cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Optimalisasi Sekolah Siaga Bencana untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan di Zona Merah Rawan Bencana Kabupaten Bantul Setyaningrum, Niken; Setyorini, Andri; Suharyanta, Dwi; Darmawan, Ardhian Indra
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4442

Abstract

Bencana alam merupakan kejadian yang dapat mengganggu tatanan kehidupan jika menimbulkan korban jiwa, kehilangan harta benda dan kerusakan bangunan fasilitas umum. Kondisi tersebut dapat terjadi karena kurangnya penegtahuan tentang katrakteristik bahaya dan kurangnya informasi tentang bencana. Strategi penaggualangan bencana akan maksimal jika mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang baik. Sekolah Dasar merupakan tempat yang efektif untuk memberikan edukasi, yaitu dengan pembentukan sekolah siaga bencana. Tujuan dari pembentukan dari sekolah siaga bencana tersebut adalah meningkatkan pengetahuan bahaya yang mengancam, menciptakan suasana sekolah yang aman, mengintegrasikan progam kebencanaan dalam proses pembelajaran, meningkatkan sarana dan prasarana sekolah siaga bencana, meningkatkan keterampilan dengan simulasi kebencanaan. Berdasarkan analisis risiko yang sudah dilakukan dalam program pertama didapatkan hasil peringkat pertama adalah gempa bumi sedangkan yang ke dua adalan bencana kebakaran. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan Analisa ancaman, kerentanan, kapasitas dan resiko kebakaran, membuat peta resiko dan penentuan titik kumpul, membentuk tim siaga bencana dan rencana aksi sekolah, melakukan mitigasi bencana dan melakukan simulasi bencana kebakaran bekerjasama dengan Damkar BPBD Kabupaten Bantul. Metode dalam pengabdian ini yaitu dengan menggunakan Focus Groub Discussion (FGD) yang dilakukan dalam 4 kali pertemuan, partisipan pada kegiatan pengabdian ini adalah guru dan karyawan sekolah sebanyak 11 orang , semua siswa sebanyak 108 siswa, perwakilan komite sekolah dan perwakilan warga sekitar yang dekat dengan sekolah sebanyak 4 orang. Hasil dari pengabdian ini adalah mampu menghasilkan Tim siaga Bencana dan SOP untuk sekolah siaga bencana di bawah pengawasan dari Damkar BPBD Kabupaten Bantul.
Pelatihan Asertif untuk Menurunkantingkat Depresi pada Pasien Diabetes Melitus Candra, I Wayan; Sumirta, I Nengah; Dewi, Ni Luh Gede Ari Kresna
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4451

Abstract

Pasien dibaetes melitus terus bertambah jumlahnya seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan perubahan gaya hidup masyarakat. Data terakhir tahun 2023 tercatat jumlah pasien diabetes melitus mencapai 405 orang di Puskesmas Klungkung I. Pada umumnya pasien diabetes melitus mengalami depresi. Satu diantara upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan asertif. Kegiatan pelatihan asertif bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang keadaan depresi dan perilaku asertif, memiliki kemampuan dalam melakukan asertif sehingga dapat mengambil keputusan dengan tepat dalam memperjuangkan hak sendiri tanpa mengganggu hak orang lain. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 25 orang pasien diabetes melitus yang mengalami depresi. Kegiatan yang dilakukan adalah memberikan pelatihan ketrampilan dalam melakukan perilaku asertif dari persiapan dengan melakukan koordinasi persiapan sasaran,alat dan tempat,pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi pengetahuan dan ketrampilan berperilaku asertif. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan terjadi penurunan tingkat depresi pasien diabetes melitus setelah diberikan perilaku asertif sejumlah 22 orang (88%). Terjadi peningkatan pengetahuan 23 orang (92%) dan peningkatan kemampuan melakukan perilaku asertif sebesar 22 orang (88%).
Pencegahan Stunting melalui Pemberdayaan Karang Taruna Berbasis Media Sosial Wulansari, Ika; Arsad, Nikmatisni; Jafar, Cindy Puspita Sari Haji
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4462

Abstract

Stunting tergolong kondisi kekurangan gizi yang terjadi dalam kurun waktu yang lama. Kekurangan gizi ini dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Kejadian stunting menyebabkan gangguan pertumbuhan yang tidak dapat diperbaiki atau irreversibel. Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mencegah stunting kedepannya adalah dengan melakukan pendekatan teman sebaya dalam hal ini karang taruna yang telah mengenal masyarakat di daerah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan karang taruna untuk kegiatan kemasyarakatan dengan mengajarkan penyampaian edukasi dan informasi kesehatan yang relevan sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh masyarakat terutama dalam hal pencegahan stunting. Pada kegiatan pemberdayaan ini di dihadiri oleh 21 orang karang taruna Desa Wonggarasi Tengah. Tim KKN-PK memulai kegiatan dengan melakukan pendataan untuk mengetahui Angka kejadian Stunting di desa Wonggarasi Tengah sebesar 3,25%, didapatkan dari data sekunder dari puskesmas sebanyak 4 anak dari total 123 anak di desa Wonggarasi Tengah Setelah melakukan pendataan dilanjutkan dengan penyusunan materi penyuluhan tentang stunting. Kemudian mengumpulkan karang taruna untuk mengedukasi tentang pencegahan stunting. Kegiatan ini dimulai dengan pengisian pre test, pemberian materi tentang pencegan stunting, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan pengisian post test oleh karang taruna. Hasil yang didapatkan telah dibuat video output oleh Karang Taruna Desa Wonggarasi Tengah dan sudah di unggah di Youtube.
Manajemen Life Skill dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Remaja Sulistiowati, Ni Made Dian; Aryasuadnyana, I Nyoman Krisnanda; Supiana Wati, I Dewa Ayu Nyoman Trisna; Linardi, Feren; Maharani, Ni Komang Putri Bintang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4470

Abstract

Masalah kesehatan jiwa sudah menjadi masalah dunia yang tersebar pada usia 18 tahun keatas sehingga memerlukan deteksi sedini mungkin pada masa anak-anak dan remaja agar penanganan yang tepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Desa Gunaksa merupakan desa yang berada di Kabupaten Klungkung yang memiliki permasalahan kesehatan remaja cukup banyak namun untuk masalah mental belum dilakukan penanganan ataupun upaya pencegahan dari pihak desa maupun pihak puskesmas setempat. Kegiatan pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja di Desa Gunaksa agar memahami pentingnya kesehatan mental, dan factor risiko yang memengaruhi kesehatan mental. Sebanyak 40 remaja Gunaksa mengikuti workshop selama 2 kali pertemuan selama 2 minggu dengan menggunakan metode diskusi kasus dan role play dimana remaja diminta untuk menuliskan respon terhadap pengalaman yang sesuai dengan kasus yang didiskusikan. Selama proses kegiatan remaja mengekspresikan pengalamannya yang bervariasi mulai dari menyenangkan hingga tidak menyenangkan. Didapatkan hasil bahwa terdapat peningkjatan pengetahuan dan kemampuan sebesar 1.47 setelah dilakukan workshop pada remaja. Peningkatan pemahaman dan kemampuan remaja diharapkan dapat dibagikan kepada remaja lainnya dalam bentuk kegiatan terstruktur secara kontinu yang dapat dilakukan pada remaja desa Gunaksa lainnya.
Peningkatan Pengetahuan Berbasis Perceived Benefits dan Reminder Cues to Action dalam Kepatuhan Diet Hipertensi Hidayat, Tuafik; Widniah, Any Zahrotul; Febriana, Annisa
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4474

Abstract

Provinsi Kalimantan Selatan merupakan provinsi tertinggi secara nasional angka kejadian Hipertensi. Jumlah penderita Hipertensi di Kabupaten Banjar menduduki urutan ke 2 terbanyak setelah Kota Banjarmasin. Penatalaksanaan secara non farmakologis melalui diet Hipertensi secara efektif dapat menunjang perawatan Hipertensi di keluarga. Salah satu cara untuk meningkatkan fungsi perawatan kesehatan keluarga yaitu dengan meningkatkan pengetahuan keluarga terhadap diet hipertensi melalui pendidikan kesehatan berbasis perceived benefits dimana isi pendidikan kesehatan tersebut diingatkan secara terus (reminder) berbasis cues to action. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada penderita Hipertensi di Desa Sungai Tuan Ilir Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar yang bertujuan untuk meningkatkan persepsi manfaat terhadap pelaksanaan diet Hipertensi. Metode pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan melakukan pendidikan kesehatan berbasis persepsi manfaat (perceived benefits) melalui metode ceramah dan pembagian stiker sebagai pengingat untuk melaksanakan diet Hipertensi setiap hari. Sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan dilakukan pengukuran terhadap perceived benefits menggunakan kuesioner tertutup dengan 10 pertanyaan. Hasil kegiatan terjadi peningkatan sebelum dan setelah pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan berbasis perceived benefits pada model keyakinan kesehatan dapat diterapkan dalam perawatan Hipertensi di keluarga.
Video Simulasi Proses Anestesi Guna Mengedukasi Ibu Hamil untuk Mengurangi Tingkat Kecemasan Pra Sectio Caesarea Wismoyo, Novantyadi Gayuh; Wibowo, Tophan Heri; Jerau, Emiliani Elsi; Suandika, Made
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4488

Abstract

Operasi sectio caesarea melibatkan histerotomia, yang melibatkan pembuatan sayatan di dinding rahim melalui bagian depan perut atau vagina, untuk mengeluarkan janin dari rahim. Ketidak tahunan adalah salah satu penyebab timbulnya kecemasan, seperti seberapa banyak seseorang mengetahui tentang masalah yang dialaminya. Tujuan kegiatan PkM ini untuk menambah pengetahuan ibu hamil serta mengurangi tingkat kecemasan ibu hamil pra section caesarea. Metode PkM ini dilakukan dengan ceramah dan memberikan edukasi menggunakan video simulasi proses anestesi untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil. Lokasi PkM ini berada di Posyandu Desa Kecitran dengan jumlah peserta ibu hamil sebanyak 30 peserta. Hasil PkM yang dilaksanakan rata-rata tingkat kecemasan peserta sebelum dilakukan implementasi 21.03, dan setelah diberikan implementasi mengalami penurunan 15.56. Rata-rata penurunan tingkat kecemasan hingga 5.47. Outcome yang akan didapatkan pada kegiatan PkM ini yaitu HKI video simulasi proses anestesi serta jurnal publikasi.
Pengenalan Pharmapreuneur dan Pembuatan Produk Herbal bagi Anak-Anak Asuh Rumah Cahaya Kasmadi, Fathnur Sani; Yuliawati, Yuliawati; Efendi, M. Rifqi; Maimum, Maimum; Maharini, Indri; Pondawinata, Marizki; Sadli, Nurul Kamila; Fitrianingsih, Fitrianingsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4491

Abstract

Penggunaan tanaman sebagai obat tradisional masih cukup populer karena tidak menimbulkan efek samping. Kewirausahaan farmasi merupakan kegiatan kewirausahaan yang terkait dengan sektor farmasi, termasuk produk herbal. Profesi apoteker merupakan bidang profesi yang berkaitan dengan obat, baik obat sintetik maupun obat alami. Pembuatan produk herbal merupakan salah satu kegiatan alternatif yang memperkenalkan profesi apoteker kepada masyarakat. Rumah Cahaya merupakan salah satu tempat dimana terdapat tempat tinggal bagi anak yatim dan masyarakat berpendapatan rendah. Lokasinya di Jl. Raden Wijaya, Rt. 035 Thehok, Kabupaten Jambi Selatan. Rumah ini dipilih menjadi sasaran kegiatan karena banyak anak-anak dan masyarakat berpenghasilan rendah yang beraktivitas di sana. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada mereka dalam membuat produk dan mengenal lebih dekat profesi apoteker. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam empat tahap: 1. Koordinasi kegiatan atau izin kegiatan dengan pimpinan yayasan; 2. Persiapan kegiatan; 3. Pelaksanaan kegiatan; dan 4. Evaluasi kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 32 siswa SD, SMP, dan SMA. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak yang mengikuti kegiatan, dari 67,8% sebelum kegiatan menjadi 98,2% setelah kegiatan.
Self-Empowerment Berbasis Edukasi sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita dengan Hemodialisis Wijayanti, Lono; Sulistyorini, Sulistyorini; Wardani, Erika Martining; Septianingrum, Yurike; Damawiyah, Siti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4499

Abstract

Berbagai masalah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan pada penderita yang menjalani hemodialisis. Ketidaktahuan masyarakat tentang perawatan mandiri meliputi pembatasan asupan cairan, diet nutrisi yang dianjurkan dan mengikuti petunjuk pengobatan yang telah diberikan akan berdampak pada kualitas hidupnya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dalam upaya perawatan mandiri dalam meningkatkan kualitas hidup pada penderita yang menjalani hemodialisis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan pendidikan kesehatan kepada penderita dan keluarga tentang tentang pentingnya mematuhi protap yang telah diberikan seperti melaksanakan cuci darah sesuai jadwal yang diberikan, membatasi asupan cairan, diet nutrisi yang dianjurkan, melakukan olahraga sesuai yang dianjurkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama satu minggu, diikuti oleh pasien yang menjalani hemodialisis berjumlah 60 orang. Sebelum dan sesudah penyuluhan, diadakan pre-test dan post-test untuk menilai apakah ada perubahan dalam pengetahuan mengenai upaya perawatan mandiri dalam meningkatkan kualitas hidup. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tentang upaya perawatan mandiri dan mereka mengerti bahwa pentingnya perawatan mandiri agar kualitas hidup meningkat dan terhindar dari komplikasi
Keberlanjutan Program Pemanfaatan KRPL dengan Pendekatan Agronursing dalam Mengatasi Stunting dan Legalitas Usaha Makanan Nakelle Suryati, Suryati; Anggoro, Sarni; Sari, Chanif Kurnia; Mufidah, Ulfa; Nengsi, Angel Aprilia Ayu
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4519

Abstract

Balita yang mengalami permasalahan gizi meningkatkan risiko penurunan kemampuan intelektual, menghambatnya kemampuan motorik, produktivitas, dan peningkatan risiko penyakit degeneratif di masa mendatang. Permasalahan gizi pada balita dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya rendahnya pendapatan keluarga, kebiasaan yang dipercayai oleh ibu, dan pengetahuan gizi yang rendah pada ibu atau pengasuh. Tujuan dari Pengabdian Kepada Maasyarakat (PKM) ini adalah mengevaluasi keberlanjutan program KRPL yang sudah berjalan, pembentukan Program Pojok Gizi, memberikan penyuluhan tentang penyimpanan makanan dan pegemasan produk makanan Nakelle, dan legalitas produk makanan Nakelle ke PIRT. Kegiatan PKM diantaranya evaluasi keberlanjutan KRPL, pemberian penyuluhan tentang kemanan pangan dan pengemasan produk makanan, legalitas produk makanan nakelle ke PIRT, dan pembentukan program Pojok Gizi. Peserta PKM ini adalah 20 peserta KWT dan 44 ibu yang memiliki anak usia 6 bulan-24 di Dusun Bali, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta. Kegiatan PKM ini dimulai dari evaluasi keberlanjutan KRPL, dimana KRPL ini dapat dilanjutkan oleh warga setempat dengan budidaya ikan lele, penanaman sayuran dan tanaman kelor, pemberian penyuluhan tentang keamanan pangan dan pengemasan produk makanan, membentuk Pojok Gizi di Posyandu Dusun Bali, dan legalitas produk nakelle yang didaftarkan di PIRT. Hasil dari PKM ini diantaranya KRPL tetap berlanjut, adanya peningkatan pengetahuan peserta KWT setelah diberikan penyuluhan tentang keamanan pangan dan pengemasan produk makanan, terbentuknya Pojok Gizi,dan produk makanan nakelle terdaftar di PIRT.
Pelatihan Teknik Vokal Paduan Suara terhadap Resonansi dan Frasering Sagala, Mastri Dihita; Putra, Zakarias Aria Widyatama; Oktaviary, Aline Rizky; Adityaa, Mega Cantik Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4521

Abstract

Pernapasan menjadi bagian yang fundamental dalam kegiatan bernyanyi paduan suara, namun sering ditemukan kendala dalam mengimplementasikannya. Pelaatihan ini menjelaskan bagaimana teknik pernapasan yang baik menjadi efek dari terciptanya resonansi dan frasering yang tepat. Kegiatan ini merupakan hasil kegiatan PKM/ Pengabdian Kepada Masyarakat, yakni 20 orang peserta didik yang tergabung dalam ekstra kurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Pontianak. Adapun kegiatan tersebut menggunakan lagu “Bagimu Negeri’, dimana lagu wajib nasional tersebut terdapat bertempo agak lambat serta memiliki nada-nada yang dapat melatih resonansi dan frasering atau pemenggalan kalimat. Pelatihan ini menggunakan metode demonstrasi dan drill atau pengulangan. Hasil kegiatan pelatihan ini menyimpulkan bahwa 1) anggota paduan suara lebih memahami bagaimana pentingnya penggunaan pernapasan yang tepat guna menghasilkan resonansi suara, 2) pernapasan akan berpengaruh terhadap pemenggalan kalimat pada setiap syair. Pemahaman tersebut dilihat dari hasil penyebaran angket terkait survey kepuasan dan kebermanfaatan pelatihan serta pembuatan grup whatsapp untuk memantau latihan dan wadah untuk berdiskusi antara pemateri peserta pelatihan. Pelatihan ini akan berimplikasi pada terbentuknya paduan suara yang berkualitas, dimana teknik tersebut dapat diterapkan pada lagu apapun. Impilkasinya adalah pemahaman dan penggunaan teknik pernapasan yang tepat tidak hanya memberikan keunggulan sebuah resonansi dan frasering, melainkan juga bagaimana anggota paduan suara mengatur pola pernapasan ketika mereka melakukan koreografi paduan suara.

Page 77 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025