cover
Contact Name
Sri Utami
Contact Email
unublitar.jppnu@gmail.com
Phone
+6281331676319
Journal Mail Official
unublitar.jppnu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid Nomor 22 Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu)
ISSN : 26853884     EISSN : 26854783     DOI : https://doi.org/10.28926
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) adalah jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar dengan muatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan online pada Juli dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 162 Documents
PENGUATAN KAPASITAS LITERASI MEMBACA ANAK TUNAGRAHITA MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA BOOKLET SAS BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL PARIWISATA KABUPATEN KEDIRI DI SLB DHARMA WANITA GROGOL Tyas Alhim Mubarok; Sri Utami; Resti Lukmawati
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.165

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bermitra dengan SLB Dharma Wanita Grogol yang berlokasi di Jalan Manggis Gang III Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur, Kode Pos 64151. Permasalahan prioritas yang telah disepakati untuk diselesaikan selama pelaksanaan PKM antara pengusul dan mitra sasaran mencakup tiga aspek, yaitu (1) aspek peningkatan konsentrasi belajar siswa tunagrahita yang rendah, (2) aspek penguatan kapasitas pembuatan media pembelajaran membaca karena guru tidak menggunakan media apapun untuk membantu membaca permulaan, dan (2) aspek penguatan kapasitas membaca permulaan pada siswa tunagrahita. Tujuan PKM ini meliputi tiga hal, yaitu (1) meningkatkan konsentrasi belajar siswa tunagrahita, (2) menguatkan kapasitas guru dalam pembuatan media pembelajaran membaca permulaan untuk siswa tunagrahita bermuatan pariwisata Kabupaten Kediri, dan (3) menguatkan kapasitas literasi membaca permulaan pada siswa tunagrahita melalui booklet SAS. Rencana kegiatan PKM ini antara lain memuat empat tahap, meliputi: (1) tahap persiapan (koordinasi tim&mitra), (2) tahap perencanaa, berupa merancang sampel booklet SAS dan video tutorial, (3) tahap sosialisasi program, (4) tahap pelaksanaan, berupa kegiatan pengkapasitasan, workshop pembuatan booklet SAS, simulasi mengajar, serta implementasi, dan (5) tahap peninjauan dan evaluasi. Berdasarkan ketercapaian setiap tahapan kegiatan, diperoleh hasil sebagai berikut. (1) pengenalan booklet SAS tercapai 90,2%, (2) menentukan serta merancang konten booklet SAS dan video stimulasi melalui virtual tour tercapai 87,9%, (3) mendesain sketsa booklet SAS dengan memanfaatkan perangkat lunak tercapai 93,7%, (4) menyusun booklet SAS tercapai 87%, (5) menyajikan karya booklet SAS tercapai 93,6%, (6) simulasi mengajar dengan media booklet SAS tercapai 96,1%, dan (7) mengimplementasikan booklet SAS pada siswa tunagrahita tercapai 85,6%. Seluruh kegiatan telah melebihi persentase target yang ditetapkan.
PROMOSI KESEHATAN DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI WARGA DESA WATUGOLONG Elis Anita Farida; Mohammad Fathoni; Danuditya Purna Atmaja; Tri Dina Fitria
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.170

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus merupakan ranking keenam penyebab kematian di Dunia, hal ini diungkapkan oleh dunia World Health Organization (WHO) (Wicaksono, 2015). Mayoritas kematian diabetes pada usia 45-54 tahun terjadi pada penduduk kota dibandingkan pada penduduk yang tinggal di pedesaan (Kistianita, Yunus, & Gayatri, 2018). Penyakit darah tinggi yang lebih dikenal sebagai hipertensi merupakan penyakit yang mendapat perhatian dari semua kalangan masyarakat, mengingat dampak yang ditimbulkannya baik jangka panjang maupun jangka pendek sehingga membutuhkan penanggulangan jangka panjang yang menyeluruh dan terpadu. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti ingin meneliti mengenai hubungan tingkat pengetahuan pasien terhadap hipertensi dan diabetes mellitus di desa Watugolong Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dengan menggunakan kuisioner yang diberikan di awal dan di akhir penyuluhan sebagai perbandingan tingkat pengetahuan masyarakat sesudah dan sebelum penyuluhan. Hasil yang didapatkan pada sebelum penyuluhan rata-rata pemahaman responden hanya sebesar 59% pada kategori Diabetes Mellitus dan 70% pada kategori Hipertensi dari seharusnya (100%) sedangkan hasil yang didapatkan pada sesudah penyuluhan rata-rata pemahaman responden terhadap materi Diabetes Mellitus meningkat menjadi sebesar 88% sedangkan pada materi Hipertensi meningkat menjadi sebesar 89,12% dari seharusnya (100%). Ada perbedaan bermakna terhadap tingkat pengetahuan sebelum dilakukan edukasi dan sesudah dilakukan edukasi pada responden DM dan HT di Desa Watugolong. Pasien yang mempunyai tingkat pengetahuan yang baik maka akan lebih patuh karena mampu meyakini, mengontrol dirinya dalam mengatasi masalah yang dihadapi dan mampu memahami intruksi dalam program pengobatan yang mereka terima
PERAN DAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DI DESA KEDATON KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO Tony Rudi Astono; Suminah Suminah; Sugihardjo Sugihardjo
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.202

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwakilan masyarakat di tingkat desa yang memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program penyuluhan pembangunan. Di Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, BPD memiliki tanggung jawab dalam melibatkan masyarakat dalam program-program pembangunan yang dilaksanakan di desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program penyuluhan pembangunan di Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program penyuluhan pembangunan di Desa Kedaton. Peran BPD meliputi pengumpulan aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait pembangunan, penyebarluasan informasi mengenai program-program pembangunan, serta pengorganisasian kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat. BPD melakukan rapat-rapat dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan mereka terkait program pembangunan. Hasil dari rapat-rapat ini kemudian disampaikan kepada pemerintah desa dan pihak terkait untuk dipertimbangkan dalam perencanaan program pembangunan. Selain itu, BPD juga berperan dalam menyebarkan informasi mengenai program-program pembangunan kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti pengumuman di tempat-tempat umum dan penyuluhan melalui pertemuan masyarakat. BPD juga mengorganisasikan kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam program pembangunan. Kegiatan-kegiatan ini meliputi penyuluhan tentang teknis pelaksanaan program pembangunan, pelatihan keterampilan, dan sosialisasi mengenai manfaat dari program-program tersebut. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mendukung program pembangunan dan meningkatkan partisipasi mereka. Dalam hal ini, BPD berperan sebagai penghubung antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengambilan keputusan terkait program pembangunan. Peran BPD yang aktif dan efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan memperkuat kemandirian masyarakat.
EDUKASI KESEHATAN MANAJEMEN DIRI TERHADAP STRESS DAN DEPRESI PADA REMAJA Widhya Endah Pratiwi; Kusuma Wijaya Ridi Putra; Eliza Zihni Zatihulwani; Elly Rustanti; Prawito Prawito
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.206

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap terjadinya stress dan depresi. Untuk mengatasi kondisi stress dan depresi tersebut, seorang remaja harus bisa melakukan manajemen diri terhadap stressor yang mereka terima. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajarkan kepada remaja terkait dengan manajemen diri terhadap stress dan depresi, sehingga remaja dapat terhindar dari bahaya yang diakibatkan oleh stress dan depresi yang berkepanjangan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Darul Ulum Peterongan Jombang pada tanggal 3 Agustus 2023 dengan cara memberikan edukasi dan pembinaan kepada remaja terkait dengan manajemen stress dan depresi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 remaja dan didampingi oleh 2 orang guru. Kegiatan terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman remaja terhadap tata cara manajemen diri terhadap stress dan depresi. Dengan adanya peningkatan pemahaman terkait dengan manajemen diri terhadap stress dan depresi diharapkan remaja mampu untuk menerapkan manajemen diri terhadap stressor yang mereka hadapi.
EDUKASI KEWIRAUSAHAAN MELALUI INOVASI PRODUK PESTISIDA NABATI RAMAH LINGKUNGAN Harlina Kusuma Tuti
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.207

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu masalah yang selalu dihadapi dan sulit untuk dihindari bagi suatu negara, baik di negara berkembang maupun negara maju, namun pada umumnya tingkat pengangguran cenderung lebih tinggi dihadapi oleh negara-negara yang sedang berkembang. Upaya untuk mengurangi tingkat pengangguran salah satunya adalah dengan meningkatkan kewirausahaan. Kewirausahaan merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui berpikir kreatif dan bertindak inovatif. Indonesia memiliki keanekaragaman flora yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan pestisida nabati yang dapat digunakan sebagai produk kewirusahaan. Oleh sebab itu diperlukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Edukasi Kewirausahaan melalui Inovasi Produk Pestisida Nabati Ramah Lingkungan. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan dan motivasi kewirausahaan. Penyuluhan dilakukan oleh dosen Fakultas Pertanian Universitas Borobudur. Keanekaragaman flora di Indonesia seperti bawang putih, bawang bombai, cabai, kunyit, serai dan mimba dapat dirubah menjadi produk pestisida nabati yang dibuat secara sederhana. Produk tersebut dapat dikembangkan sebagai kewirausahaan. Langkah-langkah mengembangkan program kewirausahaan produk pestisida nabati meliputi: 1). Pengembangan program, 2). Kolaborasi dengan pakar, 3). Pendanaan dan sumber daya, 4). Fasilitas laboratorium, 5). Lokakarya dan seminar, 6). Bimbingan, 7). Pembuatan prototipe dan pengujian, 8). Kepatuhan dan peraturan, 9). Pengembangan rencana bisnis, 10). Pameran kewirausahaan dan hari pasar, 11). Peningkatan dan dukungan berkelanjutan.
BIMTEK: OTOMASI FORMAT KEPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN “LEARN TO DO” (STUDI ABDI: MENULIS ILMIAH MAHASISWA-MAHASISWA UNU BLITAR) Saptono Hadi; Enggal Chairyadi; Nur Arqom Eka Fatria; Agus Hermawan; Risang Narendra; Galuh Tyasing Swastika; Yulia Tutik Nurfia; Valentino Hary; Lailiyatus Sa'diyah
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.208

Abstract

Keterampilan menulis ilmiah selalu menjadi trending topik yang terus berkelanjutan mengikuti perkembangan global sekaligus merupakan tuntutan terapan. Merdeka Belajar sendiri dimaknai komitmen-komitmen progress pencapain multi-tujuan, kemandirian penentuan pilihan-pilihan multi-cara pembelajan sampai tahap-tahap proses-proses capaian out-put pembelajaran. Mahasiswa profesional dikatakan sebagai mahasiswa yang memiliki kompetensi membangun, mengembangkan pengetahuan ilmiah dalam diri serta lingkungannya secara efektif, inovatif, baik, tepat guna. Karakter ini berimplikasi pada out put yang menghasilkan SDM berpola berpikir cerdas dan berkualitas. Bimtek Otomasi Kepenulisan Karya Ilmiah yang dilaksanakan pada bulan September, November, Desember 2022 mengajak mitra semakin memahami tentang arti penting otomasi format teknik menulis ilmiah dan terbukanya multi-pola berpikir dalam multi-aplikasi yang dapat dikembangkan. Implikasi bahwa terciptanya manusia cerdas mampu bersaing secara global dalam peningkatan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, dan selanjutnya perekonomian. Kunci keberhasilan pengabdian ini merupakan titik fokus yang sangat penting bagi peran komunitas Dosen Pengabdi dalam meningkatkan pengembangan wawasan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi khususnya otomasi tekni kepenulisan ilmiah mahasiswa. Tujuan meningkatkan (softskill dan hardskill) keterampilan berpikir “Learn To Do” tentang menulis ilmiah, dan menjembatani pemahaman mahasiswa dalam peningkatan keilmuan sekaligus peningkatan-peningkatan multi-kualitas peradaban multi-pendidikan bangsa Indonesia.
KAPABILITAS BELANJA ONLINE MELALUI MARKETPLACE OLINE UNU BLITAR DI BLITAR PROVINSI JATIM Gleydis Harwida; Evita Novila; Saptono Hadi; Yaoma Tertibi; Nur Arqom Eka Fatria
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.209

Abstract

Pengabdian mengembangkan edukasi multi-persepsi mahasiswa-mahasiswa Perbankan Syariah FAI UNU Blitar atas budaya-budaya role model on-line aplication marketplace taktik peningkatan (softskill dan hardskill) fundamental keterampilan berpikir praktis tata kelola perilaku mahasiswa “learn to do” pemasaran dan budaya hidup. Pendampingan kompetensi-performansi wawasan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi manajemen pemasaran digital, peningkatan softskill dan hardskill pada berpikir hidup dan pola online shop pada perilaku tindak berpikir “learn to do online shop”. Desain kegiatan pengabdian ini merupakan rancangan pengabdi dengan UPT Perpustakaaan UNU Blitar, sebagai upaya berkontribusi memberikan informasi subjek pendampingan, terkait menumbuhkembangkan serta meningkatkan komptensi system belanja online (online shop) tepat guna gaya selingkung Universitas Nahdlatul Ulama Blitar yang mampu menjembatani pemahaman mahasiswa dalam berbudaya online shop melalui plan marketplace.
OPTIMALISASI PENINGKATAN TINGKAT PENGETAHUAN PETERNAK PUYUH TERHADAP PENYULUHAN MESIN TETAS PUYUH DAN SMART RECORDING BERBASIS IoT Lestariningsih Lestariningsih; Fatra Nonggala Putra; Mashudi Mashudi
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.212

Abstract

Kegiatan PKM ini dilatarbelakangi dengan tingkat pengetahuan mitra yang masih 10% dalam mengetahui mesin penetasan puyuh berbasis Arduino dan masih 7% dalam mengetahui system recording berbasis IoT. Hal tersebut disebabkan karena selama ini mitra tidak pernah menetaskan telur fertile puyuh secara langsung. Mitra mengambil DOQ dari solo untuk diternakkan hingga umur 40 hari siap bertelur. Mitra yang dimaksud dalam kegiatan penyuluhan ini adalah Azmi Puyuh yang merupakan peternak mandiri puyuh berlokasi di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Mitra selama ini beternak puyuh dan memulai dengann memelihara DOQ hingga puyuh afkir. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini yakni penyuluhan dengan ceramah dan diskusi. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan peternak terhadap penggunaan mesin penetasan puyuh berbasis Arduino dan smart recording berbasis IoT. Evaluasi tingkat pengetahuan mitra dilakukan melalui angket yang diberikan kepada mitra sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Selanjutnya data tersebut ditabulasi dan dibuat prosentase. Hasil penyuluhan menunjukkan jika tingkat pengetahuan mitra meningkat sebanyak 75% terhadap penggunaan mesin penetasan puyuh berbasis Arduino dan smart recording berbasis IoT. Kegiatan ini perlu dilanjutkan dengan kegiatan diseminasi alat, pelatihan dan pendampingan untuk mengetahuai keterampilan mitra dan efisiensi usaha mitra dengan adanya alat yang didiseminasikan.
MENJADI GURU KREATIF MELALUI APLIKASI KAHOOT PADA MGMP MAPEL MATEMATIKA TINGKAT SMP DI KOTA TERNATE Nurma Angkotasan; Diah Prawitha Sari; Winda Syam Tonra; Wilda Syam Tonra; Dahlan Wahyudi; Muhammad Ikhsan
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.214

Abstract

Masalah motivasi belajar menjadi momok tersendiri yang harus dihadapi guru. Guru sebaiknya mencari cara yang lebih kreatif sehingga suasana kelas tidak membosankan. Berdasarkan observasi di salah satu sekolah SMP anggota MGMP mapel Matematika Kota Ternate sebagai mitra yaitu SMP Negeri 2 Kota Ternate diperoleh informasi bahwa mitra memiliki permasalahan yaitu 1) Kurangnya pembelajaran kreatif di sekolah yang sangat diperlukan oleh siswa, 2) Guru masih kurang memiliki kompetensi penggunaan aplikasi media untuk meningkatkan pemahaman siswa, 3) Guru membutuhkan media yang cocok digunakan dalam pembelajaran, 4) Belum ada integrasi yang baik tiap mata pelajaran dengan media pembelajaran, 5) Kurangnya penguatan kompetensi guru terkait pembuatan alat evaluasi yang membantu guru untuk langsung mengetahui nilai perolehan siswa tanpa harus memeriksa secara manual. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang dapat dilakukan oleh pendidik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu menggunakan aplikasi kahoot sebagai alat evaluasi dalam pembelajaran. Kahoot dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar seperti mengadakan pre-test, post-test, latihan soal, penguatan materi, remedial, pengayaan dan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 5 September 2023 pukul 14.00-16.30. Bertempat di SMPN 2 Kota Ternate. Jumlah guru yang bergabung dalam MGMP guru Pendidikan Matematika adalah 21 guru sekota Ternate. Adapun Metode pelatihan dilakukan dalam pelatihan ini adalah dengan menggunakan tiga metode yaitu metode presentasi, metode tanya jawab dan diskusi, metode demonstrasi dan evaluasi. Hasil dari evaluasi kegiatan yang di dinilai oleh peserta pelatihan berdasarkan pengisian angket yaitu mencapai 96,46%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan baik dan mendapat respon yang positif dari para guru Matematika SMP di Kota Ternate. Kata Kunci : Kahoot; guru matematika; teknologi pembelajaran, alat evaluasi, guru kreatif
POJOK BACA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN INTELEKTUAL DAN KARAKTER GENERASI MUDA DI TAKOFI Effendi M; Dahlan Wahyudi; Wilda Syam Tonra; Winda Syam Tonra; Muh. Ali A.
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.216

Abstract

Takofi merupakan kelurahan yang berada pada Pulau Moti dan masih masuk dalam wilayah administrasi Kota Ternate. Pendidikan di Takofi masih tertinggal dibandingkan desa-desa lain yang ada di pusat kota. Hal itu dikarenakan jarak antara Takofi dengan pusat kota lumayan jauh. Selain itu, akses internet yang kurang memadai membuat peserta didik tertinggal informasi dalam hal ini mencari materi belajar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan intelektual dan karakter generasi muda di kelurahan takofi kabupaten pulau moti dengan mitra yaitu SMPN 9 Kota Ternate. Metode pelaksanaan PKM dilakukan dengan: (1) Sosialisasi pendidikan, (2) Pembuatan Pojok Baca. Kegiatan Sosialisasi Pendidikan siswa SMP sangat antusias menyimak materi yang diberikan pemateri bagaimana pentingnya membaca bagi generasi milenial sekarang ini. Acara kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan secara antusias oleh para peserta dalam sesi tanya jawab. Secara garis besar inti dari pertanyaan para peserta adalah: (1) Bagaimana cara mengajak masyarakat desa untuk minat membaca; (2) Apa yang terjadi kalau kita malas membaca buku. Setelah dilaksanakan sosialisasi Pendidikan, kemudian acara berikutnya pembuatan pojok baca. Hal yang pertama dilakukan yaitu penyusunan rak buku yang dilaksanakan oleh dosen dan dibantu guru-guru sekolah. Setelah rak disusun kemudian buku-buku yang terdapat di kardus dikeluarkan kemudian disusun di rak buku tersebut. Kata Kunci: Generasi Muda, Pojok Baca, Sosialiasi Pendidikan