cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA FK UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2020 Clarista, Sella; Biromo, Anastasia Ratnawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26353

Abstract

Kecemasan adalah kondisi psikologis seseorang yang penuh dengan rasa takut dan khawatir terhadap sesuatu hal yang belum pasti akan terjadi. Mahasiswa dalam menyusun skripsi dapat mengalami kecemasan yang disebabkan oleh beberapa hal seperti tekanan akademik, tuntutan tugas, kekhawatiran akan kesehatan, kompetisi dengan rekan akademis, kebutuhan untuk menjadi unggul, masalah sosial, gangguan tidur, masalah finansial, ataupun perundungan terhadap mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kecemasan dalam menyusun skripsi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020. Penelitian ini berbentuk deskriptif dengan desain penelitian potong lintang. Penelitian ini melibatkan 75 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2020 yang sedang mengerjakan skripsi. Data kecemasan didapatkan melalui kuesioner HAM-A (Hamilton Anxiety Rating Scale). Penelitian ini memperoleh hasil bahwa sebanyak 33 orang (44%) mengalami kecemasan, sementara 42 responden (56%) tidak mengalami kecemasan. Pada kelompok responden yang mengalami kecemasan sebanyak 19 orang (57,6%) mengalami kecemasan ringan, 6 orang (18,2%) mengalami kecemasan sedang, sebanyak 7 orang (21,2%) mengalami kecemasan berat dan terdapat 1 orang (3%) yang mengalami kecemasan berat sekali saat menyusun skripsi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak semua mahasiswa mengalami kecemasan saat mengerjakan skripsi.
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH, SAYUR, CAMILAN MANIS, MINUMAN MANIS, AKTIVITAS FISIK DENGAN GANGGUAN KECEMASAN (ANXIETY) PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS X JAKARTA UTARA Sandiana, Patricia; Sitoayu, Laras; Aryanti Utami, Dessy; Fernandya Siahaan, Maya; Dwijayanti, Isniati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26358

Abstract

Gangguan kecemasan (anxiety) merupakan salah satu masalah mental yang paling banyak terjadi pada remaja usia 10-17 tahun di Indonesia dan disebabkan karena berbagai macam faktor. Beberapa diantaranya ialah konsumsi makanan dan perilaku aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi buah, sayur, camilan manis, minuman manis, aktivitas fisik dengan kecemasan pada remaja usia 15-17 tahun di Sekolah Menengah Atas X Jakarta Utara. Dengan metode pendekatan kuantitatif, rancangan cross sectional, dan uji statistik kai-kuadrat dengan jumlah sampel sebanyak 48 siswa/i, menggunakan instrumen General Anxiety Disorder – 7 (GAD-7) untuk gangguan kecemasan, Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi buah, sayur, camilan manis, dan minuman manis, serta Physical Adolescents Questionnaire – Adolescents (PAQ-A) untuk tingkat aktivitas fisik remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara konsumsi buah dengan kecemasan dengan p-value 0.585, begitu pula dengan konsumsi sayur dengan anxiety yang tidak memiliki hubungan dengan anxiety dengan nilai p-value 0.938, diikuti dengan konsumsi camilan manis yang tidak berhubungan dengan kecemasan dengan nilai p-value 0.111, dilanjutkan dengan konsumsi minuman manis yang juga tidak memiliki hubungan dengan anxiety dengan nilai p-value 0.936, serta aktivitas fisik yang juga tidak berhubungan dengan anxiety yang ditandai dengan nilai p-value 1.000. Dengan demikian, terlihat bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi buah, sayur, camilan manis, minuman manis, aktivitas fisik dengan gangguan kecemasan pada remaja di Sekolah Menengah Atas (SMA) X Jakarta Utara.
ANALISIS PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIJI NANGKA KABUPATEN SINJAI Elyanovianti; Sainal, Andi Asliana; Andi Nailah Amirullah; Sejerawati, Sejerawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26404

Abstract

Upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, diantaranya meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan dasar. Peran Puskesmas dan jaringannya sebagai institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dijenjang pertama yang terlibat langsung dengan masyarakat menjadi sangat penting. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, jarak pelayanan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan Pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Biji Nangka Kabupaten Sinjai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Rumus Slovin dengan jumlah sampel 323 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,000), jarak pelayanan (p = 0,009) dan dukungan keluarga (p = 0,000) dengan pemanfaatan Pelayanan kesehatan di wilayah Kerja Puskesmas Biji Nangka Kabupaten Sinjai. Disarankan agar Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat memberikan edukasi kepada masyarakat dengan melakukan penyuluhan guna menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat terutama tentang pemanfaatan pelayanan Kesehatan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TUNGGU OPERASI ELEKTIF DI RUMAH SAKIT Immanuel, Theofeus; Dhamanti, Inge
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26405

Abstract

Fenomena peningkatan waktu tunggu atau antrian pasien di ruang operasi telah menjadi isu di banyak negara.Waktu tunggu operasi elektif menjadi salah satu indikator pelayanan dari suatu fasilitas kesehatan. Bagi pasien, peningkatan waktu tunggu operasi berarti penundaan dalam tindakan operasi yang dibutuhkan, peningkatan stres dan kecemasan, dan potensi penurunan hasil kesehatan. Bagi rumah sakit, waktu tunggu yang lama dapat mengurangi efisiensi, produktivitas, serta merusak citra rumah sakit. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu operasi elektif, kita dapat mengidentifikasi strategi dan intervensi yang mungkin untuk mengurangi waktu tunggu, meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, dan pada akhirnya meningkatkan hasil kesehatan bagi pasien. Penelitian ini menggunakan metode literature review.  Database yang digunakan adalah PubMed dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan untuk mencari artikel adalah “Surgical waiting times AND elective surgery AND Factors”. Artikel yang dicari adalah artikel dengan desain penelitian kuantitatif atau kualitatif. Total artikel yang ditemukan sebanyak 157 artikel, tetapi hanya 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian, faktor yang paling sering muncul adalah penundaan jadwal operasi, penundaan tindakan pra operasi, faktor sosioekonomi, kondisi fisik pasien, dan kepemilikan asuransi kesehatan. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa waktu tunggu operasi elektif di rumah sakit dipengaruhi oleh faktor-faktor dari sisi pasien dan juga faktor-faktor dari sisi rumah sakit.  
LITERATURE REVIEW : PENGETAHUAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DENGAN ASI PERAH PADA BAYI Marni, Marni; Winarti, Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26436

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir, mengandung semua zat gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang optimal selama enam bulan pertama kehidupan. ASI eksklusif, yaitu pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain, sangat dianjurkan oleh United Nations Children Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO) selama minimal enam bulan pertama kehidupan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan penggunaan ASI perah pada bayi dan menyediakan wawasan bagi pembuat kebijakan, praktisi kesehatan, dan komunitas ilmiah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Literature Review yang menganalisis pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan ASI perah pada bayi dengan mencari, memilih, mengevaluasi, dan mensintesis literatur ilmiah yang relevan dari tahun 2019 hingga 2024. Hasil dari penelitian ini yaitu program edukasi dan pelatihan, termasuk penyuluhan langsung, pertemuan virtual, pelatihan kader, dan demonstrasi praktis, diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis ibu terkait manajemen ASI perah dan ASI eksklusif. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu peran kader kesehatan sangat penting dalam mendukung penyuluhan kepada ibu-ibu tentang ASI perah dan ASI eksklusif karena memiliki akses yang lebih baik ke masyarakat dan mudah diterima serta dipercaya oleh masyarakat. Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian ASI eksklusif sangat penting dalam promosi kesehatan ibu dan bayi. Langkah-langkah pendidikan dan promosi kesehatan yang meningkatkan pengetahuan dan sikap positif terkait ASI perah dan ASI eksklusif dapat membantu meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif di komunitas.
PENGARUH PLYOMETRIC EXERCISE SPLIT SQUAT JUMP TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLET PENCAK SILAT Akhir, Raudatul; Faradilla Rahim, Anita; Rosidah, Nikmatur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26452

Abstract

Pencak silat dikenal sebagai kegiatan beladiri dan mempertahankan diri. Pencak silat adalah sejenis seni bela diri yang menempatkan penekanan pada sejumlah komponen fisik dan atletis. Power merupakan kemampuan otot untuk bergerak cepat dan cukup kuat untuk mengatasi berbagai jenis hambatan beban.  Split squat jump merupakan jenis olahraga dengan mengaitkan dua tangan di belakang kepala, lalu meloncat jongkok berdiri yang memiliki manfaat untuk fleksibilitas sendi atau otot, ketahanan, kekuatan, dan keselarasan otot sebagai pendukung gerakan dasar teknik pencak silat demi meningkatkan  power otot tungkai bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu dampak plyometric exercise split squat jump pada power otot tungkai pada atlet pencak silat. Analisis ini ialah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre experimental two group pre test post test. Ada 1 kelompok responden yang akan diberi plyometric exercise split squat jump dan 1 kelompok responden yang tidak diberikan plyometric exercise split squat jump. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak tiga puluh (n=30) di UKM Tapak Suci dan UKM PSHT Universitas Muhammadiyah Malang . Data yang di peroleh berupa power otot tungkai bawah yang di ukur dengan menggunakan standing board jump test. Penelitian ini mendapat hasil plyometric exercise split squat jump dengan signifikansi (p) senilai 0,001 (p<0,05). Penelitian ini menyatakan bahwa ada dampak plyometric exercise split squat jump pada power otot tungkai pada atlet pencak silat.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN IBUPROFEN DAN PARACETAMOL SEBAGAI PRE EMPTIVE ANALGESIA TERHADAP NYERI AKUT PASCA BEDAH MODIFIED RADICAL MASTECTOMY KANKER PAYUDARA Siregar, Lenni Sari; Sommeng, Faisal; Gunawan, Muh Irwan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26455

Abstract

Kanker payudara disebut juga dengan Carcinoma Mammae adalah sebuah tumor ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara. Tumor ini dapat tumbuh dalam kelenjar susu, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara (jaringan lemak, maupun jaringan ikat payudara). Kanker payudara adalah kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita di seluruh dunia dengan 2,26 juta (2,24-2,79 juta) kasus baru pada tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan desain Narrative Review untuk mengidentifikasi dan merangkum artikel yang telah diterbitkan sebelumnya mengenai efektivitas pemberian ibuprofen dan paracetamol sebagai pre emptive analgesia terhadap nyeri akut pasca bedah modified radical mastectomy kanker payudara. Dari hasil didapatkan bahwa Pemberian preemptive analgesia dengan ibuprofen memberikan efek yang lebih baik dalam menatalaksana nyeri pascaoperasi. Namun ada beberapa literature yang mengatakan bahwa obat kombinasi preemptive analgesia ibuprofen dan parasetamol per oral memiliki efek analgesik yang lebih lama dibanding dengan parasetamol dosis tunggal. Dibutuhkan uji klinis acak tersamar ganda dengan jumlah sampel besar yang secara spesifik mempelajari tentang efek pemberian preemptive analgesia ibuprofen dan paracetamol dalam menatalaksana nyeri pasca operasi pada pasien yang menjalani bedah mastektomi. Kanker payudara disebut juga dengan Carcinoma Mammae adalah sebuah tumor ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara. Tumor ini dapat tumbuh dalam kelenjar susu, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara (jaringan lemak, maupun jaringan ikat payudara). Kanker payudara adalah kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita di seluruh dunia dengan 2,26 juta (2,24-2,79 juta) kasus baru pada tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan desain Narrative Review untuk mengidentifikasi dan merangkum artikel yang telah diterbitkan sebelumnya mengenai efektivitas pemberian ibuprofen dan paracetamol sebagai pre emptive analgesia terhadap nyeri akut pasca bedah modified radical mastectomy kanker payudara. Dari hasil didapatkan bahwa Pemberian preemptive analgesia dengan ibuprofen memberikan efek yang lebih baik dalam menatalaksana nyeri pascaoperasi. Namun ada beberapa literature yang mengatakan bahwa obat kombinasi preemptive analgesia ibuprofen dan parasetamol per oral memiliki efek analgesik yang lebih lama dibanding dengan parasetamol dosis tunggal. Dibutuhkan uji klinis acak tersamar ganda dengan jumlah sampel besar yang secara spesifik mempelajari tentang efek pemberian preemptive analgesia ibuprofen dan paracetamol dalam menatalaksana nyeri pasca operasi pada pasien yang menjalani bedah mastektomi.
GAMBARAN BAKTERI GRAM POSITIF DAN GRAM NEGATIF PENYEBAB PNEUMONIA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KOTA YOGYAKARTA Novalina, Dhiah; Permata Sari, Diah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26457

Abstract

Pneumonia dapat menyerang baik orang dewasa maupun anak-anak. Pneumonia adalah penyakit peradangan akut pada parenkin paru-paru, biasanya dari infeksi saluran pernapasan bawah akut. Pneumonia memerlukan perhatian dan harus ditangani dengan menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tepat dan efektif akan meminimalkan munculnya resistensi. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping, toksisitas antibiotik, dan peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Bakteri resistensi muncul di rumah sakit dan dapat terjadi secara berkelompok, terutama Streptococcus pneumoniae sebagai salah satu penyebab pneumonia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bakteri penyebab pneumonia dan pola kepekaan atibiotiknya pada pasien rawat inap di RSUD Kota Yogyakarta. Metode penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian deskriptif observasional dengan studi kasus cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data pasien yang terdiagnosis pneumonia dikumpulkan dari bagian rekam medis di RSUD Kota Yogyakarta pada rentang bulan Juli-Desember 2022. Hasil dari penelitian menunjukkan bakteri penyebab pneumonia yang paling banyak ditemui adalah bakteri gram negatif Klebsiella pneumoniae sebesar (31,8%) dan gram positif Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, dan Streptococcus mitis dengan persentase yang sama sebesar (17,6%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bakteri gram negatif lebih banyak ditemukan pada pasien pneumonia di RSUD Kota Yogyakarta
PEMETAAN JUMLAH PESERTA KB AKTIF DAN CAKUPAN PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI PESERTA KB AKTIF PADA PASANGAN USIA SUBUR DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Salsabillah, Rara; Puspitasari, Nunik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26482

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan kependudukan adalah pelaksanaan kebijakan Keluarga Berencana. Pasangan usia subur dapat menggunakan program ini untuk merencanakan dan mencapai jumlah anak yang ideal, jarak, dan waktu persalinan. Bidang sistem Informasi Geografi adalah ilmu yang mempelajari pembuatan peta secara komputasi atau biasa disebut dengan pemetaan. Proses pemetaan dilakukan untuk memantau capaian cakupan jumlah peserta keluarga berencana aktif pada pasangan usia subur di Kabupaten Sumbawa  Barat dan cakupan pemakaian alat kontrasepsi peserta keluarga berencana aktif pada pasangan usia subur di setiap wilayah kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa Barat yang selanjutnya akan dianalisis secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat berada pada jumlah   peserta KB aktif antara 1.535 – 2.328 yaitu sebanyak 4 kecamatan. Pemetaan sebaran peserta KB aktif pada.  Pasangan Usia Subur di Kabupaten Sumbawa Barat diklasifikasikan menjadi empat kelompok yaitu pada rentang antara 986 – 1.200 ; 1.201 – 1.534 1.535 – 2.328 ; dan 2.329 – 6.933. Injeksi atau suntik adalah metode kontrasepsi yang paling populer dan paling banyak diminati di kalangan warga Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam penelitian ini disarankan untuk melakukan inovasi dalam menyebaran informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan Keluarga Berencana yang diapat diakses oleh masyarakat setiap saat dengan media yang lebih menarik seperti pemanfaatan media sosial seperti website resmi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumbawa Barat.
KARAKTERISTIK PASIEN COMMUNITY ACQUIRED PNEUMONIA PADA PASIEN BALITA DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR TAHUN 2020-2022 Usri, Nur Afifah; Darussalam, Andi Husni Esa; Azikin, Wildana; Loddo, Nirwana; Safitri, Asrini; Badruddin, Kartini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26627

Abstract

CAP merupakan infeksi akut pada parenkim paru yang sebagian besar difokuskan pada anak berusia kurang dari 5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini semua pasien balita yang didiagnosis CAP di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2020-2022. Sampel dalam penelitian ini keseluruhan dari populasi penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen adalah CAP pada pasien balita, Variabel independen adalah, Prevalensi, Usia, Jenis kelamin, Gejala Klinis, Pemeriksaan Fisis, Radiologi foto thorax, Laboratorium darah rutin, Terapi antibiotik. Pengolahan data dengan software SPSS dengan analisa data univariat. Dari 328 pasien balita yang terdiagnosis CAP yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 278 pasien. Proporsi tertinggi prevalensi yaitu tahun 2022 144 orang (51.8%). Usia yaitu 0-12 bulan 70 orang (25.2%).  Jenis kelamin yaitu laki-laki 146 orang (52.5%). Gejala klinis dengan keluhan utama batuk 93 orang (33.5%). Pemeriksaan fisis yaitu takipnea 128 orang (46.0%). Foto thorax yaitu bercak infiltrate 177 orang (63.7%). Laboratorium leukosit meningkat 183 orang (65.8%), hemoglobin meningkat 130 orang (46.8%), hematokrit normal 190 orang (68.3%), trombosit normal 166 orang (59.7%). Terapi antibiotik kombinasi 258 orang (92.8%) antibiotik Ampicilin & Gentamicin 134 orang (48.2%) Prevalensi tahun 2022, usia 0-12 bulan, jenis kelamin laki-laki, gejala klinis dengan keluhan utama batuk, pemeriksaan fisis takipnea, foto thorax bercak infiltrate, laboratorium darah rutin leukosit meningkat, hemoglobin meningkat, hematokrit normal, trombosit normal, terapi antibiotik kombinasi dengan terapi antibiotik Ampicilin & Gentamicin, merupakan proporsi tertinggi karakteristik pasien balita Community Acquired Pneumonia di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2020-2022.