembuatan pempek sayur kemas vakum. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 minggu dengan kedatangan sebanyak 3 kali dan diikuti oleh 10 anak binaan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari (1) Sosialisasi; (2) Pelatihan dan praktik pembuatan pempek sayur frozen kemas vakum; (3) Pelatihan label kemasan pangan olahan, (4) Monitoring dan evaluasi; serta (5) Keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan anak binaan mengalami peningkatan dari hasil pre- dan post-test sebesar 26,3%. Selain itu, anak binaan juga diketahui mampu mempraktekan kembali pembuatan pempek sayur yang telah dijelaskan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta.Kata kunci: Anak Binaan, Label Kemasan, Kemasan Vakum, Pempek Sayur.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Pelatihan Shibori untuk Meningkatkan Kecakapan Hidup dan Ekonomi Keluarga di Padukuhan Mrican, Sleman, Yogyakarta Syamsuddin, Muhammad; Suyato, Suyato
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i3.4655

Abstract

AbstrakProgram pelatihan teknik shibori dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya keterampilan produktif dan keterbatasan akses ekonomi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Dusun Mrican, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan hidup, keterampilan tekstil, dan kapasitas kewirausahaan perempuan pasca pandemi. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang seluruhnya merupakan ibu rumah tangga, menggunakan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan digital marketing. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik ikat-celup, penguatan pemasaran digital, evaluasi hasil, dan refleksi kelompok. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta hingga 71,9%. Peserta menghasilkan karya kain shibori yang variatif dan mulai memasarkan produk secara daring. Testimoni peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan keinginan untuk berwirausaha secara mandiri. Secara keseluruhan, program pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, menumbuhkan kesadaran kewirausahaan, serta memperkuat jejaring komunitas perempuan berbasis keterampilan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan di tingkat desa sekaligus berkontribusi pada penguatan ekonomi keluarga pasca pandemi. Kata kunci: Life skills, Pelatihan Keterampilan, Pemberdayaan Perempuan, Shibori.
Inovasi Pariwisata Regeneratif: Upaya Tebus Jejak Karbon melalui Pemberdayaan Pokdarwis di Kabupaten Serang Tsani, Rubby Rahman; Pratama, Adrian Wahyu; Maulani, Syifa Fajar; Fajri, Adhiya Yasmina; Handayani, Melia; Nursopia, Shinta Zahra
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i3.4602

Abstract

AbstrakKabupaten Serang menyimpan kekayaan alam, budaya, sejarah, dari dataran tinggi hingga pesisir, serta cagar budaya dan seni tradisional. Dari 31 Desa Wisata yang ada  namun hanya 3 desa yang menjadi unggulan, potensi ini belum optimal kontribusinya terhadap wisatawan dan lingkungan, menunjukan perlunya inovasi pengembangan desa wisata. Melalui pendekatan pariwisata regeneratif yang ditujukan untuk para kelompok sadar wisata di Kabupaten Serang, diharapkan berdampak positif terhadap pemerataan desa wisata secara optimal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman pokdarwis mengenai konsep pariwisata regeneratif serta menciptakan produk wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Jumlah peserta kegiatan berjumlah 15 Pokdarwis perwakilan dari Kabupaten Serang. Metode yang digunakan melibatkan observasi, edukasi, lokakarya, penanaman bibit mangrove serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan profesional pariwisata. Program ini mendukung pencapaian SDGs poin 8 dan 13, melalui penciptaan lapangan kerja lokal dan pengurangan emisi karbon dari aktivitas wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman Pokdarwis terhadap konsep pariwisata regeneratif, terlihat dari hasil kuesioner pre-test sebesar 90,83% dan post-test meningkat menjadi 100%. Ini membuktikan bahwa kegiatan yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap pemahaman pokdarwis mengenai  pendekatan pariwisata regeneratif. Hasil BMC menunjukkan lahirnya inovasi wisata yang memadukan pengalaman budaya dan alam dengan edukasi lingkungan, serta agrowisata yang melibatkan masyarakat lokal secara aktif dan berkelanjutan.Kata kunci: Desa Wisata, Pariwisata Regeneratif, Pengembangan Berkelanjutan.