cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 427 Documents
Pemberdayaan Kelompok UPPKA Bering Berigas melalui Diversifikasi Produk Olahan Ikan Haruan di Kelurahan Bereng Bengkel Septya, Lia; ria windi lestari; Norhayani, Norhayani; Sulistia, Okta; Aziz, Fadhila; Panjaitan, Desi Maria; Darmawan, Febby
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.893

Abstract

Ikan haruan (Channa striata) merupakan komoditas perikanan air tawar dengan nilai ekonomi yang cukup baik di Kota Palangka Raya, khususnya di Kelurahan Bereng Bengkel, di mana mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan sungai. Selama ini, hasil tangkapan ikan haruan lebih banyak dijual dalam bentuk segar atau diolah secara sederhana, sehingga nilai tambah dan potensi pasarnya belum optimal. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah terbatasnya jenis produk olahan, keterbatasan peralatan pengolahan, serta keterampilan teknis yang masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam diversifikasi olahan ikan haruan yang layak dijual di toko-toko frozen food. Metode yang digunakan adalah pendampingan wirausaha masyarakat dengan tahapan persiapan dan pelatihan teknis pembuatan produk, seperti fillet, daging giling, tahu bakso, dan otak-otak ikan haruan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, yang semula hanya terbatas pada produksi amplang, kini berkembang menjadi penguasaan beragam produk olahan dengan kualitas kemasan lebih baik. Seluruh indikator capaian meningkat hingga 100% setelah pelatihan. Kegiatan ini membuktikan bahwa diversifikasi produk ikan haruan dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pendapatan nelayan sungai dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Kelurahan Bereng Bengkel secara berkelanjutan.
Pendampingan Guru SMP Halmahera Selatan: Pengembangan Pembelajaran Inovatif Berbasis Gaya Kognitif pada Materi Invers Proporsi Saleh, Rusmin R.M.; Amiruddin, Usman; Wali, Isnain; Triyono, Ageng; Eksan, Wachyudi; Bau, Suharlin Ode
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.906

Abstract

Kegiatan pendampingan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Halmahera Selatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada materi invers proporsi melalui strategi inovatif berbasis gaya kognitif. Program dilaksanakan secara sistematis selama 8 minggu pada September–Oktober 2025, meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan panduan keberlanjutan. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan kolaboratif, melibatkan guru, kepala sekolah, dan tim pendamping perguruan tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran adaptif terhadap perbedaan gaya belajar siswa (visual, auditori, kinestetik). Guru menjadi lebih reflektif, kreatif, dan percaya diri dalam memanfaatkan media digital serta teknologi sederhana, seperti Kahoot, Quizizz, dan video pembelajaran. Penerapan pendekatan inovatif ini berdampak positif terhadap pemahaman konseptual siswa, dengan rata-rata peningkatan hasil belajar sebesar 27% berdasarkan hasil pretest–posttest pada 30 siswa menggunakan tes uraian (5 soal) dan pilihan ganda (10 soal). Selain itu, kegiatan ini membangun budaya kolaboratif dan reflektif di sekolah, serta menghasilkan panduan pembelajaran berbasis gaya kognitif untuk keberlanjutan inovasi. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis praktik reflektif dan pemanfaatan teknologi sederhana efektif dalam mengatasi tantangan mutu pendidikan di daerah terpencil. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kapasitas guru dan pengembangan komunitas belajar digital. Selain itu, advokasi kebijakan pendidikan diperlukan untuk mendukung transformasi pembelajaran inovatif secara berkelanjutan.
PELATIHAN PENGEMBANGAN KREASI SENI KALIGRAFI TIONGKOK(SHUFA ) PADA HOMESCHOOLING PENA SURABAYA Nugraheni, Rosita; Arista, Cicik; Subandi, Subandi; W, Stephen Aji; Yue, Lin Xin
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.909

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan warisan budaya Tiongkok melalui seni kaligrafi Shufa kepada siswa Homeschooling Pena Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa dan dilaksanakan secara langsung di Homeschooling Pena Surabaya. Shufa tidak hanya dipahami sebagai seni menulis indah, tetapi juga sebagai media pembelajaran budaya yang menanamkan nilai kesabaran, ketenangan, dan keharmonisan batin yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tiongkok sejak ribuan tahun silam. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif melalui observasi langsung selama kegiatan berlangsung, angket terbuka, serta wawancara dengan peserta dan guru pendamping untuk menggali respons, pengalaman, dan pemahaman peserta terhadap pelatihan kaligrafi Shufa. Pemateri mendemonstrasikan secara langsung cara menata alat kaligrafi, teknik memegang kuas, serta teknik menggoreskan tinta di atas kertas, kemudian peserta mempraktikkan penulisan kaligrafi dengan bimbingan dosen penutur asli dari Tiongkok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh tahapan dengan antusias dan mampu memahami filosofi yang terkandung di balik setiap goresan huruf. Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan seni tulis, tetapi juga menghayati nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam seni kaligrafi Tiongkok. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis praktik budaya dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan apresiasi dan kecintaan terhadap bahasa serta kebudayaan Tiongkok.
Pemanfaatan QR Code pada Pelatihan Pembentukan Pojok TOGA (Tanaman Obat Keluarga) untuk Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat Proklim Gajah Putih Karangasem, Surakarta Suhesti, Iin; Sari, Dessy Erliani Mugita; Puspitasari, Norma
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.913

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Indonesia yang mendukung ketahanan kesehatan keluarga. Namun, seiring perkembangan zaman, pengetahuan masyarakat tentang jenis dan manfaat tanaman obat mulai berkurang, terutama di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi digital dengan pelatihan pembentukan pojok TOGA berbasis Quick Response (QR) Code. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan. Pelatihan dilakukan melalui beberapa tahap: penyusunan modul, pelatihan budidaya TOGA, pelatihan pembuatan QR code, serta implementasi pelabelan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang TOGA berdasarkan hasil wawancara kepada warga. Selain itu, sebanyak 30 jenis tanaman berhasil didigitalisasi melalui QR code yang dapat diakses menggunakan ponsel pintar. Kegiatan ini mampu meningkatkan literasi digital masyarakat, menumbuhkan minat terhadap pemanfaatan tanaman obat keluarga, serta menciptakan media edukasi berbasis teknologi yang berkelanjutan.
Safeheaven: Kolaborasi Teknologi Dan Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Zero Sex Harm Rahim, Nirwanto K.; Djamaluddin , Nurdiana; Nurfadhillah, Ayu Rofia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.914

Abstract

kekerasan seksual merupakan masalah sosial serius yang masih sering terjadi di tingkat desa dan kerap tidak terlaporkan akibat stigma sosial, rasa takut, serta belum tersedianya sistem pelaporan yang aman dan terintegrasi. Kondisi ini juga ditemukan di Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, di mana tingkat pelaporan kasus kekerasan seksual masih sangat rendah meskipun prevalensinya meningkat setiap tahun. Menjawab permasalahan tersebut, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) SafeHeaven dikembangkan sebagai inovasi teknologi berbasis sistem informasi yang berfungsi untuk memfasilitasi pelaporan kekerasan seksual secara aman, rahasia, dan cepat, sekaligus memberdayakan masyarakat dalam pencegahan dan pendampingan korban. Metode pelaksanaan program meliputi lima tahapan utama, yaitu koordinasi awal dan identifikasi masalah, sosialisasi dan edukasi masyarakat, pelatihan kader kesehatan dan perangkat desa, pengembangan serta uji coba aplikasi SafeHeaven, dan pendampingan serta evaluasi program. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta pre-test dan post-test terhadap 30 peserta untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat dari 68,00 pada pre-test menjadi 80,38 pada post-test, menandakan peningkatan signifikan sebesar 12,38 poin setelah pelatihan. Aplikasi SafeHeaven versi prototype juga telah berhasil dikembangkan dengan fitur pelaporan kasus, tombol darurat (SOS), dan pusat informasi edukatif. Hasil uji coba menunjukkan 90% responden merasa lebih nyaman melapor melalui aplikasi dibandingkan secara langsung, dan 85% kader mampu mengedukasi warga dalam penggunaannya. Selain itu, telah disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Desa Aman dari Kekerasan Seksual serta pembentukan Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (TPPA) Desa Padengo sebagai upaya keberlanjutan program. Secara keseluruhan, SafeHeaven menjadi model kolaborasi antara teknologi dan masyarakat dalam membangun sistem pelaporan kekerasan seksual berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan. Program ini berpotensi direplikasi ke desa-desa lain untuk mendukung terwujudnya Desa Zero Sex Harm, yaitu desa yang aman, inklusif, dan tanggap terhadap kekerasan seksual.
Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal dengan Menggunakan Desain Ergonomi sebagai Percontohan pada Penjual Minuman Dingin Kota Jayapura Ilmidin, Ilmidin; Nur, Syaharuddin; Manalu, Etty Octaviani; Pamungkas, Iqbal Bayu; Robaha, Chorano Elsada
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.922

Abstract

Penjualan minuman dingin di wilayah Kota Jayapura memiliki potensi pada perekonomian yang dapat menopang ekonomi mandiri pelaku usaha. Peningkatan kesejahteraan usaha mikro kecil tidak hanya dilihat dari sudut pandang ekonomi saja, namun jauh dari itu, implementasi modal kesehatan dan keselamatan juga perlu ditingkatkan untuk melindungi para pelaku usaha dan pekerjanya. Berdasarkan analisis, pelaksana menemukan bahwa tindakan untuk memperbaiki postur kerja diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sesuai dengan kondisi ergonomis pekerjanya, sehingga tidak menyebabkan gangguan muskuloskeletal (MSD) kedepannya. Metode pengabdian ini didasarkan pada tiga langkah yaitu sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi dan inovasi (pembuatan gerobak dan tempat galon yang sesuai dengan antropometri penjual). Sosialisasi dan pelatihan dilakukan dengan mendatangi satu-satu pejual minuman dingin sepanjang jalan Kampwolker Kelurahan Yabansai, Kecamatan Heram, Kota Jayapura. Pembinaan dan pelatihan ini berupa cara menjaga postur agar tetap netral saat mengangkat, mendorong, menarik, maupun menurunkan barang yang ada disekitar mitra, area jangkauan mitra yang fleksibel, dan sikap berdiri sambil duduk yang perlu diterapkan oleh penjual minuman dingin. Tidak lupa, pengabdi juga melakukan pelatihan mengenai pelayanan yang baik dan ramah untuk membuat pelanggan nyaman berbelanja, termasuk pada pengaturan ergonomi di lingkungan penjualan mereka. Pelaksanaan pre test dan post test mendapatkan peningkatan pengetahuan sebanyak 8,5 dari hasil pre test sebesar 60,7 dan hasil post tes sebanyak 69,2. Artinya terdapat peningkatan pengetahuan pada penjual minuman dingin setelah dilaksanakan pelatihan. Sebelum pembuatan gerobak, pengabdi melakukan pengukuran antropometri pada penjual sehingga pada saat gerobak digunakan, penjual merasa nyaman dan aman terhindar dari MSD.
Pelatihan Laktasi Multidisipliner: Kolaborasi Dosen Kebidanan dan Dokter Spesialis Anak Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Mastuti, Ni Luh Putu Herli; Barlianto, Wisnu; Ulfah, Mega; Kusumaningtyas, Dian
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.934

Abstract

Kesadaran tentang pentingnya Air Susu ibu sebagai nutrisi terbaik untuk bayi masih sangat kurang, dengan keberhasilan ASI eksklusif tinggal nasional sebesar 73,97%.  Ibu memegang peranan penting untuk keberhasilan ASI Eksklusif, sehingga sangat diperlukan peningkatan pemahaman dan kesiapan ibu. Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan ibu, terutama selama menyusui. Sehingga sangat penting untuk meningkatkan kemampuan bidan, dengan melakukan kolaborasi antara Departemen Kebidanan dengan dokter spesialis anak Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Kegiatan ini dilakukan dengan memakai metode penyampaian materi, dengan judul Air Susu Ibu sebagai nutrisi penting untuk bayi, Manajemen Laktasi, Pentingnya kesehatan Mental ibu menyusui, serta ditutup oleh materi tentang Alergi susu sapi di bayi. Sasaran untuk mencapai tujuan kegiatan yaitu 40 tenaga bidan di wilayah kota Malang, baik yang bekerja di Rumah, Sakit, Rawat jalan maupun sebagai Bidan Praktek Mandiri. Setelah pemberian materi, dilanjutkan dengan diskusi interaktif, yang cukup memberikan peluang peserta untuk mendiskusikan materi yang diberikan yang akan diterapkan dalam pelayanan kepada pasien. Kegiatan ini cukup memberikan tingkat pemahaman bidan, terutama untuk keberhasilan menyusui disertai dengan persiapan ibu serta deteksi kemungkianan alergi protein susu sapi. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata dari 17 menjadi 23 pada pre dan post-test. Kegiatan pelatihan dengan melibatkan fasilitator multidisipliner sangat penting untuk peningkatan kompetensi bidan dalam manajeman laktasi dengan mengedepankan bukti - bukti ilmiah.
Pemberdayaan KDMP dan UMKM Tahu Berbasis Digital di Desa Sranak: Integrasi Manajemen, Produksi, dan Pemasaran Ardianti, Aprillia Dwi; Fathoni, M Ivan Ariful; Yuwono, Dwi Purbo; Saputra, Rifky Ardhana Kisno
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.940

Abstract

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui prinsip gotong royong dan pemanfaatan potensi lokal secara mandiri. Di Desa Sranak, yang menjadi desa binaan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) sejak 2024, implementasi KDMP dilakukan bersama pelaku UMKM rumah produksi tahu. Tantangan utama meliputi manajemen koperasi yang belum terdigitalisasi, proses produksi yang belum efisien, dan strategi pemasaran yang masih konvensional. Melalui program Pemberdayaan Wilayah Desa Binaan, dilakukan intervensi berbasis riset terapan dengan solusi mencakup penerapan sistem pembukuan digital, pengembangan aplikasi SIMKODES, penyusunan template keuangan usaha, pendampingan legalitas usaha (NIB dan sertifikasi halal), serta promosi digital melalui media sosial. Program dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu penguatan kapasitas dasar, ekspansi pasar dan peningkatan kualitas, serta hilirisasi dan perlindungan HKI. Pada tahun pertama, kegiatan menghasilkan peningkatan signifikan dalam kapasitas mitra melalui digitalisasi tata kelola koperasi, pengembangan dua produk inovatif berbasis tahu (tahu susu dan dimsum tahu), serta penerapan legalitas usaha. KDMP kini memiliki struktur organisasi aktif, laporan keuangan digital, dan kanal pemasaran daring yang berjalan baik. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan pendampingan berkelanjutan dapat menciptakan model pemberdayaan ekonomi desa yang produktif, transparan, dan replikatif di wilayah pedesaan.
DEVELOPMENT OF PRENATAL ENDORPHIN MESSAGE CLASS IN PREVENTION OF MATERNAL STUNTING maidawilis; Miswarti, Miswarti; Minerva, Prima; Asmaria, Mike; Yoselina, Prima
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.941

Abstract

Stunting telah menjadi salah satu fokus utama program pemerintah di bidang kesehatan. Pemerintah mengejar penurunan angka stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Nagari Lubuk Alung masih memiliki angka kejadian status gizi bermasalah seperti ibu hamil KEK dan Anemia 5 orang, BBLR dan prematur 2 orang, balita gizi kurang termasuk pendek 14 orang (Profil Puskemas Sikabu Lubuk Alung 2023). Tujuan pengabdian yaitu untuk mengembangkan kelas prenatal endorphin message dalam mencegah stunting maternal. Metode dalam pengabdian ini berupa FGD, Pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Mitra Pengabdian masyarakat ini adalah Kader Ibu hamil orang 21 orang dan ibu hamil 20 orang. Hasil pengabdian ditemukan adanya komitmen kader ibu hamil dan pemerintahan nagari untuk mencegah stunting dengan memberdayakan kelas prenatal endorphin message, sudah adanya rumah percontohan dan rumah serbaguna kelas prenatal endorphin message namun masih belum mendukung digunakan secara berkelanjutan, sudah adanya kader yang mampu mengelola kelas prenatal dengan baik serta meningkatkan promosi kepada dunia luar baik melalui posyandu dan media sosial. Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan adanya dukungan nagari dalam pengembangan program ini.
Socialization of Acute Respiratory Infections in an Effort to Increase Knowledge Among Construction Workers Muhammad Fatih; Sunaryo, Merry; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Ridwan, Khalisa Afifah; Luthfiyah, Diana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.946

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami pekerja konstruksi akibat tingginya paparan debu dan kondisi kerja yang kurang aman. Rendahnya pemahaman pekerja mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit ini melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pekerja terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan pentingnya perilaku pencegahan dalam mendukung keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan dilaksanakan pada perusahaan konstruksi Ghalea Elka Persada melalui tahapan koordinasi awal, pengukuran pengetahuan baseline menggunakan tes awal, pemberian edukasi interaktif, dan evaluasi menggunakan tes akhir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor tes akhir meningkat lebih dari 73,8 persen dibandingkan skor tes awal yang berada di bawah 20 persen. Edukasi yang disampaikan secara kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan pernapasan pekerja. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa intervensi edukatif secara langsung di tempat kerja berpotensi besar mendukung pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja pada sektor konstruksi.