cover
Contact Name
Puryantoro
Contact Email
-
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
integritasunars@gmail.com
Editorial Address
Jl. PB. Sudirman No. 07
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian
ISSN : 25807978     EISSN : 26150794     DOI : -
INTEGRITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh P3M UNARS untuk publikasi tulisan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 356 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN EDUWISATA DI KK26 DALAM MENDUKUNG DESA OLEAN MENJADI WISATA UNGGULAN DI KABUPATEN SITUBONDO Nurul Avidhah Elhany; Desi Indriyani; Nuris Hidayat; Shinta Nuriya Prayudi; Rike Andika Aris Susanti
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7076

Abstract

Edutourism is an effort to increase new knowledge through tourism activities. Educational and recreational tourism activities should be a means of socializing and fostering a sense of pride and love for culture and nation. The purpose of this activity is to provide training and mentoring on educational tourism for KK26 managers so that they can develop tourist destinations into educational and recreational tourism that is busy with visitors so that it can improve the economy of the village community. This PKM program is implemented at KK26 Tourism, Olean Village, Situbondo Regency. The implementation period of this PKM program starts from June 2025-August 2025. The target of this PKM program is the KK26 tourism management group, Olean Village, Situbondo. The method of implementing the community service consists of several stages, namely activity socialization, edutourism program training and marketing training on social media. The training and mentoring activities of the edutourism program at KK26, Olean Village, Situbondo Regency were very well received by partners, this is evidenced by the very high involvement and active participation of partners in the implementation of the program. The educational tourism training program provided included seedling planting for kindergarten and elementary school children and the benefits of each plant. Based on monitoring and evaluation results, partners have acquired the knowledge and skills to create the products taught.
EDUKASI GIZI SEIMBANG DAN PEMERIKSAAN PENUNJANG PADA REMAJA Tezi Kharina Aprezia; Maria Nuraeni; Titin Dewi Sartika Silaban; Margareta Melani; Lezi Mayang Sari
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7610

Abstract

Adolescence is an important period in the life cycle characterized by rapid physical, psychological, and social changes. During this phase, energy and nutrient requirements increase significantly to support organ development and metabolic function. Nutritional problems among adolescents in Indonesia remain a serious challenge. The 2018 Riskesdas reported that the prevalence of anemia in adolescents aged 15–24 years reached 32%, and in adolescent girls the figure was even higher due to blood loss during menstruation and low iron intake. Data shows an increase in the prevalence of overnutrition in adolescents, which is a risk factor for non-communicable diseases (NCDs) such as diabetes, hypertension, and dyslipidemia in adulthood. This PKM activity aims to educate female adolescents who are prospective babysitters on the importance of maintaining a balanced diet and understanding the results of health examinations for these female adolescents. The PKM method involves counseling adolescents using audiovisual materials and supporting examinations. The results of this PKM show that most of the participants were 18-21 years old, totaling 12 people. This PKM activity also received positive feedback, with prospective babysitters expressing enthusiasm for the PKM activities through question nd answer discussions. The questionnaire evaluation results also showed that the participants gained an understanding of the importance of maintaining a balanced diet for the body. This PKM activity is expected to serve as a source of information for teenagers and readers on the importance of maintaining a balanced diet to prevent health problems from an early age.
PELATIHAN SMARTPHONE PHOTOGRAPHY PADA KELOMPOK MASYARAKAT BUKIT TEGAL MALAKA UNTUK MENINGKATKAN PROMOSI WISATA Rizki Munggaran; Zikri Fachrul Nurhadi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.6714

Abstract

Tegal malaka merupakan Kawasan wisata terbaru yang menampilkan pemandangan kota garut dan Gunung Guntur. Latar belakang pengabdian ini karena pengelola Kawasan wisata tegal malaka belum mampu melakukan promosi wisata tegal malaka degan foto yang benar, maka dari itu akan sangat bermanfaat diadakannya pelatihan fotografi denga smartphone. Pelatihan smartphone photography bertujuan untuk meningkatkan kemampuan smartphone photography sehingga dapat bermanfaat untuk kepentingan visual promosi wisata tegal malaka. Pelatihan ini melibatkan 20 orang peserta yang terdiri dari kelomopok masyarakat tegal malaka yang menjadi peserta aktif dalam mengikuti pemaparan materi serta praktik secara rill. Berdasarkan hasil evaluasi program ini bukan hanya bermanfaat untuk kepentingan promosi wisata tegal malaka namun akan bermanfaat untuk kepentingan pribadi dalam mempunyai kemampuan smartphone photography. Pelatihan smartphone photography berhasil memberikan dampak bagi kelompok masyarakat tegal malaka dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan smartphone photography
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI SEKOLAH DASAR Khusnul Fatonah; Muhammad Rijal Fadli; Ahmad Fuad
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7512

Abstract

Permasalahan dalam kegiatan ini berkaitan dengan kurangnya keterampilan guru dalam memanfaatkan artificial intelligence (AI) untuk pembelajaran di kelas. Minimnya pengalaman, kurangnya pelatihan khusus, serta keterbatasan waktu membuat guru ragu memanfaatkan fasilitas teknologi yang tersedia sehingga pembelajaran masih cenderung konvensional dan kurang responsif terhadap kebutuhan siswa di era digital. Atas dasar itulah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru di SDN Pejuang VII Bekasi dalam membuat bahan ajar berbasis artificial intelligence (AI). Metode kegiatan ini mengacu pada lima tahap kegiatan, yakni sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi AI dapat mempercepat proses perancangan bahan ajar yang kreatif, komunikatif, dan selaras dengan kurikulum. Melalui pemanfaatan platform seperti ChatGPT, MagicSchool, dan AI Canva, para guru mampu menyusun naskah materi, soal evaluasi, serta desain bahan ajar digital interaktif yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Evaluasi pelaksanaan mengungkapkan bahwa sekitar 80% peserta berhasil menghasilkan bahan ajar interaktif yang siap digunakan dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi guru sekaligus mendorong terciptanya inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan masa kini.
SMART ENERGY UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PADA BUDIDAYA LELE DI POKDAKAN BATU ALAM BERKAH KABUPATEN SITUBONDO Creani Handayani; Ach. Khumaidi; Anita Diah Pahlewi; Gilang Saputra; Alfiyah Emeliya
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7080

Abstract

POKDAKAN Batu Alam Berkah di Kabupaten Situbondo menghadapi kendala pasokan listrik akibat seringnya pemadaman, disertai meningkatnya biaya operasional, serta belum adanya diversifikasi produk olahan lele. Tujuan dari pengabdian ini meningkatkan efisiensi produksi melalui penerapan Smart Energy berbasis tenaga surya dan mendorong pengembangan produk olahan lele bernilai tambah. Metode pelaksanaannya meliputi identifikasi permasalahan, pemasangan sistem Smart Energy, pelatihan penggunaan dan perawatan alat, pelatihan pengolahan lele menjadi nugget dan kerupuk, pelatihan pemasaran serta evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan sistem Smart Energy berfungsi optimal dengan penghematan biaya listrik mencapai 70% per bulan. Mitra berhasil memproduksi dua produk olahan yang dipasarkan secara lokal, serta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan dan pemasaran. Program ini dinilai berhasil meningkatkan efisiensi energi, diversifikasi produk, dan kapasitas usaha mitra secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN EKSTRAKURIKULER MARINE ENTREPRENEUR SCHOOL(MES) BERBASIS INOVASI DAN KETERLIBATAN MASYARAKAT DI SMPN 4 PANARUKAN SATAP Ani Listriyana; Nurul Amalia Silviyanti; Vidya Pratiwi; Muhammad Yusuf Ibrahim
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7531

Abstract

Abstrak Pengabdian ini menitikberatkan pada penguatan manajemen ekstrakurikuler Marine Entrepreneur School (MES) di SMPN 4 Panarukan SATAP dengan pendekatan inovasi pesisir dan keterlibatan masyarakat. MES memiliki dua pilar utama: Aksi Peduli (kepedulian lingkungan pesisir) dan Aksi Preneur (wirausaha berbasis sumber daya pesisir). Inovasi plasbut hybrid ecotech (PHET) sebagai teknologi ramah lingkungan telah diperkenalkan pada pengabdian sebelumnya; pada kegiatan ini fokus diarahkan pada manajemen ekskul agar program MES berjalan sistematis dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup pendampingan struktur organisasi, penyusunan SOP, sosialisasi dengan masyarakat, serta refleksi dan perencanaan keberlanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman manajerial siswa dan guru, sinergi dengan ekskul Pramuka dan Jurnalistik, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap potensi pemanfaatan limbah. Tindak lanjut penting dari program ini adalah ditetapkannya pengolahan plasbut paving block dengan alat PHET sebagai ko-kurikuler sekolah yang terintegrasi ke berbagai mata pelajaran, sehingga inovasi lingkungan tidak hanya berada pada ruang ekstrakurikuler, tetapi menjadi bagian operasional pembelajaran sekolah. Kata kunci: manajemen ekstrakurikuler; MES; PHET; keterlibatan masyarakat; ko-kurikuler pesisir Abstract This community service program focuses on strengthening the management of the Marine Entrepreneur School (MES) extracurricular activity at SMPN 4 Panarukan SATAP through a coastal innovation approach and community engagement. MES is built on two main pillars: Aksi Peduli (coastal environmental awareness) and Aksi Preneur (entrepreneurship based on coastal resources). The Plasbut Hybrid Ecotech (PHET), an environmentally friendly technology, had been introduced in a previous program; in this activity, the emphasis is directed toward improving extracurricular management to ensure that MES operates systematically and sustainably. The implementation methods include organizational structure mentoring, SOP development, community outreach, and reflection and sustainability planning. The results indicate improved managerial understanding among students and teachers, strengthened synergy with the Scout and Journalism extracurriculars, and increased community awareness of waste utilization potential. A key follow-up to this program is the formal adoption of plasbut paving block production using the PHET device as a school co-curricular activity integrated into various subjects, ensuring that environmental innovation does not remain solely within extracurricular spaces but becomes part of the school’s operational learning process. Keywords: extracurricular management; MES; PHET; community engagement; coastal co-curricular program
TUMBUHKAN SEMANGAT WIRAUSAHA PADA SISWA MA GHAYATUL ANWAR MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI ERA BISNIS DIGITAL Moh. Baqir Ainun; Nur Qoudri Wijaya; Liyanto Liyanto
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.5949

Abstract

Increasing awareness of the younger generation to utilize technology and the internet in accordance with current and future business developments and opportunities is an important thing to do. It becomes a problem for the nation and region when not all high school graduates can continue their studies to college and find work after graduating from high school, because it will increase the unemployment rate. One way to reduce the unemployment rate of high school graduates is to encourage high school graduates to want to become entrepreneurs. However, students who have graduated from high school find it difficult to start a business because of their lack of entrepreneurial knowledge. This phenomenon occurs in MA Ghayatul Anwar students. The knowledge of MA Ghayatul Anwar students in utilizing digital technology for entrepreneurship is very low, so that it has an impact on the interest in becoming entrepreneurs which is also low. Therefore, this PkM activity is carried out to increase the knowledge of partners in utilizing digital technology in entrepreneurship, as well as to increase the interest of partners in becoming entrepreneurs by utilizing digital technology. The methods used are socialization and training carried out to overcome the problems faced by partners. Based on the results of the pre-test, socialization, and post-test that have been carried out, it can be concluded that the knowledge of partners in utilizing digital technology for entrepreneurship has increased. In addition, the interest of partners in becoming entrepreneurs by utilizing digital technology has also increased.
SOSIALISASI PENCEGAHAN BAHAYA NARKOBA DAN PERGAULAN BEBAS UNTUK KALANGAN SISWA DI SMK ADHIKAWACANA SURABAYA Riko Satrya Fajar Jaelani Putra; Dewi Kurniasih; Izzul Fikry; M. Rizal Fahmi; Hayy Nur Abdillah; Nanda Dwi Wuryaningrum
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7477

Abstract

Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya. Menurut UU Narkotika asal 1 ayat 1 Nomor 35 tahun 2009 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat atau obat baik yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, yang bersifat alamiah, sintetis atau semisintetis sehingga menimbulkan penuruan kesadaran, halusinasi dan rasa rangsangan. Obat-obat tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakainya berlebihan. Pentingnya kesadaran akan bahaya Narkoba yang bisa merusak generasi bangsa di lingkungan masyarakat tetap harus dilakukan pengawasan, meskipun keberadaan akan obat-obatan terlarang ini sudah ada sejak jaman dahulu, namun perkembangan jenis dan model obat-obatan terlarang semakin banyak variansinya. Sehingga hal ini menimbulkan permasalahan yang cukup serius di kalangan masyarakat terkait pembelajaran dan informasi mengenai bahaya dan ragam jenis narkoba yang masih beredar di lingkungan masyarakat. Sasaran utama dari narkoba merupakan kalangan generasi muda. Dampak yang dapat timbul dari penyalahgunaan narkoba adalah pergaulan bebas. Pergaulan bebas yang muncul menyebabkan rusaknya generasi muda. Selain itu, meningginya tingkat pergaulan bebas juga akan semakin maraknya penyakit yang dapat semakin merusak generasi muda. Pentingnya pelaksanaan edukasi cara penanggulangan dan pencegahan bahaya narkoba serta pencegahan pergaulan bebas di lingkungan sekolah. Pelaksanaan sosialisasi yang telah dilaksanakan menghasilkan dampak yang cukup baik ditunjukkan melalui kesadaran siswa akan bahaya narkoba serta dampak dari pergaulan bebas pada hasil survei sebelum dan sesudah materi diberikan. Hasil menunjukkan terdapat 31 kenaikan, 20 tetap dan 9 penurunan dari seluruh koresponden. Prosentase rata-rata dari kenaikan koresponden berada pada nilai 23,22%, sehingga pelaksanaan sosialisasi mampu memberikan pemahaman yang baik tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas.
PELATIHAN PROGRAM EDUWISATA DIGITAL UNTUK MEINGKATKAN WISATA PENDIDIKAN BERKELANJUTAN DI WISATA KK26 SITUBONDO Nuris Hidayat; Desi Indriyani; Nurul Avidhah Elhany; Shinta Nuriya Prayudi; Rike Andika Aris Susanti
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7411

Abstract

Edutourism is an effort to increase new knowledge through tourism activities. Educational and recreational tourism activities should be a means of socializing and fostering a sense of pride and love for culture and nation. The purpose of this activity is to provide training and mentoring on educational tourism for KK26 managers so that they can develop tourist destinations into educational and recreational tourism that is busy with visitors so that it can improve the economy of the village community. This PKM program is implemented at KK26 Tourism, Olean Village, Situbondo Regency. The implementation period of this PKM program starts from June 2025-August 2025. The target of this PKM program is the KK26 tourism management group, Olean Village, Situbondo. The method of implementing the community service consists of several stages, namely activity socialization, edutourism program training and marketing training on social media. The training and mentoring activities of the edutourism program at KK26, Olean Village, Situbondo Regency were very well received by partners, this is evidenced by the very high involvement and active participation of partners in the implementation of the program. The educational tourism training program provided included seedling planting for kindergarten and elementary school children and the benefits of each plant. Based on monitoring and evaluation results, partners have acquired the knowledge and skills to create the products taught.
OPTIMASI SISTEM JARAK TANAM PELINDUNG TETAP DAN TANAM PELINDUNG SEBAGAI INCOME PASIV BAGI PETANI KOPI ARABIKA DALAM MENDUKUNG PERTANIAN GENERATIVE Hikmah Hikmah; Ona Maulana; Faidha Rahmi; Adnan Adnan; Hasiun Budi; Alwin Yusrida
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7361

Abstract

Tanaman pelindung bagikopi memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah melindungi tanaman dari paparan langsung sinar matahari yang berlebihan. Selain itu tanaman pelindung juga dapat menjaga kelembapan tanah dan udara di sekitar tanaman, serta mengurangi resiko kerusakan akibat angin kencang. Hal ini membuat tanaman kopi menjadi lebih tahan kondisi cuaca ekstrim dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman secara positif, fungsi utama naungan dalam pertumbuhan tanaman kopi adalah sebagai pengatur suhu dan cahaya yang diterima tanaman. Dengan adanya tanaman pelindung tanaman kopi dapat tumbuh dengan lebih seimbang dan terhindar dari stres panas yang dapat menghambat pertumbuhan, selain itu tanaman pelindung juga berperan dalam memperlambat proses penguapan sehingga tanman kopi dapat memanfaatkan air dengan lebih efisien dan mengurangi resiko kekeringan. Tanaman pelindung tetap yang saat ini digunakan oleh kebayakan petani adalah tanaman pelindung jenis lamtoro, tanpa diketahui banyak oleh petani bahwa ada tanaman pelindung lain yang dapat digunakan sebagai tanaman pelindung yaitu tanaman Alpukat, Kayu Manis, , Jeruk Keprok, selain digunakan sebagai tanaman pelindung juga tanpa disadari tanaman pelindung ini sebagai income pasiv bagi petani yaitu sebagai tambahan pendapatan sehingga menambah penghasilan bagi petani