cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 427 Documents
Multi-Species Mangrove Restoration and Community Engagement for Coastal Resilience in Salurang Rieuwpassa, Frets; Wibowo, Indra; Choesin, Devi Nandita; Gansalangi, Ferdinang; Yuanita, Nita; Tomasoa, Aprelia Martina; Wuaten, Julius Frans; Dzaky, Muhammad Luqman; Sidauruk, Gaberaja Samuel Roosevelt; Mozes, Getruida Nita; Barlian, Anggraini; Balansa, Walter
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.768

Abstract

Ekosistem pesisir Salurang, Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara, menghadapi ancaman abrasi kritis yang diperparah oleh degradasi ekosistem mangrove dan kerusakan infrastruktur pelindung yang menyebabkan kerugian ekologis dan sosio-ekonomi. Salah satu strategi mitigasi adalah menerpakan rehabilitasi mangrove mono-spesies, yang telah terbukti tidak memadai dan kurang efektif untuk restorasi lingkungan jangka panjang. Keadaan ini mendorong penerapan pendekatan restorasi multi-spesies yang lebih holistik. Pengabdian kepada masyarakat kolaboratif antara ITB, Polnustar dan masyarakat Kampung Salurang ini bertujuan mengevaluasi potensi restoratif dari pendekatan multi-spesies yang pada fase ini berfokus pada kelangsungan hidup mangrove Rhizophora apiculata dan Calophyllum inophyllum. Monitoring selama 90 hari pasca-penanaman menunjukkan tingkat kelangsungan hidup C. inophyllum (82,48%) yang signifikan lebih tinggi dibandingkan R. apiculata (53,70%). Perbedaan ini diduga berhubungan erat dengan kerentanan R. apiculata terhadap tekanan lingkungan di muara sungai Salurang yang terdegradasi (sedimentasi, sampah, fluktuasi salinitas), sementara C. inophyllumdi lokasi relatif terlindung menunjukkan adaptasi yang optimal. Meskipun demikian, tingkat kelangsungan hidup R. apiculata masih lebih baik dari beberapa inisiatif mono-spesies di beberapa tempat lain. Hasil ini juga menegaskan pentingnya alokasi spesies berdasarkan kesesuaian ekologis dan menyoroti urgensi reintroduksi spesies kunci lain seperti Nypa fruticans untuk meningkatkan resiliensi ekosistem. Pendekatan partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD) dan pelibatan masyarakat aktif dalam seluruh tahapan program telah memperkuat relevansi solusi lokal, menumbuhkan rasa kepemilikan, dan mengintegrasikan kearifan lokal dengan data ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggarisbawahi model rehabilitasi pesisir dengan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, kearifan lokal, dan partisipasi komunitas dalam upaya merestorasi pesisir dan mengoptimalkan manfaat multifungsi sumber daya lokal. Ketik abstrak bahasa Indonesia di sini.
Otimalisasi Pemanfaatan Limbah Hidrosol Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Produksi Minyak Atsiri Sereh Wangi Pada Kelompok Tani Shafaluna Dlingo, Kabupaten Bantul Antari, Ester Dwi; Dewi, Aptika Oktaviana Trisna; Yahya, Wachid
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.770

Abstract

UKM Shafaluna memiliki lahan seluas 400 hekto are yang digunakan untuk menanam sereh wangi dan menggerakkan masyarakat di sekitar untuk menanam sereh wangi pada lahan mereka untuk kemudian dapat menyuplai bahan baku yang terus berkelanjutan dari UKM Shafaluna. UKM Shafaluna mampu memproduksi 200 Liter minyak atsiri sereh wangi dalam satu bulan. Namun, permasalahan mitra yang kesulitan dalam mengelola limbah hasil penyulingan minyak atsiri menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi dan nilai manfaat lebih agar UKM Shafaluna mampu memproduksi produk zero waste. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan memberikan edukasi berupa penyuluhan kepada kelompok tani mengenai manfaat hidrosol sereh wangi, memberikan pelatihan pengemasan hidrosol sereh wangi kedalam kemasan, serta memberikan pelatihan pemasaran produk hidrosol sereh wangi pada marketplace dan media sosial UKM Shafaluna. Indikator tercapainya dari kegiatan penyuluhan mengenai manfaat hidrosol ini yaitu masyarakat mampu menampung hidrosol sereh wangi pada toren HDPE yang diberikan oleh penulis. Kegiatan pengabdian ini memberikan seperangkat mesin filling hidrosol kedalam kemasan kepada UKM Shafaluna dan memberikan pelatihan penggunaan mesin filling kepada anggota Kelompok Tani UKM SHafaluna. Dilakukan pelatihan penggunaan sosial media untuk memaksimalkan pemasaran hidrosol sereh wangi ke seluruh penjuru. Pengabdian masyarakat telah berjalan dengan lancar dengan hasil yang sesuai dengan indikator capaian yaitu mampu meningkatkan nilai ekonomi UKM Shafaluna. terbukti dalam 1 bulan hidrosol sereh wangi dapat terjual sebanyak 1000 L, produk hidrosol telah terjual melalui marketplace dan sosial media Shafaluna. Optimalisasi dari proses penyulingan minyak atsiri sereh wangi telah tercapai karena hidrosol telah ditampung dan telah dijual ke pasaran melalui sosial media UKM Shafaluna.  
The Transformasi Limbah Herbal Menjadi Produk Ekonomis melalui Teknologi Upcycling dan Digital Marketing : Peran Green Human Resource dalam Mendukung Upcycling Limbah Herbal Firdaus, Vera; Wulandari, Indah Apriliana Sari; Sudarso, Satrio; Maulidah, Ummul; Mutawakki, Rizky
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.771

Abstract

Penumpukan limbah industri herbal menjadi permasalahan karena berdampak pada pencemaran lingkungan, keterbatasan gudang penyimpanan, menyebabkan pembusukan, mengundang hama dan menimbulkan bau tidak sedap. Pendekatan Green Human Resource dengan circular economy dan penerapan teknologi menjadi solusi guna mengatasi permasalahan mitra. Kegiatan abdimas ini kerja sama dengan mitra yaitu Sahabat Mitra Khallaz yang berlokasi di Jalan Al Hidayah, Dusun Pagotan, Keplaksari, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Tim pengabdi memperkenalkan teknologi mesin roasting biji kurma untuk mengolah limbah menjadi produk baru berupa kopi kurma dengan kemasan orisinil yang lebih menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membawa pesan kesadaran akan green human resource dengan memadukan teknologi. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang makna circular ekonomi dengan pemanfaatan limbah biji kurma menjadi kopi kurma, kesadaran dalam melestarikan lingkungan, menerapkan, serta pengembangan pemasaran dengan digital marketing dan partnership. Metode kegiatan dilakukan dengan 5 tahapan meliputi Sosialisasi Dan Kampanye Internal Green Human Resource; Penerapan Teknologi Upcycle Limbah; Membuat Kemasan Premium; Pelatihan Strategi Marketing; Pelatihan Digital Marketing.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% anggota komunitas memberikan respon positif terhadap peningkatan kesadaran Green Human Resource. Penerapan teknologi upcycle limbah biji kurma berhasil mengalihkan sekitar 80% limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Pada aspek pemasaran, 80% peserta menyatakan memahami dan siap memanfaatkan digital marketing, serta 60% menunjukkan kesiapan membangun kemitraan usaha.
Preventive Education Model for Stunting and Anemia in Adolescents: Implementation of the BARIS (Babulu Atasi Risiko Stunting) Program in Babulu District, North Penajam Paser Regency Hamdani, Dadan; Munir, Rahmawati; Abdurrahman, Adam; Wahyuda, Aji Arda Nur; Mutmainna, Mutmainna
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.772

Abstract

Stunting dan anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat paling umum yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Prevalensi stunting di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara tercatat sebesar 14,64% pada balita, serta kasus anemia yang kerap terjadi pada remaja putri tingkat SMP dan SMA. Sebagai bentuk aksi nyata dalam upaya menghadapi masalah tersebut, dilaksanakan program BARIS (Babulu Atasi Risiko Stunting) yang merupakan salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui intervensi berbasis penyuluhan di enam sekolah menengah dengan fokus meningkatkan pengetahuan siswa terhadap stunting dan anemia. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk melihat bagaimana peningkatan pengetahuan siswa mengenai stunting dan anemia. Partisipan yang ikut serta dalam program ini berjumlah 489 siswa. Terdapat peningkatan rata-rata nilai pengetahuan berdasarkan hasil evaluasi, yaitu dari 73,88 pada tahap pre-test menjadi 80,03 pada tahap post-test, dengan selisih nilai 6,15. Nilai terendah dari total keseluruhan sekolah meningkat dari 22,22 menjadi 33,33, sedangkan nilai tertinggi mencapai 100 pada beberapa sekolah. Berdasarkan analisis N-Gain score, menunjukkan peningkatan berada pada kategori rendah hingga sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan siswa, meskipun peningkatan belum optimal dan masih memerlukan pengembangan dan beberapa evaluasi lebih lanjut. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang dapat dilaksanakan di wilayah lain dalam rangka mendukung upaya preventif dalam menangani kasus stunting dan anemia sejak dini.
Penerapan Sim Berbasis Cloud Untuk Tingkatkan Daya Saing Umkm Anyaman Bambu Sukodadi, Lamongan: Penerapan Sim Berbasis Cloud Untuk Tingkatkan Daya Saing Umkm Anyaman Bambu Sukodadi, Lamongan ARIEFAH; Abidin, Mansyur; Sulistyowati, Anjar; Nadzifah, Umi Nur; Huda, M. Misbachul; Fatimatuzzahro, Fatimatuzzahro
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.773

Abstract

Sentra Kerajinan Anyaman Bambu di Sukodadi, Lamongan, merupakan salah satu kelompok usaha mikro kecil dan menengah yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi keterbatasan dalam aspek manajemen dan pemasaran. Permasalahan utama meliputi rendahnya literasi digital pengrajin, sistem pencatatan manual yang menimbulkan kesalahan inventaris, serta keterbatasan akses pasar yang sebagian besar masih bergantung pada penjualan konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing melalui penerapan sistem informasi manajemen berbasis cloud serta penguatan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, penerapan aplikasi Zoho Inventory, pendampingan lapangan, serta evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi operasional dengan penurunan kesalahan pencatatan stok hingga di bawah lima persen, serta meningkatnya keterampilan digital pengrajin dalam mengelola toko online. Selain itu, keterlibatan aktif pengrajin perempuan memperkuat keberlanjutan program dan memberikan dampak positif terhadap partisipasi ekonomi lokal. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penerapan sistem manajemen berbasis cloud terbukti mampu meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing UMKM anyaman bambu sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah.
Pelatihan Pembuatan Ecoenzym Dari Limbah Organik Pada Kelompok Tani Buluh Serumpun Kristiandi, Kiki; Sangkala, Sangkala; Mulyati, Sri; Mahyudi, Indra; Jordi, Jordi; Audina, Mia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.774

Abstract

Kelompok tani buluh serumpun merupakan kelompok pertanian yang aktif dalam bidang pertanian diantaranya adalah jeruk, nanas, pisang dan jenis pertanian lainnya. Kendala yang dihadapi oleh kelompok ini adalah adanya limbah organik yang tidak terolah dengan baik dan menimbulkan ketidaknyamanan akibat hasil pembusukan yang tidak terkelola dengan baik. sehingga menimbulkan ketidaknyamanan akibat proses pembusukan yang tidak terkelola secara optimal. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dalam pembuatan ecoenzym yang berasal dari limbah organik. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory rural appraisal (par) dan penyebaran kuesioner dalam bentuk data diri peserta. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa jumlah peserta yang terlibat dalam PKM yaitu sebanyak 22 peserta dengan jumlah laki-laki sebanyak 7 orang dan 15 orang perempuan. Dan untuk latar belakang pendidikan yaitu 12 orang Sekolah Dasar, 6 orang Sekolah Menengah Pertama dan 3 orang Sekolah Menengah Atas. Sedangkan untuk pekerjaan petani sebanyak 17 orang, 1 orang sebagai siswa dan 4 orang sebagai ibu rumah tangga. Dari kegiatan ini peserta mendapatkan pengalaman baru dalam melakukan pengolahan limbah, dimana sebelumnya kegiatan di kelompok tani buluh serumpun belum pernah ada kegiatan dalam pengolahan dan memiliki antusias yang tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan.
Edukasi Kesehatan: DAGUSIBU, Logo Obat, Dan Obat Tetes Pada Masyarakat Desa Lambopini: Edukasi Kesehatan: DAGUSIBU, Logo Obat, Dan Obat Tetes Pada Masyarakat Desa Lambopini Yunita, Alfiranty; Hidayati, Nurul; Sari, Wiwin Wulan; Pratama, Muh. Rezky; Efrani, Birgitta Ayu; Fikri, Afdhal Yaumil; Anggini, Yuni; Rifki, Rifki; Sucita, Sucita; Yeyen, Putri; Syawal, La Ode Muhammad; Agustin, Mely; Febriansyah, Muhammad
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.776

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi di masyarakat pedesaan adalah rendahnya literasi kesehatan, khususnya dalam penggunaan obat yang benar, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan dan dampak negatif bagi kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Lambopini, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka mengenai edukasi kesehatan berbasis program penggunaan obat secara tepat melalui pendekatan langsung ke rumah warga. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan model door to door, di mana masyarakat diberikan penjelasan langsung menggunakan media leaflet dan contoh obat untuk memperjelas pesan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat di setiap dusun, serta dilakukan pendataan dokumentasi sebagai bentuk laporan capaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi masyarakat pada seluruh dusun, terlihat dari jumlah peserta yang aktif mengikuti sesi edukasi serta keterlibatan kepala desa dan perangkat desa dalam mendukung kegiatan. Edukasi yang dilakukan memberikan perubahan positif jangka pendek berupa meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap logo obat dan prinsip penggunaan obat yang aman. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perilaku hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghindari kesalahan penggunaan obat. Kesimpulannya, pengabdian ini terbukti efektif dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat, meskipun masih memiliki keterbatasan dalam hal evaluasi kuantitatif karena tidak menggunakan instrumen pra dan pasca edukasi.
Inovasi Produksi Mie Analog di Desa Masbagik Timur: Solusi Pangan Fungsional Untuk Diabetes dan Stunting Febriani, Yuyun; Marlita, Jeli; Gunawan, Indra
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.777

Abstract

Stunting dan diabetes melitus merupakan suatu kondisi kronis yang pada dasarnya memiliki akar penyebab yang sama, yaitu ketidakseimbangan gizi dalam jangka panjang. Kekurangan gizi pada masa awal kehidupan mengakibatkan perubahan metabolisme yang dapat meningkatkan resiko terjadinya diabetes melitus pada usia dewasa. Oleh karena itu, nilai angka kecukupan gizi produk pangan sangat penting untuk memastikan kemanannya pada kedua kondisi tersebut. Permasalahan gizi dan kasus diabetes mellitus menjadi tantangan besar bidang kesehatan. Tingginya angka prevalensi per tahunnya menjadi kedua kasus yang serius. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan pendampingan pengembangan produk olahan pangan berupa mie analog dan tepung mocaf untuk pengendalian stunting dan diabetes melitus. Metode yang digunakan yaitu produksi, diversifikasi produk, dan pengecekan kadar kecukupan gizi produk pangan. Hasil yang diperoleh berupa mie analog rasa original, rasa kacang lebui, rasa rumput laut, dan rasa daun kelor. Diversifikasi (pengembangan) produk berupa tepung mocaf. Nilai kadar zat gizi karbohidrat berkisar antara 72-89%, protein 0.7-5.8%, dan lemak 0.4-11%. Nilai ini menunjukkan dengan tingginya karbohidrat dan protein, serta rendahnya kadar lemak membuat potensi tepung mocaf dan mie analog berperan dalam hal memenuhi kecukupan gizi sehingga mengurangi resiko terjadinya diabetes melitus dan stunting. Kesimpulan, mie analog dan tepung mocaf memiliki nilai kadar zat gizi yang cukup baik dan dapat menjadi solusi alternaif pangan bergizi dan fungsional untuk pengendalian stunting dan diabetes melitus.
Pelatihan Pengolahan Maggot BSF Kering dan Pengemasan Pada Kelompok Pengelola Sampah Organik Sinergi (KOPASOS) Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Dan Pakan di Masyarakat Fatimah, Fatimah; Dwi Sandri; Utomo, Hendrik Setyo; Fajri, Fadhli; Noor, Ibrahim; Tedi, Ahmat; Lutfiah, Puan Gusti Halida; Hutajulu, Enjelina Tasia Boru
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.780

Abstract

Sampah organik, khususnya sisa makanan, masih menjadi permasalahan utama di berbagai daerah termasuk Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Volume sampah yang tinggi berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Salah satu solusi yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot untuk mengubah sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi, seperti maggot kering. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok pengelola sampah organik sinergi (KOPASOS) melalui pelatihan pengolahan, pengemasan, dan pelabelan produk maggot kering sehingga dapat mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha. Metode kegiatan meliputi empat tahapan, yaitu: (1) identifikasi kebutuhan mitra melalui survei dan FGD, (2) sosialisasi program dan peluang bisnis maggot, (3) pelatihan teknis pembuatan maggot kering dengan teknik sangrai serta pengemasan dan pelabelan produk, dan (4) monitoring serta evaluasi melalui observasi lapangan dan wawancara. Kegiatan ini dilaksanakan selama tujuh bulan yaitu dari bulan Juni sampai Desember 2025. Hasil kegiatan menunjukkan Peserta pelatihan yang terlibat selama kegiatan berasal KOPASOS dan undangan dari masyarakat lainnya sebanyak 15 orang. Peserta mampu menghasilkan maggot kering dengan kadar protein kasar mencapai 47,06%, mengemas produk secara higienis, serta memahami aspek pemasaran. Hasil observasi dan wawancara secara langsung juga memperlihatkan adanya kemandirian awal dalam memproduksi dan memasarkan meskipun masih terdapat keterbatasan sarana seperti peralatan pengering dan pelabelan. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait pengolahan dan pengemasan maggot kering, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui dukungan teknologi pengeringan yang efisien dan pemanfaatan pemasaran digital.
PKM Pemberdayaan Industri Rumah Tangga "Ikan Asap" Berbasis Digital Marketing di Kota Kendari AZLIMIN, AZLIMIN; Qasas, Ahsan; Sahlan, La Ode; Sriwulan, Icha; Arlan, La Ode
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.781

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi industri rumah tangga pengolah ikan asap di Kota Kendari yang masih menghadapi berbagai kendala, antara lain metode produksi tradisional, pengemasan sederhana, keterbatasan manajemen usaha, serta rendahnya pemanfaatan digital marketing. Permasalahan tersebut berdampak pada kualitas produk yang belum higienis, daya tahan yang rendah, serta jangkauan pemasaran yang terbatas. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan mutu produksi ikan asap, mendiversifikasi produk olahan menjadi ikan asap vakum siap saji dan sambal ikan asap, memberdayakan mitra dalam pengelolaan usaha berbasis digital, serta mendampingi pengurusan legalitas usaha seperti PIRT dan sertifikasi halal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi yang melibatkan mitra secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam produksi higienis melalui penggunaan mesin pengasapan modern dan vacuum sealer, yang berdampak pada peningkatan volume produksi sekitar 30–40%. Selain itu, diversifikasi produk dengan kemasan yang lebih menarik dan tahan lama berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan mitra sebesar ±20–25%. Dari sisi pemasaran, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi menunjukkan peningkatan interaksi konsumen lebih dari 50%, meskipun implementasi pemasaran digital masih memerlukan pendampingan lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada perubahan perilaku mitra dalam penerapan sanitasi dan teknologi, peningkatan kinerja usaha, serta penguatan daya saing produk lokal berbasis perikanan di Kota Kendari.