cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Efektifitas Terapi Kompres Jahe Hangat Kombinasi Akupresur Di Titik Hegu Dan Taixi Pada Lansia Dengan Gout Artritis (Penerapan OMJAHATKU) Sulastri Sambo; Nurhayati Nurhayati; Dewi Anggraini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44641

Abstract

Gout artritis merupakan salah satu bentuk penyakit sendi yang umum dialami oleh lansia, ditandai dengan nyeri hebat, pembengkakan, dan keterbatasan aktivitas. Penatalaksanaan non-farmakologis menjadi salah satu pendekatan alternatif yang dapat digunakan untuk mengurangi keluhan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi kompres jahe hangat kombinasi akupresur di titik Hegu dan Taixi terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia dengan gout artritis, melalui pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Intervensi yang diterapkan dalam penelitian ini dikenal dengan istilah OMJAHATKU (Olah Mandiri Jahe Hangat Akupresur Taixi Hegu untuk Kesehatan Urat). Sampel terdiri dari 14 lansia yang mengalami gout artritis di Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat, yang dipilih secara purposive. Intervensi dilakukan selama tujuh hari berturut-turut. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala numerik. Hasil uji paired t-test menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat nyeri setelah dilakukan intervensi (p < 0,05). Terapi kompres jahe hangat kombinasi akupresur terbukti efektif dalam mengurangi nyeri pada lansia dengan gout artritis. Pendekatan OMJAHATKU dapat menjadi alternatif terapi mandiri yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Kepatuhan Pengobatan, Perilaku Hidup Sehat, Dan Diet Pada Lansia Dengan Hipertensi Febby Wahyunita Kasim; Lily Herlina; Ninik Yunitr
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44642

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi pada lansia dan menjadi faktor risiko utama komplikasi kardiovaskular. Kepatuhan terhadap pengobatan, perilaku hidup sehat, dan diet yang tepat menjadi kunci dalam pengelolaan tekanan darah. Namun, tingkat kepatuhan yang rendah dan kurangnya edukasi masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi terkait kepatuhan pengobatan, perilaku hidup sehat, dan diet terhadap tekanan darah, skor efikasi diri (MASES), perilaku promosi kesehatan (HPLP), dan indeks massa tubuh (IMT) pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan pendekatan pre-post test. Sebanyak 36 lansia hipertensi dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dihitung dengan aplikasi G-Power. Intervensi edukasi dilaksanakan selama enam minggu secara tatap muka dan mencakup materi tentang pengobatan, pola hidup sehat, dan diet hipertensi. Instrumen yang digunakan meliputi MASES, HPLP, alat ukur tekanan darah, dan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji t berpasangan dan GLM-Repeated Measures. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kepatuhan pengobatan, skor MASES dan HPLP, serta penurunan tekanan darah dan IMT (p<0,05). Edukasi yang terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan dan mengendalikan hipertensi pada lansia, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan posyandu lansia.
Optimalisasi Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Melalui Terapi Akupresur dan Kompres Hangat di Klinik Rumah Sehat Bidan Hartati, Aceh Utara Novianti Novianti; Siska Desta Roza; Myrna Lestari; Fatiyani Fatiyani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44643

Abstract

Upaya pencegahan partus lama dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan fisiologis, seperti senam hamil, teknik pernapasan dalam, serta intervensi non-farmakologis lainnya seperti akupresur dan kompres Hangat. Intervensi tersebut bertujuan untuk mendukung proses persalinan yang alami, mempercepat fase aktif kala I, serta mengurangi intensitas nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Optimalisasi Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Melalui Terapi Akupresur Dan Kompres Hangat di Klinik Rumah Sehat Bidan Hartati, Aceh Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment. Sampel terdiri dari 30 responden yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu 15 responden pada kelompok akupresur dan 15 responden lainnya pada kelompok dengan intervensi Kompres Hangat compress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok akupresur adalah 162,33 menit dengan standar deviasi 37,88. Sementara itu, kelompok Kompres Hangat memiliki rata-rata waktu 221,67 menit dengan standar deviasi 56,71. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, dengan nilai p-value 0,002 (p < 0,05). Artinya, kelompok yang diberikan akupresur mengalami kemajuan persalinan lebih cepat, yaitu 59,3 menit lebih singkat dibandingkan kelompok Kompres Hangat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi edukatif bagi mahasiswa serta mendorong penelitian lanjutan dengan kontrol terhadap variabel lain agar hasilnya lebih representatif.
Survei Pasien Penyakit Jantung Koroner yang Memenuhi Target Pencegahan Sekunder di De La Salle University Medical Center Fendra Wician
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44644

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Pada pasien PJK, pencegahan sekunder bertujuan mencegah infark miokardial dan kematian, serta mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Studi ini dilakukan untuk mengetahui proporsi pasien PJK yang memenuhi sasaran rekomendasi pencegahan sekunder PJK berdasarkan The 2012 Joint European Societies’ guidelines. Ini adalah penelitian survei potong lintang yang dilakukan di rumah sakit De Lasalle University Medical Centre di Filipina. Pasien berusia 18 tahun atau lebih dengan riwayat PJK lebih dari 6 bulan yang berkonsultasi di poliklinik kardiologi dan rawat inap sejumlah 209 orang diikutsertakan secara konsekutif dalam penelitian. Rata-rata usia 62.34 (SD±12.77) tahun dengan distribusi jenis kelamin hampir sama. Komorbiditas tersering adalah dislipidemia (88.5%). Empat dari 10 pasien memiliki riwayat merokok. Sepertiga dari pasien memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular prematur. Faktor risiko PJK tersering adalah kolesterol HDL yang rendah (77.5%). Proporsi pasien PJK yang memenuhi sasaran pencegahan sekunder PJK adalah sebagai berikut: berhenti merokok (79,5%), tekanan darah <140/90mmHg (71,8%), total kolesterol <4.5 mmol/L (56%), IMT 18,5 – 24,9 (56%), Hba1c <7% pada pasien DM (41,6%), sasaran aktivitas fisik (31,1%), sasaran lingkar pinggang (28,2%), dan kolesterol LDL <1.8mmol/L (14,8%).
Hubungan Kecemasan dan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Kelurahan Sidanegara Resti Ikhda Syamsiah; Laeli Farkhah; Khairunissa Khairunissa; Putri Maretyara Saptyani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44647

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Pada pasien PJK, pencegahan sekunder bertujuan mencegah infark miokardial dan kematian, serta mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Studi ini dilakukan untuk mengetahui proporsi pasien PJK yang memenuhi sasaran rekomendasi pencegahan sekunder PJK berdasarkan The 2012 Joint European Societies’ guidelines. Ini adalah penelitian survei potong lintang yang dilakukan di rumah sakit De Lasalle University Medical Centre di Filipina. Pasien berusia 18 tahun atau lebih dengan riwayat PJK lebih dari 6 bulan yang berkonsultasi di poliklinik kardiologi dan rawat inap sejumlah 209 orang diikutsertakan secara konsekutif dalam penelitian. Rata-rata usia 62.34 (SD±12.77) tahun dengan distribusi jenis kelamin hampir sama. Komorbiditas tersering adalah dislipidemia (88.5%). Empat dari 10 pasien memiliki riwayat merokok. Sepertiga dari pasien memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular prematur. Faktor risiko PJK tersering adalah kolesterol HDL yang rendah (77.5%). Proporsi pasien PJK yang memenuhi sasaran pencegahan sekunder PJK adalah sebagai berikut: berhenti merokok (79,5%), tekanan darah <140/90mmHg (71,8%), total kolesterol <4.5 mmol/L (56%), IMT 18,5 – 24,9 (56%), Hba1c <7% pada pasien DM (41,6%), sasaran aktivitas fisik (31,1%), sasaran lingkar pinggang (28,2%), dan kolesterol LDL <1.8mmol/L (14,8%).
Penggunaan Metode Penilaian Trauma Dalam Memprediksi Luaran Pasien : Literatur Review Ristina Fauzia Hernaningrum; Masfuri Masfuri; Liya Arista; Riri Maria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44653

Abstract

Latar Belakang : Trauma menjadi salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas di dunia. Kematian akibat trauma di Indonesia sebagian besar korban terjadi pada usia produktif sehingga dapat mempengaruhi kestabilan keluarga. Penilaian awal di Unit Gawat Darurat menjadi proses penting yang dapat berpengaruh pada hasil perawatan jangka panjang pasien. Membutuhkan kecepatan dan ketepatan mengidentifikasi keparahan trauma untuk dapat segera menentukan prioritas penanganan dan kesesuaian sumber daya. Tujuan : Mengetahui metode penilaian keparahan trauma yang dapat digunakan untuk memprediksi luaran pada pasien trauma. Metode : Telaah sistematis dilakukan dengan pencarian artikel pada basis data dengan kata kunci yang telah ditentukan, yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan, penghilangan duplikasi, dan penyaringan isi sehingga didapatkan 6 artikel untuk ditelaah. Hasil : Dari berbagai penilaian trauma yang digunakan, diketahui TRISS menjadi model terbaik yang dapat memprediksi luaran berupa mortalitas pada pasien trauma. Kesimpulan : TRISS menjadi metode penilaian trauma yang paling sensitif dalam memprediksi potensi mortalitas pada pasien trauma.
Terapi Akupresur Untuk Mengurangi Rasa Haus Pada Pasien Gagal Jantung dan Gagal Ginjal Kronis : Sistematic Review Kartikaningtyas Kusumastuti; Amelia Amelia; Muhamad Adam; Agung Waluyo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44654

Abstract

Latar Belakang: Rasa haus merupakan salah satu bentuk komplikasi pada penderita gagal jantung dan gagal ginjal kronis yang menjalankan program pembatasan cairan. Apabila tidak diberikan tatalaksana yang adekuat, rasa haus dapat memperburuk kondisi penyakit akibat kelebihan cairan karena intake yang berlebih. Terapi akupresur merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis dapat diterapkan oleh perawat untuk mengatasi haus. Tujuan: Mengeksplorasi efektivitas terapi akupresur dalam manajemen haus pada penderita gagal jantung dan gagal ginjal kronis. Metode: Studi ini menggunakan metode tinjauan sistematis berdasarkan pedoman PRISMA. Artikel diperoleh dari basis data Pubmed, ScienceDirect, ProQuest, Sage Journals, dan Taylor and Franchis, serta sumber lain yang diterbitkan sebelum tahun 2025. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis secara kritis menggunakan pedoman JBI Critical Appraisal Checklist. Hasil: Dari 4.628 artikel, 6 artikel studi RCT dan 1 studi kuasi eksperimen diikutsertakan dalam analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa akupresur terbukti efektif untuk menurunkan intensitas haus, distres haus, dan xerostomia yang dialami pasien gagal jantung dan gagal ginjal kronis. Jenis akupresur dapat berupa akupresur tubuh maupun akupresur telinga. Kesimpulan: Terapi akupresur dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan untuk mengatasi rasa haus pada pasien gagal jantung dan gagal ginjal kronis.
Pengaruh persepsi risiko dan dukungan psikososial terhadap perilaku pencegahan kecemasan pasien penyakit kronis Ilne Ai Purana Adel; Hanggara Budi Utomo; Ninik Setiyowati; Elin Hidayat
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44664

Abstract

Background: Anxiety is commonly experienced by patients with chronic illnesses and can affect their decision-making and quality of life. Factors such as risk perception and psychosocial support play a crucial role in determining anxiety levels; however, the relationship between these factors has not been widely studied. Methods: This research employed a cross-sectional design using a quantitative approach. The sample consisted of 102 patients with chronic illnesses registered at Undata General Hospital, selected through stratified random sampling. Data were collected using a structured questionnaire measuring risk perception, psychosocial support, and anxiety prevention behavior. Data analysis was performed using multiple linear regression after conducting classical assumption tests. Results: Risk perception and psychosocial support were found to have a significant influence on anxiety prevention (F = 8.586; p < 0.05). Risk perception had a negative effect on anxiety prevention (B = -0.277; p = 0.006), while psychosocial support had a positive effect (B = 0.265; p = 0.007). Both variables explained 14.8% of the variance in anxiety prevention behavior. Conclusion: Strong psychosocial support can help reduce anxiety in patients with chronic illnesses, while high risk perception tends to increase it. Appropriate education and the strengthening of social support may serve as effective strategies to enhance patients' ability to manage anxiety. Therefore, integrating physical and psychosocial management in chronic disease care is essential.
Pengaruh Berkumur Rebusan Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Terhadap Indeks Plak Pada Wanita Dewasa Ni Made Yuliana; Anneke Tahulending; Aprilia Anastasya A. Walewangko; Jeanne d’arc Zafera Adam; Novarita Mariana Koch; Oksfriani Jufri Sumampouw; Jeini Ester Nelwan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44681

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut wanita dewasa di Indonesia menghadapi tantangan kompleks, terutama karena pengaruh hormonal dan rendahnya kesadaran terhadap pentingnya perawatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur rebusan daun salam (S. polyanthum)  terhadap Indeks plak wanita dewasa. Jenis penelitian  penelitian Quasi Experiment Design dengan rancangan pendekatan One Group pre-posttest dilaksanakan di Desa Kalasey Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Sebanyak 46 wanita dewasa menjadi responden. Pengukuran plak menggunakan metode Indeks Plak (Plaque Index/PI). Alat yang digunakan yaitu cermin mulut (mouth mirror), eksplorer periodontal, kertas indeks dan pensil/skor sheet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks plak sebelum berkumur rebusan daun salam sebesar 3,8 dan sesudah berkumur rebusan daun salam sebesar 1,0. Rata-rata indeks plak ini mengalami penurunan sebesar 2,8. Hasil analisis statistik diperoleh nilai penurunan dengan mean rank sebesar 23,50 yang artinya adanya 23 responden yang mengalami penurunan plak indeks. Nilai p diperoleh sebesar 0,000 (p< 0,05), nilai ini menunjukkan bahwa berkumur rebusan daun salam efektif menurunkan plak. Kesimpulan penelitian ini yaitu berkumur rebusan daun salam (S. polyantum) berpengaruh terhadap penurunan indeks plak pada wanita dewasa.
Hubungan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Kanker Pada Keganasan di RSMH Tahun 2024 Antarini Idriansari; Zesi Aprillia; Sukmah Fitriani; Zubaidah Zubaidah; Evi Yuni Mistati5
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44688

Abstract

Kanker merupakan keganasan yang dapat menyerang pada berbagai usia, termasuk usia anak. Anak merupakan salah satu kelompok usia rentan. Kanker dapat menyerang dari usia bayi hingga remaja baik laki-laki maupun perempuan. Jenis kanker pada anak dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu keganasan darah dan tumor padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien anak dengan kondisi keganasan dan hubungan jenis kelamin dengan kejadian kanker darah dan tumor padat. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional, dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutif sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melihat data rekam medik. Penelitian ini melibatkan 142 sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwa penderita kanker paling banyak di derita oleh anak dengan jenis kelamin laki-laki (66,9%), diagnosis kanker paling banyak adalah Acute limfoblastic Leukimia dengan jumlah 40 (28,2%) anak laki-laki dan 14(9,8%) anak perempuan, anak yang menderita kanker usia 0-5 tahun sebanyak 39,4%, usia 6-18 Tahun sebanyak 60,6%. Hubungan jenis kelamin dengan jenis kanker tidak bermakna secara signifikan dnegan nilai p (>0,005). Berdasarkan penelitian ini penderita kanker pada anak didominasi oleh anak dengan jenis kelamin laki-laki dan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian kanker darah dan tumor padat.