cover
Contact Name
Imanuel Sairo Awang
Contact Email
iman.saiaw@gmail.com
Phone
+6285654080901
Journal Mail Official
pgsdpersadakhatulistiwa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pertamina Sengkuang, Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
ISSN : 2461078X     EISSN : 2654783X     DOI : https://doi.org/10.31932/jpdp.v6i1
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan dasar perkhasa merupakan jurnal penelitian bidang pendidikan dasar yang terbit dua kali setahun yakni bulan April dan Oktober.
Articles 458 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE JIGSAW TERHADAP KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Herdianti, Dina
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kesulitan siswa dalam memahami materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada jenjang Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental berupa one group pre-test post-test. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah instumen soal pre-test dan post-test sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Selain itu, angket kesulitan belajar juga diberikan kepada siswa untuk mengetahui kendala dan kesulitan yang dialami selama proses pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji-t untuk melihat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Termasuk perhitungan N-Gain dilakukan untuk mengukur efektivitas peningkatan peahaman siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar setelah diterapkannya model pembelajaran ini, ditunjukan dengan rata-rata skor pre-test senilai 38,5 dan post-test senilai 75,5. Nilai N-Gain rata-rata berada pada kategori sedang dengan skor 56,53% yang mengindikasikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membantu mengurangi kesulitan belajar, terutama dalam konteks pembelajaran IPAS kelas 3 jenjang Sekolah Dasar.
Analisis Literatur Penggunaan Ice Breaking Interaktif Sebagai Strategi Pengelolaan Kelas Di Sekolah Dasar Purba, Helena Auria Br; Putri, Icha Aprilia Meliani; Syaqib, Khaila Azzahra; Ma'arip, M. Ridho Risdian; Huda, Lutifa Nurul; Iskandar, Sofyan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ice breaking interaktif sebagai pendekatan manajemen kelas di sekolah dasar melalui tinjauan literatur. Fokusnya pada kontribusi ice breaking dalam meningkatkan konsentrasi, motivasi, partisipasi siswa, serta membentuk suasana belajar yang mendukung. Metode studi pustaka melibatkan analisis 15 artikel ilmiah tentang penerapan ice breaking di pembelajaran sekolah dasar. Data dikumpulkan via identifikasi, seleksi, literatur mendalam, dan pencatatan sistematis, dengan instrumen lembar catatan literatur. Analisis data mencakup reduksi, penyajian, dan sintesis temuan. Hasil menunjukkan tiga pola utama. Pertama, ice breaking interaktif efektif meningkatkan fokus, motivasi dan keterlibatan siswa, mengurangi kejenuhan dan meningkatan kesiapan belajar, beberapa studi melaporkan peningkatan fokus hingga 85%. Kedua, ia berfungsi sebagai strategi manajemen kelas untuk menciptakan suasana kondusif dan kolaboratif, membantu guru menstabilkan situasi kelas, atasi perilaku siswa tidak kooperatif dan perkuat interaksi siswa. Ketiga, literatur ini juga menekankan inovasi dan integrasi dengan Kurikulum Merdeka serta teknologi, seperti media visual dan aplikasi digital, yang meningkatkan konsentrasi, kurangi distraksi, dan sesuai dengan siswa di era digital. Secara keseluruhan, tinjauan ini menegaskan ice breaking interaktif sebagai strategi pedagogis penting untuk manajemen kelas efektif dan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan siswa sentris.
PENGEMBANGAN MEDIA POWERPOINT INTERAKTIF UNTUK KEMAMPUAN MENULIS MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Azzami, Rayke; Dafit, Febrina
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media PowerPoint interaktif sebagai sarana pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas IV di SDN 138 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang meliputi tiga tahapan, yaitu tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (development). Subjek penelitian melibatkan enam ahli validator, guru dan siswa kelas IV SDN 138 Pekanbaru. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran lembar validasi ahli materi, ahli media dan ahli hahasa serta lembar angket respon guru dan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media PowerPoint yang dikembangkan untuk pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi paragraf deduktif, induktif, dan campuran dinyatakan sangat valid berdasarkan hasil evaluasi dari para validator. Selain itu, hasil tanggapan dari guru dan siswa memperoleh skor dengan kategori sangat baik.
KETERAMPILAN MENGGUNAKAN KOMPUTER DALAM MATA PELAJARAN TIK PADA PESERTA DIDIK KELAS 5 DI SD BINA NUSA Anjani, Siti Ratna; Hakim, Zerri Rahman; Rakhman, Patra Aghtiar
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5673

Abstract

This study aims to describe students' skills in using computers and identify factors that support and hinder the implementation of ICT learning at Bina Nusa Elementary School in Tangerang Regency. The method used is descriptive qualitative research with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used in this study consisted of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This study examined and validated the data through credibility tests consisting of extended observation, triangulation, peer discussion, transferability tests, dependency tests, and certainty tests. The results showed that fifth-grade students had basic computer skills, such as operating hardware, managing files, and using Microsoft PowerPoint in learning activities. Factors supporting ICT learning included the availability of computer labs, teacher support, and student motivation. Meanwhile, the obstacles found include limited learning time, differences in individual abilities, and technical problems with computer devices. Overall, ICT learning at Bina Nusa Elementary School has been running well and has contributed to improving the digital skills of elementary school students
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENGGERAK DALAM MEWUJUDKAN KEPEMIMPINAN PESERTA DIDIK (STUDENT AGENCY) DI SDN TANJUNGSARI Islamiah, Nurul; Syachruroji, A.; Hatima, Yoma
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5541

Abstract

Elementary education in the Independent Curriculum era positions teachers as facilitators and learning leaders who encourage students to actively participate in the learning process (student agency). This study aims to describe the learning strategies implemented by the leading teacher at Tanjungsari Elementary School to foster student leadership. The research method used a qualitative descriptive approach using interviews, observations, and documentation with the leading teacher, the principal, and fifth-grade students. The results indicate that the leading teacher implements student-centered learning by emphasizing three main aspects: voice, choice, and ownership. Students are given the opportunity to express their opinions, choose their learning methods, and take responsibility for their learning outcomes. These strategies have resulted in increased student independence, self-confidence, and active engagement in the classroom. This study concludes that the leading teacher plays a crucial role in fostering student leadership through participatory and reflective learning.
Analisis Pemanfaatan Sumber Belajar Berdasarkan Kerangka AECT pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Qondias, Dimas; Awe, Ermelinda Yosefa; Moi, Maria Yulita; Jodho, Maria Nio
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.6170

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan sumber belajar pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SDN Hedhazita berdasarkan enam komponen sumber belajar menurut AECT, yaitu pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pada 6 pertemuan pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Pancasila dan 22 siswa kelas IV. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi dengan pemetaan temuan ke dalam komponen AECT. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik dan sumber serta member checking terbatas kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber belajar dengan kecenderungan dominan pada sumber belajar orang dan lingkungan. Teknik pembelajaran aktif seperti diskusi, bermain peran, dan simulasi musyawarah mendukung keterlibatan siswa dan pemahaman nilai Pancasila. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan pemanfaatan media/teknologi, dan dominasi bahan ajar cetak. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan integrasi sumber belajar dan dukungan sekolah untuk meningkatkan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih kontekstual dan partisipatif.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE BERBANTUAN KARTU TRUTH OR DARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN DI KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Ariani, Izatun; Husni, Muhammad; Lestarini, Yuniar; Rohini, Rohini
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5395

Abstract

This research is driven by the low interest and learning outcomes of students in the civics subject in grade IV of SDN 2 Banjarsari, which is caused by a less interactive learning process. The purpose of this study is to determine the effect of the Think-Pair-Share (TPS) learning model assisted by Truth or Dare cards on student learning outcomes. This study uses an experimental method with a One Group Pretest-Posttest design. The research sample consisted of 20 grade IV students. The research instrument was a multiple-choice learning outcome test. Data were analyzed using the Paired Sample T-Test statistical test. The results showed an increase in the average value from 72.50 (pretest) to 86.00 (posttest). The results of the hypothesis test obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 <0.05, which means that H? is rejected and H? is accepted. The conclusion of this study is that the TPS learning model assisted by Truth or Dare cards has a positive and significant effect on improving students' cognitive learning outcomes and developing social skills such as cooperation and courage to express opinions in the PPKn subject.
READING CORNER SEBAGAI INTERVENSI PEDAGOGIS: IMPLEMENTASI, INTEGRASI DALAM MODEL PEMBELAJARAN, DAN DAMPAKNYA TERHADAP MINAT BACA SISWA Sahra, As-sahra; Rustan, Edhy; Aswar, Nurul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5828

Abstract

This study aims to describe the existence of the reading corner in Grade III at SD Negeri 1 Lalebbata, analyze its impact on students' reading interest, and develop a reading learning model integrated with the field findings. The research employed a descriptive qualitative approach with a case study design. The research subjects included the school principal, the teacher, and Grade III students, while data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles & Huberman model: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the reading corner has a strong existence across several aspects: location, facilities, diversity of reading materials, arrangement, rules, reading schedule, and the "story share" activity. All these aspects were utilized consistently by the students. Furthermore, the utilization of the reading corner positively affects the increase in reading interest, which is reflected in four main indicators: the emergence of feelings of enjoyment, attraction, need for information, and intrinsic motivation among the students. Based on the research findings, the Read–Feel–Share Cycle (RFSC Model) reading learning model was developed. It consists of five stages and integrates physical and emotional experiences in reading activities. This model is recommended as an applicable and contextual approach to strengthening the literacy culture in elementary schools.
IMPLEMENTATION OF DEEP EDUTAINMENT METHODS LEARNING SOCIAL SCIENCES FOR CLASS V MARGASANA 1 STATE PRIMARY SCHOOL, PAGELARAN DISTRICT PANDEGLANG DISTRICT Rahayu, Rima Agusyulia; Dewi, Ratna Sari; Hakim, Zerri Rahman
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode edutainment dalampembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di SD Negeri Margasana 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Penggunaan metode edutainment terbukti berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran, baik secara individu maupun kelompok. Hal ini terlihat dari peningkatan partisipasi siswa yang lebih aktif, semangat dalam mengikuti pelajaran, serta pemahaman materi yang lebih mendalam. Dalam perencanaan, guru telah mengadaptasi metode edutainment dengan baik, menyusun RPP yang menekankan pada interaktivitas, kreativitas, serta pemanfaatan media pembelajaran yang mendukung terciptanya pembelajaran yang menyenangkan. Pelaksanaan metode ini dilakukan dengan pendekatan komunikatif dan persuasif, di mana guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam proses belajar. Evaluasi yang dilakukan oleh guru juga melibatkan berbagai bentuk penilaian seperti tes formatif, tugas proyek, dan observasi partisipasi siswa, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan siswa. Penerapan metode ini tidak hanya mendukung aspek akademis, tetapi juga perkembangan keterampilan sosial dan keterampilan lainnya, seperti kerja sama tim, kemampuan komunikasi, dan kreativitas. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, terutama dalam hal pengadaan fasilitas dan media pembelajaran yang lebih mendukung implementasi metode edutainment secara maksimal.
ANALISIS KURIKULUM 2013 MENGGUNAKAN PENDEKATAN CIPP: TINJAUAN LITERATUR DAN IMPLIKASINYA BAGI KURIKULUM MERDEKA Azzam Al Islami, Mukhamad Averros; Sukiman, Sukiman
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5704

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the 2013 Curriculum based on the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product) and to identify its implications for the Merdeka Curriculum. The method used is a qualitative approach through literature review derived from various relevant books, scientific articles, and theses. The findings indicate that the implementation of the 2013 Curriculum still faces several challenges, such as the lack of teacher readiness in understanding curriculum changes, limited learning support facilities, and an implementation that remains rigid and has not fully fostered meaningful learning. Therefore, its implications for the Merdeka Curriculum emphasize the need for simplifying curriculum structure, strengthening teacher competencies, and increasing flexibility in the learning process to make it more adaptive to school contexts as well as students’ needs and characteristics.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa More Issue