cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,253 Documents
Pelatihan Pupuk Kompos Pada Kelompok Tani Sido Makmur Suryani, Puput Eka; Putro, Dwi Purnomo; Rahayu, Ratna Dwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12904

Abstract

Penguatan pangan nasional pada dasarnya didukung oleh beberapa unsur, diantaranya yaitu system tanam yang baik yang menjadi ujung tombak dalam proses produksi. Ketahanan pangan adalah kondisi tersedianya dan terpenuhinya kebutuhan bahan makanan bagi negara hingga perseorangan, dan masing-masing dapat diindikatorkan dari 3 dari ketersediaan yang mencukupi, secara kuantiti maupun mutunya, yaitu aman, bergizi, merata, beragam, serta terjangkau, tidak bertentangan dengan agama, dan budaya masyarakat untuk hidup sehat, aman, produktif dan berkelanjutan. Secara geografis kabupaten Blora merupakan salah satu daerah di Indonesia yang didominasi dengan lahan pertanian. Selain sebagai lumbung padi nasional, kabupaten Blora juga memiliki jumlah hewan ternak berupa sapi terbanyak di Jawa Tengah berdasarkan data dari BPS. Adanya lahan pertanian yang luas, serta didukung dengan jumlah sapi yang memadai maka kondisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan nasional. Oleh karena itu pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan serta kesadaran masyarakat Blora khususnya Desa Medalem dalam pembuatan pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdin adalah adalah metode Asset Based Community Development (ABCD), yaitu metode yang berfokus pada sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan kondisi lingkungan atau mengatasi permasalahan yang muncul. Dari pengabdian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk organik pada kelompok tani Sido Makmur dapat meningkatkan kemampuan anggota kelompok serta meningkatkan kesadaran anggota mengenai pemanfaatan limbah kotoran ternak untuk meningkatkan kesuburan tanah
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Terintegrasi Dalam Mendukung Transformasi Kesehatan Layanan Primer Muslim, Azhari; Karbito, Karbito; Amperaningsih, Yuliati; Putriana, Yeyen
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12937

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan suatu negara dalam meningkatkan kesehatan masyarakat adalah dengan menurunnya angka kematian bayi. Angka kematian bayi merupakan jumlah bayi yang meninggal sebelum mencapai usia 1 tahun yang dinyatakan dalam 1.000 kelahiran hidup pada tahun yang sama. Salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi adalah berat badan lahir rendah. Bayi berat badan lahir rendah dapat berdampak serius pada kesehatan bayi. Mengacu pada Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022, prevalensi berat badan lahir rendah di Indonesia sebesar 6,0%. Estimasi World Health Organization, prevalensi prematur di Indonesia sekitar 10%. Desa Enggal Rejo merupakan salah satu desa di Kecamatan Adiluwih, dengan jumlah penduduk 1415 orang dengan luas 350,6116 ha. Skor Sustainable Development Goals Desa Enggal Rejo untuk Desa Sehat dan Sejahtera adalah 56,71. Sebuah Desa disebut Desa Peduli Kesehatan jika prosentase total nilai indikator Desa Peduli Kesehatan minimal mencapai 80. Hal ini menunjukkan bahwa Desa Enggal Rejo belum mencapai kriteria minimal Desa Peduli Kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat untuk peningkatan kapasitas kader posyandu terintegrasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu peningkatan kapasitas kader posyandu terintegrasi sebesar 45,54 %. Kegiatan monitoring dan evaluasi secara teratur serta peningkatan ketrampilan pengetahuan kader posyandu terintegrasi perlu dilaksanakan,
Membangun Soliditas dan Solidaritas Teamwork: Pengabdian Masyarakat sebagai Dosen Pembimbing Lapangan di Desa Rompegading Fitriana, Rahmah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.12966

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai matakuliah yang dilaksanakan di tengah masyarakat sekaligus sebagai salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat. Kegiatan KKN mengasah keterampilan sosial kemasyarakatan sekaligus kepekaan mahasiswa dalam membaca potensi ataupun masalah yang ada di Desa Rompegading. Tujuannya agar program kerja mahasiswa sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Beberapa kendala dalam pelaksanaan KKN di Desa Rompegading seperti berubahnya jadwal kegiatan karena tingginya curah hujan yang menyebabkan banjir di lokasi KKN serta jadwal program kerja yang bertepatan dengan libur sekolah. Agar program kerja dapat terlaksana dengan baik, dibutuhkan soliditas dan solidaritas mahasiswa peserta KKN sebagai teamwork. Metode yang digunakan untuk membangun soliditas dan solidaritas teamwork KKN Desa Rompegading dibagi ke dalam tiga kegiatan utama, yaitu sebelum berangkat ke lokasi KKN, setelah tiba di lokasi KKN, dan setelah kembali dari lokasi KKN. Setiap kegiatan memerlukan pendekatan yang berbeda, namun ditekankan bahwa peserta KKN mempunyai tujuan yang sama yaitu keberhasilan melakukan seluruh program kerja
Peningkatan Remaja Sadar Gizi Melalui Edukasi dan Pemberian PMT Berbasis Pangan Lokal Dalam Rangka Pencegahan Stunting di Kabupaten Kupang Pantaleon, Maria Goreti; Demu, Yohanes Don Bosko; Nur, Astuti; Zogara, Asweros Umbu; da Costa, Santa L. D.
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13022

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Remaja mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat meliputi perubahan pada struktur tubuh, fisiologis, psikologis dan fungsi sosial sehingga membutuhkan asupan gizi yang memadai. Gizi yang tidak memadai dimasa remaja dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kronis. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018, diketahui bahwa prevalensi status gizi anak pendek dan pendek pada remaja usia 13 – 15 tahun sebesar 25,75%, dan pada remaja usia 16 – 18 tahun sebesar 26,9%. Prevalensi status gizi kurus dan sangat kurus pada remaja sebesar 16,8%, dan prevalensi obesitas sebesar 29,5%. Selain masalah status gizi, masalah anemia pada remaja putri juga cukup tinggi yaitu sebanyak 32%. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di SMP Negeri 4 Taebenu Kelurahan Oeltuah Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang, dengan jumlah sasaran sebanyak 30 peserta. Kegiatan yang dilakukan antara lain edukasi gizi seimbang dan anemia dengan metode ceramah dengan alat bantu berupa poster dan leaflet, pengukuran status gizi, dan pemberian pangan lokal berupa kacang hijau. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang gizi seimbang dan anemia.
Edukasi Senam Kaki Diabetes Untuk Mengontrol Gula Darah Pada Lansia Diabetes Melitus Di Puskesmas Kembaran I Banyumas Talitha, Yuliana; Susanti, Indri Heri; Sumarni, Tri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13066

Abstract

Kadar gula darah tinggi yang disebabkan oleh sintesis atau penggunaan insulin yang tidak mencukupi mendefinisikan penyakit medis kronis yang dikenal sebagai diabetes melitus. Meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga kekuatan otot kaki adalah tujuan dari latihan kaki, semacam perawatan fisik non-farmakologis yang dapat membantu individu dengan DM. Meningkatkan antusiasme, pemahaman, dan kemampuan pasien DM yang lebih tua untuk melakukan latihan kaki adalah tujuan utama dari penelitian ini. Pengumpulan data, persiapan bahan dan alat, dan pra-survei adalah prosedur yang diikuti. Ceramah, kerja kelompok, demonstrasi latihan kaki, dan ujian akhir melengkapi implementasinya. Video, presentasi PowerPoint, dan leaflet pendidikan digunakan. Dua puluh pasien DM senior berpartisipasi dalam latihan selama dua sesi. Rata-rata, pengetahuan peserta meningkat dari 67,5 menjadi 94,5 antara tes sebelum dan sesudah. ​​Dari 203,6 mg/dL menjadi 174,1 mg/dL, kadar gula darah juga turun. Peningkatan 100% dicatat dalam kuesioner evaluasi keterampilan, dan lembar checklist minat, semua peserta sangat tertarik untuk melanjutkan latihan kaki. Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan kaki dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik lansia penderita diabetes.
Pemberian Edukasi Gizi & Pelatihan Pembuatan Sarapan Pagi One Disk Meal Sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gizi Pada Anak SD Binilaka Di Desa Oeltua Kabupaten Kupang Demu, Yohanes Don Bosko; Nenotek, Christina R.; Niron, Maria F Vinsensia D P Kewa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13077

Abstract

Latar Belakang: Asupan gizi anak sekolah sangat penting untuk peningkatan status gizi serta meningkatkan kosentrasi dalam belajarTujuan penelitian: Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku, Penigkatan Status Gizi anak sekolah menjadi gizi normal, Meningkatkan keterampilan ibu ibu dalam mengolah menu makanan sarapan pagi kepada anak sekolah Metode: Demo pembuatan menu Hasil: Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan kegiatan demo masak. Sasaran dalam Penyuluhan dan demo masak ini adalah orang tua murid dan guru sekolah dasar negeri SDN Oeltua. Jenis menu Pada kegiatan demo masak berupa menu bitter balen. Peserta yang hadir dikelompokan menjadi dua untuk melakukan praktek menu bitter balen. Setelah selesai pengolahan hasilnya di cicipi oleh perwakilan anak sekolah dasar. Dalam pengolahan menu bitter balen orang tua murid boleh menggantikan daging ayam dengan protein lainnya seperti ikan sehingga dapat meningkatkan selera makan pada anak sekolah dasar. Penyuluhan ini dilakukan agar orang tua dapat mengerti dan memamahami makanan jajanan yang sebaiknya mereka berikan kepada putra putrinya. Sehingga dalam memilih makanan jajanan yang sehat dan bersih serta mempunyai nilai gizi yang tinggi.Simpulan: Perlu dukungan guru dan orang tua murid dalam dalam meningkatkan status gizi anak sekolah dasar
Peningkatan Pengetahuan Pemanfaatan Tanaman Berkhasiat Obat Daun Jambu Biji (Psidium guajava) Pada Masyarakat Suku Osing Kabupaten Banyuwangi Cendekiawan, Khrisna Agung; Isnawati, Nafisah; Anggraeni, Lutvi; Pangesti, Yuli; Mayasari, Shinta
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13089

Abstract

Pulau Jawa merupakan pulau yang kaya keanekaragaman hayati. Obat tradisional pada etnis Suku Osing umumnya masih dalam bentuk yang sederhana. Bahan baku yang diambil dari alam setelah dibersihkan biasanya langsung digunakan dalam bentuk segar dengan cara direndam atau direbus kemudian diminum, diolah dengan cara dihaluskan dan ditumbuk/dipanaskan dalam bungkusan daun. Pengetahuan dan pemanfaatan tanaman obat masih minim terutama dalam pengolahannya menjadi sediaan yang efektif dan efisien agar mudah digunakan. Jambu Biji (Psidium guajava) merupakan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional terutama pada bagian daunnya. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang khasiat tanaman Jambu Biji sekaligus mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman tersebut sebagai tanaman obat keluarga serta dapat mengolah simplisia Jambu Biji sebagai teh herbal untuk digunakan menjadi minuman berkhasiat obat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi materi tentang Daun Jambu Biji dan pelatihan pembuatan teh herbal. Edukasi dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner yang dibagikan sebelum (pretest) dan sesudah (post-test) pemberian materi. Hasil pretest menunjukkan bahwa pengetahuan dan minat warga untuk membudidayakan tanaman Jambu Biji masih kurang. Namun pada hasil post-test menujukkan pengetahuan mereka menjadi meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan warga tentang tanaman berkhasiat obat Daun Jambu Biji (Psidium guajava)
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Remaja Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Serta Keterampilan Deteksi Dini Ca Mammae Dan Fibroadenoma Mammae Melalui Sadari Dessy Lutfiasari; Awatiszahro, Alfika; Nirwana, Betanuari Sabda; Rofiah, Khofidhotur; Winarti, Eko; Firdaus, Nikmatul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13093

Abstract

Kanker payudara (Carcinoma mammae) merupakan kondisi dimana sel tubuh telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan sel yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara. Fibroadenoma adalah tumor payudara unilateral yang tidak nyeri, jinak (nonkanker) yang merupakan benjolan padat, tidak berisi cairan Penyebab firboadenoma dan kanker payudaraa sama-sama belum diketahui secraa pasti. Tujuan kegiatan pengabdian masyarkat ini untuk meningkatkan kemampuan kader kesehatan pada remaja dalam melakukan deteksi dini Ca mammae dan Fibroadenoma mammae menggunakan metode SADARI. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama kurang lebih 15 menit untuk pemaparan materi dan 30 menit untuk diskusi dan tanya jawab serta demonstrasi cara melakukan SADARI. Evaluasi untuk mengetahui pengaruh pengetahuan siswa dilakukan pre test dan post test. Hasil pre test dan post tes didapatkan 35 siswa (92,11%) memiliki pengetahuan baik. Siswa dengan pengetahuan baik mengalami peningkatan dari 5 siswa (13,2%) menjadi 35 siswa (92,11%). Siswa mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 78,91%. Melalui pengoptimalan kader kesehatan dalam deteksi dini Ca mammae dan Fibroadenoma mammae dengan metode SADARI ini dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan pencegahan terhadap kejadian Ca mammae dan Fibroadenoma mammae sehingga dapat menurunkan angka kejadian Ca mammae dan Fibroadenoma mammae. Kata kunci: Ca Mammae, Fibroadenoma Mammae, SADARI
Inochoco: Inovasi Pengering Biji Kakao Berbasis IoT Dengan Tenaga Terbarukan Winangun, Kadek Surya; Putra, I Gede Juliana Eka; Putra, Made Adi Paramartha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13125

Abstract

Pengeringan biji kakao tradisional di Bali menghadapi tantangan ketidakpastian cuaca dan risiko kontaminasi yang dapat menurunkan kualitas dan nilai jual biji kakao. Untuk mengatasi masalah tersebut, inovasi Inochoco dikembangkan sebagai alat pengering biji kakao berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan energi terbarukan berupa tenaga surya. Alat ini dirancang untuk mempermudah petani, dengan kontrol sederhana, desain portabel, dan komponen steril untuk menjaga kualitas kemudahan dalam pengeringan. Pengeringan dilakukan dalam wadah tertutup guna melindungi biji kakao dari debu dan kotoran. Selain itu, alat ini dilengkapi dengan berbagai sensor dan timer yang memastikan proses pengeringan berjalan optimal dan efisien. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pengeringan, tetapi juga mendukung produksi coklat batang sebagai produk turunan, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung penerapan teknologi ramah lingkungan
Pengendalian Faktor Risiko Prediabetes Di Posyandu Lansia Mugi Sehat Desa Dukuhwaluh Nabila, Nurun; Siwi, Adiratna Sekar; Septiani, Febi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13171

Abstract

Prediabetes merupakan kondisi yang dapat berkembang menjadi diabetes mellitus tipe 2 jika tidak ditangani dengan baik. Skirining faktor risiko prediabetes menjadi langkah penting dalam deteksi dini dan pencegahan diabetes. Melalui deteksi dini terhadap kondisi kesehatan melalui skrining,memungkinan identifikasi kadar gula darah yang tinggi atau berada dalam rentang prediabetes. Jika kondisi ini segera diketahui, maka intervensi berupa perubahan gaya hidup dan pola makan sehat dapat dilakukan lebih awal untuk mencegah progresivitas menuju diabetes mellitus tipe 2. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko prediabetes pada lansia menggunakan skor risiko Indonesian Prediabetes Risk Score (INA-PRISC) dan kuesioner pola makan dengan Food Frequency Quaesionaure (FFQ) pada lansia. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah dengan survei menggunakan kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada kategori risiko menengah prediabetes, dengan faktor risiko usia, aktivitas fisik dan pola makan menjadi faktor yang menyumbang skor tertinggi. Selain itu, mayoritas responden diketahui mengonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat utama dengan frekuensi yang cukup tinggi setiap harinya. Kesimpulan kegiatan ini dapat mengetahui faktor risiko prediabetes dan pola makan pada responden. Kata Kunci: Prediabetes, Faktor Risiko, Skrining