cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 414 Documents
Penggunaan Grain Dryer untuk Pengolahan Biji Durian sebagai Diversifikasi Kuliner dalam Upaya Pengurangan Food Waste di Desa Jombok, Kabupaten Malang Nunung Nurjanah; Titi Mutiara Kiranawati; Widiyanti Widiyanti; Teti Setiawati; Muhammad Idris Effendi; Venny Anggraeni
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5263

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi Grain Dryer sebagai teknologi tepat guna untuk pengeringan biji durian, meningkatkan kapasitas mitra dalam mengolah tepung biji durian, serta mendukung diversifikasi produk pangan berbasis limbah lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2026 di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, dengan mitra Kelompok Kuseri sebagai subjek kegiatan yang terlibat dalam proses pengolahan hasil pertanian. Metode pelaksanaan meliputi (1) identifikasi kebutuhan dan permasalahan mitra, (2) perancangan, fabrikasi, instalasi, dan uji fungsi Grain Dryer untuk mengevaluasi kestabilan suhu, distribusi panas, kapasitas, dan efisiensi waktu pengeringan, (3) pelatihan melalui ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan lapangan, (4) praktik pengolahan biji durian melalui pencucian, perebusan, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penepungan, dan pengayakan, serta (5) pendampingan pengembangan usaha melalui penyusunan SOP, pengemasan, branding, dan strategi pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Grain Dryer mampu mempercepat proses pengeringan dari 2–3 hari (metode penjemuran konvensional) menjadi sekitar 15 jam pada suhu 60°C, menghasilkan tepung biji durian berwarna krem muda dengan tekstur halus dan homogen, serta kadar air yang lebih seragam dan higienis. Program ini berkontribusi terhadap pengurangan food waste, peningkatan nilai tambah ekonomi komoditas lokal, dan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha berbasis pangan lokal, sekaligus mendukung pencapaian SDG 2, SDG 8, SDG 9, SDG 12, dan SDG 17.
Implementasi Drip Irrigation pada Optimalisasi Penggunaan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Alpukat sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Desa Soko Vivi Yunita Sari; Dinda Aulia Larasati; Putri Handayani; Rahmad Yulian Saputra; Dimas Surya Atmaja; Shafira Niken Sari
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5268

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan sistem drip irrigation pada budidaya tanaman alpukat guna meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, serta mendukung produktivitas pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif. Kegiatan ini dilakukan dari 17 Juli – 14 Agustus 2026 dengan subjek kegiatan kelompok tani dan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, pengolahan lahan, penanaman bibit alpukat, pemasangan sistem drip irrigation, hingga pelatihan dan pendampingan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan teori implementasi David C. Korten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem drip irrigation mampu meningkatkan efisiensi distribusi air, mendukung optimalisasi penggunaan lahan, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoperasikan teknologi irigasi. Keberhasilan program didukung oleh kesesuaian antara kebutuhan masyarakat, kesiapan pelaksana, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, sistem drip irrigation berpotensi menjadi solusi berkelanjutan untuk mendukung budidaya alpukat dan pengembangan ekonomi masyarakat Desa Soko.
Pemberdayaan Kader PKK Desa Banjarparakan melalui Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik Cair Wahyu Dwi Saputra; Putri Charisah; Fathimah Fathimah; Fahmi Barokah; Dini Nur Afifah; Muhamad Zaidan Rizqulloh; Nuning Putri Arisetiani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5286

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Kader PKK Desa Banjarparakan adalah ketidaktersediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sehingga sebagian keluarga masih membuang sampah di bantaran sungai. Kondisi ini berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, dan penyumbatan saluran air. Oleh karenanya, diperlukan pemilahan dan pengolahan sampah dari tingkat rumah tangga. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan sampah dapur serta keterampilan mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 menggunakan metode penyuluhan dan edukasi melalui penyampaian materi pemilahan sampah rumah tangga, diskusi, dan praktik pembuatan POC. Perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan pada 30 Kader PKK menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai tata kelola sampah sebesar 61%. Pada pelatihan pembuatan POC, nilai rata-rata peserta meningkat dari 76.9 menjadi 89.6. Peserta juga mampu mengenali fungsi bahan, melakukan pencampuran, mengoperasikan fermentor, memelihara proses fermentasi, dan melakukan pemanenan POC. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik efektif meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri. Program selanjutnya direkomendasikan untuk memanfaatkan POC pada tanaman pekarangan atau kegiatan budidaya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata sekaligus meningkatkan minat kader untuk penerapan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga di masyarakat secara luas.
Penguatan Praktik Kolaborasi Guru dalam Mendukung Pembelajaran Anak Neurodivergen di PKBM Ghaisan Cendekia Wahyu Hardiani; Lintang Al Mar’atus S; Kholifatul Novita N; Septiyani Endang Y; Leni Ambar Cahyani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5080

Abstract

Kegiatan workshop ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman guru dan mentor mengenai konsep neurodiversitas dan implikasinya terhadap pembelajaran, mengembangkan kompetensi kolaboratif dalam asesmen, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran adaptif, serta mendorong keberlanjutan praktik kolaborasi di PKBM Ghaisan Cendekia Jakarta Timur. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026 di aula PKBM Ghaisan Cendekia. PKBM Ghaisan Cendekia ditetapkan sebagai mitra berdasarkan hasil identifikasi terhadap lembaga pendidikan nonformal yang berfokus pada layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, pendidikan inklusif, dan anak neurodivergen. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi identifikasi kebutuhan dan focus group discussion (FGD) dengan mentor. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan interaktif mengenai neurodiversitas dan pembelajaran adaptif, diskusi berbasis kasus dan praktik baik, serta penyusunan modul edukatif secara kolaboratif. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, refleksi dan diskusi, serta angket kepuasan dan testimoni peserta. Sebanyak 20 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan peserta yang tinggi, ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi, berbagi pengalaman, dan pembahasan strategi pembelajaran yang relevan dengan kondisi peserta didik. Hasil refleksi dan diskusi juga menunjukkan pemahaman peserta yang lebih baik mengenai paradigma neurodiversitas, praktik kolaborasi, dan strategi pembelajaran adaptif. Peserta menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di PKBM dan memiliki manfaat praktis untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat tinggi. Dengan demikian, kegiatan workshop ini berkontribusi terhadap penguatan pemahaman, keterampilan kolaboratif, dan kesiapan peserta dalam menerapkan praktik pembelajaran yang lebih inklusif bagi anak neurodivergen di lingkungan pendidikan nonformal.
Optimalisasi Produksi Industri Rumah Tangga Kripik Singkong di Kabupaten Pangkep melalui Penerapan Alat Pemotong Otomatis, Perhitungan HPP dan Inovasi Kemasan Nur Asmi Ainun Kamal; Fika Hartina Sari; Abd. Razak J. Sabara; Rina Mustika Nurhalisa; Ulfi Aulia
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5224

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, kemampuan manajemen usaha, dan kualitas produk melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemotong singkong otomatis, pelatihan perhitungan HPP, serta inovasi kemasan produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melibatkan mitra secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan sehingga solusi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan riil usaha. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas lima tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 20 kg menjadi 30 kg per proses, penurunan waktu pengirisan dari 2–3 jam menjadi 30–45 menit, meningkatnya keseragaman hasil irisan, kemampuan mitra dalam menghitung HPP, serta penggunaan kemasan yang lebih menarik dan informatif. Program pengabdian selanjutnya disarankan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pada pendampingan berkelanjutan melalui digitalisasi manajemen usaha, penguatan pemasaran digital, pengurusan legalitas produk, serta monitoring dan evaluasi secara periodik. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memastikan keberlanjutan hasil program, meningkatkan kemandirian mitra, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk lokal secara berkelanjutan.
Sosialisasi dan Penguatan Anti-Cyberbullying terhadap Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang Ina Oktavia Ramadhani; Putri Ramadhani; Zindan Baynal Hubi; Sutarjo Sutarjo; Irma Dwi Puspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5252

Abstract

Perundungan siber (cyberbullying) yang kerap disamarkan sebagai norma humor di perguruan tinggi berisiko membahayakan kesehatan mental mahasiswa, sehingga memerlukan langkah penanganan yang konkret dan edukatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mentransformasikan kesadaran kolektif mahasiswa, membedah batasan antara candaan dan kekerasan verbal, serta membangun ruang aman (safe space) berbasis penguatan literasi hukum, empati psikologis, dan nilai-nilai Pancasila. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-dialogis melalui forum interaktif Intensive Awareness Forum & Discussion berdurasi 180 menit. Kegiatan diikuti oleh 35 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang yang dipilih melalui purposive sampling pendekatan pembelajaran berbasis kasus kontekstual(contextual case-based learning) diterapkan untuk memicu refleksi kritis peserta. Hasil evaluasi menunjukan adanya lonjakan signifikan pada kesadaran kolektif mahasiswa, dari nilai rata-rata awal (baseline) sebesar 46,8% naik menjadi 92,35% pada tahap post-test. Peningkatan tertinggi tercatat pada pemahaman aspek hukum UU ITE, sensitivitas empati, serta kesiapan peserta untuk bertindak sebagai active bystander dan memberikan pertolongan pertama emosional (Psychological First Aid). Intervensi ini membuktikan bahwa pengintegrasian aspek kognitif, hukum, dan nilai Pancasila secara holistik afektif memutus rantai perundungan siber di lingkungan kampus.
Optimalisasi Produksi dan Pemasaran Amplang melalui Integrasi Teknologi dan E-Commerce pada UMKM Yayaya Snack Desa Carigading Kabupaten Bone Ramly Ramly; Sri Andayaningsih; Melsa Jumliana; Nur Fadhillah; Citra Nurfadilah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5259

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM Yayaya Snack melalui integrasi teknologi tepat guna dan e-commerce. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan IPTEKS melalui penerapan teknologi perajang pisang dan e-commerce, evaluasi dan pendampingan pembuatan took online melalui tiktok seller, serta keberlanjutan program, melalui pendampingan pemanfaatan teknologi, pengelolaan usaha, dan optimalisasi pemasaran digital agar inovasi yang diterapkan dapat terus digunakan secara mandiri oleh mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, memperbesar kapasitas produksi, menghasilkan kualitas produk yang lebih seragam, serta mengurangi kadar minyak pada amplang. Di sisi pemasaran, pemanfaatan platform digital memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas produk, dan membuka peluang peningkatan penjualan. Secara keseluruhan, integrasi inovasi teknologi produksi dan pemasaran berbasis e-commerce terbukti mendukung penguatan kapasitas usaha dan meningkatkan daya saing UMKM. Kegiatan selanjutnya dapat mengembangkan inovasi produk dan mengoptimalkan strategi digital marketing berbasis data untuk memperluas pasar dan mendukung keberlanjutan usaha.
Penerapan Teknologi Mekanisasi Pakan Mandiri Guna Menekan Biaya Produksi Peternak Bebek Petelur di Sidodadi Batang Kuis Deli Serdang Yuni Warty; Insan Taufik; Dewi Wulandari; Muhammad Aswin Rangkuti; Tuti Hardianti; Silvia Dona Sari; Yanthy Leonita Perdana Simanjuntak
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5273

Abstract

Usaha peternakan bebek petelur di Desa Sidodadi, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang menghadapi tingginya biaya pakan, ketergantungan pada pakan pabrikan, serta banyaknya pakan serbuk yang tercecer. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi mekanisasi pakan mandiri untuk mengubah pakan serbuk menjadi pelet, meningkatkan efisiensi konsumsi, dan menekan biaya produksi. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pengadaan dan instalasi mesin, pelatihan formulasi pakan, uji coba produksi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Mitra memelihara sekitar 8.000 ekor bebek dengan kebutuhan awal 960 kg pakan per hari. Sebelum penerapan teknologi, biaya pakan mencapai Rp4.816.000 per hari dan masih menggunakan 80 kg pakan pabrikan. Setelah mesin digunakan, bahan pakan lokal dapat dicampur merata dan dibentuk menjadi pelet. Biaya pakan menurun menjadi Rp4.200.000 per hari, atau berkurang Rp616.000. Pakan pelet juga lebih seragam, tidak mudah tercecer, dan lebih optimal dikonsumsi ternak. Teknologi ini meningkatkan kemandirian peternak sekaligus mendukung keberlanjutan usaha melalui produksi pakan yang lebih efisien dan ekonomis. Rekomendasi untuk kegiatan pengabdian selanjutnya meliputi optimalisasi kapasitas mesin untuk komersialisasi pakan pelet ke peternak luar, serta hilirisasi produk pascapanen telur (seperti telur asin aneka rasa) untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi kelompok.
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat: Pelatihan Eco Candle bagi PKK Desa Mulyoarjo Niken Dia Agustin; Ayu Nazar; Ayu Purwitasari; Yustisia Ayu Safitri; Prisca Maulidianang; Devia Ayu Eilena; Syakiratul Fitriah; Dinda Novita Sari; Listyo Yudha Irawan; Djoko Soelistijo
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5277

Abstract

Tahapan kegiatan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi Eco Candle antara lain persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif. Metode Participatory Action Research (PAR) dilakukan dengan memberikan manfaat secara langsung kepada mitra melalui kolaborasi. Kegiatan pelatihan pembuatan Eco Candle diimplementasikan pada tanggal 6 Juli 2026 di Balai Desa Mulyoarjo. Teknik pemilihan sample menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mitra berdasarkan ciri-ciri, keahlian dan tujuan yang telah ditentukan. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pada 5 aspek diantaranya, aspek kesadaran lingkungan, motivasi internal, motivasi eksternal, sikap terhadap inovasi dan teknologi tepat guna dan aspek tindak lanjut.
Penguatan Daya Saing Usaha Mikro melalui Implementasi Digital Marketing pada Warung Nasi Kuning Mama Ari Adista Anjar Diany; Nico Kosasih; Ros Nirwana; Kristin Mariyani; Muhammad Risanta
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5288

Abstract

Masih banyak pelaku usaha mikro yang terbatas dalam pemahaman literasi digital, termasuk Warung Nasi Kuning Mama Ari yang mengalami stagnasi penjualan selama 10 tahun akibat metode pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat daya saing usaha mitra melalui implementasi digital marketing dan pembaruan identitas visual. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara. Subjek sasaran dalam pengabdian ini adalah Ibu Khotimah mah selaku pemilik beserta pengelola Warung Nasi Kuning Mama Ari. Program pelatihan ini berlangsung dari tanggal 06 Juni – 09 Juni 2026, dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, edukasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi pemasaran digital, perancangan dan pemasangan spanduk baru, pembuatan dan pelatihan pengelolaan akun Instagram bisnis, serta penerapan sistem pembayaran nontunai (QRIS). Hasil kegiatan menunjukkan ketercapaian seluruh indikator keberhasilan program. Mitra mengalami peningkatan literasi digital, memiliki identitas fisik usaha (spanduk) yang lebih representatif, mampu mengelola media sosial sebagai wadah promosi, dan berhasil memfasilitasi transaksi digital dengan pelanggan. Dampak nyata dari kegiatan ini adalah perluasan jangkauan pasar yang ditandai dengan masuknya pesanan melalui interaksi di WhatsApp dan Instagram, sehingga mampu meningkatkan potensi pendapatan mitra secara berkelanjutan. Keberhasilan kegiatan ini menjadi dasar rekomendasi perlunya sosialisasi dan replikasi program literasi digital kepada UMKM lainnya dengan menjadikan mitra sebagai model percontohan.