cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 393 Documents
Penggunaan Grain Dryer untuk Pengolahan Biji Durian sebagai Diversifikasi Kuliner dalam Upaya Pengurangan Food Waste di Desa Jombok, Kabupaten Malang Nunung Nurjanah; Titi Mutiara Kiranawati; Widiyanti Widiyanti; Teti Setiawati; Muhammad Idris Effendi; Venny Anggraeni
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5263

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi Grain Dryer sebagai teknologi tepat guna untuk pengeringan biji durian, meningkatkan kapasitas mitra dalam mengolah tepung biji durian, serta mendukung diversifikasi produk pangan berbasis limbah lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2026 di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, dengan mitra Kelompok Kuseri sebagai subjek kegiatan yang terlibat dalam proses pengolahan hasil pertanian. Metode pelaksanaan meliputi (1) identifikasi kebutuhan dan permasalahan mitra, (2) perancangan, fabrikasi, instalasi, dan uji fungsi Grain Dryer untuk mengevaluasi kestabilan suhu, distribusi panas, kapasitas, dan efisiensi waktu pengeringan, (3) pelatihan melalui ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan lapangan, (4) praktik pengolahan biji durian melalui pencucian, perebusan, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penepungan, dan pengayakan, serta (5) pendampingan pengembangan usaha melalui penyusunan SOP, pengemasan, branding, dan strategi pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Grain Dryer mampu mempercepat proses pengeringan dari 2–3 hari (metode penjemuran konvensional) menjadi sekitar 15 jam pada suhu 60°C, menghasilkan tepung biji durian berwarna krem muda dengan tekstur halus dan homogen, serta kadar air yang lebih seragam dan higienis. Program ini berkontribusi terhadap pengurangan food waste, peningkatan nilai tambah ekonomi komoditas lokal, dan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha berbasis pangan lokal, sekaligus mendukung pencapaian SDG 2, SDG 8, SDG 9, SDG 12, dan SDG 17.
Implementasi Drip Irrigation pada Optimalisasi Penggunaan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Alpukat sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Desa Soko Vivi Yunita Sari; Dinda Aulia Larasati; Putri Handayani; Rahmad Yulian Saputra; Dimas Surya Atmaja; Safira Niken Sari
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5268

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan sistem drip irrigation pada budidaya tanaman alpukat guna meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, serta mendukung produktivitas pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif. Kegiatan ini dilakukan dari 17 Juli – 14 Agustus 2026 dengan subjek kegiatan kelompok tani dan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, pengolahan lahan, penanaman bibit alpukat, pemasangan sistem drip irrigation, hingga pelatihan dan pendampingan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan teori implementasi David C. Korten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem drip irrigation mampu meningkatkan efisiensi distribusi air, mendukung optimalisasi penggunaan lahan, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoperasikan teknologi irigasi. Keberhasilan program didukung oleh kesesuaian antara kebutuhan masyarakat, kesiapan pelaksana, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, sistem drip irrigation berpotensi menjadi solusi berkelanjutan untuk mendukung budidaya alpukat dan pengembangan ekonomi masyarakat Desa Soko.
Pemberdayaan Kader PKK Desa Banjarparakan melalui Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik Cair Wahyu Dwi Saputra; Putri Charisah; Fathimah Fathimah; Fahmi Barokah; Dini Nur Afifah; Muhamad Zaidan Rizqulloh; Nuning Putri Arisetiani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5286

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Kader PKK Desa Banjarparakan adalah ketidaktersediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sehingga sebagian keluarga masih membuang sampah di bantaran sungai. Kondisi ini berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, dan penyumbatan saluran air. Oleh karenanya, diperlukan pemilahan dan pengolahan sampah dari tingkat rumah tangga. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan sampah dapur serta keterampilan mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 menggunakan metode penyuluhan dan edukasi melalui penyampaian materi pemilahan sampah rumah tangga, diskusi, dan praktik pembuatan POC. Perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan pada 30 Kader PKK menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai tata kelola sampah sebesar 61%. Pada pelatihan pembuatan POC, nilai rata-rata peserta meningkat dari 76.9 menjadi 89.6. Peserta juga mampu mengenali fungsi bahan, melakukan pencampuran, mengoperasikan fermentor, memelihara proses fermentasi, dan melakukan pemanenan POC. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik efektif meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri. Program selanjutnya direkomendasikan untuk memanfaatkan POC pada tanaman pekarangan atau kegiatan budidaya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata sekaligus meningkatkan minat kader untuk penerapan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga di masyarakat secara luas.