cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
EVALUASI KEPESERTAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Asiah, Asiah; Hardiana, Hedy; Zaharudin, Zaharudin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45897

Abstract

Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC) menjadi prioritas nasional untuk memastikan akses layanan kesehatan berkualitas yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meskipun telah mencapai cakupan UHC sebesar 100% per Agustus 2024, hanya 74,42% peserta yang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kepesertaan JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam meningkatkan keaktifan peserta JKN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis tematik dengan pendekatan Realist Evaluation berdasarkan Context-Mechanism-Outcome (CMO). Informan penelitian dipilih secara purposive sampling sebanyak 14 informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan peserta JKN yang rendah disebabkan oleh faktor ekonomi, kurangnya pemahaman, akses pembayaran yang terbatas, sulitnya akses transportasi, data kependudukan tidak valid dan kurang aktifnya operator SIK NG desa dalam melakukan penginputan data DTKS untuk PBI JK. Program JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah berhasil mencapai cakupan kepesertaan yang tinggi, namun tantangan masih ditemukan dalam aspek keaktifan peserta, infrastruktur dan akses pembayaran iuran serta akses layanan Kesehatan. Keberhasilan peningkatan keaktifan kepesertaan JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat membutuhkan kerja sama lintas sektor yang kuat. Dengan implementasi strategi yang lebih terintegrasi, termasuk perbaikan infrastruktur, peningkatan sosialisasi, optimalisasi pembayaran dan validasi data yang lebih akurat, diharapkan kepesertaan JKN dapat meningkat secara signifikan dan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih baik sehingga program JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan. 
LITTERATURE REVIEW : HUBUNGAN ZIKIR DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA MAHASISWA PROGRAM PROFESI DOKTER Mohammad, Fatmawati; Mokhtar, Shulhana; Kartika, Irna Diyana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45899

Abstract

Mahasiswa program profesi dokter dihadapkan pada beban akademik yang berat, tekanan emosional tinggi, serta tantangan klinis yang kompleks. Kecerdasan emosional menjadi kompetensi penting yang mendukung keberhasilan akademik maupun profesional, mencakup kesadaran diri, empati, pengendalian emosi, serta motivasi internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara praktik zikir dengan penguatan kecerdasan emosional pada mahasiswa profesi dokter melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka. Data dikumpulkan dari 10 artikel ilmiah nasional dan internasional, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa zikir berkontribusi positif terhadap pengelolaan stres, peningkatan empati, serta pembentukan ketahanan mental (resilience) dalam menghadapi tekanan dunia medis. Praktik zikir juga terbukti selaras dengan konsep mindfulness dalam psikologi modern, menjadikannya sebagai strategi efektif dalam regulasi emosi dan pembentukan karakter spiritual mahasiswa kedokteran. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan spiritual dalam pendidikan kedokteran sebagai pelengkap pembentukan kompetensi klinis.
EVALUASI KEBIJAKAN MONITORING EVALUASI PROGRAM PELAYANAN HIPERTENSI DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT TAHUN 2024 Trismawati, Yulia; Setiadji, Bambang; Zaharudin, Zaharudin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45900

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama untuk berbagai penyakit kardiovaskular, Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan monitoring dan evaluasi (M&E) pelayanan hipertensi di daerah tersebut. Informan penelitian terdiri dari 2 pejabat Dinas Kesehatan, 16 petugas kesehatan di 8 puskesmas, dan 8 pasien hipertensi, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan M&E telah dilaksanakan sesuai rencana, termasuk pengumpulan data prevalensi, perencanaan anggaran, pelatihan tenaga medis, dan evaluasi rutin. Meskipun demikian, terdapat tantangan seperti akses terbatas ke fasilitas kesehatan di daerah terpencil, alokasi anggaran yang kurang optimal, serta kekurangan tenaga medis terlatih. Program ini berhasil menjangkau 800-900 pasien per bulan dengan kualitas pelayanan yang baik, namun penyuluhan dan akses wilayah prioritas perlu diperbaiki. Meskipun prevalensi hipertensi turun sebesar 8-15%, penguatan kebijakan M&E, peningkatan pelatihan tenaga medis, serta peningkatan infrastruktur dan koordinasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan. Rekomendasi untuk memperbaiki situasi ini meliputi peningkatan alokasi anggaran di daerah terpencil, memperluas pelatihan bagi tenaga medis, memperkuat kampanye penyuluhan, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, serta meningkatkan infrastruktur kesehatan guna memastikan akses layanan yang lebih baik dan berkelanjutan.
EVALUASI PEMBERIAN FE REMAJA PUTRI PADA PENCEGAHAN ANEMIA DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Faizah, Eka; Sinaga, Frida Rismauli; Zaharudin, Zaharudin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45903

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri, khususnya di wilayah dengan akses kesehatan terbatas. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) adalah upaya untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program TTD di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari aspek input, proses, dan output menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan metode Sequential Explanatory. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan survei kuesioner. Informan terdiri dari dua perwakilan Dinas Kesehatan, enam kepala puskesmas dan tenaga kesehatan, enam guru, enam siswi, dan 96 responden siswa. Hasil penelitian pada aspek pengetahuan menunjukkan bahwa 48 responden (50%) memiliki pengetahuan yang baik, sementara sisanya memiliki pengetahuan kurang baik. Sementara itu, pada aspek kepatuhan, 50 responden (52,1%) menunjukkan kepatuhan yang baik, namun hampir 48% lainnya masih kurang patuh. Pada aspek input cukup memadai, namun distribusi ke wilayah terpencil masih menjadi kendala. Pada aspek proses, program melibatkan guru sekolah dalam pengawasan dan edukasi, meski tingkat kepatuhan konsumsi TTD perlu ditingkatkan sehingga membutuhkan strategi yang lebih intensif. Pada aspek output, cakupan pemberian TTD mencapai 85% di beberapa wilayah, dengan penurunan prevalensi anemia sebesar 15% dalam dua tahun terakhir, serta peningkatan aktivitas fisik dan konsentrasi belajar siswa. Program TTD berdampak positif, tetapi perlu ditingkatkan dengan distribusi yang lebih efisien, penguatan pengawasan, pendekatan edukasi, dan penerbitan surat edaran dari Dinas Kesehatan untuk optimalisasi pelaksanaan program. 
MANAGEMENT OF VARICELLA IN CHILDREN Azis, Fenny Octaviani; Abdi, Dian Amelia; Susanti, Maya; Roem, Nurul Rumila
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45977

Abstract

Varicella, atau cacar air, merupakan infeksi primer yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Penyakit ini sangat menular dan umumnya menyerang anak-anak, terutama di wilayah beriklim sedang, di mana sekitar 90% kasus terjadi pada anak usia di bawah 10 tahun. Anak-anak yang belum divaksinasi pada usia 1–4 tahun memiliki risiko tertinggi terkena infeksi ini. Gejala khas varicella meliputi demam ringan, malaise, dan munculnya ruam makulopapular yang berkembang menjadi vesikel dan akhirnya membentuk krusta. Laporan kasus ini membahas seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang datang dengan keluhan bintil berisi air yang menyebar di seluruh tubuh, disertai lesi yang telah membentuk krusta. Berdasarkan pemeriksaan klinis dan riwayat medis, pasien didiagnosis dengan varicella. Penatalaksanaan yang diberikan meliputi antivirus Acyclovir 400 mg, antihistamin Cetirizine 5 mg, antipiretik Paracetamol sirup, serta Gentamicin krim 0,1% yang dioleskan pada lesi kulit. Terapi bertujuan untuk mengurangi gejala, mempercepat penyembuhan lesi, serta mencegah infeksi sekunder. Kasus ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan tata laksana yang tepat pada varicella, serta perlunya pencegahan melalui vaksinasi, terutama di populasi anak-anak yang rentan terhadap komplikasi penyakit ini.
TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR MELAKUKAN TES INSPEKSI VISUAL ASETAT (IVA) DI PUSKESMAS PASAR BARU Soraya, Apriliana Kartini; Purnamawati, Dewi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46012

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Tingginya angka kematian ini sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam penegakan diagnosis dan minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini. Salah satu metode deteksi dini yang efektif dan terjangkau adalah Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Pemeriksaan IVA sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan kanker serviks sejak dini. Namun, cakupan pemeriksaan IVA di Indonesia, termasuk di fasilitas pelayanan kesehatan dasar seperti Puskesmas, masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) terhadap pemeriksaan IVA di Puskesmas Pasar Baru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh WUS yang datang dan melakukan pemeriksaan IVA di Puskesmas Pasar Baru selama periode Januari hingga April 2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 36 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22,22% responden memiliki pengetahuan yang baik, 41,67% cukup, dan 36,11% kurang. Kesimpulannya, mayoritas WUS memiliki pengetahuan yang masih tergolong cukup hingga kurang. Edukasi berkelanjutan dan penyuluhan kesehatan perlu ditingkatkan untuk mendorong kesadaran dan partisipasi dalam pemeriksaan IVA sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.
PENGARUH YOGA TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMINORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI USIA 12-14 TAHUN DI MTS MIFTAHUL ULUM KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Mufidah, Afidatus Titik Zahrotul; Sulistiyah, Sulistiyah; Retnaningsih, Reny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46030

Abstract

Dismenore primer adalah keluhan nyeri saat menstruasi yang umum dialami remaja putri meskipun tidak ditemukan kelainan pada organ reproduksi. Gangguan ini sering menghambat aktivitas harian dan berdampak pada penurunan kualitas hidup, terutama selama masa pubertas. Salah satu pendekatan non- farmakologis yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri haid adalah latihan yoga, yang bermanfaat dalam merilekskan otot, memperlancar aliran darah, serta mengurangi ketegangan emosional dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yoga terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri usia 12–14 tahun di MTs Miftahul Ulum, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest, melibatkan 30 siswi yang mengalami dismenore primer yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam yoga dilaksanakan dua kali seminggu selama empat minggu, dan skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum intervensi, sebagian besar peserta mengalami nyeri tingkat sedang hingga berat. Setelah mengikuti latihan yoga, terjadi penurunan intensitas nyeri secara signifikan menjadi ringan bahkan hilang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari latihan yoga terhadap penurunan nyeri dismenore primer. Dengan demikian, yoga terbukti efektif sebagai terapi non-farmakologi dalam mengurangi intensitas nyeri haid pada remaja putri dan layak diterapkan secara praktis serta aman.
GAMBARAN DETEKSI MOLEKULER TUBERKULOSIS RESISTEN RIFAMPISIN MENGGUNAKAN NESTED REAL TIME POLYMERASE CHAIN REACTION DI RSUD INDRAMAYU Sari, Sania Putri Tresna; Reki, Winarto; Silvia, Indriani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46078

Abstract

Tuberkulosis (TB) diakibatkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menginfeksi paru-paru dan organ ekstra paru. Pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) merupakan metode deteksi molekuler berbasis nested real-time PCR untuk diagnosis TB. Jumlah TB pada laki-laki lebih banyak dibanding perempuan, dan persentase kejadian TB semakin besar seiring bertambahnya usia individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan MTB Rifampisin Sensitif (Rif Sen), Rifampisin Resisten (Rif Res), dan Rifampisin Indeterminate (Rif Indet) pada pasien suspek tuberkulosis menggunakan tes cepat molekuler di Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan populasi berupa data pasien yang diuji menggunakan specimen sputum melalui TCM MTB, dengan sampel sebanyak 97 pasien. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jumlah pasien laki-laki sebanyak 41 pasien (42,3%) dan perempuan sebanyak 56 pasien (57,7%). Kelompok usia dengan jumlah MTB positif tertinggi adalah pasien berusia 21-30 dan 31-40 tahun, masing-masing delapan pasien (21,6%). Dari segi jenis kelamin, MTB positif lebih banyak ditemukan pada laki-laki (58,3%) dibanding perempuan (41,7%), dan kelompok usia dengan persentase tertinggi adalah 31-40 tahun (22,2%). Hasil pemeriksaan MTB didominasi oleh Rif Res dengan jumlah 34 pasien (91,9%).
EVALUASI IMPLEMENTASI KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT PROPINSI JAMBI Arsyad, M.; Pramudho, Kodrat; Zaharudin, Zaharudin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46079

Abstract

Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan salah satu kebijakan strategis yang bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya paparan asap rokok. Namun, implementasi kebijakan KTR di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya kesadaran masyarakat, lemahnya pengawasan, dan rendahnya kepatuhan terhadap peraturan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi kebijakan KTR di daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2024, dengan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kepala sekolah, dan masyarakat setempat sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam dan kuesioner semi-terstruktur untuk menggali informasi terkait kesadaran, kepatuhan, dan efektivitas implementasi KTR. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan metode analisis tematik, sementara data kuantitatif dianalisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan KTR memberikan dampak positif, seperti penurunan perilaku merokok di area yang terpantau. Namun, pengawasan yang tidak merata dan lemahnya penegakan hukum masih menjadi kendala utama. Dukungan stakeholder seperti Satpol PP dan pemerintah kecamatan terbatas, sementara partisipasi masyarakat dan pengelola fasilitas umum masih rendah. Koordinasi antar sektor perlu ditingkatkan. Temuan ini menyarankan peningkatan sosialisasi, pengawasan yang lebih ketat, dan penegakan hukum yang konsisten untuk meningkatkan efektivitas kebijakan KTR di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
ANALISIS FORENSIK VISUM ET REPERTUM PADA KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) : STUDI KASUS INISIAL NY. Y DI RS BHAYANGKARA MAKASSAR Puspitasari S, A.Yulia; Rahayu, Mika; Syarif, St. Khairunnisa; Madani, Nurul Hidayah; Mathius, Denny; Surdam, Zuliyah; Dirgahayu, Andi Millaty Haliah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46080

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak multidimensional, tidak hanya menimbulkan luka fisik tetapi juga kerusakan psikologis yang mendalam. KDRT dapat mengakibatkan trauma jangka panjang, terutama pada perempuan yang kerap menjadi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam temuan medis dan forensik dalam satu kasus KDRT yang menimpa seorang perempuan berinisial Ny. Y. Sumber utama data berasal dari dokumen Visum et Repertum (VeR) yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya enam luka tertutup yang terdiri atas lima luka memar dan satu luka lecet geser, seluruhnya disebabkan oleh trauma benda tumpul. Meskipun luka-luka tersebut tidak memerlukan perawatan inap dan tidak mengancam nyawa, keberadaannya menjadi bukti penting dalam proses penegakan hukum. Temuan ini menekankan peran sentral dokter forensik dalam mendokumentasikan bukti kekerasan secara objektif melalui VeR. Dokumen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat bukti di pengadilan, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan hukum terhadap korban. Oleh karena itu, sinergi antara tenaga medis, aparat penegak hukum, dan lembaga perlindungan perempuan menjadi sangat penting dalam penanganan kasus KDRT secara menyeluruh.