cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
lp2m@uai.ac.id
Editorial Address
Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia
ISSN : 26556277     EISSN : 26568144     DOI : -
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Penyuluhan dan Pencegahan Infeksi Norovirus di Lingkungan Sekolah Rusdi, Warda Elmaida; Farindra, Irmawan; Masithah, Dewi; Almah, Bunga An Nur Rahmillah; Artyuga, Ahmad Hero; Nuari, Nuzlan; Rizkina, Marosa Nabila; Benge, Wilhemus Dionysius Mario Randy
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3185

Abstract

Abstrak Diare akibat Infeksi Norovirus sering menyerang kalangan anak-anak dan remaja. Karakteristik infeksi yang dapat menyebar dengan cepat merupakan tantangan dalam mencegah penyakit ini. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit ini. Salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya dijadikan lokasi pelaksanaan kegiatan. Materi edukasi tentang Norovirus mulai dari karakteristik infeksi, metode penularan, dan cara pencegahan diberikan kepada masyarakat sasaran kegiatan ini. Tingkat pengetahuan masyarakat diukur sebelum dan sesudah materi diberikan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner. Hasil pre-test dan post-test kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai p < 0,005 menandakan data signifikan. Sebanyak 30 siswa berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian ini. Berdasarkan analisa pada rata-rata hasil jawaban pre-test dan post-test seluruh peserta terdapat peningkatan sebesar 6,19%. Melalui uji statistik Wilcoxon, menunjukkan hasil p = 0,000 yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat. Penyuluhan kesehatan menjadi salah satu metode tepat untuk meningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap masalah kesehatan.Kata kunci: Diare, Norovirus, Pemberdayaan Masyarakat, Remaja, Tingkat Pengetahuan.
Pelatihan Pembuatan Produk Pempek Frozen dan Digital Marketing pada Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Hamidatun, Hamidatun; Azis, Lukman; Utami, Annisa Retno
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3397

Abstract

Pempek merupakan makanan tradisional Palembang yang sudah dikenal oleh masyarakat luas dan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi memiliki potensi dalam pengembangan ini karena terdapat kelompok keterampilan tata boga yang menghasilkan berbagai produk pangan salah satunya pempek. Namun, pempek yang dihasilkan termasuk pempek pangan siap saji dengan umur simpan pendek dan pemasarannya masih terbatas di dalam lapas. Warga binaan dan petugas lapas belum memiliki keterampilan pembuatan pempek frozen dan digital marketing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dan petugas lapas tentang pembuatan produk pempek frozen dan pemasaran secara digital. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 minggu dengan jumlah peserta 20 orang yang terdiri dari 15 warga binaan dan 5 petugas lapas. Metode pelaksanaan terdiri dari (1) pelatihan dan praktik pembuatan pempek frozen meliputi pembuatan produk, pengemasan vakum dan pembuatan label kemasan, (2) pelatihan digital marketing, dan (3) evaluasi dengan pre-test  dan post-test dengan rerata peningkatan sebesar 24,92%. Warga binaan mampu membuat pempek frozen yang dikemas vakum, label kemasan dengan desain yang menarik dan sesuai aturan serta mampu membuat foto produk yang menarik dan katalog produk sebagai media promosi digital.
Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Baduy Melalui Optimalisasi Ergonomi dalam Kehidupan Sehari-Hari Sartono, Sartono; Naim, Abu; Syamsudin, Syamsudin; Sulistiyo, Suryo; Hernadi, Raden; Soerahman, Soerahman; Sapriyadi, Sapriyadi; Setiyani, Irma
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3210

Abstract

Abstrak Permasalahan pada masyarakat Baduy tidak menerapkan prinsip ergonomi dalam aktivitas sehari-hari, mereka mengalami kualitas hidup yang buruk. Ini berdampak pada tingginya risiko kesehatan dan efisiensi kerja yang rendah, yang pada akhirnya menghambat kesejahteraan masyarakat.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk Baduy melalui penerapan ergonomi yang optimal dalam kehidupan sehari-hari. Akibat penggunaan alat-alat dan postur kerja yang tidak ergonomis, masyarakat Baduy, yang terkenal dengan gaya hidup tradisionalnya, seringkali menghadapi masalah fisik. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan prinsip ergonomi yang sederhana namun efektif. Observasi langsung, wawancara, dan demonstrasi penggunaan alat yang lebih ergonomis sesuai dengan kehidupan sehari-hari orang Baduy digunakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat lebih memahami pentingnya ergonomi dan bagaimana menggunakan teknik ergonomis dalam aktivitas sehari-hari seperti pertanian, kerajinan tangan, dan rumah tangga. Meningkatkan produktivitas, kenyamanan, dan risiko cedera di Baduy. Peningkatan ini akan mengurangi risiko cedera, meningkatkan produktivitas, dan membuat masyarakat Baduy merasa lebih nyaman saat bekerja. Selain itu, program ini memberikan peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam hal kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Baduy melalui pendekatan ergonomi yang berkelanjutan. Kata kunci: Ergonomi, Kualitas Hidup, Kesehatan Kerja, Produktivitas.
Peningkatan Pengetahuan Warga di Wilayah Rawan Bencana Cianjur tentang Pembentukan Desa Persaudaraan (Sister Village) Wardyaningrum, Damayanti; Zarkasi, Irwa Rochimah; Ripmiatin, Endang; Jamal, Ade
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3762

Abstract

Masyarakat di wilayah rawan bencana kini dituntut lebih mandiri dalam mitigasi bencana. Warga di kabupaten Cianjur Jawa Barat memiliki pengalaman bencana gempa pada tahun 2022 dan kini terdapat ancaman bencana alam  lainnya yaitu longsor dan tsunami. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Cianjur tentang kesiapsiagaan bencana dengan menggunakan konsep desa persaudaraan (sister village). Peserta pengabdian masyarakat  terdiri dari 15 orang perangkat desa perwakilan dari 7 desa di Kecamatan Pacet, Kabuputen Cianjur. Materi sosialisasi meliputi permasalahan selama periode tanggap darurat bencana dan tentang konsep desa persaudaraan. Tahapan kegiatan terdiri dari wawancara pendahuluan, observasi lapangan, penyusunan materi sosialisasi, pre test, pelaksanaan sosialisasi, post test dan evaluasi kegiatan. Hasil dari sosialisasi menunjukkan  adanya peningkatan  pengetahuan peserta yang mencapai 48 persen  pada pengetahuan tentang  desa mana saja yang tidak terkena bencana, bantuan apa saja yang dibutuhkan dari desa lain, istilah desa persaudaraan, manfaat dan tahapan pembentukan desa persaudaraan serta perlunya dibentuk desa persaudaraan. Disisi lain  masih terdapat 10-20 persen peserta yang belum mengetahui desa mana saja yang kondisinya paling parah saat bencana gempa 2022 dan belum merasa perlu  segera dibentuk desa persaudaraan. Direkomendasikan agar  dilakukan sosialisasi lanjutan untuk pemetaan awal potensi desa-desa di Cianjur sebagai pembentukan desa persaudaraan untuk mitigasi bencana yang terukur. Kata kunci: Desa Persaudaraan, Mitigasi Bencana, Wilayah Rawan Bencana.
Front Cover Jurnal Pemberdayaan Masyarakat jurnal Pemberdayaan Masyarakat, Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3940

Abstract

Peningkatan Keterampilan Menulis sebagai Media Navigasi Emosi bagi Remaja Hadiyansyah, Dhuha; Piantari, Lusi Lian; Sabbah, Sherien; Alanurinisa, Arsylla; Amalia, Annisa Nur
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3816

Abstract

Santri remaja di pesantren mengalami berbagai pengalaman unik yang membentuk perkembangan pendidikan, sosial, dan kepribadian mereka. Namun, mereka juga berpotensi menghadapi tekanan dari berbagai faktor, seperti akademik, aturan ketat, kontak sosial yang terbatas, tuntutan orang tua, fase pembentukan identitas, dan privasi yang minim. Oleh sebab itu, program pengabdian masyarakat berjudul “Pengembangan Keterampilan Menulis sebagai Media Navigasi Emosi bagi Remaja” ini dilaksanakan, di Pesantren Jagat Arsy, Tangerang Selatan. Program ini diikuti oleh 27 siswa kelas X dan XI, yang terlibat dalam lokakarya menulis narasi terapeutik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi tingkat stres, meningkatkan keterampilan menulis, serta memberikan ruang ekspresi bagi para santri. Kegiatan ini meliputi observasi, perumusan masalah, pelatihan menulis, dan evaluasi hasil melalui kuesioner. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 55,56% peserta merasakan perbaikan emosional, 37,04% merasa pelatihan hanya sedikit membantu, dan 7,41% mengaku tidak merasakan pengaruh sama sekali. Umpan balik dari peserta juga mencerminkan manfaat emosional yang positif, dengan mayoritas merasa lebih mampu mengungkapkan perasaan dan menyusun narasi yang mencerminkan pengalaman pribadi mereka. Program ini menegaskan pentingnya penulisan naratif sebagai metode terapeutik yang efektif dalam mendukung kesejahteraan mental remaja, khususnya di lingkungan pesantren.
Edukasi Ibu Hamil dan Penguatan Peran Suami dalam Pemeriksaan Triple Eliminasi sebagai Strategi Pencegahan Masalah Gizi dan Kesehatan Anak Prastia, Tika Noor; Nauli, Humaira Anggie; Listyandini, Rahma; Parwati, Siti Sarah; Ranida, Liskawati; Putri, Dwi Aprilliyana; Fitriani, Anisa; Nuraini, Febrita Dya
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4049

Abstract

AbstrakCakupan pemeriksaan penyakit HIV, sifilis dan hepatitis B di Indonesia masih di bawah target nasional. Pada tahun 2024, partisipasi ibu hamil pada pemeriksaan Triple Eliminasi (HIV, sifilis, dan hepatitis B) di wilayah Puskesmas Ciomas masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan memperkuat peran suami sehingga dapat meningkatkan partisipasi aktif ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi di wilayah Puskesmas Ciomas melalui program edukasi PELINDUNG (Pemeriksaan Triple Eliminasi Ibu Mengandung) dan PAPIH (Perkumpulan Ayah Pendamping Ibu Hamil). Sasaran program adalah ibu hamil pada trimester 1 dan 2. Didapatkan data bahwa ibu hamil berhasil dijangkau sebanyak 110 orang dan suami ibu hamil sebanyak 20 orang yang tergabung dalam WhatsApp Group PAPIH. Metode kegiatan PELINDUNG meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan (Triple Eliminasi) menggunakan Rapid Test Diagnostic, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Edukasi pada suami ibu hamil dalam kegiatan PAPIH diberikan melalui WhatsApp Group yang diikuti dengan diskusi interaktif oleh tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari  48% menjadi 83%, peningkatan cakupan pemeriksaan dari 27,5% ke 44,8%, serta dukungan penuh dari suami ibu hamil. Program ini menunjukkan pendidikan yang terintegrasi dan keterlibatan pasangan dapat meningkatkan partisipasi dalam pemeriksaan Triple Eliminasi. Kata kunci: Dukungan Suami, Edukasi, Ibu Hamil, Triple Eliminasi.
Edukasi Pentingnya Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Sekolah Dasar GP Tombasian Atas Sari, Tika Bela; Ningsih, Andi Pramesti; Sudirham, Sudirham
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4054

Abstract

Abstrak Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui tindakan sadar individu dalam kehidupan sehari-hari. Anak usia sekolah merupakan kelompok rentan terhadap penyakit dan masih banyak siswa yang belum memahami secara menyeluruh manfaat dari (PHBS) di sekolah dasar GP Tombasian Atas, sehingga pendidikan kesehatan sangat penting untuk menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan guru tentang PHBS, khususnya praktik mencuci tangan yang benar, dan diikuti oleh 34 peserta (32 siswa dan 2 guru) di SD GP Tombasian Atas, Kecamatan Kawangkoan, Sulawesi Utara. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan yang disertai pemberian materi dan poster edukatif. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta observasi praktik mencuci tangan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 35,3% siswa menjawab benar pada pertanyaan mengenai tanda mencuci tangan yang benar, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 88,2%. Selain siswa, guru juga dilibatkan secara aktif dalam kegiatan ini untuk memastikan keberlanjutan praktik PHBS di sekolah. Rendahnya pengetahuan PHBS yang ditemukan pada siswa merupakan bagian dari kebutuhan mitra sekolah yang teridentifikasi sebelumnya. Oleh karena itu, kolaborasi dengan guru dan pendekatan berkelanjutan diharapkan mampu membentuk kebiasaan hidup sehat dalam jangka panjang.Kata kunci: Penyuluhan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Siswa.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Minyak Serai Wangi “Sarewa” sebagai Upaya Pencegahan Infeksi di Dusun Gejagan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang Damayanti, Prashinta Nita; Luhurningtyas, Fania Putri; Februani, Riska; Dewi, Faradilla Afri Nirmala; Aini, Zhahiria Nur
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.3748

Abstract

Abstrak Menyentuh berbagai permukaan atau benda dengan tangan dapat menjadi salah satu jalur utama penyebaran kuman, memungkinkan patogen berpindah dari satu individu ke individu lainnya. Salah satu langkah efektif untuk mengurangi risiko penularan penyakit infeksi adalah mencuci tangan secara rutin dengan sabun. Di Dusun Gejagan, Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, banyak ditemukan tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus), yang diketahui mengandung senyawa-senyawa dengan sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus. Namun, serai wangi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun cuci tangan berbahan aktif minyak serai wangi (Sarewa) sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan penyakit infeksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah mengenai cara mencegah penyakit infeksi dan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan dengan jumlah peserta sebanyak 34 orang ibu-ibu PKK Dusun Gejagan. Keberhasilan program ini dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Selain itu, survei kepuasan juga dilakukan dengan mengumpulkan tanggapan peserta melalui kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai cara pencegahan penyakit infeksi serta pembuatan sabun cuci tangan. Nilai rata-rata pre-test peserta yang awalnya 62% meningkat menjadi 90% setelah pelatihan. Evaluasi terhadap kepuasan peserta menunjukkan bahwa 100% peserta menilai kegiatan ini menarik dan sangat bermanfaat.Kata kunci: Minyak Serai Wangi, Pelatihan, Sabun Cuci Tangan, Sarewa.
Menciptakan Pembelajaran Menyenangkan dan Bermakna Untuk Anak Usia Dini Dengan Sentuhan Kearifan Lokal Mil, Silvie; Nurillah, Desi; Yulia, Cici
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4062

Abstract

AbstrakLebak Muncang merupakan desa wisata di kawasan Ciwidey Kabupaten Bandung Jawa Barat yang terkenal akan kekayaan kearifan lokal, budaya, tradisi dan nilai-nilai karakter positive yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah. RA Birrul Walidai, sebuah Taman Kanak-Kanak di daerah tersebut, berfokus pada pendidikan anak usia dini khususnya dalam membaca, menulis dan berhitung. Hasil analisis situasi dan kebutuhan mengidentifikasikan perlunya peningkatan pengetahuan guru tentang bagaimana menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru PAUD di Desa Lebak Muncang dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak yang terintegrasi kearifan lokal melalui penyelenggaraan kegiatan pelatihan. Kegiatan diikuti oleh 6 orang peserta, terdiri dari kepala sekolah, guru. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dan konsultasi dengan narasumber yang kompeten bidang pendidikan anak usia dini dan psikologi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari 80% (pre-test) mencapai 85% (post-test) dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 96%. Semua peserta dapat memahami materi yang disampaikan narasumber dengan baik dan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka. Diharapkan setelah kegiatan ini dilaksanakan, kepala sekolah dan guru-guru RA Birrul Walidain dapat mengimplementasikannya di kelas dan anak-anak dapat lebih menikmati proses belajar dengan menyenangkan.Kata kunci: Anak Usia Dini, Guru, Kearifan Lokal, Pembelajaran Yang Menyenangkan, Taman Kanak-Kanak.