cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN KETERAMPILAN PERSIAPAN MAKANAN PADA IBU BEKERJA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nisa, Neny Fahrun; Mahfida, Silvi Lailatul; Pratiwi, Fahna Rahayu; Jaya, Putri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37940

Abstract

Gizi buruk pada anak balita masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, dimana 7,1% anak balita mengalami kekurangan berat badan. Ibu yang bekerja menghadapi tantangan unik dalam menyeimbangkan tuntutan karir dengan tanggung jawab pengasuhan anak, yang berpotensi berdampak pada status gizi anak mereka. Penelitian ini berupaya mengetahui hubungan keterampilan menyiapkan makanan ibu bekerja dengan status gizi balita di Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi cross-sectional dilakukan terhadap 211 ibu bekerja yang mempunyai anak usia 6-59 bulan dari lima kabupaten di Provinsi Yogyakarta. Hasil Penelitian  menunjukkan rata-rata z-score berat badan terhadap tinggi badan adalah 1,33 ± 1,83 yang menunjukkan status gizi anak secara umum baik. Namun tidak ditemukan hubungan bermakna antara keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan (perencanaan, pengolahan, dan keamanan pangan) dengan status gizi anak (p > 0,05). Rata-rata skor keterampilan menyiapkan makanan lebih tinggi (4,901) pada ibu yang mempunyai anak dengan status gizi baik dibandingkan dengan ibu yang gizi kurang (4,476) atau berisiko kelebihan berat badan dan obesitas (4,799). Meskipun tidak ada hubungan signifikan antara keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan dengan status gizi anak, namun status gizi anak yang positif secara keseluruhan menunjukkan bahwa ibu yang bekerja pada populasi ini umumnya mampu memberikan gizi yang cukup kepada anaknya.
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI KLINIK PRATAMA MAKMUR JAYA CIPUTAT TIMUR Qomariyah, Lailatul; Zenyta, Zenyta; Fadhilah, Humaira; Faizal, Doddy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37941

Abstract

Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat merupakan masalah keselamatan dan kesehatan di tempat kerja yang dapat berdampak negatif pada petugas kesehatan, pasien, dan pengunjung. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2020 di 38 provinsi di Indonesia masih banyak terdapat limbah medis padat yang tidak dibuang sesuai prosedur perkiraan sebanyak 1.662,75 ton limbah medis padat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer (kuesioner) dan metode penelitian cross-sectional. Populasi dan sampel: Populasi penelitian ini berjumlah 35 tenaga medis. Sampel menggunakan total sampling dan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Berdasarkan hasil uji statistik chi square diperoleh faktor-faktor pengelolaan limbah medis yaitu lama pelayanan (p-value= 0.034), pengetahuan (p-value= 0.005), kebijakan (p-value= 0.040), ketersediaan fasilitas (p-value= 0.015), ketersediaan informasi (p-value= 0.000). Terdapat hubungan antara lama pelayanan, pengetahuan, kebijakan, ketersediaan fasilitas, ketersediaan informasi dengan pengelolaan limbah medis padat.
ANALISIS EFISIENSI, FREKUENSI PENGGUNAAN DAN PENGGUNAAN HARIAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP KEPUASAN TENAGA KESEHATAN DI RSKGMP JAKARTA SELATAN Ansori, Oxy Asfuridah; Shafa, Adillah Najla; Puteri, Divya Meidina; Bernarto, Innocentius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37974

Abstract

Rumah sakit khusus gigi dan mulut pendidikan (RSKGMP) termasuk fasilitas pelayanan kesehatan yang wajib menggunakan rekam medis elektronik (RME) guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya gigi dan mulut. Penggunaan RME yang sesuai tujuan dan harapan dapat mempengaruhi kepuasan tenaga kesehatan untuk memicu pelayanan kesehatan yang baik dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi, frekuensi penggunaan, dan penggunaan harian RME terhadap kepuasan tenaga kesehatan di RSKGMP Jakarta Selatan. Penelitian dilakukan dengan sampel berjumlah 32 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan staff rekam medis menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik PLS-SEM dengan aplikasi SmartPLS 4.0 untuk memproses data. Efisiensi rekam medis elektronik secara signifikan meningkatkan kepuasan tenaga kesehatan (koefisien 0,390; t-statistik 3,327; p-value 0,001). Frekuensi penggunaan rekam medis elektronik secara signifikan berdampak pada peningkatan kepuasan tenaga kesehatan (koefisien 0,318; t-statistik 2,024; p-value 0,043). Penggunaan harian rekam medis elektronik secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan tenaga kesehatan (koefisien 0,357; t-statistik 2,147; p-value 0,032)..
ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP PERILAKU PEMERIKSAAN HIV DI KECAMATAN GELUMBANG Nadia, Putri; Rahmawaty, Annisa; Lionita, Widya; Etrawati, Fenny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38011

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) merupakan penyakit menular yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan, terutama pada ibu hamil yang terinfeksi karena dapat menularkan kepada bayi yang dikandungnya. Jumlah kasus HIV di Asia Tenggara menyumbang 10% dari total beban HIV di dunia, angka penularan HIV dari ibu ke anak dapat ditekan dengan melakukan pemeriksaan HIV pada saat kehamilan agar penularan penyakit ini dapat dicegah sedini mungkin. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap perilaku pemeriksaan HIV di Kecamatan Gelumbang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sample secara purposive random sampling yaitu sebanyak 231 orang ibu hamil dengan instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis data bivariat dengan uji korelasi. Hasil penelitian dibuktikan tidak terdapat hubungan pengetahuan terhadap perilaku ibu hamil dalam pemeriksaan HIV namun memiliki korelasi yang lemah bernilai positif (p = 0.739., r = 0,22) artinya semakin baik pengetahuan ibu hamil terkait pemerikaan HIV pada masa kehamilan maka akan cenderung melakukan pemeriksaan HIV. Sedangkan sikap memiliki hubungan terhadap perilaku ibu hamil dalam pemeriksaan HIV dengan kekuatan korelasi lemah bernilai positif (p = 0,009., r = 0,173) artinya semakin positif sikap ibu hamil terkait HIV maka akan cenderung melakukan pemeriksaan HIV pada saat hamil. Diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan pemahaman yang baik dan benar terkait HIV dengan mencari informasi terpercaya dari tenaga kesehatan dan orang terdekat yang berpengalaman serta meningkatkan sikap terhadap pemeriksaan HIV untuk dapat mencegah penularan penyakit yang mengancam keselamatan ibu dan bayi
PERAN ELEKTROENSEFALOGRAFI (EEG) DALAM DIAGNOSTIK EPILEPSI: TINJAUAN EFEKTIVITAS TERHADAP DETEKSI AWAL DAN PEMANTAUAN Fasya, Alifia Nadyra; Sari, Riri Gusnita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38032

Abstract

Elektroensefalografi (EEG) merupakan alat diagnostik yang sangat penting dalam penilaian epilepsi, karena kemampuannya untuk mendeteksi aktivitas listrik otak yang abnormal. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengulas peran EEG dalam diagnostik epilepsi, dengan fokus pada efektivitasnya dalam deteksi awal dan pemantauan kondisi pasien. EEG memungkinkan identifikasi pola gelombang otak yang tidak normal, yang sering kali menjadi indikator adanya gangguan neurologis, termasuk epilepsi. Artikel ini membahas berbagai jenis gelombang EEG, seperti gelombang alpha, beta, theta, dan delta, serta bagaimana perubahan pola-pola tersebut dapat mengindikasikan adanya aktivitas epileptiform yang berhubungan dengan kejang. Selain itu, tinjauan ini mengeksplorasi peran EEG dalam memantau respons pasien terhadap pengobatan dan membantu dalam penyesuaian terapi yang lebih tepat. Meskipun EEG merupakan alat yang efektif, review ini juga mengidentifikasi tantangan dan keterbatasan dalam penggunaannya, termasuk kebutuhan untuk interpretasi yang cermat oleh profesional medis berpengalaman. Secara keseluruhan, EEG berperan vital dalam proses diagnostik epilepsi, baik dalam mendeteksi serangan secara langsung maupun dalam memantau perkembangan dan efektivitas terapi jangka panjang, sehingga memberikan kontribusi besar terhadap pengelolaan kondisi epilepsi yang lebih baik.
STUDI EKOLOGI PADA FAKTOR PM10 TERHADAP KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI KOTA PALEMBANG Nanda, Mahal; Septiawati, Dwi; Erman, Ery; Budiastuti, Anggun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38046

Abstract

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa polutan udara, termasuk PM10, merupakan salah satu faktor penyebab BBLR yang signifikan. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana kualitas udara dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konsentrasi PM10 dan kasus berat badan lahir rendah (BBLR) menggunakan desain studi ekologi dengan pendekatan spasial. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup konsentrasi PM10 dari tahun 2019-2022 dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang dan data BBLR dari tahun 2020-2023 yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Palembang. Analisis dilakukan berdasarkan data di 7 kecamatan yang disesuaikan dengan lokasi pengambilan sampel udara dengan pengolahan data tabular dan data spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan aplikasi QGIS 3.16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Kertapati memiliki konsentrasi PM10 tertinggi selama periode 2019–2022, sedangkan Kecamatan Plaju mencatat angka BBLR tertinggi pada tahun 2020–2023. Namun, analisis overlay peta menunjukkan bahwa tidak ada keterkaitan yang signifikan antara tingginya konsentrasi PM10 dan kasus BBLR di masing-masing kecamatan. Namun faktor-faktor lain seperti status gizi ibu, usia kehamilan, juga merupakan faktor terjadinya kasus BBLR. Oleh karena itu, studi ini menekankan pentingnya upaya untuk menurunkan angka BBLR di Kota Palembang melalui pemantauan kualitas udara dan peningkatan kesehatan ibu selama kehamilan.
KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Maydianasari, Lenna; Wantini, Nonik Ayu; Utami, Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning; Rinardi, Hasnah Hanifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38059

Abstract

Pemberian tablet tambah darah (TTD) di sekolah untuk mengatasi anemia pada remaja putri, namun tingkat kepatuhannya masih rendah. Sebanyak 93,9% siswi MAN 2 Sleman mengaku pernah mendapatkan TTD dari sekolah namun ternyata hanya 40,8% yang meminumnya secara rutin. Pemeriksaan kadar hemoglobin menunjukkan 17% siswi di MAN 2 Sleman mengalami anemia. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis korelasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Sleman. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan desain cross-sectional. Populasi adalah semua remaja putri kelas X MAN 2 Sleman, dengan sampel sebanyak 88 siswi diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, lembar pencatatan dan alat ukur kadar hemoglobin, obesitas dan status gizi. Analisis univariat menggunakan analisis deskriptif dan analisis bivariat menggunakan chi square serta Kendall’s tau. Kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Sleman sebesar 29,5%. Sebagian besar remaja putri patuh konsumsi tablet tambah darah (60,2%), memiliki status obesitas  normal (92%) dan status gizi normal (69,3%). Asupan zat gizi sebagian besar pada kategori kurang. Tidak ada korelasi antara kepatuhan konsumsi TTD, asupan zat gizi protein, lemak, karbohidrat, B6 dan status gizi dengan kejadian anemia Ada korelasi antara status obesitas, asupan gizi energi total, Fe dan Zn dengan kejadian anemia
ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN MATURITY INDEX DI RSUD KUALA PEMBUANG TAHUN 2023/2024 Khazizah, Nur; Hardiana, Hedy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38075

Abstract

Sistem kesehatan mengalami transformasi, dengan dilakukan penilaian kematangan digital Rekam Medis Elektronik (RME) akan membantu rumah sakit membuat peta jalan kematangan RME. Pada implementasi RME, RSUD Kuala Pembuang terdapat hambatan yang dihadapi seperti kurangnya SDM, kurang stabil jaringan, rendahnya kompetensi petugas, dan belum pernah dilakukannya evaluasi terhadap implementasi sebuah sistem. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana tingkat kematangan sistem informasi manajemen rumah sakit dalam implementasi rekam medis elektronik di RSUD Kuala Pembuang. Tujuan lain dari penelitian ini juga untuk mengetahui sejauh mana tingkat kematangan implementasi RME di RSUD Kuala Pembuang dalam perbaikan kualitas kecepatan, ketepatan, dan keamanan pelayanan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mix method melalui pendekatan studi kasus dengan menggunakan instrument Digital Maturity Index (DMI) untuk menilai kematangan digital RME. Informan penelitian ini berjumlah 8 pengguna RME meliputi informan kunci dan informan pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi dan untuk mengekplorasi informasi secara mendalam dilakukan diskusi kelompok terarah. Hasil penelitian didapatkan skor pada tujuh komponen penilaian DMI adalah sistem informasi dan infrastruktur SI di RS dengan rerata 4,2, standart dan interoperabilitas pada rerata 3,6, manajemen dan tata kelola pada rerata 2,6, data analisis pada rerata 3,3, sumber daya manusia, keterampina dan kerahasiaan data pada rerata 3,7, elektronik medical record (EMR) dan patient center care pada rerata 4,8. Kesimpulan : secara keseluruhan memenuhi kemampuan minimal pada level 3. Untuk perbaikan, bagian manajemen perlu menyusun strategi besar pengembangan SI/TI baik regulasi, komitmen, perencanaan, pelaksanaan RME, perbaharuan infrastruktur pendukung RME, peningkatan koneksi jaringan internet, penambahan SDM IT, dan peningkatan kapasitas SDM.
HUBUNGAN INDEX MASSA TUBUH DENGAN GRADING PADA KANKER PAYUDARA DI RSUD SANJIWANI Permana, I Made Widhi Aby; Widiatmika, I Made Gede
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38094

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita secara global. Menurut WHO, klasifikasi Indeks Massa Tubuh (IMT) yang mencakup kategori underweight dan overweight memiliki kaitan dengan peningkatan risiko beberapa penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan grading kanker payudara. Studi ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional, yang dilakukan di Poliklinik Bedah Onkologi dan ruang rawat inap RSUD Sanjiwani Gianyar, Bali, selama periode April hingga Agustus 2023.Karakteristik subjek penelitian meliputi usia minimal 28 tahun dan maksimal 64 tahun, berat badan antara 40–75 kg, tinggi badan 141–163 cm, serta nilai IMT berkisar antara 17,22–31,18. Berdasarkan kategori IMT, ditemukan bahwa 6,7% responden tergolong underweight (2 orang), 60,0% normoweight (18 orang), dan 33,3% overweight (10 orang). Mayoritas responden berada dalam kategori normoweight.Berdasarkan tingkat diferensiasi sel, 6,7% responden (2 orang) berada pada Grade I, 26,7% (8 orang) pada Grade II, dan 66,7% (20 orang) pada Grade III, menunjukkan bahwa mayoritas pasien memiliki kanker dengan tingkat diferensiasi sel Grade III.Analisis hubungan IMT dengan grading menunjukkan bahwa pasien dengan IMT underweight yang berada pada Grade I berjumlah 1 orang, sedangkan normoweight juga 1 orang. Pada Grade II, terdapat 7 pasien normoweight dan 1 pasien overweight. Sementara itu, pada Grade III, pasien dengan IMT underweight berjumlah 1 orang, normoweight 10 orang, dan overweight 9 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMT overweight cenderung memiliki risiko lebih tinggi terhadap peningkatan grade pada grading kanker payudara. Analisis statistik menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,396 dengan nilai p=0,045 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan grading kanker payudara.
ANALISIS KESIAPAN RSUD MUHAMMAD SANI KARIMUN MENUJU PENERAPAN RUMAH SAKIT RAMAH LINGKUNGAN (GREEN HOSPITAL) molina, oni; Herniwanti, Herniwanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38108

Abstract

RSUD Muhammad Sani, sebagai fasilitas kesehatan rujukan di Kabupaten Karimun, terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui konsep Green hospital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan RSUD Muhammad Sani dalam menerapkan konsep rumah sakit ramah lingkungan, sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumen kebijakan rumah sakit, dengan pedoman dari Kemenkes 2018 tentang rumah sakit ramah lingkungan dan Permenkes RI No. 7 Tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan RSUD Muhammad Sani telah memulai langkah awal, seperti pengelolaan limbah medis sesuai standar dan penghematan energi. Namun, tantangan signifikan masih ada, seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pelatihan, infrastruktur pendukung yang belum memadai, rendahnya kesadaran lingkungan di kalangan staf, serta alokasi anggaran yang terbatas. Penguatan kebijakan internal dan penerapan strategi komprehensif diperlukan untuk meningkatkan kesiapan menuju Green hospital. Rekomendasi strategis meliputi pengembangan kebijakan berkelanjutan, pelatihan intensif bagi staf, adopsi teknologi ramah lingkungan, serta integrasi konsep hijau dalam desain bangunan dan pengelolaan fasilitas. Implementasi Green hospital di RSUD Muhammad Sani diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan di Kabupaten Karimun.