cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2023)" : 38 Documents clear
Pemberdayaan Peran Kader Melalui Edukasi Kesehatan Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Metode Reproductive Organ Self Examination (ROSE) Linda Juwita; Ninda Ayu Prabasari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8641

Abstract

Pengetahuan masih memiliki peran penting untuk menjalankan peran sebagai Kader. Informasi kanker serviks memang mudah didapatkan namun tidak seluruhnya dapat dipahami oleh kader. Selain itu informasi deteksi dini kanker serviks dengan metode ROSE merupakan hal baru yang belum pernah didapatkan oleh Kader. Berdasarkan data terdapat kurangnya pengetahuan kader terhadap informasi deteksi dini. Tujuan dan target luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu peningkatan pengetahuan kanker serviks dan deteksi dini metode ROSE pada kader di wilayah kerja Puskesmas Jagir Surabaya. Pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan mengenai kanker serviks   dan deteksi dini kanker serviks dengan metode ROSE. Metode yang diaplikasikan untuk pelaksanaan kegiatan menggunakan ceramah dan diskusi. Media penyampaian materi yang digunakan berupa power persentation (PPT). Seluruh materi kegiatan pengabdian masyarakat dibagikan untuk peserta kegiatan. Tahap awal untuk proses pelaksanaan diawali dengan Pre-test dengan menyebarkan kuesioner kepada peserta, selanjutnya peserta diberikan penyuluhan kanker serviks dan deteksi dini metode ROSE. Setelah pemberian materi dilakukan dilanjutkan proses diskusi dan tanya jawab. Para peserta kader di Puskesmas Jagir antusias di dalam memberikan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Pada tahap kedua dilakukan Post-test dengan memberikan kuesioner. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan 24 Januari 2023.  Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah 70 peserta yang merupakan kader. Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan Puskesmas Jagir. Mayoritas peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat sebagai berikut: usia peserta 46-55 tahun 44%, pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA) 76% dan jenis pekerjaan yang dimiliki adalah Ibu Rumah Tangga (IRT) 91%. Nilai rata-rata pengetahuan kanker serviks Pre-test (19,22) dan Post-test (21,19) sedangkan untu pengetahuan ROSE rata-rata Pre-test (3,51) dan Post-test (4,69), sehingga kesimpulan hasil kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan kanker serviks dan deteksi dini dengan metode ROSE.Knowledge still has an important role to play as a cadre. Cervical cancer information is indeed easy to obtain, but not all of it can be understood by cadres. In addition, information on early detection of cervical cancer with the ROSE method is something new that cadres have never obtained. Based on the data, there is a lack of cadre knowledge of early detection information. The goals and output targets of this community service activity are increasing knowledge of cervical cancer and early detection of the ROSE method in cadres in the work area of the Jagir Health Center in Surabaya. Community service is carried out through health education about cervical cancer and early detection of cervical cancer with the ROSE method. The method applied for carrying out activities uses lectures and discussions. The material delivery media used is in the form of a power presentation (PPT). All materials for community service activities were distributed to activity participants. The initial stage of the implementation process begins with the Pre-test by distributing questionnaires to participants. Participants are given cervical cancer counseling and early detection of the ROSE method. After the presentation of the material carried out continued the process of discussion and question and answer. The cadre participants at the Jagir Health Center were enthusiastic in asking questions related to the material that had been presented. In the second stage, a post-test was carried out by giving a questionnaire. This counseling activity was held on January 24, 2023. The number of participants in this activity was 70 participants who were cadres. The activity was carried out in the meeting room of the Jagir Health Center. Most participants in community service activities were 46-55 years 44%, last high school education (SMA) 76%, and the type of work held was a housewife (IRT) 91%. The average value of cervical cancer knowledge is Pre-test (19.22) and Post-test (21.19), while for ROSE knowledge, the average is Pre-test (3.51) and Post-test (4.69), so this activity concludes that there is an increase in cervical cancer knowledge and early detection with the ROSE method.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan PTK terhadap Guru Pendidikan Agama Kristen di Kecamatan Sentani Julianus Labobar; Yakob Godlif Malatuny; Dorce Butu; Santy Layan; Nurhayati Banga
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8037

Abstract

Menulis adalah salah satu kemampuan yang sulit oleh guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang bertugas pada SD dan SMP di Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura. Minimnya karya tulis ilmiah yang dihasilkan para guru ini menunjukkan bahwa belum adanya perhatian yang serius dari pihak pimpinan maupun dinas pendidikan terkait. Paru guru juga masih mengalami kesulitan dalam melakukan penelitian tindakan kelas dan menulis artikel ilmiah sesuai dengan kaidah penulisan yang baik dan benar. Mereka lebih banyak bergelut dengan kegiatan belajar mengajar dan belum menjadikan kegiatan menulis sebagai bagian dari aktivitas profesionalnya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bagi para guru ini bertujuan untuk memberikan metode dalam melakukan penelitian tindakan kelas dan menulis artikel ilmiah yang sesuai kaidah penulisan. Kegiatan PkM terlaksana pada 16 Juli 2022. Para peserta terdiri dari para guru Pendidikan Agama Kristen yang bertugas pada SD dan SMP di Kecamatan Sentani berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi. Melalui kegiatan ini, tim PkM Jurusan Pendidikan Agama Kristen STAKPN Sentani memberikan pemahaman kepada para guru untuk menulis hasil penelitian dalam bentuk PTK dan mampu mengolahnya dalam suatu karya ilmiah. Hasil PkM menunjukan adanya pemahaman dan pengetahuan guru tentang Penelitian Tindakan Kelas dan penulisan artikel ilmiah yang baik dan benar sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan. Dengan kata lain, kegiatan PkM ini meningkatkan pemahaman dan pengetahuan guru mengenai teknik-teknik terbaik dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas dan menulis artikel ilmiah.Writing is a difficult skill for Christian Religious Education teachers assigned to elementary and junior high schools in Sentani Sub-district, Jayapura Regency. The lack of scientific papers produced by these teachers shows that there is no serious attention from the leadership and related education agencies. Teachers also still have difficulties conducting classroom action research and writing scientific articles following good and correct writing rules. They struggle more with teaching and learning activities and have not made writing activities part of their professional activities. This Community Service activity for teachers aims to provide methods for conducting classroom action research and writing scientific articles according to writing rules. PkM activities were carried out on July 16, 2022. The participants were 30 Christian Religious Education teachers who served in the Sentani District's elementary and junior high schools. The implementation methods used were lectures and demonstrations. Through this activity, the PkM team of the Christian Religious Education Department of STAKPN Sentani provided an understanding to the teachers to write research results in the form of PTK and process them in scientific work. The PkM results show the teachers' understanding and knowledge of Classroom Action Research and writing good and correct scientific articles following the rules of writing. In other words, this PkM activity increases teachers' understanding and knowledge of the best techniques for conducting Classroom Action Research and writing scientific articles.
Edukasi Pengolahan Pangan Lokal Berbasis Ubi Jalar di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk Agustia Dwi Pamujiati; Wiwiek Andajani; Nugraheni Hadiyanti; Lailatul Azkiyah; Rasyadan Taufiq Probojati; Nina Lisanty; Ahmad Haris Hasanudin Slamet
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7986

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu jenis pangan lokal yang berpotensi untuk dikembangkan. Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro menjadi salah satu produsen ubi jalar di Kabupaten Nganjuk. Namun pemanfaatan ubi jalar di Kecamatan Sukomoro masih terbatas. Padahal ubi jalar dapat diolah menjadi diversifikasi produk pangan dengan nilai ekonomi tinggi.  Maka dari itu perlu dilakukan edukasi tentang pengolahan pangan lokal berbasis ubi jalar dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi serta pemanfaatan ubi jalar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu tahap preparasi, tahap sosialisasi, tahap pelatihan dan pendampingan serta evaluasi yang dilaksanakan pada bulan April 2022. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga Dusun Gang-gang Malang Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk sebanyak 20 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Peserta mengikuti kegiatan secara runtut dari awal hingga akhir. Peserta kegiatan ini antusias dan memberikan respon positif dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan pangan lokal berbasis ubi. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil evaluasi yang baik. Para peserta mendapatkan nilai rata-rata post test (84,3) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pre test (66,5). Hal ini berarti bahwa transfer ilmu yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilakukan. Sweet potato is one of the local foods. It has the potential to be developed. Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro became one of the sweet potato producers in Kabupaten Nganjuk. However, the utilization of sweet potatoes in Kecamatan Sukomoro is still limited. Even though sweet potatoes can be processed into diversified food products with high economic value, it is necessary to educate about local sweet potato-based food processing to increase public knowledge about the potential and utilization of sweet potatoes. The methods used in this community service are the preparation stage, the socialization stage, and the training and mentoring stage. This community service activity targets the Gang-gang Malang, Sumengko Village, Sukomoro District, Nganjuk, and Regency residents. The results of community service show that community service activities run well and smoothly. Participants took part in the activity coherently from start to finish. Participants in this activity were enthusiastic and responded positively to participating in socialization activities and sweet potato-based local food processing training.
Edukasi dan Pemberian Makanan Tambahan untuk Penanggulangan Stunting di Kecamatan Made, Surabaya Etha Rambung; Janice Valencia; Fransisca Romana Titis Suniati; Oki Krisbianto; Imelda Ritunga
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8397

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra (Puskesmas Made Surabaya) adalah ada beberapa balita di wilayah kerja mitra yang menderita stunting. Penyebab stunting diantaranya adalah kurangnya tingkat pengetahuan orang tua tentang gizi sehingga makanan yang dikonsumsi balita tidak dapat memenuhi kebutuhan gizinya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pencegahan stunting dan makanan tambahan agar balita stunting dapat mengejar ketinggalan pertumbuhannya. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi, pemberian makanan tambahan dan pendampingan. Kegiatan berlangsung dari Agustus 2021-Mei 2022 dengan sasaran ibu yang memiliki balita stunting. Edukasi diberikan melalui seminar berjudul Ayo Cegah Stunting pada hari Senin tanggal 14 September 2021 yang dihadiri oleh 24 orang Ibu. Pemberian makanan tambahan dan pendampingan dilakukan melalui kunjungan ke rumah-rumah balita stunting setiap minggu selama 3 bulan. Hasil kegiatan adalah peningkatan pengetahuan Ibu mengenai stunting (83,3%), semua anak menyukai dan menghabiskan nugget yang diberikan serta peningkatan lingkar lengan 1-2%, tinggi badan 1-3%, dan berat badan 0.1-0.6 % balita. Dari hasil tersebut disimpulkan edukasi pencegahan stunting melalui metode ceramah cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan Ibu dan pemberian makanan tambahan yang mengandung protein hewani dapat membantu peningkatan tinggi badan anak.The problem faced by the partners (Puskesmas Made Surabaya) is that several toddlers in the partner's work area suffer from stunting. The causes of stunting include the lack of parental nutrition knowledge, so the food toddlers consume cannot meet their nutritional needs. This activity aims to provide stunting prevention education and additional food so toddlers can catch up on their growth. This activity uses educational methods to provide additional food and assistance. The activity takes place from August 2021 to May 2022, targeting mothers with stunting toddlers. Education was provided through a seminar entitled Let's Prevent Stunting on Monday, 14 September 2021, which 24 mothers attended. Additional food and assistance is provided through visits to homes for stunting toddlers every week for three months. The results of the activity were an increase in mothers' knowledge about stunting (83.3%), all children liked and ate the nuggets given, and an increase in arm circumference of 1-2%, height of 1-3%, and weight of 0.1-0.6% of toddlers. From these results, it was concluded that stunting prevention education through the lecture method was quite effective in increasing mother's knowledge, and providing supplementary food containing animal protein could help increase children's height.
Pelatihan Praktik Baik Membaca Puisi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SD Hendratno Hendratno; Heru Subrata; Ulhaq Zuhdi; Sabila Sabila; Lisa Novi; Nurul Istiq’faroh
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8114

Abstract

Pembelajaran sastra dapat memberikan manfaat bagi siswa dalam memahami nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam suatu karya sastra. Fakta menunjukkan bahwa guru di sekolah dasar, belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengajarkan apresiasi sastra. Dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, praktik baik membaca puisi difokuskan pada metode dan teknik praktis pemahaman konteks terhadap puisi yang dibaca. Tim PKM Unesa telah mengadakan pelatihan praktik baik membaca puisi bagi guru sekolah dasar pada bulan April tahun 2022 dengan peserta guru sekolah dasar se-Kabupaten Magetan sejumlah 40 orang. Pelatihan ini bertujuan membentuk sikap guru dalam menghadapi pembelajaran apresiasi sastra yang masih belum maksimal. Metode yang dilakukan adalah tutorial praktik langsung meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan bahwa mitra antusias mengikuti kegiatan PKM yang ditunjukkan dengan hasil penyebaran angket dengan rata-rata kategori sangat baik. Hasil pelatihan praktik baik membaca puisi yaitu adanya peningkatkan kemampuan membaca puisi, stimulasi kreativitas guru, dan peningkatan minat guru terhadap sastra.Learning literature can help students understand the values of life conveyed in literary works. However, facts show that elementary school teachers do not possess adequate skills to teach literary appreciation. In Indonesian language and literature learning, good poetry reading practice focuses on practical methods and techniques for understanding the context of the poems being read. Tim PKM Unesa conducted a training on good poetry reading practice for primary school teachers in April 2022 with 40 participants from primary schools in the Magetan district. The method used was a direct practice tutorial, including preparation, implementation, and evaluation stages. The results of the PKM implementation show that the partners were enthusiastic about participating in the PKM activities with a very good category. The results of good poetry reading practice training include an improvement in the ability to read poetry, stimulation of teacher creativity, and an increase in the interest of teachers in literature.
Sosialisasi Pembelajaran PJOK Inklusif pada Guru Sekolah Menengah Pertama Kota Surakarta sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme dalam Mengajar Febriani Fajar Ekawati; Tri Winarti Rahayu; Budhi Satyawan; Ismaryati Ismaryati; Deddy Whinata Kardiyanto; Bambang Wijanarko
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8736

Abstract

Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI) mempunyai tujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan atau pembelajaran bersama bagi peserta didik penyandang disabilitas dengan peserta didik pada umumnya. Proses pembelajaran inklusif juga harus dilaksanakan pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Namun masih banyak guru PJOK khususnya yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Surakarta menghadapi permasalahan-permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyusun perangkat pembelajaran pada guru PJOK dalam kelas inklusif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 2 Juli 2022 bertempat di SMPN 6 Surakarta, dengan jumlah peserta adalah 30 orang. Angket pengetahuan tentang konsep mengajar pada kelas inklusif diberikan pada saat sebelum dan sesudah pemberian materi untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan kemampuan menyusun perangkat pembelajaran. Hasil sosialisasi dan pelatihan kepada guru PJOK menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata 30% pada setiap butir pertanyaan, selanjutnya; guru mampu menganalisa dan menentukan cara mengajar kelas PJOK inklusif dengan benar yang dituangkan dalam RPP. Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru semakin memahami tentang konsep mengajar PJOK inklusif serta mampu untuk merencanakan, melakukan, dan membuat evaluasi dalam mengajar. Keberhasilan ini menjelaskan bahwa profesionalisme mereka juga semakin baik.School with an Inclusive Education System provides educational opportunities or joint learning for students with disabilities and students in general. The inclusive learning process must also be implemented in Physical Education, Sports, and Health (PESH) subjects. However, many PESH teachers at Junior High Schools in Surakarta still face problems in the implementation process. Therefore, this community service aimed to improve teachers' knowledge of inclusive learning and their skills to prepare the PESH inclusive class. The program conducted in SMPN 6 Surakarta on Saturday, 2 July 2022, with the number of participants was 30 people. The inclusive knowledge questionnaire was distributed to the participants before and after the activity. There was an improvement in knowledge among teachers after the socialization of the inclusive learning process in PESH. Furthermore, the teachers could analyze and determine how to teach inclusive classes correctly as outlined in the lesson plan. The average improvement is around 30% in every statement. Teachers can increasingly plan, teach, and evaluate their inclusive classes better than before. As a result, their professionalism is improving. 
Sosialisasi Literasi Etis Pergaulan Kristen Masa Kini di Jemaat GKN Yabes Yahim, Sentani Maryam Godlif Maryam; Yosep Kambu; Kresbinol Labobar; Yakob Godlif Malatuny
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8046

Abstract

: Problem remaja dan pemuda Gereja Kristen Nazarene (GKN) Yabes Yahim Sentani terlibat dalam pergaulan yang tidak sehat. Sementara orang dewasa yang berada dalam hubungan negatif sering kali terfokus pada pekerjaan, materialisme, dan status, sementara peran orang tua sebagai mentor bagi anak-anak sering kali terabaikan. Kehidupan rohani mereka pun terpengaruh oleh kondisi ini. Tujuan sosialisasi literasi etis pergaulan Kristen bagi jemaat di GKN Yabes Yahim Sentani adalah untuk mencerahkan, mendidik, mengarahkan, mengoreksi, dan menyelidiki pergaulan jemaat yang menyimpang dari kehendak Tuhan. Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat dari Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Sentani yang terdiri dari Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa. Dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dalam memberi penguatan literasi etis pergaulan kristen masa kini di Jemaat GKN Yabes Yahim, Sentani. Kegiatan ini berlangsung tanggal 2 Juli 2022. Para peserta berjumlah 35 orang terdiri dari Gembala dan Jemaat GKN Yabes Yahim, Sentani. Melalui kegiatan jemaat menyadari bahwa etika Kristen dalam pergaulan merupakan ekspresi atau terjemahan iman yang terwujud dalam perbuatan yang bersumber pada kasih. Literasi etis pergaulan Kristen masa kini dapat membantu dalam menggali rasionalitas dan moralitas agama. Kegiatan ini juga memberikan solusi bagi permasalahan etika jemaat yang dilayani, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan rohani jemaat di lingkungan pergaulan. Implikasi dari kegiatan ini adalah penyampaian materi kepada jemaat Gereja Kristen Nazarene Yabes Yahim Sentani oleh dosen-dosen Program Pascasarjana STAKPN Sentani dapat memberikan solusi bagi permasalahan etika jemaat yang dilayani, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan rohani jemaat di lingkungan pergaulan.The problem of teenagers and youth of the Nazarene Christian Church (GKN) Yabes Yahim Sentani engaging in unhealthy relationships. While adults in negative relationships often focus on work, materialism, and status, the role of parents as mentors for children is often neglected. Their spiritual life is also affected by this condition. The purpose of socializing the ethical literacy of Christian relationships for the congregation at GKN Yabes Yahim Sentani is to enlighten, educate, control, direct, correct, and investigate relationships that deviate from God's will. The Community Service Implementation Team from the Postgraduate Program of the Sentani State Christian College consists of Lecturers, Education Personnel, and Students. In the implementation of activities using lecture and question and answer methods in strengthening the ethical literacy of contemporary Christian relationships in the GKN Yabes Yahim Congregation, Sentani. This activity took place on July 2, 2022. The participants totaled 35 people consisting of pastors and congregants of GKN Yabes Yahim, Sentani. Through the activity, the congregation realized that Christian ethics in relationships is an expression or translation of faith manifested in deeds that come from love. Ethical literacy in contemporary Christian relationships can help explore religious rationality and morality. This activity also provides solutions to the congregation's ethical problems and improves the quality of life and spiritual growth of the congregation in the social environment. This activity implies that the delivery of material to the congregation of the Yabes Yahim Sentani Nazarene Christian Church by lecturers of the STAKPN Sentani Postgraduate Program can provide solutions to the ethical problems of the congregation served to improve the quality of life and spiritual growth of the congregation in the social environment. 
Pelatihan Penggunaan Alat-Alat Laboratorium pada Topik Kelistrikan dan Kemagnetan bagi Guru IPA dan Peserta Didik SMP Negeri 5 Palangka Raya Theo Jhoni Hartanto; Pri Ariadi Cahya Dinata; Albi Pratama; Resha Handriani; Suhartono Suhartono; Muhammad Nawir; Annur Qadariah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8097

Abstract

Hasil observasi memperlihatkan bahwa laboratorium IPA di sekolah mitra memiliki peralatan yang lengkap untuk mendukung pembelajaran topik listrik-magnet, akan tetapi guru masih belum sepenuhnya bisa menggunakan alat-alat yang sudah tersedia. Oleh karena itu, diadakanlah pelatihan penggunaan alat laboratorium. Kegiatan pelatihan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra kerja SMP Negeri 5 Kota Palangka Raya. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama empat kali pertemuan di bulan September 2022. Tujuan utama kegiatan adalah melatih guru-guru IPA dan peserta didik dalam menggunakan peralatan laboratorium IPA khususnya yang terkait dengan topik listrik-magnet untuk kegiatan praktikum. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi akhir. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium IPA SMP Negeri 5 Palangka Raya selama empat kali pertemuan. Peserta berjumlah 15 orang yang terdiri dari lima guru IPA dan sepuluh peserta didik kelas IX SMP Negeri 5 Palangka Raya. Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen-dosen dan laboran Prodi Pendidikan Fisika FKIP UPR. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 11 peserta memeroleh keterampilan praktik dengan kategori baik dan 4 peserta dengan kategori cukup baik. Setelah pelatihan, keterampilan peserta dalam melaksanakan praktik menggunakan alat-alat pada topik listrik-magnet, aspek merangkai peralatan dan melakukan praktik (mengumpulkan data) memperoleh kategori sangat baik, sedangkan aspek mengolah/menganalisis data dan menyimpulkan hasil praktik memperoleh kategori baik. Selain itu, peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan.The results of preliminary observations show that the science laboratory at the partner school has complete equipment to support the learning of electricity and magnetism. However, teachers are still not fully able to use the already available tools. Therefore, training on the use of laboratory equipment is held. This training is a community service activity with the Public Junior High School of 5 Palangka Raya as a partner. This training activity was carried out in four meetings in September 2022. The main purpose of the activity was to train science teachers and students in using science laboratory equipment, especially those related to electricity and magnetism. This training activity is carried out in three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the final evaluation stage. The activity was carried out at the Science Laboratory of SMP Negeri 5 Palangka Raya for four meetings. The participants were 15: five science teachers and ten ninth-grade students of Public Junior High School of 5 Palangka Raya. The training implementation team consists of lecturers and the Physics Education Program FKIP UPR laboratory assistant. The activity results showed that 11 participants acquired practical skills in the good category and 4 in the fairly good category. After the training, the participants' skills in carrying out the practice of using tools on the topic of electricity-magnet, aspects of assembling equipment and doing practice (collecting data) were in the very good category, while the aspects of processing/analyzing data and concluding the results of the practice were in the good category. In addition, participants gave positive responses to the implementation of training activities.
Pelatihan Pembelajaran STEM untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka pada Proyek Merancang Filter Air Nurul Fitriyah Sulaeman; Atin Nuryadin; Greny Mispi Anisa Sari; Agus Riyadi; Feby Zulhiyah; Desi Az Zahra Putri; Muhammad Ikhsan Bachrul Alam
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8423

Abstract

Tujuan pelatihan pembelajara STEM adalah meningkatkan kemampuan guru merancang pembelajaran STEM dalam implementasi kurikulum Merdeka. Peserta pelatihan merupakan 35 Guru IPA SMP Kota Bontang dan tempat pelaksanaan pengabdian di Autis Center, Kota Bontang. Pelatihan pembelajaran STEM ini dilaksanakan pada tanggal 14-18 Februari 2023 sebanyak 17 JP, serta memiliki tujuan agar guru dapat lebih mengenal pembelajaran STEM pada kurikulum Merdeka dan tentunya guru IPA SMP Kota Bontang dapat menerapkan pendekatan STEM dalam pembelajaran. Hasil dari pelatihan yaitu, guru mampu menyusun perangkat pembelajaran STEM efektif sesuai dengan capaian pembelajaran pada kurikulum Merdeka pada materi filter air. Hal ini terlihat pada hasil respon dari peserta pelatihan mencapai 90% baik dan pendapat dari peserta bahwa pelatihan sangat bermanfaat dan lebih mengenal pembelajaran STEM. Hasil ini menunjukkan urgensi dilakukannya pelatihan guru IPA secara berkala.Transitioning from the Indonesian curriculum to the Merdeka Curriculum is challenging for teachers. Teachers must be more creative in classroom learning through integrated learning in Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). However, teachers' knowledge and skills regarding STEM learning still need to be improved, so it is rare for teachers to use STEM learning. Therefore, efforts are made to overcome these problems by providing training on science learning using a STEM approach to support the implementation of the Merdeka curriculum. The training participants were 35 science teachers of SMP Bontang and the place of service at the Autism Center, Bontang City. This STEM learning training was carried out on 14-18 February 2023 with as many as 17 hours of lessons, and it aimed to make teachers more familiar with STEM learning in the Merdeka curriculum and able to apply the STEM approach in learning. The result of the training is that teachers can compile effective STEM learning tools following the learning outcomes in the Merdeka curriculum on water filter materials. This can be seen in the response results from training participants reaching 90% good and opinions from participants that the training is very useful and more familiar with STEM learning. 
How to Enter Article Scientific Journals into SINTA-Index Harisa Mardiana; Trida Trida; Yopie Chandra
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8374

Abstract

The purpose of this community service is to provide convenience to journal managers, researchers, and lecturers in publishing scientific journals at SINTA. In addition, the publication of scientific journals on the SINTA - Index positively impacts the journals it manages and provides convenience for online readers. This seminar was organized by the new journal Religious Policy (REPO) from the Center for Training and Development (Puslitbang) of the Ministry of Religion, Jakarta. This seminar uses three stages of the community service method: (1) the agenda for cooperation, after obtaining sources and determining the subject matter and arranging event activities; (2) implementation of activities in the form of lectures, discussions, and questions and answers on the socialization of the SINTA-Index journal; (3) evaluation of activities by returning questionnaires from 32 seminar participants. The results of this seminar were that all participants and journal managers understood how to enter scientific journal articles so that their journals could be in SINTA-indexed. The implication is that all participants want scientific journal articles indexed by SINTA, and journal managers want their journals to be SINTA accredited.

Page 2 of 4 | Total Record : 38