cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
NARRATIVE REVIEW : KARAKTERISTIK PENDERITA SINDROM PASCA COVID-19 (LONG COVID-19) Haring, Andi Muh. Batara Sakti; Wiriansya, Edward Pandu; Nurmadilla, Nesyana; Kartika, Irna Diyana; Hamzah, Pratiwi Nasir
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37083

Abstract

Coronavirus disease 19 (Covid-19) saat ini menjadi masalah serius dunia dan jumlah kasusnya terus meningkat setiap harinya. Tanda dan gejala umum infeksi Covid-19 termasuk gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk, dan sesak napas. Beberapa gejala bertahan atau kambuh selama bermingguminggu atau bahkan berbulan-bulan setelah pemulihan awal. Kajian gejala Covid-19 oleh King's College London menemukan bahwa 4 juta orang yang sudah memiliki gejala Covid-19 dan hasil PCR positif lebih rentan terkena infeksi di usia lanjut, disusul fase akut, terutama yang disertai suara serak, Indek massa tubuh yang lebih, sesak napas dan jenis kelamin perempuan sering terjadi masa gejala berkepanjangan. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  karakteristik penderita sindrom pasca covid-19 (long covid-19). Sedangkan secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui  karakteristik penderita sindrom pasca covid-19 (long covid-19) berdasarkan manifestasi klinis, usia, dan jenis kelamin.  Penelitian ini menggunakan Literature Review dengan pendekatan Narrative Review. Jenis penelitian ini dipilih karena peneliti ingin mencari tahu mengenai karakteristik penderita sindrom pasca covid19 (long covid-19).  Data yang digunakan dalam literatur ini merupakan data sekunder. Data diperoleh dengan cara menelaah artikel dan jurnal ilmiah berupa penelitian terkait karakteristik penderita sindrom pasca Covid-19. Berdasakan penelitian ini disimpulkan bahwa COVID-19 dapat menyebabkan gejala persisten yang dikenal sebagai Long-Covid, yang dapat berdampak pada fungsi fisik, kognitif, dan kualitas hidup pasien.
HUBUNGAN STRES PSIKOLOGIS DENGAN GEJALA GASTRITIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2020 Song, Angela Meisya; Dwiana, Alya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37090

Abstract

Gastritis merupakan salah satu penyakit sistem pencernaan yang disebabkan adanya peradangan pada mukosa lambung yang dapat menimbulkan gejala gangguan sistem gastrointestinal seperti sensasi nyeri pada epigastrium, mual dan muntah. Timbulnya gejala gastritis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah stres psikis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres psikis dengan terjadinya gejala gastritis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan studi cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk kedalam kriteria eksklusi maupun dropout. Total sampel yang digunakan pada penelitian ini sebesar 143 responden. Penelitian dilakukan secara daring dengan memberikan kuesioner melalui media Google Form, dan teknik analisis menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami stres psikis ringan sebanyak 30 (21%) mahasiswa, sedang 99 (69,2%) mahasiswa dan berat 14 (9,8%) mahasiswa. Responden yang menderita gejala gastritis adalah sebanyak 133 (93,0%) mahasiswa. Secara statistik didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara stres psikis dengan timbulnya gejala gastritis (p = 0,017, p<0.05) dan tingkat kekuatan hubungan antara stres psikis dengan timbulnya gejala gastritis berkorelasi sangat lemah (0,199). Nilai positif koefisien korelasi diartikan bahwa semakin tinggi tingkat stres responden semakin tinggi pula risiko timbulnya gejala gastritis
Diagnosis dan Manajemen Thyroid Storm dengan Komplikasi Kardiak: Laporan Kasus Kanaya, Ni; Buharman, Borries Foresto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37093

Abstract

Thyroid Storm (TS) merupakan keadaan hipermetabolik akut darurat langka, ditandai dengan kegagalan multipel organ, yang dapat terjadi dengan atau tanpa diagnosis tirotoksikosis sebelumnya. Diagnosis dan penanganan tepat sangatlah penting untuk mencegah morbiditas dan mortalitas. Seorang wanita, 26 tahun, dengan keluhan dada berdebar disertai sesak, demam hilang timbul, berkeringat sepanjang hari, gelisah, mual, dan muntah sejak 2 minggu SMRS yang semakin buruk 3 hari SMRS. Pasien memiliki riwayat hipertensi, namun riwayat hipertiroid tidak diketahui. Pada pemeriksaan fisik, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 146x/menit, pernafasan 30x/menit, suhu 38,9°C, exophthalmos, goiter, ronki basah halus paru bilateral dan tremor. Hasil EKG didapatkan AF RVR dan hasil rontgen toraks menunjukkan kardiomegali. Hasil ekokardiografi menunjukkan LVH dengan EF 47% dan mild moderate regurgitasi mitral. Hasil FT4: 7,77 ng/dL dan TSH: 0,05 mIU/mL. Burch Wartofksy Point Scale pasien sebesar 85. Terapi awal IGD diberikan O2 NC 3 LPM, Paracetamol 1gr IV, Omeprazole 40mg IV, Ondansetron 4mg IV, Digoxin 0,50mg IV, Warfarin tablet 1x2mg, dan Candesartan tablet 1x8mg. Setelah keluar hasil TSH dan FT4, diberikan tambahan PTU loading 600mg, dilanjutkan dengan 4x200mg, Propanolol loading 40mg, dilanjutkan dengan 4x20mg, Dexamethasone 2x5mg IV, dan Furosemide 1x20mg IV. Pasien mengalami TS yang disebabkan oleh untreated hyperthyroidism. Dengan tingginya morbiditas dan mortalitas TS, resusitasi darurat sangat diperlukan, sambil menentukan dan mengobati pemicu yang mendasari. Penatalaksanaan TS meliputi stabilisasi kardiovaskular, pemberian steroid, tionamida, penghambat beta, pengobatan hipertermia dan agitasi. Identifikasi TS yang cepat, manajemen tepat dan adekuat dapat meningkatkan kesintasan pasien dengan komplikasi kardiak.
HUBUNGAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN KELAS A MEDAN Manurung, Dia Sari Narulita Br; Harahap, Faiza Dia Amanda Br; Nasution, Nadia Syaibah; Daulay, Sandiatun; Andaresta, Novi; Oktapiani, Friska Dela; Astuty, Delfriana Ayu
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37105

Abstract

Beban kerja ialah salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kesuksesan Anda. Kinerja karyawan dan beban kerja merupakan suatu hal yang saling berkaitan, karena beban kerja harus dipastikan terlebih dahulu sebelum menempatkan seorang pegawai pada posisi yang tepat dalam suatu organisasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan karyawan berkinerja lebih baik, merasa nyaman dalam bekerja, dan mencapai visi misi perusahaan dengan cara yang efektif dan efisien. Adanya penelitian mengatakan bahwa beban kerja mempengaruhi kinerja karyawan oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara beban kerja dan kinerja karyawan pada pekerja di kantor pencarian dan pertolongan kelas A medan (BASARNAS). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 39 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling atau sampel sesuai dengan tujuan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan melalui wawancara seputar hubungan beban kerja dengan kinerja karyawan. Hasil Penelitian menungjukkan adanya hubungan beban kerja dengan kinerja karyawan pada pekerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (BASARNAS). Analisis menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki beban kerja yang tinggi cenderung mengalami penurunan dalam kinerja mereka, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Hal ini menunjukkan pentingnya manajemen dalam mengelola beban kerja agar tidak melebihi kapasitas karyawan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Penelitian ini juga menegaskan bahwa pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, seperti kondisi pekerjaan dan penggunaan waktu, sangat penting untuk meningkatkan motivasi dan hasil kerja.
ANALISIS DAMPAK PEMANFAATAN BALE IMUNISASI SEBAGAI UPAYA TRACKING ANAK ZERO DOSE DAN MISSED DOSE IMUNISASI Hamdin, Hamdin; Cahyadin, Cahyadin; Hanafi, Hanafi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37115

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan cakupan imunisasi mengalami penurunan. Cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Alas Kabupaten Sumbawa tahun 2023 hanya 80,3%, dengan anak zero dose 23,6% dan missed dose 19,7%. Cakupan imunisasi yang rendah bisa disebabkan minimnya inovasi pada tingkat lokal. Penelitian ini dilakukan dengan penggunaan Bale Imunisasi yang merupakan banner untuk memberikan gambaran visual status imunisasi seluruh anak di suatu wilayah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment (eksperimen semu) yaitu intervensi Bale Imunisasi dalam tracking anak dengan zero dose dan missed dose. Penelitian dilakukan di empat desa dengan angka zero dose dan missed dose >25% tahun 2023 yaitu Desa Luar, Marente, Dalam, dan Labuhan Alas. Wawancara dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap kader dan orang tua sebelum dan sesudah intervensi. Hasil intervensi dianalisis secara deskriptif dan hasil wawancara dianalisis menggunakan Mc Wilxocon test. Penelitian menunjukkan bahwa Bale Imunisasi dapat melakukan tracking 21 (10,8%) anak zero dose yang eligible diimunisasi pada periode Maret sampai Oktober 2024, anak missed dose DPT-HB-Hib sebesar 19,7% dan missed dose MR 14,7% yang eligible Januari sampai Oktober 2024. Bale imunisasi juga dapat meningkatkan ketepatan waktu pemberian imunisasi sesuai usia anak. Sedangkan hasil analisis Mc Wilcoxon test menunjukkan bahwa intervensi Bale Imunisasi dapat meningkatkan pengetahuan serta sikap positif kader dan orang tua terhadap imunisasi dengan nilai p-value <0,05. Pemanfaatan Bale imunisasi dapat diperluas dalam memonitoring status imunisasi setiap anak dan sebagai media edukasi bagi kader maupun orang tua. Namun perluasan tersebut harus didukung dengan sumber daya yang memadai untuk menjaga keberlanjutannya.
PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA MASYARAKAT DI DESA MEKAR LARAS, KABUPATEN BATUBARA, PROVINSI SUMATERA UTARA Hasibuan, Rapotan; Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki; Siregar, Annisa Rizki Ramadani; Panjaitan, Nuraisyah Wulandari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37148

Abstract

Hipertensi ialah kondisi medis yang kronis ditandai dengan peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah. Aktivitas fisik seperti senam meningkatkan kebutuhan oksigen tubuh. Hal ini memicu dimana meningkatkan frekuensi jantung serta aliran darah, sehingga tekanan darah pun naik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah terkait pengaruh dari senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental dengan metode pre-test dan post-test. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu suatu jenis non-probability sampling. Diperoleh sampel dalam penelitian ini yaitu 51 orang. Analisis statistik yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu analisis T-Dependent yang mana tingkat kepercayaan 5%. Berdasarkan penelitian analisis statistik dikatakan signifikan Ketika nilai p value <0,05 yaitu artinya terdapat pengaruh dari senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah dengan nilai p value tekanan darah sistolik =0.000 dan diastolik =0.000, artinya bahwa Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa senam hipertensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah. Responden yang mengikuti program senam hipertensi secara teratur menyatakan bahwasanya penurunan tekanan darah  lebih baik pada mereka dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikuti senam.  Hal tersebut dapat menjadi intervensi yang efektif dalam membantu mengelola dan meminimalisir tekanan darah, khususnya pada penderita hipertensi.
ULKUS KORNEA OKULAR DEXTRA : LAPORAN KASUS Makarau, Erick; Prinandita, Kantika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37175

Abstract

Ulkus kornea adalah defek lapisan epitel kornea hingga ke lapisan stroma yang ditandai dengan diskontinuitas jaringan kornea dan infiltrat supuratif, ulkus kornea dapat terjadi akibat infeksi bakteri, virus, jamur, dan parasit maupun non infeksi seperti penyakit autoimun, defisiensi vitamin A, keratitis terekspos dan trauma. Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke poli mata RSUD Ciawi dengan keluhan timbul bercak putih pada mata kanan disertai dengan mata merah, buram, nyeri, mengganjal dan silau saat melihat cahaya sejak 1 minggu yang lalu. Pasien mengaku keluhan muncul karena sering menangis sehingga seringkali membasuh matanya menggunakan ujung tissue akibat penyakit stroke yang diderita pasien, selain itu karena mata terasa tidak nyaman pasien juga mencuci mata menggunakan air rendaman sirih. Pada status oftalmologis okular dextra pasien didapatkan visus 2/60 dengan tes pinhole negative, tampak konjungtiva bulbi hiperemis disertai dengan injeksi sillier, kornea tampak keruh dan terdapat ulkus sentral berukuran ± 2 mm x 2 mm disertai sekret berwarna kekuningan. Dilakukan fluorescein test dengan hasil positif dan tekanan intraokular palpasi mata kanan meningkat. Pada pemeriksaan visus okular sinistra didapatkan 2/60 dilakukan tes pinhole naik menjadi 3/60, pada pemeriksaan segmen anterior okular sinistra tidak ditemukan adanya kelainan, pada pemeriksaan tekanan intraokular palpasi didapatkan normal. Telah dilaporkan satu kasus ulkus kornea dextra et causa bakteri DD jamur pada pasien laki laki berusia 41 tahun. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT : SYSTEMATIC REVIEW Hidayah, Nikmatul; Bachtiar, Adang; Candi, Cicilya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37178

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit merupakan faktor krusial yang mempengaruhi tingkat kepuasan dan loyalitas pasien terhadap institusi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen yang mempengaruhi kepuasan pasien di rumah sakit dengan mengaplikasikan pendekatan SERVQUAL, yang digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan antara harapan dan pengalaman pasien dalam lima dimensi: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah systematic review, mengacu pada pedoman PRISMA, dengan melakukan pencarian literatur di berbagai database seperti ProQuest, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar yang mencakup periode 2014 hingga 2024. Temuan dari tinjauan literatur menunjukkan bahwa dimensi responsiveness dan empathy memiliki pengaruh yang paling signifikan terhadap kepuasan pasien, diikuti oleh dimensi tangible, reliability, dan assurance. Layanan yang konsisten, cepat tanggap, aman, dan memperhatikan kebutuhan individu pasien terbukti meningkatkan kepercayaan serta loyalitas mereka, sekaligus memperkuat reputasi rumah sakit. Penelitian ini menekankan pentingnya evaluasi layanan secara terus-menerus untuk memenuhi harapan pasien dan meningkatkan daya saing rumah sakit. Hasil temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan yang lebih tepat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
PENERAPAN TERAPI TEKNIS NAPAS BUTEYKO DAN POSISI ORTHOPNEA TERHADAP PENURUNAN SESAK NAPAS PADA PASIEN ASMA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG GATOTKACA RSUD JOMBANG : STUDI KASUS Utari, Sri Defi; Camelia, Dina; Pratiwi, Tiara Fatma; Wahyudi, Yuyud; Fitriyah, Erna Ts
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37180

Abstract

Asma adalah suatu penyakit di mana terjadinya inflamasi kronik pada saluran pernapasan sehingga dapat meningkatkan hiperresponsif jalan napas dengan gejala berupa mengi, sesak napas, batuk pada malam hari hingga dini hari, serta dada yang terasa berat. Pasien asma yang mengalami kekambuhan akan mengalami sesak napas sehingga dapat diterapkan terapi non farmakalogi seperti Teknik Napas Buteyko dan Posisi Orthopnea. Tujuan penelitian mampu melakukan penerapan intervensi Teknis Napas Buteyko dan Posisi Orthopnea pada pasien asma dalam mengatasi masalah Pola Napas Tidak Efektif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus dengan pendekataan asuhan keperawatan, subyek yang digunakan yaitu dua pasien asma dengan masalah pola napas tidak efektif. Penelitian dilakukan selama 3 hari menggunakan metode pengumpulan data meliputi pengkajian, menentukan diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan sesak napas pada pasien pertama hari kesatu ditemukan RR 26x/menit menurun pada hari kedua menjadi 22x/menit dan pada hari ketiga pasien sudah tidak sesak ditemukan RR 18x/menit, sedangkan pada pasien kedua hari kesatu ditemukan RR 26x/menit menurun pada hari ketiga menjadi 20x/menit. Kesimpulan dari hasil yang didapatkan terkait terapi posisi othopnea dan teknis napas buteyko dapat diterapkan pada pasien asma dengan sesak napas pada masalah pola napas tidak efektif.
ANALISIS PERILAKU PEMANFAATAN POSBINDU PTM REMAJA DI SEKOLAH SEBAGAI DETEKSI DINI RISIKO HIPERTENSI PADA REMAJA (STUDI KASUS DI SMA X KOTA SEMARANG) Annisa, Aulia; Suryoputro, Antono; Widjanarko, Bagoes
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37183

Abstract

Penyakit Hipertensi adalah salah satu faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah dimana hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi sekarang telah merambat hingga usia remaja. Salah satu intervensi yang dilakukan pihak Puskesmas saat ini adalah melalui kegiatan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Remaja yang juga menjadi cara untuk mendeteksi dini suatu risiko hipertensi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pemanfaatan Posbindu PTM Remaja di sekolah sebagai deteksi dini risiko hipertensi pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional-study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan (r value = 0,001), sikap (r value = 0,000), keyakinan (r value = 0,000), dukungan guru (r value = 0,012), dukungan teman (r value = 0,025) dan dukungan petugas kesehatan (r value = 0,000) dengan perilaku pemanfaatan Posbindu PTM remaja di sekolah sebagai deteksi dini risiko hipertensi pada remaja. Kesimpulan pada penelitian ini yakni adanya kegiatan Posbindu PTM Remaja di sekolah merupakan kegiatan yang sangat efektif dalam pemantauan status kesehatan untuk mengendalikan kejadian Penyakit Tidak Menular dan juga sebagai salah satu cara deteksi dini risiko hipertensi pada remaja. Adanya peningkatan pengetahuan serta dukungan dari berbagai pihak khususnya dilingkungan sekolah yaitu dukungan guru, dukungan teman dan petugas kesehatan dari Puskesmas dilingkungan sekolah serta bagi siswa itu sendiri.