cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 263 Documents
ECOPEDAGOGY DALAM PENANAMAN GREEN CHARACTER MELALUI PROBLEM BASED LEARNING TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH 3R DI SEKOLAH DASAR Rohman, Akhmad Dalil; Asih, Tri Unggul Sari; Susanto, Nanang Hasan
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7066

Abstract

Indonesia is still facing serious challenges in waste management. The World Bank’s Atlas of Sustainable Development Goals reported that Indonesia ranks fifth among the world’s largest waste-producing countries. Data from the National Waste Management Information System (SIPSN) of the Ministry of Environment and Forestry in July 2024 recorded a total of 35.1 million tons of national waste, with 38.6% (13.5 million tons) managed and 61.4% (21.6 million tons) unmanaged. This situation highlights the urgency of long-term solutions through education from an early age. This study aims to analyze the role of ecopedagogy in cultivating green character through the Problem Based Learning (PBL) model in the context of 3R (Reduce, Reuse, Recycle) waste management at the elementary school level. The study employed a library research method by reviewing primary and secondary sources such as journal articles, dissertations, proceedings, and official reports. Data were analyzed using content analysis techniques through reduction, classification, and synthesis of theories. The findings reveal that ecopedagogy serves as a philosophical foundation for ecological critical awareness, PBL as an active learning strategy based on real problems, and green character as the ultimate goal reflected in environmentally responsible behavior. The integration of these three aspects culminates in 3R practices in elementary schools, which not only enhance cognitive understanding but also foster affective attitudes and psychomotor skills. This study concludes that the integration of ecopedagogy, PBL, and green character can serve as an effective environmental education model for developing environmentally conscious and sustainable generations. ABSTRAKIndonesia masih menghadapi persoalan serius dalam pengelolaan sampah. Laporan World Bank’s Atlas of Sustainable Development Goals menyebutkan bahwa Indonesia merupakan penghasil sampah terbesar kelima di dunia. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK pada Juli 2024 mencatat jumlah timbunan sampah nasional mencapai 35,1 juta ton, dengan 38,6% atau 13,5 juta ton terkelola dan 61,4% atau 21,6 juta ton sisanya tidak terkelola. Kondisi ini menuntut adanya solusi jangka panjang melalui pendidikan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ecopedagogy dalam penanaman green character melalui model Problem Based Learning (PBL) pada konteks pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai literatur primer dan sekunder berupa artikel jurnal, disertasi, prosiding, dan laporan resmi. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi melalui reduksi, klasifikasi, dan sintesis teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ecopedagogy berfungsi sebagai landasan filosofis kesadaran ekologis, PBL sebagai strategi pembelajaran berbasis masalah nyata, dan green character sebagai tujuan berupa perilaku peduli lingkungan. Integrasi ketiganya bermuara pada praktik pengelolaan sampah 3R di sekolah dasar yang tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif, tetapi juga menumbuhkan sikap afektif dan keterampilan psikomotorik siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ecopedagogy, PBL, dan green character dapat menjadi model pendidikan lingkungan yang efektif dalam membentuk generasi sadar lingkungan dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERMUATAN POTENSI LOKAL TANAMAN BUAH PADANGSIDEMPUAN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI KELAS X MAN 1 PADANGSIDEMPUAN Siregar, Abdul Hasym Mazhurin; Manalu, Kartika; Herni, Zulfiana
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7327

Abstract

This research aims to find out the feasibility, practicality and effectiveness of CTL- based LKPD containing the local potential of Padangsidimpuan fruit plants in biodiversity material for class 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instruments used in the research were teacher and student needs analysis sheets, material expert and media expert validation sheets, teacher and student response questionnaire sheets, and test questions in the form of pretest and posttest to measure students' understanding of biodiversity material. The validity of the LKPD obtained from material experts was 89% and media experts were 100% in the very valid category. The practicality of the LKPD obtained from the biology teacher response questionnaire was 85% in the very practical category and 84.33% of the students' responses were in the very practical category. The effectiveness of the LKPD was obtained through test questions in the form of pretest and posttest with an N-Gain presentation of 0.73% in the quite effective category with a percentage of 73% in the high category. The three aspects of validity, practicality and effectiveness with a large percentage show that Contextual Teaching and Learning-based LKPD contains local potential for biodiversity material that is suitable for use in learning activities. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dari LKPD berbasis CTL bermuatan potensi lokal tanaman buah Padangsidimpuan pada materi keanekaragaman hayati kelas X MAN 1 Padangsidimpuan sebagai bahan ajar yang dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran Biologi serta membantu Peserta didik untuk memahami materi keanekragaman hayati dengan cara yang mudah dan meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai keberadaan tanaman buah yang ada di Padangsidempuan serta menjaga kelestariannya.. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (RnD) dengan model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar analisis kebutuhan guru dan peserta didik, lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar angket respon guru dan peserta didik, dan soal test berupa pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman siswa mengenai materi keanekaragaman hayati. Validitas LKPD yang didapatkan dari ahli materi adalah sebesar 89% dan ahli media sebesar 100% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan LKPD diperoleh dari angket respon guru biologi 85% dengan kategori sangat praktis dan peserta didik 84,33% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan LKPD diperoleh melalui soal test berupa pretest dan posttest dengan presentasi N-Gain 0,73% kategori cukup efektif dengan persentare 73% dengan kategori tinggi. Ketiga aspek validitas, kepraktisan dan keefektifan dengan presentase yang besar menunjukkan bahwasannya LKPD berbasis Contekstual Teaching and Learning bermuatan potensi lokal materi Keanekaragaman hayati layak untuk dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PBL DENGAN FLATFROM PADLET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM RESPIRASI Roji, Fadilla; Afinni, Ummi Nur; Adlini, Miza Nina
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7328

Abstract

Based on the results of a needs analysis survey conducted on biology teachers at SMA Cerdas Murni and students of class XI IPA. Biology teachers, teachers rarely use PowerPoint when teaching in class and only use visual media in teaching and learning activities. Teachers also use traditional teaching techniques, such as lectures, in their lesson plans. Students are only given homework through printed LKS, which are less interesting and participatory because they only contain questions and are not colored. This study uses the R&D (Research and Development) method. The 4-D model development design created by Thiagarajan (1974) with the stages of Define, Design, Build, and Disseminate is used in this study to build the product. For class XI IPA students of SMA/MA, this study produces Electronic Student Worksheets (e-LKPD) on the respiratory system based on problem-based learning using the Padlet platform. The test subjects used were class XI IPA students of SMA Cerdas Murni. The selection of class XI as the subject of the study was because the Respiratory System material is found in class XI Biology learning. Data collection instruments in the form of a questionnaire for analyzing the needs of biology teachers and students, documentation, validation sheets. The results obtained that the effectiveness of the pretest and posttest results were obtained with an N-Gain percentage of 0.76 with an effective category and the N-Gain score obtained was 76% with a high category. Both aspects of validity, practicality and effectiveness with a large percentage indicate that E-LKPD based on problem based learning with the Padlet platform for respiratory system material is feasible to be used in learning activities. ABSTRAKBerdasarkan hasil survei analisis kebutuhan yang dilakukan terhadap guru biologi SMA Cerdas Murni dan siswa kelas XI IPA. Guru biologi, guru jarang menggunakan PowerPoint saat mengajar di kelas dan hanya menggunakan media visual dalam kegiatan belajar mengajar. Guru juga menggunakan teknik mengajar tradisional, seperti ceramah, dalam rencana pembelajarannya. Siswa hanya diberikan pekerjaan rumah melalui LKS cetak, yang kurang menarik dan partisipatif karena hanya berisi pertanyaan dan tidak berwarna. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development). Desain pengembangan model 4-D yang dibuat oleh Thiagarajan (1974) dengan tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate digunakan dalam penelitian ini untuk membangun produk. Untuk siswa kelas XI IPA SMA/MA, penelitian ini menghasilkan Lembar Kerja Siswa Elektronik (e-LKPD) pada sistem pernapasan berbasis pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan platform Padlet. Subjek uji coba yang digunakan adalah siswa kelas XI IPA SMA Cerdas Murni. Pemilihan kelas XI sebagai subjek penelitian karena materi Sistem Pernapasan terdapat pada pembelajaran Biologi kelas XI. Instrumen pengumpulan data berupa angket untuk analisis kebutuhan guru dan siswa biologi, dokumentasi, lembar validasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa keefektifan hasil pretes dan postes diperoleh dengan persentase N-Gain sebesar 0,76 dengan kategori efektif dan skor N-Gain yang diperoleh sebesar 76% dengan kategori tinggi. Baik aspek validitas, praktikalitas maupun keefektifan dengan persentase yang besar menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis problem based learning dengan platform Padlet untuk materi sistem pernapasan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
KONSEP KEIMANAN DALAM KITAB NASOOIKHUL ‘IBAD BAB II: PERSPEKTIF SANTRI GEN Z DI PESANTREN MODERN (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN KHOZINATUL ULUM 3 AL MUBARAK) Rahman, Aris Maulana; Jaya, Arim Irsyadullah Albin; Fitriana, Dyah Ayu
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7329

Abstract

This study aims to describe and analyze Generation Z students’ understanding of faith in Nash??ih al-‘Ib?d (Advice for Servants), Chapter II, authored by Shaykh Nawaw? al-Bant?n?, at Khozinatul Ulum 3 Al Mubarak Islamic Boarding School. The study is motivated by the enduring significance of classical Islamic texts as sources of moral and spiritual guidance, alongside the contemporary challenges faced by Generation Z in the digital era. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, documentation, and literature review, then analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s qualitative data analysis framework, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through triangulation of sources and methods. The findings indicate that Generation Z students understand faith not only as inner belief but also as actionable practices that provide social benefits. Nevertheless, they face digital challenges that affect the consistency of their faith, resulting in fluctuations that require continuous guidance. Modern Islamic boarding schools play a crucial role in recontextualizing classical texts through adaptive, interactive, and contextually relevant teaching methods. The study concludes that strengthening faith among Generation Z requires a synergy between traditional pesantren instruction and digital literacy, ensuring that classical Islamic teachings remain contextual, applicable, and capable of guiding the younger generation in navigating contemporary challenges. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pemahaman santri Generasi Z terhadap konsep keimanan dalam Kitab Nasooikhul ‘Ibad Bab II karya Syekh Nawawi al-Bantani di Pondok Pesantren Khozinatul Ulum 3 Al Mubarak. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya kitab klasik sebagai pedoman moral dan spiritual di pesantren, serta tantangan yang dihadapi Generasi Z dalam menjaga stabilitas iman di era digital dan globalisasi. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana santri menafsirkan iman, mengaitkannya dengan amal nyata, serta menyesuaikan praktik keagamaan dengan konteks kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), yang meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri memahami iman sebagai integrasi antara keyakinan batin, pengakuan lisan, dan amal nyata yang memberi manfaat sosial, termasuk dalam aktivitas belajar bersama, kontribusi sosial, dan pengelolaan perilaku digital. Mereka menghadapi tantangan dari media digital yang dapat mengganggu konsistensi iman, sehingga perlu bimbingan berkelanjutan. Pesantren modern berperan penting dalam merekontekstualisasi kitab kuning melalui metode pembelajaran interaktif dan adaptif yang menghubungkan ajaran klasik dengan realitas modern. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan keimanan Generasi Z memerlukan sinergi antara transmisi tradisional pesantren dan literasi digital, agar nilai-nilai kitab klasik tetap relevan, aplikatif, dan mampu membimbing santri menghadapi tantangan kehidupan kontemporer.
PERCEPTIONS OF DEEP LEARNING AMONG EFL STUDENTS IN INDONESIAN HIGHER EDUCATION: INSIGHTS FROM A THEMATIC STUDY Farikah, Farikah; Ekawati, Mursia; Mazid , Sukron; Mulyani, Mimi; Winarsih, Dwi; Andini, Jihan Widya
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7330

Abstract

This research is motivated by the relevance of the deep learning approach, which emphasizes in-depth understanding, active engagement, and application of knowledge, in line with the demands of 21st-century education and the Freedom to Learn policy. However, students' perceptions of this approach, as the primary subjects of learning, are still limited in Indonesia. Therefore, this study focuses on exploring the perceptions of English as a Foreign Language (EFL) students regarding the implementation of deep learning in higher education. Using a qualitative approach, data were collected through open-ended interviews with 105 sixth-semester students. The data were then analyzed using thematic analysis. The analysis revealed four main themes of student perception: (1) the importance of meaningful understanding beyond mere memorization, (2) the development of critical and reflective thinking, (3) the need for active learner involvement, and (4) the significance of applying knowledge in real-world contexts. These findings indicate that students understand the essence of deep learning and consider it crucial for relevant and applicable learning. It is concluded that students have positive perceptions and support the deep learning approach, indicating the need for student-centered learning design to optimize the potential of this approach. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh relevansi pendekatan deep learning yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif, dan aplikasi pengetahuan, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 dan kebijakan Merdeka Belajar. Namun, persepsi mahasiswa sebagai subjek utama pembelajaran terhadap pendekatan ini masih terbatas dikaji di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa English as a Foreign Language (EFL) terhadap implementasi deep learning di perguruan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara terbuka terhadap 105 mahasiswa semester enam. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil analisis mengungkap empat tema utama persepsi mahasiswa: (1) pentingnya Pemahaman yang Bermakna bukan sekadar hafalan, (2) pengembangan Berpikir Kritis dan Reflektif, (3) perlunya Keterlibatan Aktif Pembelajar, dan (4) signifikansi Penerapan Pengetahuan dalam konteks nyata. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memahami esensi deep learning dan menganggapnya penting untuk pembelajaran yang relevan dan aplikatif. Disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif dan mendukung pendekatan deep learning, yang mengindikasikan perlunya desain pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi pendekatan ini.
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MIND MAPPING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KREATIVITAS SISWA DALAM BELAJAR FISIKA Sari, Maya; Hamid, Abdul; Ngadimin, Ngadimin; Wahyuni, Agus
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i1.4564

Abstract

ABSTRACT In physics learning, concept mastery and student creativity are crucial factors that influence material comprehension and problem solving skills. However, these factors are often hindered by conventional teaching methods that lack interactivity. One strategy to overcome this issue is use of mind mapping. This research aims to determine the influence of learning using mind mapping on students' mastery of concepts and creativity in learning physics. The research method employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. Data collection techniques included tests and assessing students' creativity in mind mapping. The data analysis used normality as a prerequisite test, N-Gain test, and parametric test, specifically paired sample t-test using SPSS 18 for Windows. The research results showed that the calculated t-value was greater than the t-table value, specifically 8.356 > 2.079. Therefore, based on the testing criteria, the null hypothesis (H_o) was rejected. This implies that there is an influence of learning using mind mapping on the mastery of concepts. The N-Gain test results indicated a central tendency measure, with an average for the experimental group of 0.32, falling into the moderate category because 0.3 ? 0.32 < 0.7. Meanwhile, the analysis of the average creativity percentage showed an increase from the first meeting (61.5%) to 76.5%, with 19 out of 22 students scoring 75 or above, categorizing them as having high creativity (75%-100%). Based on the conducted research, it can be concluded that learning using mind mapping can influence the mastery of concepts and enhance students' creativity in learning physics. ABSTRAK Dalam pelajaran fisika, penguasaan konsep dan kreativitas siswa menjadi faktor yang sangat penting yang mempengaruhi pemahaman materi dan keterampilan pemecahan masalah. Tetapi faktor ini sering terhambat oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Salah satu strategi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan mind mapping.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menngunakan mind mapping terhadap penguasaan konsep dan kreativitas siswa dalam belajar fisika. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tes dan kreativitas siswa dalam mind mapping. Analisis data penelitian menggunakan normalitas sebagai uji prasyarat, uji N-Gain dan uji parametrik yaitu uji paired sample t test menggunakan SPSS 18 for windows. Dari hasil penelitian, maka diperoleh bahwa nilai t hitung > dari t tabel yaitu 8,356 > 2,079. Sehingga berdasarkan kriteria pengujian diperoleh hasil tolak . Artinya ada pengaruh pembelajaran menggunakan mind mapping terhadap penguasaan konsep. Hasil uji N-Gain yang diperoleh yaitu ukuran tendensi sentral yang meliputi rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 0.32 dan termasuk dalam kategori sedang karena 0,3 ? 0,32 <0,7. Sedangkan untuk hasil analisis nilai rata-rata persentase kreativitas meningkat dari pertemuan pertama (61,5%) yaitu sebesar 76,5% dengan siswa yang mendapat nilai 75 keatas ada 19 siswa dari 22 siswa, nilai ini termasuk kategori kreativitas tinggi (75%-100%). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan mind mapping dapat mempengaruhi penguasaan konsep dan dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar fisika.
PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PROGRAM MORNING DAY DI SMK MUHAMMADIYAH 2 KALIREJO Hasbullah, Hasbullah; Armadan, Aditia; Yanti, Dwi Sartika; Rais, Muhammad Amien; Hanafi, Ilyas Rozak
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i1.4565

Abstract

ABSTRACT Religious character education through the Morning Day Program is an effort to realize the religious values ??contained in the Qur'an and Al-Hadith in a person. The purpose of this study was to determine the process of religious character education through the Morning Day Program in students at SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo and to determine the supporting and inhibiting factors. The study used a type of field research with a qualitative approach. There were 3 subjects in this study, namely: PAI teachers, IPM and students in grades X, XI and XII. While the object in this study was the process of strengthening the religious character of the Morning Day Program. Data collection techniques used interviews, observation and documentation. The data processing techniques were data collection, data reduction, data presentation and data verification. Data analysis used descriptive analysis. The results of this study indicate that the process of religious character education for students at SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo, namely activities such as Sapa Salam (5S), Morning Murottal, Book Study, Reading and Writing the Qur'an (BTQ), as well as Religious Fridays, Clean Fridays, and Healthy Fridays, are designed to instill religious values ??in students' daily lives. These activities are effective in forming religious habits, strengthening moral values, and increasing students' discipline in worship. The results of this study indicate that the Morning Day program not only contributes to improving students' spiritual abilities, but also builds strong and noble characters, in line with the goals of national education. The supporting factors are teacher personality, support from parents, joint commitment from the school community, and adequate facilities. The inhibiting factors are electronic media and lack of student awareness. ABSTRAK Pendidikan karakter religius melalui Program Morning Day merupakan usaha untuk mewujudkan nilai-nilai agama yang ada di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits ke dalam diri seseorang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pendidikan karakter religius melalui Program Morning Day pada siswa di SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo dan untuk mengetahui faktor pendukung serta penghambat. Penelitian menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ada 3 yaitu: guru PAI, IPM dan Siswa Kelas X, XI dan XII. Sedangkan objek dalam penelitian ini proses penguatan karakter religius Program Morning Day. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik pengolahan data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendidikan karakter religius pada siswa di SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo yaitu kegiatan seperti Sapa Salam (5S), Murottal Pagi, Kajian Kitab, Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), serta Jumat Religi, Jumat Bersih, dan Jumat Sehat, dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Kegiatan tersebut efektif dalam membentuk kebiasaan religius, memperkuat nilai moral, dan meningkatkan kedisiplinan siswa dalam beribadah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Program Morning Day tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kemampuan spiritual siswa, tetapi juga membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Faktor pendukungnya yaitu kepribadian guru, adanya dukungan dari orangtua, komitmen bersama warga sekolah, dan fasilitas yang memadai. Faktor penghambatnya yaitu media elektronik dan kurangnya kesadaran peserta didik.
HUBUNGAN ANTARA POLA BELAJAR DIRUMAH DAN DISEKOLAH PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR SD NEGERI 3 LALOS Berlian, Berlian; Mustakim, Mustakim; Anha, Hamna
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5900

Abstract

Children's temperament and intellectual foundations are greatly influenced by their elementary school experience.  Learning styles at home and at school are complimentary components of the educational process.  Examining the important connection between home and school learning styles and how they impact kids' academic achievement is the goal of this study.  At SD Negeri 3 Lalos, the study was carried out utilizing a quantitative methodology and a correlational technique.  Students in grades IV, V, and VI as well as their parents made up the population.  A closed-ended questionnaire with a Likert scale was used to gather data.  The findings indicated a strong relationship between learning styles at home and at school. Pupils who consistently received parental guidance and assistance at home were more likely to improve their study habits and perform better academically in school.  Thus, in order to assist adolescents' academic performance, parental participation and the continuity of learning techniques between home and school are essential. ABSTRAKPendidikan dasar merupakan fase penting dalam mengembangkan landasan akademis dan karakter anak. Pembelajaran di rumah dan di sekolah merupakan dua komponen terpenting dan paling signifikan dari proses pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara pembelajaran di rumah dan di sekolah terhadap prestasi akademik siswa SD. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 3 Lalos dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, dan VI serta siswa lainnya. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner skala likert. Temuan analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran di rumah dan di sekolah. Siswa yang menerima dukungan belajar dari teman sebayanya di rumah secara konsisten memiliki hasil belajar yang lebih baik dan prestasi akademik yang lebih tinggi di sekolah. Dengan demikian, keterlibatan dan keselarasan metode pembelajaran antara rumah dan sekolah merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran siswa.
EVALUASI KINERJA GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Susanti, Try; Nabila, Nabila; Syafira, Friska Ananda; Aisya, Afrawita
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5962

Abstract

ABSTRACT The quality of education in elementary schools is greatly influenced by the performance of teachers as the main implementers of the learning process. Therefore, evaluating teacher performance is a crucial step to ensure the improvement of education quality, including at SD Negeri 31/1 Pelayangan Napal Sisik. This study aims to evaluate teacher performance in improving the quality of education at public elementary school 31/1 Pelayangan Napal Sisik. This research is an evaluative study using a descriptive qualitative approach and a case study design. The subjects of the study are teachers, the principal, and students of SD Negeri 31/1 Pelayangan Napal Sisik. Participants in this study were selected using purposive sampling. Data were collected through interviews. The findings revealed that teachers at SD Negeri 31/1 Pelayangan Napal Sisik strive to improve their performance by evaluating all activities carried out during the previous week and planning for the upcoming week. These evaluations are documented in reports, which are then discussed in meetings to ensure the smooth implementation of all work programs. Overall, the teachers’ performance in managing lesson planning administration was not hindered, as most of them met the evaluation criteria and used the results as a reference in their teaching process.  ABSTRAK Mutu pendidikan di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kinerja guru sebagai pelaksana utama proses pembelajaran. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kinerja guru menjadi langkah penting untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk di SD Negeri 31/1 Pelayangan Napal Sisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar negeri 31/1 Pelayangan Napal Sisik. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, dan siswa SD Negeri 31/1 Pelayangan Napal Sisik. Peserta dalam penelitian ini ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru-guru di SD Negeri 31/1 Pelayangan Napal Sisik berupaya meningkatkan kinerja mereka dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh aktivitas yang telah dilaksanakan dalam satu minggu sebelumnya dan merancang kegiatan untuk minggu berikutnya. Evaluasi tersebut dituangkan dalam laporan yang kemudian dibahas bersama dalam rapat guna memastikan kelancaran pelaksanaan seluruh program kerja. Secara umum, kinerja guru dalam mengelola administrasi perencanaan pembelajaran dinilai tidak mengalami hambatan, karena mayoritas guru telah memenuhi kriteria evaluasi dan menggunakan hasil evaluasi tersebut sebagai acuan dalam proses mengajar.
EVALUASI KINERJA GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK Istiqomah, Wahdatul; Susanti, Try; Rahimah, Rahimah; Rahmatuddini, Nurmiza
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.6051

Abstract

ABSTRACT Evaluation of teacher performance at Al-Hikmah Kebalen Kindergarten (TK) aims to improve the quality of education at the Early Childhood Education (PAUD) level. This study employed a descriptive qualitative method with a case study approach to evaluate how teachers plan, implement, and assess learning at TK Al-Hikmah Kebalen. Data were collected through in-depth interviews with a teacher, exploring their experiences, challenges, and strategies in supporting children's development. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of three main stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The main findings indicate that although teachers have a good understanding of the Independent Curriculum, there are challenges related to facilities, limited resources, and the use of technology in learning and evaluation. Teacher work discipline has also been shown to influence learning success. Evaluation of teacher performance at Al-Hikmah Kebalen Kindergarten covers cognitive, social, emotional, and physical aspects of children, but further development in terms of facilities and teacher training is needed to improve the quality of learning. This study provides recommendations for improving learning facilities and regular training for teachers to improve the quality of teaching and evaluation of learning outcomes effectively. ABSTRAK Evaluasi kinerja guru di Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Hikmah Kebalen bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengevaluasi bagaimana guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran di TK Al-Hikmah Kebalen. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan salah satu guru, yang menggali pengalaman, tantangan, dan strategi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak. Analisis data dilakukan berdasarkan model Miles dan Huberman, melalui tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun guru memiliki pemahaman yang baik mengenai Kurikulum Merdeka, terdapat tantangan terkait fasilitas, keterbatasan sumber daya, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan evaluasi. Disiplin kerja guru juga terbukti berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran. Evaluasi kinerja guru di TK Al-Hikmah Kebalen mencakup aspek kognitif, sosial, emosional, dan fisik anak, namun pengembangan lebih lanjut dalam hal fasilitas dan pelatihan guru diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan fasilitas pembelajaran dan pelatihan berkala bagi guru guna meningkatkan kualitas pengajaran dan evaluasi hasil pembelajaran secara efektif.