cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 614 Documents
Peningkatan Kinerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat Kusumwati, Prima Dewi; Sophiarany, Nabila; Munip, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4652

Abstract

Perawat merupakan unsur strategis dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Rumah sakit karena berperan langsung dalam pemberian asuhan kepada pasien. Kinerja perawat dipengaruhi oleh efektivitas manajemen keperawatan, khususnya peran manajer dalam perencanaan, pembinaan, supervisi klinis, dan evaluasi kinerja. RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai rumah sakit rujukan terakhir menghadapi tantangan berupa tingginya beban kerja di instalasi rawat inap serta keragaman kompetensi perawat, sehingga diperlukan penguatan kapasitas manajerial untuk meningkatkan pengelolaan kinerja perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajer dalam mengelola kinerja perawat melalui penguatan kompetensi manajerial, perencanaan beban kerja, supervisi klinis, dan evaluasi kinerja. Metode yang digunakan adalah pre-test dan post-test kepada 20 manajer rumah sakit untuk menilai peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi manajemen kinerja, pelatihan, diskusi kelompok, serta pendampingan penyusunan strategi peningkatan kinerja perawat. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman manajer terkait manajemen kinerja dan pengelolaan beban kerja perawat. Kategori pengetahuan kurang menurun sebesar 10% (dari 50% menjadi 40%), sedangkan kategori pengetahuan baik meningkat sebesar 45% (dari 15% menjadi 60%). Selain itu, kemampuan manajer dalam monitoring, evaluasi, dan pembinaan perawat di unit kerja juga meningkat. Kegiatan pengabdian ini dapat meningktakan kemampuan manajer dalam mengelola dan meningkatkan kinerja keperawatan sehingga dapat berkontribusi terhadap mutu layanan kesehatan yang lebih efektif terlihat pada penyeragaman kompetensi perawat, memperjelas peran asuhan keperawatan sehingga berpengaruh terhadap beban kerja perawat yang bertugas di Instalasi Rawat Inap. Improving Nurses’ Performance in the Inpatient Installation In RSUD West Nusa Tenggara Abstract Nurses are a strategic component in improving the quality of healthcare services in hospitals because they play a direct role in patient care. Nurses’ performance is influenced by the effectiveness of nursing management, particularly the role of managers in planning, coaching, clinical supervision, and performance evaluation. The West Nusa Tenggara Provincial Hospital, as the highest referral hospital in the province, faces challenges related to the high workload in inpatient units and the diversity of nurses’ competencies. Therefore, strengthening managerial capacity is necessary to improve the management of nursing performance. This community service activity aimed to enhance managers’ capacity in managing nurses’ performance through strengthening managerial competencies, workload planning, clinical supervision, and performance evaluation. The method used was a pre-test and post-test approach involving 20 hospital managers to assess knowledge improvement before and after the intervention. The activities were conducted through performance management education, training, group discussions, and assistance in developing strategies to improve nurses’ performance. The results showed an increase in managers’ understanding of performance management and nursing workload management. The proportion of participants in the low knowledge category decreased by 10% (from 50% to 40%), while the good knowledge category increased by 45% (from 15% to 60%). In addition, managers’ abilities in monitoring, evaluation, and coaching nurses in their respective units also improved. This activity contributed to strengthening managers’ capacity to manage and improve nursing performance, thereby supporting more effective healthcare service quality in inpatient units.
STRATEGI PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA DI BIDANG PERENCANAAN KEUANGAN KEPADA PEGAWAI PDAM KABUPATEN BOGOR Mirati, R. Elly; Purwaningrum, Endang; Abrianto, Heri; Audinasari, Rifka
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4691

Abstract

Permasalahan yang menjadi prioritas utama kegiatan pengabdian masyarakat  di PDAM Kota Bogor  adalah kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan untuk mempersiapkan keuangan masa kini dan masa pensiun. Hal ini disebabkan oleh perencanaan keuangan yang tidak terencana dan ketidakmampuan memanfaatkan media sosial dan aplikasi keuangan yang mempromosikan dan melakukan literasi kepada masyarakat oleh lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia  dengan pengenalan kepada saham dan reksadana yang ditawarkan dalam Bursa Efek Indonesia untuk mendukung peningkatan literasi keuangan berkelanjutan dan pemanfaatan media sosial untuk  literasi keuangan kepada masyarajkat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan tahapan survei, koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pelatihan, dan valuasi. Peserta pelatihan sebanyak 56 orang. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan. Terlihat dari hasil pre test tentang pengetahuan dan profil investasi peserta yang menunjukan angka 45  menjadi 94,5  pada hasil Post test artinya mengalami kenaikan 52% dalam pemahaman  tentang pengelolaan keuangan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pemahaman akan pentingnya pengelolaan keuangan dengan menggunakan perangkat  Motion Trade  dengan pemantauan setelah pelatihan secara berkelanjutan di Perusahaan Daerah Air Minum, Kota Bogor. Strategy for Enhancing Human Resources in Financial Planning for Employees of the Regional Drinking Water Company (PDAM) of Bogor City  Abstract The primary issue addressed in this community service program at the Regional Drinking Water Company (PDAM) of Bogor City is the limited understanding of financial management for both current needs and retirement planning. This condition is largely attributed to inadequate financial planning and the limited ability to utilize social media and financial applications that promote financial literacy, such as those provided by the Financial Services Authority (OJK). The objective of this program is to enhance human resource capacity through the introduction of investment instruments, including stocks and mutual funds available on the Indonesia Stock Exchange, in order to support sustainable financial literacy and promote the use of social media as a tool for public financial education. This study employed a Participatory Action Research (PAR) approach, which involved several stages: initial survey, coordination with PDAM, training implementation, and evaluation. A total of 56 participants were involved in the training. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of sustainable financial management. The average pre-test score increased from 45 to 94.5 in the post-test, reflecting a 52% improvement in financial literacy. This program is expected to foster greater awareness of the importance of financial management through the use of the MotionTrade application, supported by continuous post-training monitoring within PDAM Bogor City.
Pendampingan Intensif Pembelajaran Membaca sebagai Upaya Penguatan Literasi Siswa di SMP Negeri 3 Kolaka Aulia, Nurul; Dewi, Andi Lena Patma; Aditya, Muhammad Radit; Rahardja, Evita Fitriani; Yani, Sri Astri; Astarima, Tias; Alonemarera, A. S; A. S. Alonemarera
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.4701

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan intensif pembelajaran membaca sebagai upaya penguatan literasi siswa di SMP Negeri 3 Kolaka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 10 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap, yaitu: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi, dan (4) tahap pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan intensif mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa secara signifikan, ditandai dengan peningkatan skor rata-rata dari 60,2 menjadi 80,2. Selain itu, terjadi perubahan perilaku siswa yang lebih positif terhadap kegiatan membaca, seperti meningkatnya minat baca dan partisipasi dalam kegiatan literasi. Program ini juga berdampak pada penguatan budaya literasi di sekolah melalui integrasi kegiatan membaca dalam pembelajaran dan program rutin sekolah. Dengan demikian, pendampingan intensif pembelajaran membaca terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi, menumbuhkan minat baca, serta memperkuat budaya literasi siswa. Oleh karena itu, program ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan dari seluruh pihak sekolah dan masyarakat. Intensive Reading Learning Assistance as an Effort to Strengthen Student Literacy at SMP Negeri 3 Kolaka  Abstract This community service activity aims to describe the implementation of intensive reading learning assistance as an effort to strengthen student literacy at SMP Negeri 3 Kolaka. The method used is a descriptive qualitative approach with 10 seventh grade students as research subjects. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The implementation of the activity includes four stages, namely: (1) the preparation stage, (2) the implementation stage, (3) the evaluation stage, and (4) the reporting stage. The results of the activity show that intensive assistance is able to significantly improve students' reading skills, marked by an increase in the average score from 60.2 to 80.2. In addition, there was a change in student behavior that was more positive towards reading activities, such as increased interest in reading and participation in literacy activities. This program also has an impact on strengthening the culture of literacy in schools through the integration of reading activities in learning and routine school programs. Thus, intensive reading learning assistance has proven effective in improving literacy skills, fostering reading interest, and strengthening students' literacy culture. Therefore, this program needs to be implemented sustainably with support from all school and community parties.
Edukasi Pencegahan Tindakan Bullying di KalanganPelajar melalui media pembelajaran di kelas X D SMAN 1 Wundulako Tomsio, Ismail; Barra, Johanes; Nuhung, Nabila Fitriyani; Yanti, Fitra; Azis, Muh.Zul; Karnaedi, Karnaedi; Rahmat, Rahmat; Alimuddin, Alimuddin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4704

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masayarakat edukasi pencegahan tindakan bullying melalui media pembelajaran di kelas X D SMAN 1 Wundulako. Masalah utama yang ditemukan yaitu rendahnya kesadaran siswa terhadap bentuk, dampak, dan konsekuensi bullying, di mana sebagian siswa masih menganggap perilaku mengejek, mengucilkan, atau memberi julukan sebagai hal yang wajar dalam pergaulan. Metode yang digunakan adalah edukatif partisipatif, yaitu pendekatan yang menggabungkan penyampaian materi dengan keaktifan siswa dalam setiap tahap kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi 4 tahap, yaitu: (1) tahapan persiapan; (2) pelaksanaan; (3) evaluasi; serta (4) keberlanjutan program. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa, dilanjutkan dengan penyampaian materi secara interaktif menggunakan media presentasi, diskusi, dan studi kasus, serta diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kategori nilai “Sangat Baik” dari 5 menjadi 10 siswa, serta penurunan pada kategori “Cukup Baik” dan “Kurang Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep, bentuk, dan strategi pencegahan bullying. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran, empati, serta komitmen siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying. Bullying Prevention Education among Students through Learning Media in Grade X D of SMAN 1 Wundulako Abstract Community service activities to educate on bullying prevention through learning media in class X D SMAN 1 Wundulako. The main problem found was the low awareness of students regarding the forms, impacts, and consequences of bullying, where some students still consider the behavior of teasing, ostracizing, or giving nicknames as normal in social interactions. The method used was participatory education, an approach that combines material delivery with student activity in each stage of the activity. The implementation method includes 4 stages, namely: (1) preparation stage; (2) implementation; (3) evaluation; and (4) program sustainability. The activity began with a pre-test to determine the level of students' initial understanding, continued with interactive material delivery using presentation media, discussions, and case studies, and ended with a post-test to measure the increase in understanding. The results showed a significant increase in the "Very Good" category from 5 to 10 students, as well as a decrease in the "Quite Good" and "Less Good" categories. This shows that the education provided is effective in increasing students' understanding of the concepts, forms, and strategies for preventing bullying. Thus, this activity has a positive impact in fostering students' awareness, empathy, and commitment to creating a school environment that is safe, comfortable, and free from bullying
Pendampingan Perencanaan Struktur dan Rencana Anggaran Biaya Sistem Penyediaan Air Bersih di Desa Tigawasa Pramesti, Nectaria Putri; Theopuspitasari, Theresia Lu; Gunawan, Sumiyati; Hadsari, Vienti; Wardayanti, Maryolin; Egatama, Henda Febrian
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4723

Abstract

Keterbatasan dokumen perencanaan teknis dan estimasi biaya menjadi kendala utama dalam pengembangan sistem penyediaan air bersih di Desa Tigawasa, Kabupaten Buleleng, Bali. Kegiatan pengabdian ini menawarkan pendekatan terintegrasi berbasis teknologi dengan mengombinasikan pemetaan menggunakan unmanned aerial vehicle (UAV), perencanaan struktur bangunan air, serta penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) sebagai dasar pembangunan infrastruktur air bersih desa. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan berbasis UAV untuk memperoleh data topografi resolusi tinggi, identifikasi kebutuhan mitra, perencanaan teknis bangunan air (broncaptering dan reservoir), serta pelatihan penyusunan estimasi biaya konstruksi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, pemetaan drone, dan diskusi partisipatif dengan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif berupa desain struktur dan RAB yang akurat serta aplikatif. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas mitra dalam memahami proses perencanaan berbasis data spasial dan teknis. Integrasi UAV, analisis struktur, dan perencanaan biaya menjadi kebaruan yang memberikan solusi lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan dalam pengembangan sistem penyediaan air bersih di wilayah pedesaan. Assistance in Structural Planning and Cost Estimation of Clean Water Supply System in Tigawasa Village Abstract The availability of clean water is a basic necessity that plays an important role in improving public health and quality of life. Tigawasa Village, located in Buleleng Regency, Bali, still faces limitations in clean water supply infrastructure due to the absence of adequate technical planning documents and construction cost estimates. This community service activity aims to assist the village government and community in preparing structural planning and cost estimation (Bill of Quantities) for a clean water supply system as a basis for village infrastructure development. The implementation method included field surveys, identification of partner needs, assistance in technical planning of water infrastructure, and training on construction cost estimation. The activity involved village officials and community representatives responsible for managing village water facilities. Data were obtained through field observations, participatory discussions, and technical analysis of structural planning. The results indicate an improvement in the partners’ understanding of clean water infrastructure planning and the preparation of structural design documents and cost estimates that can be used as references for the development of the village clean water supply system. This activity provides practical technical solutions and supports the village’s readiness to develop a sustainable clean water supply system.
Implementasi Sistem Akuntansi Sederhana Berbasis Excel untuk Meningkatkan Akuntabilitas Keuangan pada Minimarket Al Hikam Mart Widoyoko, Bangun; Ulfa, Muthia; Windiarti, Faris; Utie, Maulida Salmi; Tamimi, Yusrina Alyani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4736

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk minimarket, sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan. Salah satu permasalahan yang umum terjadi adalah tidak adanya pencatatan keuangan yang terstruktur, sehingga menyebabkan bercampurnya dana pribadi dan dana usaha serta ketidakmampuan dalam mengukur kinerja usaha secara akurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada Minimarket Alhikam Mart yang sebelumnya hanya mengandalkan pencatatan sederhana berupa catatan kas masuk dan kas keluar secara manual serta belum memiliki laporan keuangan yang formal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi beberapa tahapan, yaitu (1) identifikasi masalah, (2) perancangan sistem, (3) pelatihan, dan (4) pendampingan implementasi. Tim merancang dan mengimplementasikan sistem akuntansi sederhana yang terintegrasi menggunakan Microsoft Excel, yang mencakup jurnal, buku besar, lembar kerja otomatis, serta laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam akuntabilitas keuangan. Setelah sistem diimplementasikan, mitra mampu mencatat transaksi harian dan secara otomatis menghasilkan satu set laporan keuangan lengkap untuk periode Januari 2026. Sistem tersebut menghasilkan Laporan Laba Rugi yang akurat dengan laba bersih sebesar Rp 940.000 serta Neraca yang seimbang dengan total aset sebesar Rp 62.640.000. Sistem ini membantu pengelola dalam memantau kinerja keuangan, mengendalikan aset dan kewajiban, serta mengambil keputusan yang lebih tepat, sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas usaha secara keseluruhan. Implementing an Excel-Based Simple Accounting System to Enhance Financial Accountability at Al Hikam Mart Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), including minimarkets, often face challenges in financial management. A common problem is the absence of structured financial recording, leading to mixed personal and business funds and an inability to measure performance accurately. This community service activity was aimed at Minimarket Alhikam Mart, which previously relied on simple manual cash-in/cash-out notes and lacked formal financial statements. The method used was Participatory Action Research (PAR), involving stages of (1) problem identification, (2) system design, (3) training, and (4) implementation assistance. We designed and implemented a simple, integrated accounting system using Microsoft Excel, covering journals, ledgers, automated worksheets, and financial statements. The results showed a significant improvement in financial accountability. After implementation, the partner was able to input daily transactions and automatically generate a complete set of financial statements for January 2026. The system produced an accurate Income Statement showing a net profit of Rp 940,000 and a balanced Balance Sheet with total assets of Rp 62,640,000. This system empowers the manager to monitor financial performance, control assets and liabilities, and make informed decisions, thereby enhancing overall business accountability.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL UNTUK MEMPERKUAT DIPLOMASI PENDIDIKAN DI SEKOLAH INDONESIA DI KUALA LUMPUR Ni'mah, Nurun; Nimah, Nurun; Annisa, Nur; Mahendra, Irvan; Syakir, Akhmad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4761

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan kearifan lokal Kalimantan Tengah dalam pembelajaran multikultural guna memperkuat diplomasi pendidikan di Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur. Pendekatan ini mengintegrasikan kearifan lokal dengan teknologi imersif (VR) dalam konteks diplomasi pendidikan internasional. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran serta minimnya pemanfaatan media pembelajaran inovatif yang dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada siswa yang berada dalam lingkungan internasional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal, pelatihan guru, implementasi pembelajaran menggunakan media digital, serta evaluasi kegiatan. Media pembelajaran yang dikembangkan meliputi Virtual Reality (VR), flipbook digital, dan video edukatif yang menampilkan budaya Kalimantan Tengah seperti falsafah Huma Betang, tradisi Gawi Hatantiring, dan permainan tradisional Balogo. Novelty kegiatan ini adalah integrasi sistematis nilai-nilai kearifan lokal dengan media pembelajaran digital berbasis pengalaman (immersive learning) untuk memperkuat identitas budaya siswa diaspora dalam lingkungan pendidikan multikultural internasional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman budaya siswa dengan rata-rata skor meningkat dari 64,2 menjadi 83,5 setelah implementasi pembelajaran. Selain itu, respon positif siswa terhadap penggunaan media pembelajaran digital mencapai 78–86%. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran multikultural. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal berbasis teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat identitas budaya siswa sekaligus mendukung diplomasi pendidikan Indonesia di lingkungan internasional. Integration of Local Wisdom in Multicultural Learning to Strengthen Educational Diplomacy in Indonesian Schools in Kuala Lumpur Abstract This community service activity aims to integrate Central Kalimantan local wisdom into multicultural learning to strengthen educational diplomacy at the Indonesian School in Kuala Lumpur. The main problem faced by partners is the limited integration of local culture in learning and the minimal use of innovative learning media that can introduce Indonesia's cultural richness to students in an international environment. To address these problems, the community service activity was implemented through a participatory approach that included the stages of needs analysis, development of local wisdom-based learning modules, teacher training, implementation of learning using digital media, and activity evaluation. The learning media developed included Virtual Reality (VR), digital flipbooks, and educational videos that showcase Central Kalimantan culture such as the Huma Betang philosophy, the Gawi Hatantiring tradition, and the traditional Balogo game. The results of the activity showed an increase in students' cultural understanding with an average score increasing from 64.2 to 83.5 after the implementation of the learning. In addition, students' positive response to the use of digital learning media reached 78–86%. This activity also increased teachers' capacity in integrating local wisdom into multicultural learning. Thus, the integration of local wisdom based on digital technology can be an effective strategy in strengthening students' cultural identity while supporting Indonesia's educational diplomacy in the international environment.
Pelatihan Menggambar Dasar Bagi Anak Panti Asuhan Aisyiyah Humairoh Halim, Bobby; Lubis, Hestia Rachmat Nunciata; Haderisyandi, Kgs. Wibi; Habibi, Khalif Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4777

Abstract

Pelatihan Menggambar Dasar bagi anak perempuan usia 10–19 tahun di Panti Asuhan Aisyiyah Humairoh Palembang dilaksanakan untuk menjembatani kesenjangan antara tingginya minat menggambar dan keterbatasan akses pendidikan seni yang sistematis, pengajar kompeten, serta sarana pendukung di panti. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis menggambar (ketepatan bentuk, teknik arsir, pemanfaatan bidang, dan kerapian), penguasaan alat dan media gambar, serta rasa percaya diri dan keberanian mengekspresikan gagasan visual, sekaligus menguatkan relevansi pendidikan seni dengan agenda SDGs, khususnya Tujuan 4, 3, 5, dan 10. Kegiatan dirancang dalam bentuk workshop partisipatif yang memadukan ceramah singkat, presentasi visual, demonstrasi langkah demi langkah, latihan terstruktur, dan umpan balik langsung, dengan peserta sebanyak 11 anak perempuan penghuni panti. Data dikumpulkan melalui rubrik penilaian karya sebelum–sesudah pelatihan, lembar observasi, wawancara singkat, dan kuesioner kepuasan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan rata‑rata skor keterampilan menggambar dari 1,8 menjadi 3,2 pada skala 1–4 dengan kenaikan konsisten pada seluruh aspek, tingkat kehadiran 100%, skor keaktifan 3,4, serta lebih dari 80% peserta menyatakan ingin melanjutkan latihan menggambar setelah kegiatan. Secara kualitatif, peserta melaporkan bertambahnya keberanian untuk menunjukkan karya, sedangkan pengelola panti mulai merencanakan kegiatan menggambar sebagai rutinitas mingguan. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pelatihan Menggambar Dasar berbasis prinsip konstruktivisme dan metode demonstrasi dapat menjadi strategi efektif untuk mengembangkan keterampilan teknis, kreativitas, dan pemberdayaan psikososial anak panti asuhan, sekaligus memberikan kontribusi ilmiah berupa penerapan rubrik penilaian terukur dalam konteks pengabdian kepada masyarakat. Basic Drawing Training for Children at the Aisyiyah Humairoh Orphanage Abstract The Basic Drawing Training program for girls aged 10–19 years at the Aisyiyah Humairoh Orphanage in Palembang was implemented to bridge the gap between their high interest in drawing and their limited access to systematic art education, competent instructors, and adequate facilities at the orphanage. This program aims to improve technical drawing skills (shape accuracy, shading techniques, use of drawing space, and neatness), mastery of drawing tools and media, as well as self‑confidence and the courage to express visual ideas, while strengthening the relevance of art education to the SDGs agenda, particularly Goals 4, 3, 5, and 10. The activity was designed as a participatory workshop combining short lectures, visual presentations, step‑by‑step demonstrations, structured exercises, and direct feedback, involving 11 female residents of the orphanage as participants. Data were collected through a rubric‑based assessment of pre‑ and post‑training artworks, observation sheets, short interviews, and satisfaction questionnaires, then analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. The results show an increase in the average drawing skill score from 1.8 to 3.2 on a 1–4 scale, with consistent improvement across all aspects, 100% attendance, an activeness score of 3.4, and more than 80% of participants expressing a desire to continue practicing drawing after the program. Qualitatively, participants reported greater confidence in showing their drawings, while the orphanage management began planning drawing activities as a weekly routine. These findings confirm that Basic Drawing Training based on constructivist principles and demonstration methods can be an effective strategy to develop technical skills, creativity, and psychosocial empowerment of orphanage children, while also providing a scientific contribution through the application of a measurable assessment rubric in a community service context.
Pengabdian Praktik Luar Kelas Terintegrasi dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Gerakan Pemanasan, Persiapan Drama, serta Speaking Tema Lingkungan di SMK Negeri 7 Kolaka. Ulfianti, Andi; Rahmadhany, Rahmadhany; Ismail, Fatimah Azzahrah; Sejati, Andri Estining; Fandri, Fandri
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.4784

Abstract

Kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 7 Kolaka masih didominasi metode ceramah di dalam kelas, sehingga peserta didik kurang memiliki ruang untuk mengembangkan keterampilan komunikasi secara aktif. Hal ini berdampak pada rendahnya kepercayaan diri dan kemampuan mengekspresikan gagasan secara lisan. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian berupa intervensi pembelajaran terintegrasi di luar kelas yang mengombinasikan aktivitas pemanasan fisik-mental, simulasi drama, dan praktik speaking bertema lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta didik kelas X dari tiga kompetensi keahlian (DKV, TO, dan DPIB) dengan pendampingan intensif dari tim pengabdi dan guru mitra. Evaluasi dilakukan melalui desain pretest-posttest satu kelompok untuk memetakan perkembangan kompetensi. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada ketiga aspek kemampuan, dengan peserta didik menunjukkan keberanian tampil, penggunaan gestur dan intonasi yang lebih terarah, serta kelancaran berbicara yang meningkat. Lebih dari itu, kegiatan ini memberikan dampak strategis bagi mitra sekolah: guru mitra memperoleh kapasitas baru dalam memfasilitasi pembelajaran kinestetik dan kontekstual di ruang terbuka, sementara pihak sekolah berencana mengintegrasikan model ini ke dalam program ekstrakurikuler dan pendampingan kesiapan dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik, tetapi juga memberdayakan guru dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang aktif, relevan, dan selaras dengan pencapaian SDGs tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas melalui pendekatan pembelajaran yang relevan, aktif, dan bermakna bagi pengembangan keterampilan abad ke-21. Integrated Out-of-Class Service-Learning and Its Impact on Warm-Up Movement Competence, Drama Preparatory Skills, and Environmental-Themed Speaking Proficiency at SMK Negeri 7 Kolaka Abstract Learning activities at SMK Negeri 7 Kolaka are still dominated by lecture-based methods in the classroom, leaving students with little opportunity to actively develop their communication skills. This results in low self-confidence and limited ability to express ideas verbally. To address this, the service team implemented a community service activity in the form of an integrated out-of-class learning intervention that combined physical and mental warm-up activities, drama simulations, and speaking practice on environmental themes. This activity was attended by 29 tenth-grade students from three vocational programs (DKV, TO, and DPIB) with intensive guidance from the service team and partner teachers. Evaluation was conducted using a one-group pretest-posttest design to map competency development. The results showed significant improvement in all three aspects of ability, with students demonstrating greater confidence in presenting, more focused use of gestures and intonation, and improved fluency in speaking. Furthermore, this activity had a strategic impact on the school’s partners: partner teachers gained new capacity in facilitating kinesthetic and contextual learning in open spaces, while the school plans to integrate this model into its extracurricular programs and career readiness support. This community service initiative not only enhances students’ communication skills but also empowers teachers and fosters a learning ecosystem that is active, relevant, and aligned with the achievement of SDG Goal 4 on quality education through a learning approach that is relevant, active, and meaningful for the development of 21st-century skills.
Pengenalan Bahasa Inggris Interaktif bagi Anak Usia Dini di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin Herliana, Noor Aina; Padli, Padli; Humaidi, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.4788

Abstract

Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional memiliki peran penting dalam mempersiapkan kompetensi anak di era global. Namun, implementasi pembelajaran bahasa Inggris pada pendidikan anak usia dini di Indonesia masih terbatas dan umumnya diberikan sebagai muatan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui program English Play Time di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara yang melibatkan 32 siswa serta guru kelas. Keterlibatan siswa diukur berdasarkan empat indikator, yaitu perhatian, respons verbal, partisipasi fisik, dan pemahaman instruksi. Pembelajaran dilaksanakan melalui metode Total Physical Response (TPR), storytelling, lagu, dan penggunaan media visual berupa flashcard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa berada pada kategori tinggi pada seluruh indikator, dengan persentase perhatian sebesar 78%, respons verbal 93%, partisipasi fisik 100%, dan pemahaman instruksi 87,5%. Selain itu, siswa mampu mengenal kosakata dasar dan merespons instruksi sederhana dengan lebih percaya diri. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris yang mengintegrasikan aktivitas fisik, media visual, dan instruksi sederhana efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa pada pendidikan anak usia dini. Interactive English Learning Introduction for Young Learners at ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Kindergarten, Banjarmasin Abstract English, as an international language, plays an important role in preparing children’s competencies for the global era. However, its implementation in early childhood education in Indonesia remains limited and is generally offered as a local content subject. This study aimed to analyze student engagement in English learning through the English Play Time program at TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin. A descriptive approach was employed, with data collected through observations and interviews involving 32 students and classroom teachers. Student engagement was assessed using four indicators: attention, verbal response, physical participation, and instruction comprehension. The learning activities incorporated the Total Physical Response (TPR) method, storytelling, songs, and visual media in the form of flashcards. The results indicated high levels of student engagement across all indicators, with attention reaching 78%, verbal response 93%, physical participation 100%, and instruction comprehension 87.5%. Furthermore, students demonstrated improved recognition of basic vocabulary and greater confidence in responding to simple instructions. These findings suggest that English learning activities integrating physical movement, visual media, and simple instructions are effective in enhancing student engagement and comprehension in early childhood education.